peringatan
PromoCek Pesanan
IDR
Akun Saya
City

Tempat Wisata di Bantul

45 Tempat Wisata di Bantul yang Wajib Dikunjungi Pada Waktu Liburan


Berwisata ke Daerah Istimewa Yogyakarta kerap menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu libur. Budaya daerah yang khas, masyarakat yang ramah, serta banyaknya lokasi wisata bersejarah juga menjadikan Jogja tetap nyaman meski sudah dikunjungi lebih dari satu kali.

Selain kawasan kota, Jogja juga memiliki beberapa wilayah kabupaten yang menarik untuk Anda singgahi. Salah satu kabupaten yang memiliki cukup banyak tempat wisata adalah Bantul. Wilayah yang berada di selatan Kota Jogja ini terdiri atas dataran rendah dan pegunungan dengan panorama alam yang indah.

Lalu, lokasi mana saja yang paling populer dan instagrammable di Bantul? Berikut 45 tempat wisata di Bantul yang wajib Anda kunjungi.

1. Kebun Buah Mangunan

Sebagaimana namanya, kebun yang berlokasi di Desa Mangunan Kecamatan Dlingo ini memiliki beragam jenis tanaman buah. Setiap hari, kawasan wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sebagian besar dari mereka umumnya lebih memilih untuk langsung menuju ke bagian puncaknya. Pasalnya, di sana terdapat sebuah tebing untuk menyaksikan indahnya Pegunungan Sewu serta Sungai Oyo yang meliuk-liuk membelah pegunungan tersebut.

Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, Anda bisa datang sore hari, yakni menjelang matahari terbenam. Selain udaranya lebih sejuk, Anda juga bisa memperoleh hasil foto dengan latar senja berwarna jingga. Namun jika ingin melihat sebuah negeri di atas awan, ada baiknya Anda datang pagi hari. Di waktu tersebut, Pegunungan Sewu masih tertutup kabut sehingga lokasi Anda berdiri seakan tampak dikelilingi gumpalan awan putih.

Lokasi wisata Kebun Buah Mangunan dibuka setiap hari mulai pukul 6 pagi—6 sore. Sementara itu, harga tiket yang diberlakukan sebesar Rp5.000 per orang.

Jika ingin ke sana, Anda bisa mengambil rute dari Terminal Bus Giwangan lurus ke selatan. Sampai di pertigaan, ambil belokan ke kiri, kemudian ikuti jalan dan petunjuk arah hingga ke lokasi kebun buah.

2. Pantai Parangtritis

Pantai yang berada di kawasan laut selatan Jawa ini merupakan salah satu pantai terpopuler di Jawa. Selain terkenal akan keganasan ombaknya, pantai ini juga berbatasan langsung dengan sebuah tebing tinggi yang tampak menjorok ke laut di sisi timurnya.

Keberadaan Parangtritis cukup mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Anda bisa naik bus dari Terminal Giwangan langsung ke area pantai. Namun jika ingin menggunakan kendaraan pribadi, Anda hanya perlu menyusuri Jalan Parangtritis sejauh 27 km atau sekitar 45 menit perjalanan. Lokasi wisata tersebut dibuka setiap hari selama 24 jam dengan harga tiket Rp5.000 per orang.

Saat berkunjung ke sana, Anda tidak diperbolehkan berenang, menyelam, atau berselancar. Jika ingin sekadar bersantai di tepi pantai tanpa khawatir kepanasan, di sana sudah tersedia penyewaan payung besar dan tikar. Namun jika ingin berkeliling pantai, Anda bisa menaiki dokar atau menyewa ATV.

3. Gumuk Pasir Parangkusumo

Sekitar 2 km di sebelah utara Pantai Parangtritis, Anda akan menjumpai deretan gundukan pasir, yang akan mengingatkan Anda pada gurun-gurun di kawasan Timur Tengah. Tempat wisata ini bernama Gumuk Pasir Parangkusumo.

Di lokasi tersebut, Anda bisa melakukan aktivitas selancar pasir (sandboarding). Caranya adalah dengan menyewa papan terlebih dahulu. Setelah itu, duduk dengan nyaman di atas papan tersebut, kemudian segera meluncur dari puncak gundukan pasir.

Saat berkunjung ke Gumuk Pasir Parangkusumo, sebaiknya Anda memilih waktu sore hari. Sebab saat matahari masih tinggi, pasir akan terasa panas sehingga tidak nyaman saat mengenai kaki.

Anda dapat berkunjung ke lokasi wisata ini setiap hari. Jika sudah membayar tiket masuk Pantai Parangtritis, Anda tidak perlu membayar tiket lagi karena keduanya berada di satu kawasan wisata.

4. Puncak Becici Dlingo

Terletak di tepi sebuah tebing yang tinggi, Puncak Becici menawarkan Anda pengalaman menyaksikan indahnya matahari terbenam di balik pegunungan. Di lokasi tersebut, Anda juga akan dihadapkan oleh panorama indah berupa hamparan hijau hutan, sawah bertingkat, serta kawasan pegunungan yang begitu menakjubkan.

Untuk mencapai titik pandang terbaik, Anda harus memanjat sebuah pohon dengan tangga dan duduk di papan kayu yang sudah tersedia. Jika ingin ke sana, Anda bisa datang kapan saja tanpa harus membayar tiket masuk.

Rute yang bisa Anda tempuh untuk menuju Puncak Becici adalah melalui Jalan Imogiri Timur. Dari Terminal Giwangan, silakan lurus ke selatan sejauh 4 km. Sesampainya di perempatan MAN 1 Wonokromo, ambil belokan ke kiri (timur) sampai mentok pertigaan. Kemudian, belok ke kanan (selatan) dan ikuti jalur utama Jalan Pleret-Pathuk. Saat tiba di perempatan, ambil belokan ke kanan (selatan) dan ikuti jalan sejauh 3 km sampai ke lokasi Puncak Becici.

5. Hutan Pinus Dlingo

Sekitar 3 km ke arah timur laut Kebun Buah Mangunan, Anda akan mendapati sebuah area hutan pinus yang begitu indah. Di tempat ini, pohon-pohon pinus tampak menjulang tinggi dan berjajar rapi. Saat memasukinya, Anda akan merasakan ketenangan yang jauh dari hiruk-pikuk jalanan, serta menikmati sejuknya udara khas pegunungan.

Di hutan Dlingo, Anda juga bisa bersantai menggunakan tempat tidur gantung (hammock) yang bisa Anda sewa di dekat loket tiket. Jika mau menjelajahi hutan, Anda bisa menemukan deretan taman dengan bunga-bunga cantik berwarna-warni. Selain itu, ada juga gardu pandang 3 tingkat untuk menyaksikan panorama alam Pegunungan Sewu dari kejauhan. Hutan wisata ini dibuka setiap hari pada pukul 6 pagi—5.30 sore dengan biaya Rp2.000 saja.

6. Seribu Batu Songgo Langit

Jika Anda melakukan perjalanan dari Kebun Buah Mangunan ke Hutan Pinus, jangan lupa untuk singgah ke Seribu Batu Songgo Langit. Sebab, tempat wisata yang masih tergolong baru ini berada di jalur yang sama, di antara kedua lokasi wisata tersebut.

Di sana, terdapat rumah hobit dan rumah kurcaci yang unik dan menarik. Rumah hobit memiliki bentuk setengah lingkaran dengan tinggi sekitar 1,5 m, dan dikelilingi tanaman hijau. Sementara itu, rumah kurcaci tersusun atas ranting dan batang kecil dengan atap berbentuk segitiga, serta lantai kayu.

Jika ingin menjelajah dan berfoto di area rumah-rumah unik tersebut, Anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp2.000. Namun jika ingin mencoba wahana permainan luncur gantung (flying fox), Anda perlu mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp15.000. Seribu Batu Songgo Langit dapat Anda kunjungi setiap hari mulai pukul 7 pagi—5 sore.

7. Air Terjun Ledok Pokoh (Lepo)

Selain hutan wisata dan gardu pandang untuk menyaksikan panorama alam, kawasan Dlingo, Bantul ternyata juga menyembunyikan air terjun yang begitu menawan. Tempat wisata tersebut berada sekitar 7 km ke arah timur dari Seribu Batu Songgo Langit. 

Air Terjun Lepo yang bisa dikunjungi secara gratis ini memiliki gerojokan bertingkat yang jatuh di antara tumpukan-tumpukan batu berbentuk balok. Tumpukan batu tersebut seakan-akan membentuk tebing rendah yang mengelilingi sebuah kolam, tempat jatuhnya air terjun.

Dengan aliran air yang tidak terlalu deras, kolam ini senantiasa berwarna biru kehijauan. Jika ingin menikmati segarnya air terjun, Anda bisa mencoba mandi atau berendam di kolam tersebut. 

8. Karst Tubing Sedayu

Berlokasi di Jalan Wates Km 9,5 Karst Tubing Sedayu menawarkan kegiatan susur sungai dengan tiket masuk sebesar Rp30.000 per orang. Dengan biaya tersebut, Anda akan mendapatkan fasilitas pengaman, seperti: ban, baju pelampung, helm, sepatu, serta pengarahan dari pemandu.

Lokasi wisata ini memiliki sungai yang cukup sempit dengan tebing batu di kedua sisinya. Oleh karena itu, setiap pengunjung diminta agar tetap bisa fokus saat menyusuri sungai.

Jika ingin mencoba kegiatan ini, Anda bisa datang ke lokasi Karst Tubing Sedayu, yang buka setiap hari mulai pukul 8 pagi—4 sore. Untuk menuju ke sana, Anda bisa berangkat dari titik nol km, di selatan Malioboro. Kemudian, silakan berkendara sejauh 10 km lurus ke arah barat. Setelah itu, Anda akan menemukan papan petunjuk arah ke kiri (selatan) menuju lokasi wisata Karst Tubing Sedayu. 

9. Kampung Edukasi Watu Lumbung

Kampung edukasi ini menawarkan pengalaman menjadi penduduk setempat yang menerapkan gaya hidup tradisional. Di sana, Anda harus menyiapkan makanan sendiri, mencuci piring sendiri, dan bahkan juga melayani tamu lain.

Kampung wisata tersebut juga mempunyai sebuah perpustakaan. Jika menyumbang 3 buku, Anda akan memperoleh secangkir kopi, tahu goreng, serta pisang bakar keju. Ketiganya bisa menjadi perpaduan yang sempurna untuk dinikmati selagi hangat di atas bukit Watu Lumbung yang sejuk.

Untuk menuju kampung wisata ini, Anda bisa melalui rute Jalan Parangtritis. Setelah melewati jembatan Kali Opak, ambil belokan ke kiri. Pada gang pertama, silakan belok ke kanan dan lurus ke selatan sampai ke Bukit Watu Lumbung.

10. Pantai Pandansari

Untuk menikmati keindahan laut, Anda tentu akan datang ke pantai dan berfoto di depan deburan ombak. Namun, pernahkah Anda mencoba menikmati keelokan laut dari atas?

Di Pantai Pandansari, terdapat sebuah mercusuar yang memungkinkan Anda untuk menyaksikan laut selatan dari ketinggian. Dari sana, Anda bisa melihat hamparan garis pantai di Kabupaten Bantul beserta pepohonan hijau di sekitarnya.

Jika ingin pergi ke sana, Anda bisa melaju dari Jalan Bantul dan lurus ke selatan dengan jarak tempuh 25 km atau sekitar 35 menit perjalanan. Lokasi wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 6 pagi—5 sore dengan harga tiket Rp5.000.

11. Kebun Buah Naga Pantai Pandansari

Sekitar 800 km di sebelah utara Pantai Pandansari, Anda akan menemukan sebuah area perkebunan buah naga. Para wisatawan kerap menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat untuk berfoto dengan pemandangan kebun dan latar mercusuar.

Di kebun ini, Anda bisa mendapatkan buah naga segar yang kaya vitamin dan menyehatkan dengan cara memetiknya sendiri. Soal harga, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, buah naga di kebun ini bisa Anda peroleh dengan harga yang lebih murah dibandingkan saat Anda membelinya di pasar.

12. Pantai Kuwaru

Pantai Kuwaru merupakan tempat wisata yang cocok untuk tujuan wisata keluarga. Lokasinya berada sekitar 3,5 km di sebelah barat Pantai Pandansari. Di sana, tersedia berbagai fasilitas yang cukup lengkap, seperti: arena mandi bola, ATV, kolam renang anak, toko suvenir, dan rumah makan.

Pantai ini memiliki kontur yang cukup curam dengan pasir berwarna cokelat. Selain itu, ombaknya pun cukup besar karena tidak ada pulau atau karang yang memecah gelombang. Oleh sebab itu, seluruh pengunjung selalu diminta berhati-hati dan tidak berjalan terlalu jauh ke arah laut.

Untuk pergi ke sana, Anda bisa melalui jalur lintas selatan. Pantai Kuwaru buka setiap hari dengan tiket masuk sebesar Rp5.000 per pengunjung.

13. Pantai Samas

Pantai-pantai di Bantul umumnya memiliki karakteristik ombak yang besar. Namun jika ingin menyaksikan kawasan wisata laut yang tenang, silakan datang ke Pantai Samas. Di lokasi tersebut, Anda akan mendapati sebuah laguna yang diberi nama Pengklik Pantai Samas.

Di lokasi laguna, Anda bisa bersantai sambil bersantap di kuliner apung. Jika ingin menjelajahi area laguna, pihak pengelola juga sudah menyediakan perahu untuk Anda tumpangi. Ada juga sebuah gardu pandang yang cukup luas untuk menikmati indahnya panorama Pantai Samas.

Pantai Samas hanya berjarak sekitar 2 km di sebelah timur Pantai Pandansari. Jika ingin melihat keindahan laguna, Anda bisa datang pukul 7 pagi—6 sore dengan harga tiket Rp3.000.

14. Kampung Batik Giriloyo

Kampung Batik Giriloyo yang berlokasi di Jalan Imogiri Timur Nomor 49 menawarkan pengalaman membuat batik tulis bagi para pengunjung. Di sana, Anda dan rombongan akan diajari cara memegang canting yang benar, menorehkan malam, hingga menghasilkan sebuah karya batik tulis dari tangan Anda sendiri.

Kampung Batik Giriloyo menyediakan paket wisata membatik yang bisa Anda pesan jauh-jauh hari. Namun apabila hanya ingin berbelanja, Anda bisa memilih beragam koleksi batik tulis berkualitas bagus di ruang galeri.

Kampung Batik Giriloyo buka setiap hari pukul 8 pagi—4 sore. Dari Terminal Giwangan, Anda tinggal lurus ke selatan sejauh 8,5 km. Setelah melewati jembatan Kali Opak, silakan ambil belokan ke arah tenggara menyusuri Jalan Pramuka. Ikuti jalan sejauh 3 km sampai tiba di lokasi Batik Giriloyo.

15. Gua Gajah

Di Mangunan, terdapat tempat wisata gua yang cukup unik bernama Gua Gajah. Lokasinya berada sekitar 2,5 km ke arah timur dari Kebun Buah Mangunan. Gua ini juga terletak tidak jauh dari kawasan permukiman penduduk sehingga cukup mudah untuk dicapai.

Saat memasuki mulut gua, Anda akan disambut oleh deretan stalaktit indah di bagian langit-langit. Selain itu, ada juga batu stalagmit besar menyerupai bentuk gajah, yang konon merupakan asal nama gua ini. Sementara itu, panjang sisi dalam gua adalah sekitar 200 m.

Jika ingin menyusuri gua, Anda bisa membawa senter atau menyewanya di lokasi. Selain itu, mengingat bahwa ada beberapa bagian ruangan gua cukup licin, ada baiknya Anda menggunakan sepatu yang nyaman.

Gua Gajah memiliki lubang atas di bagian barat. Dengan demikian, waktu terbaik untuk mengunjungi gua ini adalah siang hari setelah jam 12. Pada saat itu, sinar matahari akan menerobos lubang tersebut sehingga membentuk sorotan cahaya yang begitu cantik. Masyarakat bahkan menyebutnya sebagai ‘cahaya dari surga’. Gua Gajah bisa Anda kunjungi setiap hari tanpa harus membayar tiket masuk.

16. Makam Imogiri

Area pemakaman keramat yang terletak di Dusun Pajimatan, Desa Giriloyo, Imogiri ini merupakan tempat peristirahatan terakhir para raja dan dinasti Kerajaan Mataram. Lokasinya berada di area perbukitan sehingga untuk pergi ke area makam, Anda harus menaiki 409 anak tangga.

Saat mengunjungi lokasi tersebut, Anda akan diwajibkan untuk menggunakan pakaian adat Jawa, yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Selain itu, Anda juga tidak diperkenankan mengenakan perhiasan. Jika tidak menaati peraturan yang diberlakukan tersebut, Anda hanya diperbolehkan memasuki gerbang pertama.

Lokasi wisata spiritual ini dibuka untuk umum setiap Senin pukul 10.00—13.00, Jumat pukul 13.30—16.00, serta pada 1 Syawal, 8 Syawal, dan 10 Dzulhijah pada pukul 10.30—13.00. Pihak pengelola tidak memberlakukan tiket masuk untuk para pengunjung. Akan tetapi, mereka umumnya kerap memberikan sumbangan sukarela.

17. Pantai Gua Cemara

Pantai yang dikelilingi ribuan pohon ini berada sekitar 500 m di sebelah barat Pantai Pandansari. Saat memasuki kawasan ini, Anda akan disambut oleh jajaran pohon cemara yang begitu lebat. Bahkan saking rimbunnya, area hutan cemara tersebut tampak agak gelap dengan pintu keluar menyerupai gua. 

Untuk memasuki kawasan wisata Pantai Gua Cemara, Anda akan diminta membayar tiket masuk seharga Rp5.000. Selain menikmati indahnya suasana pantai, Anda juga bisa bersantai sambil minum kopi atau makan bakso di warung-warung sekitar dengan pemandangan cantik berupa deretan cemara dan pasir pantai.

18. Gua Selarong

Gua Selarong yang terletak di Desa Gowasari Kecamatan Pajangan merupakan saksi sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro melawan penjajah. Gua ini memiliki tinggi 2 m, lebar 3m, dan kedalaman 3m.

Lokasinya berada di sebuah bukit sehingga untuk menuju ke sana, Anda harus menaiki anak tangga yang cukup tinggi. Selain gua tersebut, di sana Anda juga bisa menikmati keindahan air terjun, yang hanya berjarak beberapa meter dari mulut gua.

Lokasi wisata Gua Selarong berada tidak jauh dari Kota Jogja. Anda hanya perlu menyusuri Jalan Bantul sejauh 5km ke arah selatan. Sesampainya di pertigaan, ambil belokan ke kiri (kanan), yaitu melalui Jalan Selarong, dan ikuti jalur tersebut sejauh 3,5 km sampai mencapai lokasi.

19. Tirta Tamansari

Terletak di Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul, Tirta Tamansari menyediakan 3 kolam untuk anak dan dewasa dengan ketinggian air yang bervariasi. Di sini, Anda bisa menikmati segarnya guyuran air dari wahana ember tumpah serta meluncur dari ketinggian melewati papan seluncur yang berkelok-kelok.

Taman Tirtasari juga memiliki arena outbond, taman bermain anak, panggung hiburan kolam dengan sepeda air, serta kafe. Meskipun fasilitas yang tersedia cukup banyak, Anda tetap tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Sebab, taman air ini bisa Anda kunjungi hanya dengan membayar tiket seharga Rp6.000 per orang dengan waktu kunjungan mulai pukul 7 pagi—5 sore.

20. Kids Fun

Kids Fun adalah tempat rekreasi keluarga yang terletak di Jalan Wonosari Km 10, Situmulyo, Kecamatan Piyungan. Di lokasi ini, Anda akan menemukan beragam arena bermain yang seru dan atraktif, serta berbatasan langsung dengan alam. 

Di Kids Fun, Anda bisa mencoba wahana luncur gantung, berenang, panjat tebing, atau gokar. Sementara untuk anak-anak, wahana yang tersedia tentu lebih banyak, seperti: kereta ulat, ayunan, mini jet, perahu air, dan komidi putar.

Lokasi wisata Kids Fun dibuka setiap hari pada pukul 7 pagi—6 sore, dengan tiket terusan taman bermain dan kolam renang seharga Rp89.000. Jika ingin mengunjungi taman bermain saja, Anda hanya perlu membayar Rp 75.000. Namun apabila hanya ingin berenang, biaya yang harus Anda keluarkan sebesar Rp25.000.

21. Balong Waterpark

Taman Air yang berlokasi di Jalan Pleret Banguntapan ini menawarkan wahana wisata air yang seru untuk Anda dan keluarga. Di sana, tersedia dua luncuran yang cukup tinggi. Salah satunya dibuat berpasangan sehingga bisa dijadikan arena lomba meluncur yang seru.

Di lokasi tersebut, Anda juga bisa merasakan guyuran air dari ember tumpah. Wahana tersebut berada di lokasi terpisah yang berdekatan dengan kolam renang.

Untuk menuju Balong Waterpark, Anda bisa melalui jalur lingkar (ring road) timur dari arah utara ke selatan. Sebelum tikungan ke ring road selatan, Anda akan mendapati sebuah perempatan. Silakan belok kiri (timur) dan ikuti jalur utama sejauh 2 km sampai tiba di lokasi teman air tersebut.

22. Gua Cerme

Gua cantik yang terkenal akan air terjun bawah tanahnya ini berada di Dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri. Menurut cerita, di lokasi tersebut dahulu para wali songo merencanakan pendirian Masjid Demak. 

Gua ini memiliki ke dalam sekitar 1,2 km. Saat memasukinya, Anda sebaiknya membawa senter karena makin ke dalam, suasanya juga semakin gelap. Bagian lantainya pun tampak selalu basah. Bahkan pada beberapa titik, Anda harus melewati genangan air. Apabila ingin mencapai pintu keluar gua, Anda juga harus siap melewati gerojokan air terjun yang cukup deras. Jadi, jika ingin menjelajah, usahakan untuk menggunakan sepatu yang kedap air.

Jika ingin berwisata ke Gua Cerme, berikut rute yang bisa Anda lalui. Dari alun-alun Imogiri, silakan menuju ke arah barat sejauh 1 km. Sesampainya di pertigaan, ambil belokan ke kiri dan ikuti jalur yang lurus ke selatan sejauh 8,7 km. Tempat wisata di Bantul ini bisa Anda kunjungi setiap hari dari pukul 7 pagi—6 sore dengan biaya masuk Rp3.000. 

23. Pabrik Gula Madukismo

Melihat proses pembuatan gula bisa tentu bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan. Di Pabrik Gula Madukismo, terdapat program wisata untuk rombongan yang digelar saat musim giling, yakni sekitar bulan Mei—September.

Di pabrik tersebut, Anda akan mempelajari bagaimana batang-batang tebu diolah hingga bisa berbentuk butiran-butiran gula, serta limbahnya yang diubah menjadi cairan spiritus. Selain melihat tayangan audio visual, Anda juga berkesempatan mengelilingi kawasan pabrik dengan kereta khusus pengangkut tebu.

Setiap Senin—Kamis, Pabrik Gula Madukismo dibuka sebagai lokasi wisata mulai pukul 8 pagi—3 sore. Di hari Jumat dan Sabtu, kunjungan hanya dibatasi sampai pukul 12 siang, sedangkan hari Minggu tutup. Untuk berkunjung ke sana, Anda hanya perlu membayar Rp7.000 dengan jumlah rombongan minimal 40 orang. Sebelum ke sana, Anda bisa reservasi jauh-jauh hari sebelumnya.

24. Jurang Tembelan

Jurang Tembelan berada yang berlokasi di Mangunan merupakan lokasi wisata di atas jurang yang menawarkan pemandangan menakjubkan. Salah satu titik untuk berfoto favorit para pengunjung adalah di anjungan yang berbentuk perahu. Anjungan tersebut berada tepat di bibir jurang. Bentuknya mungkin akan mengingatkan Anda pada kapal yang pernah karam di film Titanic.

Apabila takut pada ketinggian, Anda tetap bisa berfoto di sekitar gazebo. Tidak hanya itu, di sana Anda juga bisa bersantai sambil minum kopi hangat dengan latar panorama alam yang indah berupa hamparan hijau Pegunungan Sewu.

Lokasi Jurang Tembelan hanya berjarak 100 m dari pintu masuk Kebun Buah Mangunan. Karena masih dalam tahap pengembangan, tempat wisata tersebut bisa dikunjungi selama 24 jam tanpa ada pemberlakuan tiket masuk.

25. Bukit Lintang Sewu

Terletak di balik deretan hutan kayu putih, Bukit Lintang Sewu menjadi lokasi yang tepat untuk melihat indahnya matahari tenggelam di balik perbukitan. Lokasinya hanya berjarak 2 km di selatan Puncak Becici.

Salah satu ikon yang menjadi ciri khas bukit ini adalah dua buah tugu yang berjajar sehingga tampak menyerupai gapura. Di depannya, ada sebuah anjungan berbentuk jembatan yang biasa digunakan pengunjung untuk berfoto.

Saat berkunjung ke Bukit Lintang Sewu, Anda hanya akan dikenai tarif sebesar Rp2.000 dengan waktu kunjungan mulai pukul 6 pagi—6 sore. Apabila tidak bisa datang untuk menyaksikan senja di sore hari, Anda masih tetap bisa menikmati indahnya lanskap perbukitan hijau bukit ini di pagi atau siang hari.

26. Tebing Watu Mabur

Dengan lokasi yang jauh dari area perkotaan, Tebing Watu Mabur bisa menjadi lokasi berkemah dengan suasana tenang serta udara segar yang bebas dari polusi. Saat membuka tenda di pagi hari, Anda akan disambut oleh gumpalan awan putih di bawah tebing serta sorotan sinar matahari yang hangat dan menyehatkan. Tentu saja, momen tersebut akan sayang jika tidak diabadikan melalui jepretan kamera.

Tebing Watu Mabur berada satu kawasan dengan Gua Gajah. Dari Gua Gajah, Anda hanya perlu berjalan ke arah selatan sejauh 500 m atau sekitar 7 menit perjalanan kaki. Untuk mengunjunginya, Anda hanya perlu membayar biaya masuk sebesar Rp2.000.

27. Bukit Mojo Gumelem

Kawasan wisata Dlingo seakan tak pernah berhenti menawarkan lokasi foto terbaik. Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi berikutnya adalah Bukit Mojo Gumelem.

Bukit cantik dengan panorama yang menawan ini memiliki 3 buah anjungan yang cukup unik. Salah satu anjungan terfavorit para wisatawan adalah yang berbentuk menyerupai sarang burung. Anjungan tersebut dibuat menjorok ke arah jurang dengan ornamen berupa ranting-ranting yang melingkar. 

Pihak pengelola Bukit Mojo sampai saat ini belum menerapkan retribusi tiket masuk. Anda hanya perlu membayar apabila ingin berfoto di anjungan, yakni sebesar Rp3.000 per orang. Bukit ini dibuka setiap hari dari pukul 5 pagi—6 sore.

28. Bukit Panguk

Bukit Panguk yang terletak di Mangunan menjadi salah satu lokasi wisata terfavorit wisatawan. Mereka rela datang pagi-pagi untuk mendapatkan foto terbaik dengan suasana pagi khas pegunungan.

Di lokasi tersebut, terdapat sebuah anjungan panjang yang menjorok ke arah jurang. Jika difoto selagi masih pagi, anjungan tersebut akan tampak seperti jembatan yang berada di atas awan.

Bukit Panguk hanya berjarak 1,3 km di sebelah tenggara Bukit Mojo Gumelem. Setiap pengunjung yang datang tidak dikenai tarif harga tiket tertentu, namun diharapkan mereka bisa menyumbang secara sukarela untuk kepentingan pembangunan lokasi wisata tersebut.

29. Watu Goyang

Di kawasan Mangunan, terdapat sebuah batu besar yang bisa digoyang-goyangkan. Batu tersebut berada di atas batu besar lain yang terletak di sebuah tebing yang cukup tinggi. Seakan-akan, batu tersebut akan terjun atau menggelinding ke bawah. Namun kenyataannya, Watu Goyang sudah ada sejak dahulu kala. Bahkan ketika Bantul diterpa gempa, posisi batu itu pun tetap sama.

Lokasi wisata Watu Goyang cukup mudah dijangkau. Dari alun-alun Imogiri, Anda hanya perlu berkendara ke arah timur sejauh 3,5 km atau sekitar 8 menit perjalanan.

Di tempat tersebut, Anda dapat melihat lanskap Kabupaten Bantul dan Kota Jogja dari kejauhan. Di sana sudah tersedia sebuah anjungan unik yang berbentuk helikopter. Dari anjungan tersebut, Anda juga bisa menyaksikan puncak area makam Imogiri yang berada di sisi barat. Sementara untuk mendapatkan pemandangan terbaik, Anda bisa datang pada sore hari, yakni saat matahari terbenam dan menyisakan senja.

Wisata Watu Goyang dapat Anda kunjungi setiap hari selama 24 jam. Saat berkunjung ke sana, Anda tidak akan dikenai retribusi tiket masuk, tetapi hanya tiket parkir saja.

30. Galaxy Waterpark

Taman air yang berlokasi di Jalan Wonosari Km 6 ini merupakan destinasi wisata keluarga yang menyenangkan. Di sini, anak-anak bisa bermain di kolam renang dengan luncuran dan ember tumpah dengan aman. Pasalnya, kolam renang dan wahana permainan di Galaxy Waterpark memang sudah dirancang untuk menunjang keamanan anak.

Galaxy Waterpark juga didesain dengan pemilihan warna yang cukup atraktif. Di samping kolam renang yang berwarna biru muda, Anda akan mendapati deretan pepohonan hijau. Sementara itu, lantainya pun dicat dengan warna dan motif yang unik. Tidak mengherankan, para pengunjung yang datang umumnya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan berfoto dengan latar cantik tersebut.

Saat berkunjung ke Galaxy Waterpark, Anda tidak diperkenankan membawa makanan dari luar. Namun jangan khawatir. Di sana, sudah tersedia kafe yang menyediakan aneka jenis makanan. Jika datang bersama rombongan, Anda juga bisa memesan nasi kotak kepada pihak pengelola dengan harga yang cukup terjangkau, yakni mulai Rp7.500—Rp17.000 saja.

Lokasi wisata ini dibuka setiap hari, yakni mulai pukul 8 pagi—6 sore dengan harga tiket Rp30.000. Apabila datang bersama lebih dari 15 orang, pihak pengelola akan memberikan diskon sebesar 15%. Semakin banyak rombongan yang Anda bawa, semakin besar pula diskon yang diberikan.

31. Pantai Depok

Menikmati segarnya ikan laut bakar bisa menjadi cara paling menyenangkan untuk menghabiskan waktu di tepi pantai. Jika ingin melakukannya di pantai selatan, lokasi yang bisa Anda singgahi adalah Pantai Depok.

Pantai ini terletak 3 km ke arah barat dari Gumuk Pasir Parangkusumo. Tiket masuk ke Pantai Depok sebesar Rp5.000 per orang.

Di sana, sudah ada cukup banyak warung makan yang menyediakan aneka sajian menu olahan laut. Makanan-makanan tersebut berasal dari hasil tangkapan langsung para nelayan setempat sehingga masih segar dan rasanya lebih lezat. 

Tidak hanya bersantap, di lokasi tersebut Anda juga bisa menikmati indahnya ombak khas pantai selatan. Pantai Depok juga menjadi lokasi yang menarik untuk berfoto dengan latar belakang laut serta perahu-perahu nelayan yang berwarna-warni. 

32. Gua Jepang Pundong

Berada di kawasan perbukitan Kecamatan Pundong, tempat wisata ini merupakan saksi sejarah kejahatan penjajah di masa lalu. Di lokasi tersebut, Anda akan menemukan 18 lubang gua yang dahulu pernah digunakan sebagai lokasi untuk menyimpan senjata oleh tentara Jepang. Masing-masing gua memiliki satu pintu serta satu lubang udara di bagian atasnya yang berguna untuk mengintai musuh.

Terlepas dari kisah masa lalu yang kelam, di lokasi wisata ini Anda dapat menyaksikan indahnya pegunungan hijau yang terhampar di depan gua. Sementara itu, titik pandang terbaik favorit wisatawan berada di antara gua 11 dan 12, yakni di Puncak Kayangan.

Dari tempat tersebut, Anda akan menyaksikan hamparan pesisir selatan, yang berupa pepohonan, pasir, dan ombak, mulai dari Pantai Parangtritis hingga pantai-pantai yang berjajar di sebelah baratnya. Lokasi wisata ini dibuka selama 24 jam tanpa biaya masuk.

33. Telaga Giri Kediwung

Sekitar 800 m di sebelah utara Bukit Panguk, terdapat sebuah telaga di tengah hutan yang bernama Telaga Giri Kediwung. Di atas telaga, pihak pengelola sudah memasang anjungan sebagai lokasi berfoto para wisatawan.

Jika berkunjung di pagi hari, Anda akan mendapati suasana sekitar telaga dan anjungan yang penuh kabut. Jadi jangan heran jika hasil foto Anda akan tampak seperti sedang berada di atas awan.

Kawasan wisata ini masih dalam tahap pengembangan. Jadi saat berkunjung ke sana, Anda tidak perlu membayar tiket masuk. Selain itu, Anda juga dapat mengunjunginya kapan pun Anda mau.

34. Pinus Pengger

Menikmati indahnya suasana malam Jogja tidak harus Anda habiskan di kawasan kota. Sebab, Anda juga bisa mendapatkan pengalaman luar biasa dengan mengunjungi Pinus Pengger saat malam tiba.

Berlokasi di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Wisata Pinus Tengger menjadi tempat di atas ketinggian yang memungkinkan Anda menyaksikan indahnya kerlap-kerlip lampu perkotaan di Kota Jogja dan sekitarnya. Di sini, juga tersedia sebuah bangunan unik berbahan ranting yang dibuat dengan bentuk segitiga dengan lubang melingkar di sisi tengahnya. Selain itu, ada juga anjungan panjang berbentuk jari yang menjorok ke arah jurang, dengan latar pemandangan pegunungan hijau.

Untuk menuju lokasi Pinus Pengger, Anda bisa melalui Ring Road Timur. Sesampainya di persimpangan lampu lalu lintas, ambil belokan ke kiri atau ke timur arah ke Wonosari. Ikuti jalan tersebut sejauh 11 km. Sesampainya di perempatan apotek, belok ke kanan (selatan) dan susuri Jalan Dlingo Pathuk sejauh 4 km sampai ke lokasi Pinus Pengger.

Lokasi wisata Pinus Pengger buka selama 24 jam. Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, yakni hanya Rp2.000 per orang. 

35. Kampung Dolanan Desa Pandes

Wayang kertas, othok-othok, angkrek, dan payung kertas adalah beberapa contoh mainan khas pedesaan yang kini sudah semakin sulit ditemukan. Pasalnya, keberadaan mainan-mainan tersebut kini sudah tergantikan dengan teknologi canggih bernama gawai. Padahal, permainan tradisional bisa melatih anak agar lebih aktif dan mampu bersosialisasi dengan baik.

Di Kampung Dolanan Desa Pandes, terdapat beberapa pengrajin mainan tradisional berusia lanjut yang sampai saat ini masih cukup produktif. Saat berkunjung ke sana, Anda bisa membeli aneka jenis mainan tradisional yang saat ini sudah sulit Anda temukan.

Lokasi kampung dolanan ini berada tidak jauh dari kawasan kota. Dari perempatan Ring Road Selatan, silakan melaju ke arah selatan menyusuri Jalan Parangtritis sejauh 1,5 km. Sebelum Polsek Sewon, ambil belokan ke kanan (barat) dan ikuti jalan sejauh 300 m sampai tiba di lokasi kampung dolanan.

36. Kuliner Sate Klathak

Kuliner khas Jogja yang terdiri atas daging kambing muda yang ditusukkan pada jeruji ini adalah menu yang harus Anda cicipi saat berwisata kuliner di Bantul. Di sana ada cukup banyak penjual sate klathak. Namun, dua pedagang terpopuler adalah Pak Pong dan Pak Bari. Keduanya sama-sama berada di Desa Wonokromo dan hanya berjarak sekitar 500 m.

Dari Terminal Giwangan, Anda hanya perlu lurus ke selatan sejauh 4,3 km sampai di Perempatan MAN 1 Wonokromo. Jika ingin ke warung Pak Pong, Anda harus belok ke kiri (barat) dan mengikuti jalan sejauh 400 m. Namun jika ingin ke warung Pak Bari, Anda bisa pergi ke Pasar Wonokromo, yang hanya berjarak 100 m dari perempatan. Harga seporsi sate klathak yang berisi 2 tusuk adalah Rp20.000.

37. Air Terjun Watu Lawang

Desa Mangunan juga menyembunyikan sebuah air terjun cantik di antara perbukitan indahnya. Lokasinya berada di kawasan wisata Watu Lawang, salah satu lokasi favorit wisatawan untuk menikmati pemandangan pegunungan dan Sungai Oyo di tepi jurang.

Untuk menuju ke lokasi air terjun, Anda akan melewati jembatan cantik berwarna kuning yang bernama Jembatan Selopamioro. Setelah itu, Anda juga masih harus melalui jalan setapak yang cukup menanjak.

Air terjun tersebut mengalir di antara bebatuan dengan debit yang tidak terlalu besar. Jadi, rasa lelah Anda pun bisa hilang segera setelah merasakan segarnya air dari Air Terjun Watu Lawang.

Tempat wisata ini berada tidak jauh dari Watu Goyang. Anda hanya perlu pergi ke arah timur sejauh 1,5 km. Setelah itu, ambil belokan ke kanan (selatan) dan ikuti jalur menuju Bukit Watu Lawang. Air terjun tersebut dapat dikunjungi kapan saja dan tidak ada retribusi tiket masuk.

38. Curug Banyunibo Pajangan

Curug Banyunibo yang berada di Desa Sendangsari Kecamatan Pajangan bisa menjadi lokasi wisata yang cocok untuk menyegarkan pikiran. Air terjun ini mengalir di sebuah batuan besar yang memiliki tinggi sekitar 10 m.

Air terjun ini selalu mengalir dengan air jernih karena alirannya langsung berasal dari beberapa sumber air di sekitar Desa Sendangsari. Untuk mencapai kawasan ini, Anda bisa melalui Jalan Goa Selarong ke arah selatan. Sesampainya di pertigaan, ambil belokan ke kanan (barat) dan ikuti petunjuk arah ke Curug Banyunibo. Lokasi wisata ini juga gratis dan bisa dikunjungi kapan saja. 

39. Ingkung Kuali Bantul

Di Dusun Pajangan, Desa Guwosari, Kecamatan Bantul, terdapat sebuah bangunan unik di tengah sawah yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Bangunan tersebut adalah sebuah rumah makan yang bernama Ingkung Kuali, yang menyajikan aneka sajian masakan khas Jawa dengan menu andalan ayam ingkung.

Pihak pengelola rumah makan tersebut juga menyediakan program outbond bagi Anda yang ingin mengadakan acara bersama rombongan. Jadi, setelah lelah berkegiatan bersama, Anda bisa mencicipi lezatnya ayam ingkung khas Ingkung Kuali Bantul.

Lokasi rumah makan ini cukup mudah ditemukan. Dari Jalan Goa Selarong, Anda hanya perlu lurus ke selatan sejauh 4 km. Rumah makan ini bisa dengan cepat Anda kenali dari bentuk bangunannya yang tinggi dan besar berbahan kayu dan beratap rumbia.

40. Pantai Baros

Pantai Baros yang berada di sisi timur Pantai Samas juga memiliki panorama laut yang cukup unik. kawasan pantai ini merupakan lokasi bermuaranya Kali Opak. Sementara di sisi utara muara tersebut, terdapat sebuah kawasan konservasi hutan bakau yang menarik untuk Anda jelajahi.

Pohon-pohon bakau di Pantai Barus memiliki akar-akar besar yang begitu indah. Selain hutan yang sudah ada, pihak pengelola juga terus mengembangbiakkan tanaman bakau dengan menyiapkan bibit-bibit baru. Usaha tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak abrasi pantai. Jika ingin menjelajahi kawasan hutan bakau dan pantai Barus, Anda bisa membayar tiket masuk seharga Rp3.000.

41. Air Terjun Randusari

Desa Jatimulyo Kecamatan Dlingo memiliki tempat wisata yang begitu cantik bernama Air Terjun Randusari. Untuk menuju lokasi tersebut, Anda bisa berkendara dari alun-alun Imogiri ke arah timur sejauh 15,5 km atau sekitar 30 menit perjalanan. Sesampainya di lokasi parkir, Anda masih harus berjalan kaki sejauh 200 m.

Di lokasi tersebut, Anda akan menyaksikan 2 buah air terjun yang sejajar. Tidak mengherankan, sebagian orang juga kerap menyebutnya sebagai Air Terjun Kembar. Di bawah air terjun tersebut, terdapat bebatuan dan sebuah kolam dengan air berwarna hijau kebiruan yang cukup jernih.

42. Watu Amben Pandeyan

Saat melaju ke kawasan wisata Pinus Pengger, Anda akan melewati lokasi wisata bernama Watu Amben. Di sana, Anda dapat menyaksikan pemandangan yang begitu menakjubkan berupa hamparan wilayah Kota Jogja dan sekitarnya yang dipenuhi rumah-rumah, pepohonan, dan areal persawahan. 

Kawasan wisata Watu Amben berada di tepi Jalan Dlingo-Panguk. Di sana, Anda juga bisa menemukan beberapa kedai kopi yang menawarkan sensasi menikmati minuman hangat di atas ketinggian. Meskipun berada di pinggir jalan, kawasan ini tidak banyak dilalui kendaraan. Jadi, Anda tetap bisa menemukan ketenangan dan hawa sejuk pegunungan.

43. Pantai Baru

Pantai Baru yang berada di Kecamatan Srandakan merupakan lokasi wisata yang cukup teduh. Di sana tumbuh pohon-pohon cemara yang berjajar rapi. Jika ingin menjelajahi kawasan sekitar pantai, sudah ada ATV yang bisa Anda sewa. Namun jika ingin sekadar menikmati segarnya air kelapa muda, pihak pengelola juga sudah menyediakan cukup banyak warung yang bisa Anda kunjungi.

Salah satu ciri khas lokasi wisata Pantai Paru adalah keberadaan kincir-kincir angin kecil yang menjulang tinggi. Kincir tersebut berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga hibrid.

Pantai Baru dibuka setiap hari mulai pukul 6 pagi—5 sore dengan tiket seharga Rp3.000. Jika ingin pergi ke sana, Anda bisa melalui Jalan Bantul ke selatan, kemudian menyusuri jalur lintas selatan ke arah barat hingga mencapai lokasi.

44. Grand Puri Waterpark

Grand Puri Waterpark terletak di Jalan Parangtritis Km 9,5 atau lebih tepatnya di depan Pasar Seni Gabusan. Taman air terbesar di Bantul ini memiliki 4 kolam untuk anak-anak dan dewasa. Wahana yang tersedia pun cukup lengkap. Di sana, Anda dapat menikmati guyuran air dari wahana ember tumpah, merasakan sensasi ombak di kolam arus, serta meluncur dari ketinggian 12 m.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pihak pengelola juga sudah menyediakan fasilitas WiFi gratis. Selain itu, ada juga mesin ATM, musala, restoran, dan gazebo-gazebo untuk bersantai. Lokasi wisata ini buka setiap hari mulai pukul 8 pagi—6 sore dengan harga tiket Rp35.000 per orang.

45. Curug Pulosari

Wilayah Kecamatan Pajangan ternyata menyembunyikan sebuah surga tersembunyi yang bernama Curug Pulosari. Air terjun tersebut mengalir di sebuah tebing batu yang cukup lebar sehingga menghasilkan beberapa gerojokan yang berjajar. Di bagian bawahnya, terdapat sebuah kolam dengan air yang bersih dan segar.

Untuk menuju ke lokasi ini, Anda bisa berjalan menyusuri jalan setapak dari Curug Banyunibo. Sesampainya di pos ronda, ambil belokan ke kiri. Di pertigaan, belok ke kiri lagi dan ikuti jalur tersebut hingga ke lokasi Curug Pulosari. Di sana, tidak ada petugas yang menarik retribusi, serta juga tidak ada batas waktu kunjungan.

Kawasan wisata Bantul didominasi oleh wisata alam yang begitu memukau. Jika ingin ke sana, Anda banyak pilihan yang bisa Anda tuju, mulai dari perbukitan, air terjun, hingga wisata kuliner. Selamat berwisata.

Aktivitas & Rekreasi di Bantul


  • Tiket Masuk Kids Fun Parcs Yogyakarta

    Apakah Anda sedang berlibur bersama keluarga dan mencari kegiatan menyenangkan? Kids Fun Yogyakarta, sebuah taman hiburan dengan harga terjangkau dan standar keamanan terbaik, menyediakan arena permainan air dan darat untuk semua usia. Di wisata hiburan keluarga ini, para pengunjung diminta membayar tiket terusan-satu kali saja di pintu masuk. Kids Fun Yogyakarta menyediakan 22 wahana permainan gratis dan beragam pertunjukan. Ada pula wahana permainan yang direkomendasikan seperti misalnya Yogya Gokart dengan 4 pilihan variasi lintasan dan kolam renang Aqua Splash dengan perosotan setinggi 7.5 meter.
    SELENGKAPNYA TAMPILKAN SEDIKIT

Bagikan
evtbvsrwfq