peringatan

Partner Airline Domestik & International

Lihat partner lainnya

Partner Pembayaran Resmi (Indonesia)

Lihat partner di negara lain

Info Promo terbaik dari Traveloka Daftarkan email Anda untuk info tiket Air France PROMO dan semua diskon special Traveloka.com!

Alamat Air France Indonesia

Head Office Air France

New Summitmas Lt.17

Jl. Jend Sudirman 61

Jakarta

Indonesia

Cara Pemesanan Tiket Air France

Anda dapat melakukan reservasi dengan langkah-langkah berikut:
  1. Cari rute Air France yang diinginkan di search box di atas (lihat Cara Pakai untuk bantuan)
  2. Lakukan booking dengan cara mengisi data penumpang.
  3. Pilih cara pembayaran.
  4. Bayar dan tiket Air France akan dikirimkan ke alamat email Anda.

E-tiket Air France

E-tiket Air France dapat digunakan sebagai bukti untuk terbang dengan Air France Indonesia. Jika Anda telah mendapatkan e-tiket melalui email, e-tiket tersebut dapat di-print untuk dibawa pada saat check-in.
Bagasi
(Jet)
Bagasi
kabin
Waktu
check-in
rating maskapai:
4.5 5 berdasarkan 76 review

Service Standard: Full Service

Promo Quick Finder

Lihat harga termurah dari hasil pencarian selama 48 jam terakhir di sini. Klik tanggal untuk memesan.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Mgg Sen Sel Rab Kam Jum Sab

Profil Air France

Air France (AF/AFR) adalah maskapai nasional Perancis dan juga salah satu pendiri aliansi penerbangan internasional Skyteam. Maskapai ini sudah beroperasi selama hampir delapan dekade dan berkantor pusat di Tremblay-en-France. Kantor pusat operasinya berada di Paris Charles de Gaules Airport.

Pada bulan Mei 2004, Air France melakukan merger dengan maskapai Belanda KLM Royal Dutch Airlines dan menghasilkan perusahaan induk bernama Air France-KLM. Perusahaan ini kemudian dikenal sebagai perusahaan penerbangan dengan pendapatan terbesar di dunia. Air France-KLM juga menduduk peringkat tiga dunia, dan pertama di Eropa, dalam hal passenger kilometer. Setelah merger, Air France dan KLM tetap beroperasi dengan namanya masing-masing.

Air France memiliki empat kelas penerbangan: La Première, Business, Premium Economy, dan Economy Class. La Première hanya tersedia di Airbus A380-800, serta di beberapa Boeing 777-300ER dan Boeing 777-200ER. Premium Economy, yang merupakan upgrade dari Economy Class, memiliki kursi lebih empuk serta makanan lebih lengkap.

Penumpang Economy Class mendapat fasilitas bagasi check-in 23 kg dan bagasi kabin 12 kg. Penumpang Premium Economy Class mendapat fasilitas bagasi check-in sebanyak 2x23 kg dan bagasi kabin 18 kg.

Sementara itu, penumpang Business mendapat fasilitas bagasi check-in 2x32 kg serta bagasi kabin 18 kg dan penumpang La Première Class mendapat fasilitas bagasi check-in 3x32 kg serta bagasi kabin 18 kg.

Inflight entertainment tersedia di semua kelas penerbangan. Seluruh penumpang dapat menonton berbagai pilihan film berbahasa Inggris, Spanyol, dan Perancis. Tersedia pula beberapa pilihan film berbahasa China, Jepang, Hindi, dan Korea. Air France Magazine tersedia di setiap kursi, sedangkan majalah fashion Air France Madame hanya tersedia di kabin La Première dan Business.

Pada 29 Mei 2013, Air France dan KLM meluncurkan fasilitas inflight connectivity berupa Wi-Fi di pesawat. Keduanya menguji coba fasilitas ini di armada Boeing 777-300ER. Dengan fasilitas ini, penumpang dapat online menggunakan smartphone, laptop, atau tabletnya selama penerbangan. Fasilitas Wi-Fi ini akan aktif setelah pesawat mencapai ketinggian 20.000 kaki.

Armada Pesawat Air France

Air France Airbus A380-800 AFAirbus A380-800
Air France Airbus A340-300 AFAirbus A340-300
Air France Airbus A330-200 AFAirbus A330-200
Air France Boeing 747-400 AFBoeing 747-400
Air France Boeing 777-200ER AFBoeing 777-200ER
Air France Boeing 777-300ER AFBoeing 777-300ER
Air France Airbus A321-200 AFAirbus A321-200
Air France Airbus A320 Sharklet AFAirbus A320 Sharklet
Air France Airbus A319 AFAirbus A319
Air France Airbus A318-100 AFAirbus A318-100

Kota Tujuan Air France

Bali & Nusa Teng.
Australia
Malaysia
Filipina
Singapore
Thailand
Jerman
Belanda
Prancis
Inggris

Kebijakan Perubahan/Pembatalan/Refund Air France

Prosedur Refund

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan baca halaman FAQ ketentuan dan prosedur refund.

Sejarah Air France

Air France didirikan pada tahun 1933 melalui merger antara Air Orient, Air Union, Compagnie Générale Aéropostale, Compagnie Internationale de Navigation Aérienne (CIDNA), dan Société Générale des Transports Aériens (SGTA). Saat didirikan, Air France telah memiliki banyak rute ke Eropa dan ke daerah koloni Perancis di seluruh dunia.

Pada 26 Juni 1945, seluruh perusahaan penerbangan Perancis dinasionalisasi oleh pemerintah. Tiga tahun setelahnya, pada 16 Juni 1948, Compagnie Nationale Air France akhirnya dibentuk oleh parlemen.

Awalnya, penerbangan Air France dioperasikan oleh pesawat Douglas DC-3. Pada 1 Juli 1946, Air France mulai membuka penerbangan langsung antara Paris dan New York dengan perhentian untuk mengisi bahan bakar di Shannon dan Gander. Pada September 1947, jaringan Air France telah meluas mulai dari New York, Fort de France, Buenos Aires, sampai ke Shanghai.

Pada tahun 1946 dan 1948, pemerintah Perancis mendirikan dua perusahaan penerbangan swasta lain yaitu Transport Aériens Intercontinentaux (TAI) dan Société Aérienne de Transport Internationaux (SATI). Pada tahun 1949, TAI dan SATI menjadi bagian dari Union Aéromaritime de Transport (UAT), sebuah perusahaan penerbangan swasta Perancis. Di tahun yang sama, Air France juga menjadi co-founder sebuah perusahaan layanan telekomunikasi penerbangan bernama Société Internationale de Télécomunications Aéronautics (SITA).

Air France memasuki era jet dengan membeli pesawat Havilland Comet seri 1. Air France juga menjadi maskapai yang pertama kali mengoperasikan Boeing 747, salah satu pesawat terbesar di dunia. Pada tahun 1974, Air France menjadi maskapai di dunia yang pertama kali mengoperasikan Airbus A300 twin-engine.

Pada ulang tahun emasnya di tahun 1983, Air France diakui sebagai maskapai terbesar keempat di dunia karena memiliki sekitar 100 pesawat jet dan jaringan seluas 634.400 km. Di tahun yang sama, Air France menjadi maskapai Eropa pertama yang memiliki rute penerbangan ke Korea Selatan.

Di tahun 1987, Air France bersama Lufthansa, Iberia, dan SAS, mendirikan sebuah perusahaan IT bernama Amadeus. Perusahaan ini juga dikenal dengan sebutan Global Distribution System (GDS) yang memungkinkan travel agent untuk menjual produknya melalui satu sistem saja.

Sebuah perusahaan induk bernama Groupe Air France juga didirikan pada 25 Juli 1994 melalui merger antara Air France, Air Inter, dan Union de Transports Aériens (UTA). Merger ini menjadikan Air France sebagai pemegang saham terbesar untuk Air France dan Air Inter.

Pada Juni 1999, Air France dan Delta Air melakukan kerja sama bilateral transatlantik. Kerja sama ini kemudian meluas menjadi pendirian aliansi penerbangan internasional Skyteam pada 22 Juni 2000. Sampai pertengahan tahun 2002, pemerintah Perancis tercatat memiliki 70% perusahaan Air France dan 54% saham maskapainya.

Pada September 2003, Air France dan KLM melakukan merger yang membentuk sebuah induk perusahaan bernama Air France-KLM. Pada Januari 2012, perusahaan induk ini mengumumkan rencana transformasi tiga tahunnya yang bernama Transform 2015. Tujuan utama dari rencana ini adalah untuk mengembalikan Air France-KLM sebagai pemain dunia pada tahun 2015.

Kebijakan Penumpang Air France

  • Bayi diklasifikasikan sebagai usia di bawah 2 tahun atau baru berusia tahun saat hari keberangkatan.
  • Anak-anak diklasifikasikan sebagai usia 2-12 tahun untuk penerbangan di area Metropolitan France dan Overseas France, serta sampai usia 15 tahun untuk penerbangan internasional.
  • Setiap penumpang hanya diperbolehkan terbang dengan 1 bayi di pangkuan. Jika terbang dengan 2 bayi, penumpang kedua minimal berusia 18 tahun.
  • Bayi harus mendapat kursi sendiri jika terbang di kelas La Première.
  • Penumpang yang bepergian dengan anak-anak akan mendapat potongan harga sampai 15% untuk penerbangan jarak pendek dan potongan sampai 30% untuk penerbangan jarak menengah atau jarak jauh.
  • Setiap anak wajib didampingi oleh seorang dewasa yang minimal berusia 18 tahun. Anak tersebut dan pendampingnya harus terbang di kabin yang sama.

Seragam Awak Maskapai Air France

Flight Attendant Uniform of Air France

Seragam pramugari Air France didesain oleh perancang Haute Couturier Perancis, Christian Lacroix. Seragam ini merefleksikan keglamoran kaum jet-set di tahun 50-60an.

Pramugarinya terlihat seperti nona-nona Perancis yang cantik dan elegan. Mereka memakai terusan pas badan atau setelan berwarna pucat atau biru laut, lengkap dengan aksesori sarung tangan kulit dan syal. Semua aksesori ini berwarna biru dan merah yang selaras dengan warna maskapainya.

Makanan di Pesawat Air France

Inflight Meal of Air France

Seluruh penumpang kelas Premium Economy dan Economy Class mendapatkan cocktail (baik dengan atau tanpa alkohol) dan snack asin sebagai makanan pembuka. Mereka juga bisa memilih salah satu di antara dua hidangan utama. Untuk beberapa destinasi di Asia, sajian lokal juga tersedia. Kopi, teh, atau digestive liqueur akan disajikan setelah makan.

Sementara itu, penumpang kelas La Première dan Business Class mendapat menu ciptaan koki terkenal, Guy Martin. Setiap menu yang disajikan termasuk makanan pembuka, sekeranjang roti, keju, dan makanan penutup.

Air France menu khusus untuk bayi dan anak-anak sampai usia 8 tahun, yang rata-rata dibuat dari produk organik. Menu ini juga disajikan di tempat makan berdesain lucu dan dilengkapi dengan sepaket permainan. Anak-anak berusia 9-11 tahun juga bisa mendapatkan menu khusus jika memesannya saat booking.

Seluruh penumpang dari semua kelas juga bisa memesan à la carte menu seperti Tradition Menu, Une Sélection Lenôtre Menu, Italia Menu, dan Ocean Menu dengan biaya tambahan. Air France juga menyajikan champagne gratis untuk seluruh penumpang di semua kelas.