
Di Jalan Diponegoro, salah satu jalan utama Kota Salatiga, berdiri sebuah bangunan tua bergaya kolonial dengan deretan pilar besar yang mencolok. Bangunan ini dulunya adalah barak militer Belanda, sempat jadi kantor polisi, dan kini disulap menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi warga maupun wisatawan.
Secara singkat, Benteng Hock Salatiga adalah bangunan cagar budaya peninggalan kolonial yang sekarang terbuka gratis untuk umum, lengkap dengan gazebo, kafe, dan area bersantai. Kalau Anda datang dari luar kota lewat Tiket Pesawat ke Semarang, Benteng Hock bisa jadi salah satu titik singgah menarik sebelum melanjutkan perjalanan ke Salatiga yang berjarak sekitar satu jam dari kota itu.
Cikal bakal kawasan ini bermula pada 1746, ketika VOC membangun Fort de Hersteller sebagai pos pertahanan untuk mengawasi pergerakan pasukan yang menentang pemerintahan kolonial. Posisi Salatiga yang berada di antara Solo dan Semarang membuatnya dianggap strategis secara militer.
Bangunan yang berdiri hari ini dirancang belakangan oleh seorang arsitek bernama Hock, atas permintaan pemilik perkebunan bernama Van Blommestein, di atas lahan seluas sekitar 20.000 meter persegi di sepanjang Toentang Scheweg (sekarang Jalan Diponegoro). Setelah Perang Diponegoro, bangunan ini difungsikan sebagai tempat pertahanan sekaligus asrama militer Belanda.
Setelah Indonesia merdeka, pada 1947 Benteng Hock beralih fungsi menjadi kantor kepolisian dan sebagian areanya masih digunakan sebagai kantor Satlantas Polres Salatiga hingga sekarang. Bagian yang sempat terbengkalai sebagai gudang kendaraan sitaan kemudian direstorasi mulai Maret 2020 dan resmi dibuka sebagai ruang publik pada Februari 2021.
Selain nilai sejarahnya, ada beberapa hal yang membuat Benteng Hock ramai dikunjungi setiap hari.
Bangunan ini memadukan gaya Historicism (pintu dan jendela tinggi), Empire (pilar-pilar silinder besar di kedua sayap bangunan), dan Romanticism (lengkungan dekoratif penghubung antar pilar). Terdapat 24 pilar besar yang terlihat dari luar, dengan atap berbentuk perisai dan plafon dari kayu jati.
Beberapa gazebo di area ini dilengkapi rak buku kecil yang bisa dibaca pengunjung sambil bersantai. Konsep ini membuat Benteng Hock terasa lebih seperti taman kota dibanding situs sejarah yang kaku.
Setelah restorasi, bagian eksterior bangunan dicat ulang dengan warna yang mengingatkan pada Istana Bogor, menjadikannya salah satu spot foto favorit di Salatiga, terutama saat lampu-lampu taman menyala di malam hari.
Di area ini juga tersedia kafe kecil serta bangku-bangku taman, cocok untuk nongkrong santai sambil menikmati suasana bangunan tua yang masih terawat.
Tue, 29 Sep 2026

Batik Air
Jakarta (CGK) ke Solo (SOC)
Mulai dari Rp 870.400
Tue, 22 Sep 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Solo (SOC)
Mulai dari Rp 1.281.900
Mon, 28 Sep 2026

Batik Air Malaysia
Medan (KNO) ke Solo (SOC)
Mulai dari Rp 2.124.325
Berikut informasi praktis seputar lokasi, jam kunjungan, dan biaya masuk Benteng Hock yang bisa jadi acuan sebelum berangkat.
| Informasi | Keterangan |
| Alamat | Jl. Diponegoro No. 82, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah |
| Jam Operasional | Setiap hari hingga pukul 22.00 WIB |
| Harga Tiket Masuk | Gratis, tanpa biaya masuk |
| Jarak dari Bandara Ahmad Yani, Semarang | Sekitar 45-50 km, tempuh sekitar 1 jam berkendara |
Catatan: Meski kunjungannya gratis, jam operasional di atas mengikuti kebijakan pengelola setempat dan bisa berubah sewaktu-waktu, jadi ada baiknya tetap dicek ulang sebelum berkunjung, terutama saat hari besar atau ada acara khusus di area tersebut.
Baca Juga: 12 Pilihan Legendaris yang Wajib Dicoba
Karena Salatiga tidak memiliki bandara maupun stasiun kereta sendiri, ada beberapa langkah yang perlu disiapkan untuk sampai ke Benteng Hock.
Titik masuk paling praktis adalah Bandara Ahmad Yani (SRG) atau Stasiun Semarang Tawang/Poncol, keduanya berjarak sekitar 45-50 km dari Salatiga dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Dari sana, perjalanan bisa dilanjutkan naik bus antar kota atau mobil sewaan.
Setelah tiba di pusat Kota Salatiga, Benteng Hock mudah dijangkau dengan taksi online karena lokasinya di jalan utama Jalan Diponegoro. Kalau Anda ingin lebih fleksibel menjelajahi Salatiga dan sekitarnya, Sewa Mobil di Salatiga lewat Traveloka juga tersedia, baik lepas kunci maupun dengan sopir.
Salatiga dilalui jalur bus antar kota dari arah Semarang maupun Solo, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dari masing-masing kota. Ini pilihan yang lebih hemat bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi.

Indonesia

Tiket Milky Verse Salatiga

9.5/10
Sidorejo
Rp 55.000
Karena lokasinya di pusat kota, ada beberapa destinasi lain yang bisa dikunjungi dalam satu rute yang sama.
Kelenteng yang terletak di Jalan Letjen Sukowati ini dikenal dengan bangunan tempat penyembahan dewa bumi berbentuk bulat yang terbuat dari bambu dan tergantung di langit-langit, sebuah detail arsitektur yang jarang ditemukan di klenteng lain.
Taman kota dengan ikon patung Garuda Pancasila ini biasanya ramai oleh pedagang makanan, suvenir, dan wahana bermain sederhana, cocok untuk melanjutkan jalan-jalan santai setelah dari Benteng Hock.
Pasar tradisional ini berada tidak jauh dari Benteng Hock dan jadi tempat yang pas untuk berburu oleh-oleh serta jajanan khas Salatiga.
Berlokasi di Jalan Sitalang, Kauman Kidul, air terjun ini menawarkan suasana alam yang masih asri bagi yang ingin sedikit menjauh dari suasana kota.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Salatiga.
Beberapa tips sederhana ini bisa membuat kunjungan Anda ke Benteng Hock lebih nyaman.
Karena buka hingga pukul 22.00 WIB, sore menjelang malam adalah waktu yang pas untuk berkunjung, saat lampu-lampu taman mulai menyala dan suasana lebih sejuk.
Sempatkan duduk di salah satu gazebo dan membaca koleksi buku kecil yang tersedia, sekaligus cara santai untuk menikmati suasana bangunan bersejarah ini.
Salatiga terkenal dengan beberapa kuliner legendarisnya, jadi manfaatkan kunjungan ke Benteng Hock sebagai titik awal untuk berburu makanan khas di sekitar pusat kota.
Karena berstatus bangunan cagar budaya, sebaiknya tetap menjaga kebersihan dan tidak mencoret-coret dinding atau pilar bangunan saat berkunjung.

Indonesia

Kayu Arum Resort

8.8/10
•



Argomulyo
Rp 362.506
Benteng Hock membuktikan bahwa bangunan kolonial tidak selalu harus berakhir sebagai reruntuhan terbengkalai. Dari pos pertahanan VOC, barak militer Belanda, kantor polisi, hingga kini menjadi ruang publik gratis dengan gazebo dan kafe, benteng ini terus beradaptasi mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai sejarahnya.
Sambil menikmati suasana Benteng Hock, luangkan juga waktu menjelajahi sisi lain Salatiga, dari Kelenteng Hok Tek Bio hingga kuliner khasnya, supaya perjalanan Anda ke kota kecil yang sejuk ini terasa lebih lengkap.
Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara, dipercaya oleh jutaan pengguna untuk merencanakan perjalanan ke berbagai penjuru Indonesia. Pesan Tiket Pesawat ke Semarang dan Hotel di Salatiga sekaligus dalam satu aplikasi, lalu lengkapi rencana perjalanan dengan Aktivitas di Salatiga mulai dari wisata sejarah hingga wisata alam di sekitarnya.
Semua transaksi bisa dibayar lebih fleksibel dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, OVO, dan dompet digital lainnya. Traveloka juga menyediakan produk pelengkap seperti eSIM, rental mobil, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi, sehingga persiapan liburan ke Jawa Tengah jadi lebih praktis. Unduh aplikasi Traveloka sekarang!






