
Indonesia punya kekayaan alam yang luar biasa dengan beragam jenis flora dan fauna yang tersebar di berbagai wilayah. Letak geografis, iklim tropis, dan kondisi alam yang berbeda-beda membuat setiap daerah memiliki karakteristik tumbuhan dan satwa yang unik. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan spesies endemik yang hanya bisa ditemukan di Indonesia.
Supaya lebih mudah mengenali perbedaannya, yuk simak artikel ini yang akan membahas berbagai jenis flora dan fauna, serta zona penyebarannya.
Keragaman flora dan fauna Indonesia dipengaruhi oleh kondisi geografis, letak wilayah, serta perbedaan ekosistem di setiap daerah. Hal ini membuat jenis tumbuhan dan satwa yang hidup di Indonesia bagian barat, tengah, dan timur memiliki karakteristik yang berbeda.
Secara umum, persebaran flora dan fauna Indonesia terbagi menjadi tiga zona, yaitu Asiatis, Peralihan, dan Australis. Masing-masing zona memiliki ciri khas, mulai dari hutan tropis dan mamalia besar hingga satwa endemik, burung berwarna cerah, serta hewan berkantung.
Sat, 31 Oct 2026

AirAsia Indonesia
Bandar Lampung (TKG) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 453.800
Wed, 28 Oct 2026

Super Air Jet
Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 672.100
Tue, 27 Oct 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 895.700
Untuk memahami keragaman flora dan fauna di Indonesia, kamu bisa melihatnya berdasarkan pembagian wilayah berikut.
Zona Asiatis mencakup Indonesia bagian barat, yaitu Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Flora dan fauna di kawasan ini memiliki karakter yang mirip dengan spesies yang ditemukan di daratan Asia. Batas antara zona Asiatis dan zona Peralihan dikenal sebagai Garis Wallace.
Ciri-ciri flora zona Asiatis:
Penyebaran flora di Indonesia Barat banyak dipengaruhi oleh iklim Af (tropis basah) dan Am (tropis musim), berikut beberapa ciri khasnya.
Ciri-ciri fauna zona Asiatis:
Untuk faunanya kerap disebut sebagai oriental dengan ciri-ciri seperti berikut ini.
Salah satu tempat yang bisa dikunjungi untuk melihat kekayaan flora dan fauna zona Asiatis adalah Taman Nasional Way Kambas di Lampung. Kawasan ini menjadi habitat berbagai satwa khas Sumatera, seperti gajah Sumatera, badak Sumatera, harimau Sumatera, dan tapir.
Zona Peralihan berada di Indonesia bagian tengah, terutama Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara. Wilayah ini terletak di antara Garis Wallace dan Garis Weber.
Disebut zona Peralihan karena flora dan faunanya memiliki karakter yang menjadi perpaduan antara kawasan Asiatis dan Australis. Wilayah ini juga dikenal memiliki banyak satwa endemik yang hanya dapat ditemukan di Indonesia.
Ciri-ciri flora zona Peralihan:
Persebaran flora di bagian Indonesia Tengah dipengaruhi dengan iklim Am (tropis musim) dan Aw (Sabana tropis) dengan ciri-ciri berikut.
Ciri-ciri fauna zona Peralihan:
Kalau hewan di zona peralihan lebih sering disebut endemik atau hanya ada di wilayah ini dan tidak bisa ditemukan di wilayah lain. Berikut ciri-cirinya.
Salah satu destinasi yang menarik untuk mengenal fauna zona Peralihan adalah Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur. Selain menjadi habitat komodo, kawasan ini juga menjadi rumah bagi rusa Timor, kuda liar, dan kera ekor panjang.
Zona Australis mencakup wilayah Indonesia bagian timur, terutama Papua dan Kepulauan Maluku. Kawasan ini memiliki karakter flora dan fauna yang lebih dekat dengan Australia karena letaknya berada di sekitar Paparan Sahul.
Berikut beberapa ciri-ciri flora zona Australis yang membedakannya dengan flora dari wilayah lain:
Ciri-ciri fauna zona Australis:
Untuk melihat langsung kekayaan alam zona Australis, Taman Nasional Lorentz di Papua bisa menjadi salah satu pilihan. Kawasan ini menjadi habitat bagi sejumlah satwa khas Papua, seperti kanguru pohon, burung cenderawasih, dan puyuh salju.
Kamu bisa mengenal keanekaragaman flora dan fauna Indonesia secara langsung di berbagai destinasi berikut:
Keanekaragaman flora dan fauna membuat Indonesia memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta alam. Dengan mengunjungi wisata ke taman nasional atau kawasan konservasi, kamu bisa mengenal satwa secara lebih dekat dan mengenal berbagai jenis flora.
Agar lebih mudah, kamu bisa merencanakan perjalanan bersama Traveloka. Dalam satu aplikasi saja, kamu bisa memesan tiket kereta api, mencari hotel, hingga booking tiket pesawat dengan mudah. Agar lebih hemat, gunakan Kode Kupon Traveloka sebelum melakukan pemesanan.






