
Di pusat Kota Semarapura, Klungkung, berdiri sebuah tugu menjulang setinggi 28 meter yang mengenang salah satu peristiwa paling dihormati dalam sejarah Bali. Monumen Puputan Klungkung berdiri di tengah taman kota, menjadi pengingat akan keteguhan Kerajaan Klungkung mempertahankan kedaulatannya.
Monumen Puputan Klungkung dibangun untuk mengenang perjuangan Raja Ida Dewa Agung Jambe beserta rakyatnya dalam mempertahankan kedaulatan kerajaan melawan Belanda pada 28 April 1908. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Bali, monumen ini bisa jadi tambahan menarik dalam rute wisata sejarah di Semarapura bersama Kertha Gosa.
Peristiwa Puputan Klungkung berawal dari campur tangan Belanda terhadap urusan pemerintahan Kerajaan Klungkung setelah perjanjian yang mengurangi kekuasaan para raja Bali. Ketegangan meningkat setelah kerusuhan pecah di Gelgel pada 16 April 1908, hingga Belanda memberikan ultimatum menyerah kepada Raja Ida Dewa Agung Jambe dengan batas waktu 22 April 1908.
Raja dan rakyat Klungkung memilih untuk tidak tunduk pada ultimatum tersebut demi menjaga kedaulatan kerajaan. Pada 28 April 1908, Raja Ida Dewa Agung Jambe bersama sekitar 200 pengikut setianya melakukan perlawanan terakhir hingga sang raja gugur mempertahankan kehormatan kerajaannya. Untuk mengenang peristiwa ini, monumen setinggi 28 meter yang berdiri di atas alas berbentuk Lingga-Yoni ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada 28 April 1992.
Baca Juga: Panduan Wisata ke Klungkung Terbaru
Kompleks monumen ini dirancang sebagai ruang publik sekaligus tempat mengenang sejarah. Berikut bagian-bagian yang paling menarik untuk dikunjungi.
Tugu utama berdiri di atas alas berbentuk Lingga-Yoni, simbol yang umum ditemukan dalam arsitektur tradisional Bali, dengan tinggi keseluruhan mencapai 28 meter.
Area sekitar monumen ditata sebagai taman kota yang rapi, menjadikannya tempat favorit warga Semarapura untuk bersantai di sore hari.

Indonesia

Wyndham Tamansari Jivva Resort

8.6/10
•





Klungkung
Rp 618.249
Relief dan prasasti di area monumen menceritakan kronologi singkat peristiwa Puputan Klungkung, membantu pengunjung memahami konteks sejarahnya.
Tidak jauh dari monumen, kompleks Kertha Gosa menyimpan peninggalan arsitektur Kerajaan Klungkung berupa paviliun dengan lukisan langit-langit khas gaya Kamasan.
Puputan adalah istilah dalam sejarah Bali untuk perjuangan habis-habisan yang dilakukan raja dan rakyat kerajaan sebagai bentuk penolakan terhadap penjajahan. Dalam tradisi kerajaan Bali, memilih mempertahankan kedaulatan hingga akhir dianggap lebih terhormat daripada menyerah kepada penjajah, dan Puputan Klungkung menjadi salah satu peristiwa puputan terakhir yang tercatat dalam sejarah Bali.
Berikut informasi akses Monumen Puputan Klungkung untuk wisatawan yang ingin berkunjung.
| Kategori | Keterangan |
| Tiket Masuk | Gratis |
| Jam Operasional | 10.00 - 17.00 WITA (setiap hari) |
Catatan: Informasi jam operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola setempat.
Monumen Puputan Klungkung berada di Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali. Berikut beberapa cara mencapainya.
Perjalanan dari Denpasar menuju Semarapura bisa ditempuh sekitar 57 menit menggunakan kendaraan pribadi atau taksi.
Bagi yang menginap di Ubud, perjalanan menuju Klungkung memakan waktu sekitar 45-60 menit tergantung kondisi lalu lintas.
Jika ingin lebih fleksibel menjelajahi Klungkung dan sekitarnya, Anda bisa memakai Sewa Mobil di Denpasar sebelum melanjutkan perjalanan ke Semarapura.

Indonesia

Tur Nusa Penida Timur & Barat

9.1/10
Nusa Penida
Rp 297.500
Beberapa tips berikut bisa membuat kunjungan Anda ke Monumen Puputan Klungkung lebih maksimal.
Karena berjarak dekat, sempatkan mampir ke Kertha Gosa untuk melihat langsung peninggalan arsitektur Kerajaan Klungkung.
Klungkung juga menjadi pintu masuk menuju pelabuhan penyeberangan ke Nusa Penida, jadi Anda bisa mampir ke monumen ini sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau tersebut.
Pastikan berkunjung antara pukul 10.00 hingga 17.00 WITA agar bisa menikmati taman dan area monumen dengan nyaman.
Karena tempat ini sarat nilai sejarah bagi masyarakat Klungkung, jaga sikap dan kebersihan selama berada di area monumen.
Monumen Puputan Klungkung menghadirkan salah satu kisah paling dihormati dalam sejarah Bali, tentang keteguhan sebuah kerajaan mempertahankan kedaulatannya hingga akhir. Tugu setinggi 28 meter ini berdiri sebagai pengingat visual atas peristiwa yang terjadi lebih dari satu abad lalu.
Lokasinya yang berada di pusat Semarapura membuat Monumen Puputan Klungkung mudah dipadukan dengan kunjungan ke Kertha Gosa, sekaligus jadi titik transit menuju Nusa Penida dalam satu perjalanan wisata Bali yang lebih lengkap.
Mon, 21 Sep 2026

Sriwijaya Air
Jakarta (CGK) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.205.841
Wed, 23 Sep 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 726.300
Tue, 22 Sep 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.341.800
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Bali dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Bali dan Hotel di Klungkung dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Klungkung untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata sejarah Anda ke Klungkung, Bali.










