
Terowongan Karangkates merupakan terowongan kereta api bersejarah di Desa Karangkates, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Terowongan kembar ini dikenal sebagai salah satu terowongan pertama yang dibangun oleh Pemerintah Indonesia setelah kemerdekaan, dengan nama Terowongan Eka Bakti Karya dan Dwi Bakti Karya.
Selain nilai sejarahnya, Terowongan Karangkates menawarkan pemandangan perbukitan hijau dan Waduk Karangkates yang menarik untuk dinikmati dari kereta. Simak lokasi, cara menuju, daya tarik, rekomendasi hotel, dan tips berkunjung agar perjalananmu tetap aman dan nyaman.
Baca juga: 7 Rekomendasi Resort Murah di Malang
Terowongan Karangkates berada di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Terowongan ini terletak di perbukitan sekitar Bendungan Ir. Sutami atau Waduk Karangkates, pada jalur kereta api antara Stasiun Sumberpucung dan Stasiun Pogajih.
Perlu diingat, area dalam terowongan dan jalur rel aktif tidak boleh dimasuki masyarakat umum. Jika ingin menikmati pemandangan atau mengambil foto, pilih lokasi yang aman dan tidak memasuki area operasional kereta api.
Sun, 8 Nov 2026

Batik Air
Jakarta (CGK) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.053.600
Sun, 8 Nov 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.193.000
Sat, 7 Nov 2026

AirAsia Indonesia
Bandar Lampung (TKG) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.532.900
Ada beberapa pilihan transportasi untuk mencapai kawasan sekitar Terowongan Karangkates.
Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju kawasan Karangkates membutuhkan sekitar 1–1,5 jam. Arahkan kendaraan menuju Kepanjen, lalu lanjutkan perjalanan ke Sumberpucung dan Bendungan Karangkates.
Setelah itu, cari lokasi aman di sekitar kawasan waduk untuk menikmati pemandangan dari kejauhan.
Kamu bisa menggunakan KA Penataran yang melayani rute Surabaya–Malang–Blitar dan turun di stasiun yang sesuai dengan rencana perjalanan.
Kereta jarak jauh, seperti KA Malabar, KA Gajayana, dan KA Matarmaja juga melintasi kawasan ini. Menikmati terowongan dari dalam gerbong merupakan pilihan yang aman dan praktis.
Selain kendaraan pribadi dan kereta api, bus antarkota jurusan Malang–Blitar atau Malang–Tulungagung bisa menjadi alternatif.
Kamu dapat berangkat dari terminal yang melayani rute tersebut, kemudian turun di sekitar Jalan Raya Karangkates sesuai arahan pengemudi. Jika ingin melanjutkan perjalanan ke kawasan waduk, gunakan ojek lokal dan tetap pilih titik kunjungan yang aman.
Sebelum mengunjungi kawasan Terowongan Karangkates, perhatikan aturan keselamatan, waktu kunjungan, dan fasilitas yang tersedia.
Pengunjung yang hanya menikmati kawasan wisata umum di sekitar waduk dapat mengikuti ketentuan pengelola setempat. Jika melewati jalan atau kebun milik warga, mintalah izin terlebih dahulu.
Jangan memasuki terowongan, berjalan di atas rel, atau mengambil foto dari area operasional kereta api. Untuk keperluan penelitian atau pengambilan gambar komersial, hubungi PT KAI Daop 8 Surabaya guna memastikan prosedur perizinan yang berlaku.
Pagi hari sekitar pukul 06.00–09.00 WIB cocok untuk menikmati udara sejuk dan mengambil foto dengan cahaya alami. Sementara itu, sore hari sekitar pukul 15.30–17.30 WIB menawarkan suasana yang menarik dengan pemandangan waduk dan perbukitan.
Jika ingin melihat kereta melintas, periksa jadwal terbaru melalui kanal resmi KAI. Jangan menunggu atau berdiri di dekat rel demi mendapatkan foto.
Terowongan Karangkates bukan destinasi wisata komersial sehingga tidak memiliki fasilitas khusus bagi pengunjung. Namun, kawasan wisata Waduk Karangkates menyediakan sejumlah fasilitas, seperti area parkir, toilet, musala, gazebo, dan taman bermain di lokasi tertentu.
Di sekitar waduk, kamu juga dapat menemukan warung makan dan rumah makan yang menyajikan ikan air tawar, seperti mujair, gurami, dan wader.
Terowongan Karangkates memiliki perpaduan nilai sejarah, keunikan konstruksi, dan panorama alam yang menarik bagi pencinta kereta api maupun wisatawan.
Terowongan Karangkates dikenal sebagai terowongan kereta api yang dibangun oleh Pemerintah Indonesia pada periode 1965–1969. Pembangunan ini menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan perkeretaapian nasional setelah kemerdekaan.
Kedua terowongan tersebut bernama Eka Bakti Karya dan Dwi Bakti Karya. Namanya mencerminkan semangat pengabdian dan kerja keras dalam pembangunan infrastruktur Indonesia.
Terowongan Karangkates terdiri dari dua terowongan yang terpisah sekitar 500 meter. Keduanya berada dalam satu rangkaian jalur kereta yang melintasi perbukitan.
Jalur yang melengkung di antara kedua terowongan menciptakan pemandangan unik ketika rangkaian kereta melintas. Dari sudut pandang yang aman, susunan terowongan dan rel tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta fotografi kereta api.
Letaknya yang berdekatan dengan Waduk Karangkates membuat kawasan ini memiliki pemandangan alam yang menarik. Hamparan air waduk berpadu dengan perbukitan hijau di sekitarnya.
Bagi penumpang kereta, perjalanan melewati kawasan ini menghadirkan perubahan suasana dari pemandangan terbuka menuju terowongan yang gelap. Pengalaman tersebut menjadi salah satu hal menarik saat melintasi jalur ini.
Terowongan Karangkates juga menarik bagi railfans atau penggemar kereta api. Perpaduan mulut terowongan, jalur melengkung, pepohonan, dan perbukitan bisa menghasilkan komposisi foto yang menarik.
Namun, pengambilan gambar harus dilakukan dari lokasi yang benar-benar aman dan di luar area operasional perkeretaapian. Jangan mendekati mulut terowongan atau berdiri di atas rel untuk mendapatkan sudut foto tertentu.
Untuk memudahkan perjalanan, kamu bisa memilih penginapan di sepanjang jalan utama Karangkates–Kepanjen atau kawasan Kepanjen. Lokasi ini menyediakan beberapa pilihan hotel dengan akses menuju Terowongan Karangkates yang lebih dekat.
Berikut beberapa rekomendasinya
CORE INN JUWITA HOTEL di Kepanjen cocok bagi kamu yang mencari akomodasi dengan fasilitas dasar yang nyaman. Kamar Deluxe ditawarkan sekitar Rp410 ribu per malam, termasuk sarapan untuk dua orang.
Fasilitas kamarnya meliputi tempat tidur nyaman, AC, TV, dan kamar mandi pribadi. Lokasinya juga memudahkan akses menuju Terminal Talangagung, sekitar 4–7 menit berkendara, serta Terowongan Karangkates sekitar 24–27 menit berkendara.
Hotel YNO menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menginap dekat Stasiun Kepanjen.
Jaraknya sekitar 1–2 menit berkendara atau tujuh menit berjalan kaki dari stasiun, sedangkan perjalanan menuju Terowongan Karangkates membutuhkan waktu sekitar 24–27 menit berkendara.
Pilihan kamarnya meliputi Superior Double sekitar Rp420 ribu dan Deluxe sekitar Rp590 ribu per malam, termasuk sarapan untuk dua orang.
Fasilitas kamar mencakup AC, Wi-Fi, TV, lemari, meja, ketel listrik, serta kamar mandi dengan shower dan air panas. Tersedia pula restoran, area parkir, ruang rapat, dan resepsionis 24 jam.
Mirabell Hotel & Convention Hall berlokasi di Jalan Panglima Sudirman No. 39A, Kepanjen. Hotel ini berjarak sekitar enam menit berkendara ke Stasiun Kepanjen dan 28–32 menit berkendara ke Terowongan Karangkates.
Kamar Superior ditawarkan sekitar Rp370 ribu per malam, sedangkan Deluxe sekitar Rp440 ribu per malam. Keduanya sudah termasuk sarapan.
Fasilitas kamar meliputi AC, TV, tempat tidur, dan kamar mandi pribadi, dengan area duduk serta perlengkapan mandi tambahan pada tipe Deluxe. Sementara fasilitas hotel mencakup restoran, kolam renang, resepsionis 24 jam, dan layanan antar-jemput bandara berbayar.
Catatan: Harga hotel dapat berubah sesuai tanggal menginap, ketersediaan kamar, dan kebijakan masing-masing hotel.
Agar kunjungan berjalan lancar, perhatikan beberapa tips berikut.
Baca juga: 4 Pura di Malang yang Bersejarah
Terowongan Karangkates menawarkan pengalaman menarik bagi pencinta sejarah dan kereta api melalui keunikan terowongan kembar serta panorama Waduk Karangkates.
Meski tidak dapat dimasuki secara langsung, kawasan sekitarnya tetap menarik untuk dinikmati dari titik aman atau saat melintas menggunakan kereta api.
Agar perjalanan lebih praktis, gunakan Traveloka untuk pesan hotel, pesan tiket kereta api, pesan tiket pesawat, hingga mencari aktivitas wisata. Kamu juga bisa mempertimbangkan sewa mobil untuk menjelajahi kawasan Karangkates dan Kepanjen.
Manfaatkan berbagai promo yang tersedia, mulai dari Kode Kupon Traveloka, Promo BCA, bahkan Promo Tiket Pesawat, Promo Tiket Kereta Api, Promo Tiket Bus, hingga Promo Tiket Travel & Shuttle.
Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan ke Terowongan Karangkates bisa menjadi pengalaman wisata sejarah yang menyenangkan sekaligus hemat.






