Vihara Dhamma Sundara, Kompleks Candi Putih Penuh Kedamaian di Solo

Mas Bellboy
Waktu baca 4 menit

Di kawasan Pucangsawit, Solo, berdiri sebuah kompleks tempat ibadah yang jarang disangka wisatawan sebagai destinasi foto. Bangunannya memadukan gedung bertingkat beratap limasan dengan sebuah candi putih yang bentuknya mengingatkan pada candi-candi Buddha kuno Nusantara. Tempat ini dikenal dengan nama Vihara Dhamma Sundara.

Vihara Dhamma Sundara adalah kompleks ibadah Buddha di Jalan Ir. Juanda No. 223 B, Pucangsawit, Jebres, Surakarta, yang diresmikan pada 24 Maret 2002 dan kini juga menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Kota Solo. Jika Anda sedang memesan Tiket Pesawat ke Solo, tempat ini bisa jadi tambahan menarik saat menyusun itinerary wisata religi dan budaya di kota tersebut.

Sejarah dan Asal-usul Vihara Dhamma Sundara

Vihara ini didirikan oleh Sundara Husea, pengusaha pemilik Sun Motor Group, dan diresmikan pada 24 Maret 2002. Sebagai bentuk penghormatan atas jasanya membangun vihara ini, pengelola kemudian mendirikan sebuah patung Sundara Husea di dalam kompleks.

Sejak awal berdiri, vihara ini bernaung di bawah pembinaan Sangha Theravada Indonesia dan kini dihuni oleh Bhikkhu Abhijāto. Selain menjadi tempat ibadah umat Buddha, vihara ini aktif menggelar kegiatan sosial dan edukasi keagamaan bagi masyarakat sekitar.

Dua Bangunan Utama di Kompleks Vihara Dhamma Sundara

Kompleks vihara ini terdiri dari dua bangunan dengan gaya berbeda namun saling melengkapi. Perpaduan gedung modern dan candi klasik ini menjadikan Vihara Dhamma Sundara punya karakter arsitektur yang tidak biasa dibanding vihara lain di Solo.

1. Gedung Utama Beratap Limasan

Bangunan utama berupa gedung bertingkat dengan atap limasan khas Jawa. Lantai atas digunakan sebagai Ruang Dhammasala atau ruang ibadah utama, sementara lantai bawah berfungsi sebagai kantor pengelola dan toko yang menjual buku serta video seputar ajaran Buddha.

2. Candi Putih Bergaya Nusantara Kuno

Bangunan kedua berupa candi berwarna putih dengan atap berbentuk stupa, mengambil ciri khas candi-candi Buddha era kerajaan Nusantara kuno. Candi ini dikelilingi halaman berlantai batu hitam yang menambah kesan tenang di sekitarnya.

3. Relief dan Patung Gajah Putih Bernuansa Thailand

Pada sisi kiri, kanan, dan belakang candi terdapat tiga relief Buddha dengan pose dan mudra berbeda-beda. Di bagian pintu masuk, dua patung gajah putih turut menghiasi kompleks, membawa sentuhan budaya Thailand ke dalam desain vihara ini.

Indonesia

Rasamadu Heritage

8.8/10

Kartasura

Rp 40.000

Spot Foto dan Suasana Tenang di Vihara Dhamma Sundara

Suasana rindang dan sepi dari kebisingan kota menjadi daya tarik utama vihara ini selain arsitekturnya. Pepohonan di sekitar kompleks membuat udara terasa lebih sejuk, cocok untuk berjalan santai sambil menikmati detail bangunan.

1. Halaman Depan Candi Putih

Latar candi putih dengan halaman batu hitam adalah spot yang paling sering diabadikan pengunjung. Kontras warna putih candi dengan lantai gelap membuat foto di area ini terlihat lebih menonjol.

2. Area Patung Gajah Putih

Dua patung gajah putih di pintu masuk candi juga jadi titik foto favorit, terutama karena detail ukirannya yang halus dan jarang ditemui di vihara lain di Jawa Tengah.

3. Koleksi Seni Kehidupan Buddha

Di beberapa sudut kompleks terdapat koleksi seni dan patung yang menggambarkan perjalanan hidup Buddha, dari kelahiran hingga pencapaian pencerahan. Detail-detail ini menarik untuk diamati sekaligus dipelajari maknanya.

Apa Keunikan Arsitektur Vihara Dhamma Sundara?

Keunikan utama vihara ini terletak pada perpaduan tiga elemen budaya sekaligus dalam satu kompleks: gaya Jawa pada gedung utama, gaya candi Buddha Nusantara kuno pada bangunan candi, dan sentuhan Thailand lewat patung gajah putihnya. Kombinasi ini jarang ditemukan dalam satu tempat ibadah yang sama.

Desainnya juga sengaja dibuat sederhana namun megah, menghindari ornamen berlebihan agar suasana tetap mendukung fungsi utamanya sebagai tempat ibadah dan kontemplasi. Itulah sebabnya banyak pengunjung datang bukan hanya untuk foto, tapi juga untuk menikmati ketenangan di tengah kota Solo yang ramai.

Jam Kunjungan Vihara Dhamma Sundara

Vihara ini terbuka untuk umum setiap hari tanpa dipungut biaya tiket masuk.

KeteranganDetail
Jam operasional08.00 - 17.00 WIB, setiap hari
Tiket masukGratis

Catatan: Meski gratis, pengunjung tetap diwajibkan menjaga ketenangan serta bersikap sopan selama berada di area vihara, mengingat fungsi utamanya sebagai tempat ibadah aktif. Jam operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat ada kegiatan keagamaan khusus, jadi ada baiknya dikonfirmasi ulang sebelum berkunjung.

Indonesia

Lorin Syariah Hotel Solo

8.5/10

Solo

Rp 298.177

Lokasi dan Cara Menuju Vihara Dhamma Sundara

Vihara ini berada di Jalan Ir. Juanda No. 223 B, Pucangsawit, Jebres, tidak jauh dari pusat Kota Solo. Aksesnya cukup mudah dijangkau dari berbagai titik keberangkatan di dalam maupun luar kota.

1. Dari Bandara Adi Soemarmo

Dari bandara, perjalanan menuju vihara memakan waktu sekitar 30-40 menit menggunakan taksi atau layanan transportasi online, tergantung kondisi lalu lintas di dalam kota.

2. Dari Stasiun Solo Balapan

Bagi yang datang menggunakan kereta api, Stasiun Solo Balapan hanya berjarak sekitar 15-20 menit berkendara ke arah timur menuju kawasan Jebres.

3. Dari Pusat Kota dan Keraton Surakarta

Dari area Keraton Surakarta atau pusat kota, vihara ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 10-15 menit berkendara ke arah Pucangsawit di sisi timur Solo.

Discover Flights With Traveloka

Sun, 27 Sep 2026

Citilink

Jakarta (CGK) ke Solo (SOC)

Mulai dari Rp 875.200

Fri, 25 Sep 2026

Super Air Jet

Bali / Denpasar (DPS) ke Solo (SOC)

Mulai dari Rp 1.281.900

Tue, 29 Sep 2026

Batik Air Malaysia

Medan (KNO) ke Solo (SOC)

Mulai dari Rp 2.078.093

Tips Berkunjung ke Vihara Dhamma Sundara

Karena vihara ini masih aktif digunakan untuk ibadah, beberapa hal berikut bisa membantu kunjungan Anda berjalan lebih nyaman dan tetap menghormati fungsi utamanya.

1. Datang di Luar Jam Ibadah Utama

Untuk leluasa mengambil foto tanpa mengganggu jemaah, pilih waktu di luar jadwal kebaktian atau perayaan keagamaan tertentu. Suasana siang hari biasanya lebih lengang.

2. Kenakan Pakaian yang Sopan

Sebagai tempat ibadah aktif, kenakan pakaian yang menutup bahu dan lutut sebagai bentuk penghormatan terhadap fungsi utama tempat ini.

3. Jaga Volume Suara di Area Dhammasala

Ruang ibadah di lantai atas gedung utama tetap digunakan untuk kebaktian rutin, sehingga penting menjaga ketenangan saat berada di dekat area ini.

4. Sempatkan Mampir ke Toko Buku Vihara

Toko kecil di lantai bawah gedung utama menjual buku dan video seputar ajaran Buddha, cocok bagi yang ingin membawa pulang oleh-oleh yang lebih bermakna dari kunjungan ini.

Vihara Dhamma Sundara menunjukkan sisi lain Kota Solo yang jarang tersorot dibanding keraton atau pasar tradisionalnya. Perpaduan gedung beratap limasan, candi putih ala Nusantara kuno, dan sentuhan gajah putih Thailand menjadikan kompleks ini punya karakter arsitektur yang unik sekaligus tetap terasa tenang.

Bagi wisatawan yang ingin melihat sisi religi dan budaya Solo secara lebih lengkap, menyempatkan diri mampir ke vihara ini di sela kunjungan ke Keraton Surakarta atau Pasar Gede bisa jadi pilihan yang pas. Kunjungan singkat sekitar satu jam biasanya sudah cukup untuk menjelajahi seluruh kompleks.

Susun Perjalanan ke Solo Lebih Mudah dengan Traveloka, Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Sebagai aplikasi travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda merencanakan perjalanan ke Solo dari satu tempat. Pesan Tiket Pesawat ke Solo, Tiket Kereta ke Solo, dan Hotel di Solo, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Solo seperti tur budaya dan kunjungan ke tempat bersejarah lainnya.

Traveloka juga menyediakan layanan pendukung lain seperti sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, dengan pilihan pembayaran fleksibel lewat PayLater, transfer bank, GoPay, atau dompet digital lainnya. Unduh aplikasi Traveloka, salah satu aplikasi travel dengan rating tinggi di Google Play Store dan App Store, dan mulai rencanakan perjalanan budaya Anda ke Solo.

Dalam Artikel Ini

• Sejarah dan Asal-usul Vihara Dhamma Sundara
• Dua Bangunan Utama di Kompleks Vihara Dhamma Sundara
• 1. Gedung Utama Beratap Limasan
• 2. Candi Putih Bergaya Nusantara Kuno
• 3. Relief dan Patung Gajah Putih Bernuansa Thailand
• Spot Foto dan Suasana Tenang di Vihara Dhamma Sundara
• 1. Halaman Depan Candi Putih
• 2. Area Patung Gajah Putih
• 3. Koleksi Seni Kehidupan Buddha
• Apa Keunikan Arsitektur Vihara Dhamma Sundara?
• Jam Kunjungan Vihara Dhamma Sundara
• Lokasi dan Cara Menuju Vihara Dhamma Sundara
• 1. Dari Bandara Adi Soemarmo
• 2. Dari Stasiun Solo Balapan
• 3. Dari Pusat Kota dan Keraton Surakarta
• Tips Berkunjung ke Vihara Dhamma Sundara
• 1. Datang di Luar Jam Ibadah Utama
• 2. Kenakan Pakaian yang Sopan
• 3. Jaga Volume Suara di Area Dhammasala
• 4. Sempatkan Mampir ke Toko Buku Vihara
• Susun Perjalanan ke Solo Lebih Mudah dengan Traveloka, Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan