
Di Jalan Lautze, kawasan Sawah Besar yang ramai dengan aktivitas kota, tersembunyi sebuah bangunan yang usianya jauh lebih tua dari sebagian besar gedung di sekitarnya. Vihara Tri Ratna berdiri tenang di tengah hiruk-pikuk Jakarta Pusat, menyimpan jejak panjang komunitas Tionghoa yang sudah ada sejak masa kolonial.
Vihara Tri Ratna adalah salah satu vihara tertua di Jakarta, diperkirakan berdiri sejak sekitar tahun 1789. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Jakarta, vihara ini bisa jadi tambahan menarik dalam rute wisata sejarah dan budaya Tionghoa di Jakarta Pusat.
Vihara Tri Ratna diperkirakan berdiri sejak sekitar tahun 1789 di kawasan yang dulunya dikenal sebagai Perkuburan Sahari, membentang dari Gunung Sahari hingga Dwiwarna. Seiring waktu, kawasan ini berkembang menjadi permukiman, dan vihara ini tetap bertahan sebagai salah satu titik ibadah tertua bagi komunitas Tionghoa di Jakarta.
Di halaman depan vihara terdapat prasasti yang mengenang para saudagar yang dahulu bersama-sama memperluas area pemakaman kolonial tersebut. Berkat nilai sejarahnya, Vihara Tri Ratna telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 1972.
Bagian dalam vihara ini menyimpan beberapa elemen yang mencerminkan perpaduan tradisi Buddha, Konghucu, dan kepercayaan Tionghoa lainnya.
Di ruangan tengah berdiri meja altar dari kayu berukir motif tumbuhan dan sepasang naga yang saling berhadapan dengan bola api di tengahnya, salah satu detail seni yang paling menonjol di vihara ini.
Selain patung Buddha, vihara ini juga menampilkan patung 18 Arhat, sosok yang dikenal sebagai pengikut setia Sang Buddha dalam tradisi Buddha Tionghoa.
Vihara ini menyediakan ruang khusus bagi penganut Konghucu untuk mengirim doa kepada arwah leluhur, lengkap dengan ruang abu yang menjadi bagian penting dari tradisi ini.

Indonesia

Tiket Galeri Nasional Indonesia

9.4/10
Gambir
Rp 20.000
Selain fungsinya sebagai tempat ibadah, Vihara Tri Ratna juga menyimpan nilai budaya yang membuatnya layak dikunjungi. Berikut beberapa di antaranya.
Penetapan sebagai cagar budaya menjadikan vihara ini salah satu bangunan yang dilindungi karena nilai sejarahnya bagi Jakarta.
Prasasti yang mengenang para saudagar Tionghoa di masa lalu menjadi pengingat akan sejarah kawasan ini sebelum berkembang seperti sekarang.
Menjelang Imlek, vihara ini biasanya lebih ramai dikunjungi umat yang datang untuk bersembahyang, menghadirkan suasana yang berbeda dari hari-hari biasa.
Vihara Tri Ratna umumnya buka pada pagi hingga sore hari, sekitar pukul 06.30 hingga 16.30 WIB, tanpa memungut biaya masuk bagi pengunjung.
| Keterangan | Detail |
| Jam operasional | 06.30 - 16.30 WIB, pagi hingga sore hari |
| Tiket masuk | Gratis, tidak ada biaya masuk |
| Waktu terbaik berkunjung | Pagi hari, suasana lebih tenang untuk berkeliling |
Catatan: Karena bangunan ini masih aktif digunakan untuk peribadatan, pengunjung disarankan menjaga sikap dan volume suara selama berada di dalam vihara. Kenakan pakaian yang rapi dan sopan seperti saat mengunjungi bangunan cagar budaya lain.

Indonesia

Cantik Syari Hotel

8.8/10
•


Kebon Kacang
Rp 273.957
Vihara Tri Ratna berada di Jalan Lautze Nomor 64, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Berikut beberapa cara mencapainya.
Kedua stasiun ini berada tidak jauh dari lokasi vihara, sehingga bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki atau ojek online singkat.
Beberapa halte TransJakarta di kawasan Sawah Besar dan Pasar Baru bisa jadi titik turun terdekat menuju vihara ini.
Jika ingin lebih fleksibel, Anda bisa memakai Sewa Mobil di Jakarta untuk menjangkau kawasan ini sekaligus destinasi lain di Jakarta Pusat.
Beberapa tips berikut bisa membuat kunjungan Anda ke Vihara Tri Ratna lebih nyaman.
Suasana vihara terasa lebih tenang di pagi hari, cocok untuk menikmati detail arsitektur tanpa terburu-buru.
Setelah dari vihara, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Petak Sembilan atau Pasar Baru untuk melengkapi wisata budaya Tionghoa di Jakarta Pusat.
Suasana di sekitar vihara biasanya lebih hidup menjelang Imlek, dengan lebih banyak umat yang datang untuk bersembahyang.
Jaga jarak dan hindari mengganggu pengunjung lain yang sedang bersembahyang di depan altar utama.
Vihara Tri Ratna menghadirkan gambaran nyata tentang bagaimana komunitas Tionghoa Jakarta mempertahankan tradisi mereka di tengah perkembangan kota yang pesat. Altar kayu berukir, patung 18 Arhat, dan status cagar budayanya menjadikan tempat ini lebih dari sekadar bangunan tua biasa.
Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Vihara Tri Ratna mudah dipadukan dengan kunjungan ke kawasan Petak Sembilan atau destinasi budaya lain di Jakarta Pusat dalam satu perjalanan yang sama.
Wed, 30 Sep 2026

Batik Air Malaysia
Medan (KNO) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.242.710
Wed, 23 Sep 2026

Lion Air
Bali / Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.225.500
Tue, 22 Sep 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 895.700
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Jakarta dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Jakarta dan Hotel di Jakarta Pusat dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Jakarta Pusat untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata budaya Anda ke Jakarta.










