peringatan
PromoCek Pesanan
IDR
Akun Saya
 
Firefly: Pengantar

Didirikan pada 2007, Firefly merupakan salah satu anak perusahaan Malaysia Airlines Berhad, tapi di bawah manajemen yang berbeda. Dengan Bandara Internasional Penang dan Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di Subang sebagai pusat operasinya, Firefly menawarkan penerbangan ke 17 tujuan domestik, juga ke beberapa titik di kawasan selatan Thailand, Singapura, dan Pulau Sumatra di Indonesia. Pada 2010, Firefly berhasil meraih penghargaan sebagai Best Value Airline of the Year untuk kategori Commercial Air Transportation dalam Frost & Sullivan Asia Pacific Aerospace & Defense Awards.


Pemesanan & E-tiket Firefly

Cari dan pesan tiket pesawat Firefly Anda secara online melalui Traveloka untuk mendapatkan harga promo terbaik.

Cara Pesan Tiket Pesawat

Berikut ini adalah langkah untuk memesan tiket Firefly secara online:

  1. Kunjungi situs web Traveloka atau buka Traveloka App
  2. Isi detail penerbangan di kotak pencarian
  3. Pilih dan pesan penerbangan yang paling sesuai untuk Anda
  4. Isi data pemesan dan penumpang
  5. Lakukan pembayaran melalui metode yang sudah Anda pilih
  6. Dapatkan e-tiket Firefly Anda di Pesanan Saya atau pada email Anda

Cara Pembayaran

Pembayaran untuk tiket Firefly Anda dapat dilakukan melalui transfer bank (ATM/SMS Banking/e-banking/teller bank), kartu kredit, dan Indomaret.
Untuk informasi selengkapnya mengenai berbagai metode pembayaran yang tersedia, silakan kunjungi halaman Cara Pembayaran.

E-tiket Firefly

E-tiket Firefly dapat berlaku sebagai bukti pemesanan penerbangan Firefly Anda. Tunjukkan e-tiket Anda pada saat melakukan check-in di loket Firefly di bandara, atau gunakan e-tiket untuk melakukan check-in mandiri (di bandara maupun online), untuk mendapatkan boarding pass Anda. Jika Anda tidak menerima e-tiket dalam waktu 60 menit setelah melakukan pembayaran, segera hubungi Customer Service Traveloka.

Partner Maskapai Traveloka - Domestik & Internasional

Lion AirBatik AirCitilinkGaruda IndonesiaSriwijaya AirNAM AirAirasiaJetstarTigerairMalaysia AirlinesBangkok AirwaysCathay PacificEmiratesFireflyMalindo AirPhilippine AirlinesQatar AirwaysSilkAirSingapore AirlinesThai AirwaysThai LionVietnam AirlinesAll Nippon AirlinesAsiana AirlinesChina AirlinesEgypt AirEtihad AirwaysEVA AirJapan AirlinesKalstar AviationKLMKorean AirQantas AirlinesTurkish AirlinesUnited AirlinesWings AirXpressairAir FranceAmerican AirlinesChina Southern AirlinesJet AirwaysLufthansaRoyal BruneiTransnusa AviationTrigana AirVirgin AustraliaDelta Airlines

Partner Pembayaran Resmi Traveloka


Rating Firefly

dari 56 review

Standar layanan: Full Service

Kelas Penerbangan Firefly

Kelas Ekonomi

Firefly secara eksklusif menawarkan penerbangan dalam Kelas Ekonomi. Meskipun demikian, Firefly menawarkan dua macam layanan, yaitu FlyPremier dan FlyBASIC. FlyBASIC memberikan penumpang kapasitas bagasi sebesar 20 kg, sementara penumpang FlyPremier mendapatkan kapasitas bagasi sebesar 30 kg. Tidak hanya itu, penumpang FlyPremier juga bisa memilih tempat duduknya dalam pesawat secara gratis, prioritas bagasi, satu kali pengubahan jadwal penerbangan yang bisa dilakukan hingga dua jam sebelum waktu keberangkatan, dan akses ke SkyLounge di Subang Skypark Terminal. Penumpang FlyBASIC juga bisa memilih tempat duduknya dalam pesawat dengan penambahan biaya.

Makanan di Pesawat

Untuk penerbangan jarak dekat, Firefly menyediakan makanan ringan dan air mineral bagi para penumpangnya. Tersedia pula beragam pilihan menu utama yang kaya akan cita rasa khas Malaysia, seperti nasi lemak basmati, mihun biryani, ayam karipap, dan ubi karipap. Selain itu, Firefly juga menawarkan hidangan khas Barat, seperti spaghetti bolognese, Spaghetti Mamak Style, atau mac and cheese, yang bisa dibeli langsung dalam penerbangan.

Layanan Khusus Firefly

Enrich

Firefly menawarkan program frequent flyer, Enrich, sebagai bentuk terima kasih kepada para penumpang setianya. Program ini dibuat dalam kerja sama dengan Malaysia Airlines, sehingga penumpang dapat mengumpulkan Enrich Miles setiap kali melakukan penerbangan bersama Firefly atau Malaysia Airlines. Setelah terdaftar sebagai anggota Enrich, penumpang akan segera mendapatkan kartu Enrich Blue, yang merupakan tingkat keanggotaan paling awal. Dengan terus melakukan penerbangan bersama Firefly atau Malaysia Airlines, penumpang bisa meningkatkan level keanggotaan mereka menjadi Enrich Silver, Enrich Gold, hingga Enrich Platinum. Semakin tinggi tingkat keanggotaannya, maka akan semakin banyak pula keuntungan yang akan didapatkan. Enrich Miles yang terkumpul dapat ditukarkan dengan tambahan kapasitas bagasi, tiket pesawat, atau kesempatan menginap di hotel secara gratis.

BonusLink Redemption

Firefly merupakan salah satu partner resmi BonusLink, salah satu program loyalitas pelanggan pertama di Malaysia. Penumpang Firefly yang juga merupakan anggota BonusLink akan mendapatkan satu poin untuk setiap RM2 (sekitar Rp6.000) pada harga tiket pesawat dan pembelian kapasitas bagasi. Dengan fleksibilitas dan kenyamanan yang ditawarkan ini, penumpang dapat mengumpulkan BonusLinks Points yang kemudian bisa ditukarkan dengan tiket pesawat dan eVoucher Firefly.

SkyLounge

Firefly memiliki fasilitas ruang tunggu bandara, SkyLounge, yang terletak di lantai pertama Subang Skypark Terminal Airport. SkyLounge, menawarkan beragam fasilitas, seperti ruang rapat, ruang VIP, televisi, buku, koran, koneksi WiFi gratis, serta sederet sajian makanan dan minuman lezat. Seluruh penumpang Firefly bisa mengakses ruang tunggu ini dengan membayar RM25 (sekitar Rp75.000). Namun, penumpang FlyPremier yang telah memesan tempat di ruang tunggu setidaknya tiga jam sebelum jadwal keberangkatannya bisa mengakses ruang tunggu secara gratis. Mereka hanya perlu menunjukkan kartu identitas atau boarding pass sebagai bukti bahwa mereka adalah penumpang FlyPremier.

Armada Firefly

ATR 72-500
Kelas penerbangan:

  • Ekonomi

Tata kursi:

  • 3-3 (Ekonomi)

Jarak antar kursi:

  • 29 inci (Ekonomi)

Hiburan di pesawat:

Tidak Tersedia


WiFi:

Tidak Tersedia


Stopkontak:

Tidak Tersedia

Kru Pesawat Firefly

Seragam Pramugari Firefly

Merepresentasikan citra dan identitas maskapai, seragam pramugari dan pramugara Firefly didominasi oleh warna oranye cerah. Untuk pramugari, seragam terdiri dari terusan panjang dengan kerah V-neck yang dihiasi tiga kancing kecil berwarna metalik pada bagian kanan kerah. Para pramugari juga mengenakan sehelai syal yang dililitkan di leher dan sabuk kecil dengan warna senada. Sementara itu, para pramugara mengenakan kemeja berwarna oranye, celana panjang berwarna hitam, serta dilengkapi dengan sabuk. Dengan warna oranye dan putihnya, seragam pramugari dan pramugara Firefly terlihat sangat segar, sejalan dengan citra dan identitas Firefly.


Kebijakan Bagasi Firefly

Rute Penerbangan

Kelas Penerbangan

Bagasi Kabin

Bagasi Terdaftar

Semua rute

Kelas Ekonomi

Maks. 7 kg (Dimensi: 56 x 36 x 23 cm)

Maks. 20 kg

Kebijakan Penumpang Firefly

Kebijakan Penumpang Bayi
  • Bayi berusia kurang dari 8 hari tidak diperbolehkan dalam penerbangan. Namun, pengecualian bisa diberikan jika penumpang dapat menyertakan surat rekomendasi dokter dan orang tua bayi telah menandatangani surat pernyataan khusus.
  • Bayi berusia di bawah 2 tahun tidak akan dikenakan biaya seperti penumpang dewasa.
  • Penumpang bayi harus didampingi oleh orang dewasa berusia minimal 18 tahun, dan harus duduk di pangkuan pendampingnya tersebut.
  • Penumpang yang membawa bayi harus menginformasikan hal ini kepada pihak maskapai saat melakukan check-in. Satu penumpang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.
  • Firefly tidak mengizinkan penumpang untuk membawa kursi bayi, keranjang bayi, atau kereta bayi (stroller) ke dalam kabin pesawat.
Kebijakan Penumpang Anak
  • Anak berusia di atas 2 tahun akan dikenakan biaya tiket yang sama seperti penumpang dewasa.
  • Anak berusia di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan melakukan penerbangan sendirian dan harus didampingi oleh orang dewasa berusia minimal 18 tahun.
Kebijakan Penumpang Hamil
  • Penumpang dengan usia kehamilan 36 minggu atau kurang harus menginformasikan kondisinya kepada pihak maskapai pada saat check-in di konter bandara, serta menandatangani formulir Release and Indemnity.
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 36 minggu tidak diperbolehkan dalam penerbangan.
Kebijakan Penumpang dengan Disabilitas
  • Berdasarkan pertimbangan tertentu, Firefly dapat menyediakan bantuan khusus untuk penumpang dengan disabilitas, serta memperbolehkan penumpang dengan penyakit atau kondisi medis tertentu dalam penerbangan.
  • Penumpang dengan penyakit atau kondisi medis tertentu harus menginformasikan pihak maskapai mengenai kebutuhan khususnya dan harus menyerahkan sertifikat medis pada saat check-in, yang menyatakan penumpang berada dalam keadaan sehat untuk melakukan penerbangan. Untuk keselamatan penumpang lainnya, Firefly berhak menolak penumpang dengan penyakit menular, infeksi, atau kronis dalam penerbangan.
  • Penumpang berkebutuhan khusus, serta penumpang dengan penyakit atau kondisi medis tertentu harus menghubungi pihak maskapai setidaknya 48 jam sebelum keberangkatan untuk membuat persetujuan terkait layanan khusus yang dibutuhkannya. Apabila penumpang tidak melakukan hal tersebut, ada kemungkinan layanan tersebut tidak akan tersedia saat penumpang tiba di bandara.
  • Firefly berhak menolak penumpang dengan penyakit atau kondisi tertentu jika ternyata kondisinya tidak dijelaskan secara benar dan/atau ternyata lebih buruk dari yang diinformasikan kepada Firefly.
  • Penumpang berkebutuhan khusus harus melakukan penerbangan dengan seorang pendamping untuk membantunya dan menghindarkannya dari risiko keamanan atau keselamatan selama penerbangan.
  • Firefly mungkin akan mengenakan biaya tambahan untuk layanan khusus seperti yang disebutkan di atas.

Kebijakan Check-in Firefly

Waktu Check-in Firefly

Informasi waktu check-in untuk penerbangan Firefly dapat Anda lihat pada tabel di bawah. Waktu check-in bisa berbeda jika penerbangan dioperasikan oleh maskapai partner Firefly. Silakan lihat e-tiket untuk memastikan waktu check-in Anda.

Rute Penerbangan

Waktu Check-in Ideal

Batas Waktu Check-in

Domestik

1 jam sebelum keberangkatan

30 menit sebelum keberangkatan

Check-in Firefly Online

Check-in online untuk penerbangan Firefly dapat Anda lakukan melalui langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi halaman check-in Firefly
  2. Masukkan kode booking, atau detail pemesanan lainnya, sesuai instruksi
  3. Lengkapi detail check-in lainnya
  4. Simpan dan/atau cetak boarding pass Anda

Kebijakan Refund Firefly

Secara umum, refund dapat diajukan untuk alasan pribadi, sakit, kehamilan, kematian penumpang, pembatalan/pengubahan jadwal oleh maskapai, force majeure, atau pemesanan ganda. Namun, hal ini tetap bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai. Silakan kunjungi halaman Kebijakan Refund Firefly untuk informasi lengkap mengenai refund.

Kebijakan Reschedule Firefly

Untuk mengubah jadwal penerbangan, Anda dapat menggunakan fitur Easy Reschedule. Beberapa maskapai mengizinkan penggantian tanggal, jam, rute, dan maskapai. Tapi ada pula yang hanya mengizinkan penggantian tanggal dan jam penerbangan. Silakan kunjungi halaman Syarat & Ketentuan Reschedule Firefly untuk panduan lengkap mengenai pengubahan jadwal penerbangan Anda. Jika pengubahan jadwal tidak dapat Anda lakukan melalui Easy Reschedule, silakan langsung hubungi Firefly.


 

Tentang Firefly

Didirikan pada 16 Maret 2007, Firefly (kode IATA: FY) adalah sebuah maskapai penerbangan asal Malaysia yang dioperasikan oleh FlyFirefly Sdn Bhd dan sepenuhnya dimiliki oleh Malaysia Airlines Berhad. Firefly mengklaim dirinya sebagai maskapai penerbangan berbasis komunitas pertama di Malaysia. Mengoperasikan penerbangan dari dua bandara utamanya di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah dan Bandara Internasional Penang, Firefly memiliki tujuan untuk membuat masyarakat bisa semakin dekat dengan satu sama lain dengan mengurangi batasan geografis melalui jaringan penerbangan mereka, menghubungkan dunia kepada masyarakatnya, dan berkontribusi terhadap ekonomi lokal dengan mengembangkan industri pariwisata dan perdagangan. Meskipun merupakan salah satu anak perusahaan dari Malaysia Airlines Berhad, Firefly memiliki manajemen sendiri yang terpisah dari perusahaan induknya. Namun berkat perjanjian codeshare-nya dengan Malaysia Airlines, Firefly pun mampu memperkenalkan keindahan Asia Tenggara kepada para wisatawan dari luar Malaysia. Hal ini sejalan dengan misi Firefly, yaitu untuk menyediakan layanan penerbangan di kawasan Malaysia, serta di Indonesia, Singapura, dan Thailand. Langkah ekspansi Firefly di Asia Tenggara ini bahkan telah diakui oleh industri penerbangan internasional. Pada 2010, Firefly menerima penghargaan sebagai Best Value Airline of the Year untuk kategori Commercial Air Transportation, karena performanya yang luar biasa di kawasan Asia Pasifik. Kini, Firefly mengoperasikan penerbangannya menggunakan 18 armada turboprop, yang terdiri dari 12 pesawat ATR 72-500 dan enam pesawat ATR 72-600. Armada seri ATR 72 milik Firefly memang sudah dioptimalkan untuk tujuan efisiensi, kenyamanan, dan yang paling penting, keamanan dan keselamatan penumpang. Tidak hanya dilengkapi dengan teknologi terkini, armada seri ATR 72 ini juga sangat hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, sehingga mampu menawarkan harga yang sangat terjangkau di kelasnya. Armada-armada tersebut bisa terbang selama 2,5 jam dengan jarak maksimal 890Nm tanpa harus melakukan isi ulang bahan bakar. Selain itu, armada ATR 72-500 dan ATR 72-600 juga memiliki struktur yang terbuat dari material komposit tahan korosi, serta menggunakan serat karbon pada bagian luar sayap dan ekornya sehingga mampu mengurangi berat badan pesawat. Dengan semakin ringannya badan pesawat, konsumsi bahan bakar pun menjadi lebih sedikit, sehingga berdampak positif juga untuk lingkungan. Armada seri ATR 72 ini juga menyediakan kabin dengan ukuran yang cukup luas dengan interior mewah dan pencahayaan bernuansa lembut yang mampu meningkatkan kenyamanan penumpang selama penerbangan. Dalam mengoperasikan penerbangannya sehari-hari, Firefly hanya menawarkan satu kelas penerbangan, yaitu ekonomi. Namun, Firefly menyediakan dua macam layanan untuk penumpangnya, yaitu FlyPremier dan FlyBASIC. Penumpang yang menggunakan layanan FlyBASIC akan mendapatkan kapasitas bagasi sebesar 20 kg, sementara penumpang FlyPremier mendapatkan kapasitas bagasi sebesar 30 kg. Tidak hanya itu, penumpang FlyPremier juga bisa memilih tempat duduknya dalam pesawat secara gratis, mendapat prioritas bagasi, satu kali pengubahan jadwal penerbangan yang bisa dilakukan hingga dua jam sebelum waktu keberangkatan, serta akses ke SkyLounge di Subang Skypark Terminal, yang menawarkan beragam fasilitas, mulai dari ruang rapat, ruang VIP, televisi, buku, koran, koneksi WiFi gratis, hingga sederet sajian makanan dan minuman lezat. Penumpang hanya perlu menunjukkan kartu identitas atau boarding pass sebagai bukti bahwa mereka adalah penumpang FlyPremier. Sebagai bentuk apresiasi terhadap penumpang setianya, Firefly menawarkan sebuah program frequent flyer bernama Enrich, bekerja sama dengan Malaysia Airlines. Karena itu, penumpang dapat mengumpulkan Enrich Miles setiap kali melakukan penerbangan bersama Firefly atau Malaysia Airlines. Setelah terdaftar sebagai anggota Enrich, penumpang akan segera mendapatkan kartu Enrich Blue, yang merupakan tingkat keanggotaan paling awal. Dengan terus melakukan penerbangan bersama Firefly atau Malaysia Airlines, penumpang bisa meningkatkan level keanggotaan mereka menjadi Enrich Silver, Enrich Gold, hingga Enrich Platinum. Semakin tinggi tingkat keanggotaannya, maka akan semakin banyak pula keuntungan yang akan didapatkan. Enrich Miles yang terkumpul dapat ditukarkan dengan tambahan kapasitas bagasi, tiket pesawat, atau kesempatan menginap di hotel secara gratis. Selain kapasitas bagasi yang diberikan kepada penumpang FlyBASIC dan FlyPremier, penumpang juga diperbolehkan membawa satu bagasi kabin hingga 7 kg dengan ukuran maksimum 56 cm x 36 cm x 23 cm. Bagasi kabin ini harus bisa disimpan di bawah kursi di depan penumpang, atau dalam kompartemen yang berada di atas kursi penumpang. Bagasi kabin yang melebihi berat dan ukuran yang ditentukan, atau dianggap sebagai barang berbahaya akan dimasukkan dalam bagasi terdaftar, dengan biaya tambahan sebesar RM50 (sekitar Rp150.000) per bagasi. Penumpang juga diperbolehkan membawa satu barang pribadi berukuran kecil seperti tas tangan, mantel, selimut, peralatan elektronik seperti laptop, tablet, kamera, teropong, bahan bacaan untuk penerbangan, makanan bayi untuk konsumsi selama penerbangan, serta tongkat, kruk, atau alat bantu lain yang mungkin dibutuhkan penumpang. Untuk naik ke pesawat, penumpang harus melakukan check-in di konter check-in di bandara, mulai dari 90 menit hingga 30 menit sebelum keberangkatan penerbangan domestik. Sementara untuk penerbangan internasional, batas waktu check-in adalah 45 menit sebelum waktu keberangkatan. Sebagai alternatif, penumpang dapat melakukan check-in secara online melalui situs resmi Firefly. Namun, perlu diingat bahwa layanan check-in online tidak tersedia bagi penumpang yang membawa bayi, penumpang dengan mobilitas terbatas atau memerlukan bantuan khusus, serta penumpang yang bepergian bersama lebih dari sembilan penumpang dalam nomor pesanan yang sama. Fasilitas kiosk check-in juga tersedia di beberapa bandara tertentu, sehingga penumpang dapat melakukan check-in secara mandiri tanpa harus mengantre. Fasilitas ini berguna untuk menghemat waktu dan pemakaiannya pun sangat mudah.

Sejarah Firefly

Firefly pertama kali didirikan pada Maret 2007, dan dikenal secara luas sebagai maskapai penerbangan dengan layanan penuh yang berpusat di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Meskipun didirikan sejak Maret 2007, Firefly baru melakukan penerbangan perdananya pada 3 April 2007, dari Penang ke Kota Bharu. Firefly dioperasikan oleh FlyFirefly Sdn Bhd, yang dulu sempat dikenal sebagai MAS Sdn Bhd, dan sepenuhnya dimiliki oleh Malaysia Airlines Berhad. Namun, mengingat Firefly memiliki fokus tersendiri untuk melayani penerbangan di Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand, Firefly dikelola oleh manajemen yang berbeda dari Malaysia Airlines, perusahaan induknya. Hal ini sejalan dengan agenda Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang diusung Firefly. Walaupun begitu, berkat perjanjian codeshare yang dilakukannya dengan Malaysia Airlines, Firefly telah berhasil memperluas rute penerbangannya di kawasan Asia Tenggara. Kini, Firefly menyediakan koneksi penerbangan ke beragam titik di Malaysia, bagian selatan Thailand, Singapura, dan Pulau Sumatra di Indonesia. Pusat operasi Firefly terletak di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah dan Bandara Internasional Penang. Dari Penang, Firefly mengoperasikan layanan penerbangan menuju Langkawi, Kota Bharu, Subang, Kuala Terengganu, dan Kuantan. Sedangkan dari Subang, Firefly mengoperasikan layanan penerbangan ke Penang, Langkawi, Alor Setar, Johor Baru, Kuala Terengganu, Kota Bharu, Singapura, dan Pekanbaru di Indonesia. Firefly juga memiliki pusat operasi tambahan di Bandara Internasional Senai dan Bandara Sultan Ismail Petra. Pada Februari 2010, Firefly mendapat kehormatan untuk menerima penghargaan Best Value Airline of the Year dalam kategori Commercial Air Transportation pada ajang berharga Frost & Sullivan Asia Pacific Aerospace & Defense Awards. Ajang penghargaan tahunan ini dilakukan secara rutin untuk memberikan apresiasi kepada berbagai perusahaan dan individu yang terbukti memiliki performa luar biasa di kawasan Asia Pasifik. Penghargaan ini terasa sangat spesial karena Frost & Sullivan telah memiliki pengalaman lebih dari 45 tahun dalam bekerja sama dengan 1.000 perusahaan global, bisnis, dan komunitas investasi dari lebih dari 35 kantor yang tersebar di enam benua. Pengakuan ini memacu Firefly untuk terus meningkatkan standar layanannya agar bisa menjadi salah satu maskapai penerbangan di dunia yang paling mengutamakan para pelanggannya, sehingga mampu menawarkan pengalaman lebih dalam melakukan perjalanan udara kepada para penumpangnya. Pada masa awal pendiriannya, Firefly melayani penerbangannya hanya dengan menggunakan dua armada Fokker 50, yang masing-masing memiliki kapasitas 50 kursi. Untuk menambah cakupan layanannya, Firefly pun memutuskan untuk membeli armada pesawat Fokker 50 ketiga. Namun sejak Juni 2007, armada Fokker 50 justru mulai diganti. Perusahaan induk Malaysia Airlines telah menandatangani kesepakatan untuk membeli 10 pesawat ATR 72-500, dengan cadangan sebanyak 10 armada lagi. Lima armada pertama mulai datang pada Agustus 2008, lima armada lagi pada 2009, empat armada pada 2010, dan sisanya pada 2011. Seluruh armada Fokker 50 pun secara resmi berhenti digunakan pada akhir 2008. Pada November 2010, diumumkan bahwa Firefly telah melakukan pemesanan untuk membeli 30 pesawat Boeing 737-800 yang akan dikirim mulai dari akhir 2010 hingga 2015. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rencana ekspansi Firefly menuju Malaysia Timur, sekaligus untuk menjangkau pasar regional yang merupakan rencana jangka panjangnya. Pesawat Boeing 737-800 pertama datang pada Desember 2010, dan mulai digunakan pada Januari 2011. Pada 1 Juli 2009, Firefly untuk pertama kalinya melakukan pendaratan di Singapore Budget Terminal Changi dalam penerbangan perdananya ke Singapura, dengan frekuensi penerbangan sebanyak tiga kali dalam sehari dari Subang. Kemudian pada 12 Juli 2009, Firefly menambah satu penerbangan tambahan dengan rute Singapura – Subang, sehingga frekuensi penerbangan rute ini menjadi berjumlah empat kali dalam sehari. Penerbangan langsung ini memungkinkan masyarakat Singapura untuk mendapatkan alternatif penerbangan langsung menuju Malaysia. Masih di tahun yang sama, diumumkan bahwa Firefly akan menambah satu lagi penerbangan dalam rute Singapura – Subang, menjadi lima kali dalam sehari, yang akan mulai diberlakukan pada 28 Maret 2010. Selain rute Singapura – Subang, Firefly juga menawarkan penerbangan dari Singapura ke Ipoh, yang mulai beroperasi pada 12 Juli 2009, dengan frekuensi sebanyak empat kali seminggu. Kini, rute penerbangan Singapura – Ipoh tersebut telah meningkat menjadi penerbangan harian karena tingginya permintaan. Sejak Februari 2017, Firefly telah mengoperasikan 12 pesawat ATR 72-500 dan sembilan pesawat ATR 72-600, masing-masing dengan kapasitas 72 penumpang. Firefly juga sedang berencana untuk menggunakan Bandara Internasional Melaka di Melaka, Malaysia, untuk mengoperasikan penerbangan dengan rute rute Melaka – Singapura, Melaka – Penang, Melaka – Medan Kuala Namu, dan Melaka – Kota Bharu. Tak hanya itu, ada pula beberapa rute penerbangan baru lainnya yang masih dalam proses perencanaan, seperti rute Subang – Bengkulu, Subang – Jambi, Subang – Palembang, Subang – Padang, Phuket – Langkawi, Penang – Krabi, dan Penang – Hua Hin.

Kontak Firefly

+6261-8888-0580

Alamat Firefly

Firefly
Kuala Namu International Airport Deli Serdang, Sumatera Utara

Bagikan

Google Plus Share Scroll Top
evtbvsrwfq