peringatan
PromoPesanan Saya
IDR
Log In

Log In ke Akun Anda

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
Facebook
Google
1
2

Hotel di Kepanjen

Malang, Indonesia · 6 hotel tersedia

Cari & booking hotel dengan harga termurah di sini!

Berlangganan Info Promo Traveloka

Daftarkan email Anda untuk info tiket pesawat dan hotel promo serta diskon spesial dari Traveloka, GRATIS!

Don't worry, be app-y!

Download GRATIS Traveloka - Aplikasi Booking Tiket Pesawat dan Hotel sekarang juga!

Daftar Hotel di Kepanjen

EXTERIOR_BUILDING Mirabell Hotel & Convention Hall

Mirabell Hotel & Convention Hall

Jalan Panglima Sudirman No. 39A Kepanjen, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65163

8.4 / 10

Sangat Baik

LOBBY Comfy Room at YNO Castle Kepanjen

Comfy Room at YNO Castle Kepanjen

Jln. Sultan Agung No.11, Kepanjen, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65163

8.4 / 10

Sangat Baik

LOBBY ISRO Guest House

ISRO Guest House

Jalan Sumedang No. 12 RT. 04 RW. 02, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65163

8.0 / 10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING A'ISY_DHASYAD KOST'NCAFE

A'ISY_DHASYAD KOST'NCAFE

Jl. Krapyak no.68 Panggungrejo Kepanjen, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65174

7.0 / 10

Baik

LOBBY Hotel Santana Syariah

Hotel Santana Syariah

Jalan Anjasmoro No.37 , Kec. Kepanjen, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65163

7.8 / 10

Baik

EXTERIOR_BUILDING D'Mishel Kepanjen Homestay

D'Mishel Kepanjen Homestay

Jl. Adiutomo 72 Kepanjen, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65163

8.9 / 10

Sangat Baik

hotel lainnya

Tentang

Kepanjen berada di sebelah Selatan dari Kota Malang kira-kira 20 kilometer dan dikelilingi oleh tiga gunung, yaitu Gunung Semeru, Gunung Kawi dan Gunung Malang Selatan. Kepanjen dikenal sebagai ‘Kota Satelit’ dari Kota Malang termasuk Lawang dan Singosari. Kepanjen merupakan pusat pemerintahan dan ibu kota dari Kabupaten Malang, hal ini di atur dalam peraturan pemerintah No. 18 tahun 2008.

Penetapan Kecamatan Kepanjen menjadi ibu kota Kabupaten Malang telah melalui proses yang cukup panjang dan melalui sebuah usul dari Bupati Malang pada tanggal 17 Januari 2007 untuk ketua DPRD Kabupaten Malang. Sejak tahun 2012, Kepanjen menjadi pusat pemerintahan dari Kabupaten Malang.

Sejarah Kepanjen

Nama Kepanjen bermula dari kata "kepanjian" yang merupakan kata dasar "panji". Arti kata "panji" sendiri ada banyak yaitu; bendera perang, tempat berkumpul prajurit, orang bergelar bangsawa brang wetan, orang yang berjasa kepada kerajaan, dan legenda yang ada di Kepanjen adalah legenda dari Putri Proboretno dan R. Panji Pulang Jiwo.

Dalam legendanya, Kadipaten, Malang yang saat itu dipimpin oleh Adipati, mempunyai seorang anak perempuan bernama Roro Proboretno. Karena masih gadis dan cantik rupawan, banyak pemuda yang  ingin mempersuntingnya. Sayangnya, Roro hanya ingin seorang suami yang sakti dan tak tertandingi. Akhirnya, Adipati membuat sayembara untuk mencari seorang lelaki sakti yang akan dijadikan suami apabila bisa mengalahkan anaknya, yaitu Roro Proboretno.

Banyak para pria sakti yang datang untuk menanggapi sayembara tersebut, tapi dari semuanya hanya ada 2 yang bertahan, yaitu Sumolewo dan Raden Panji Pulang Jiwo. Akhirnya, mereka berdua bertarung dan pemenangnya adalah Raden Panji Pulang Jiwo. Pada akhirnya, Raden Panji berhadapan dengan Roro Proboretno dan mereka bertarung dengan sengit. Dalam pertarungan itu, Roro Proboretno terdesak dan bersembunyi di benteng patilasan dan Raden Panji dapat menyusul Roro, kemudian mengalahkannya.

Mereka akhirnya menikah dengan meriah dan megah. Setelah menikah, mereka berdua memimpin pasukan Malang yang menolak tunduk kepada Mataram. Saat terjadi pertikaian, Roro Proboretno terbunuh oleh keris Joko Bodho. Raden Panji sangat lah murka saat mendengar istri tercintanya terbunuh. Ia langsung mencari dan membunuh semua pasukan Mataram yang bersembunyi di hutan dan di tempat lain, serta membunuh Joko Bodho.

Raja Mataram tak terima dengan hal itu, kemudian mengirim lebih banyak pasukan lagi. Pada akhirnya, Perwira Mataram menemukan strategi untuk menjebak Raden Panji, yaitu dengan cara membuat panggung dan diletakannya Putri Mataram yang wajahnya mirip dengan Putri Proboretno. Saat Raden Panji melihatnya, ia mengira itu adalah istrinya dan ia terjatuh saat menaiki tangga menuju ke lubang jebakan. Di saat itulah, ia langsung dibunuh oleh prajurit Mataram. Pemakaman Raden Panji dilakukan di tempat yang sekarang disebut Kepanjen. Kepanjen disebut sebagai simbol perlawanan terhadap Mataram.

Bahasa Daerah di Kepanjen

Kecamatan Kepanjen termasuk dalam wilayah provinsi Jawa Timur. Di daerah ini, bahasa Jawa yang sangat kental masih digunakan. Namun, karena di daerah Malang memiliki banyak pendatang, maka bahasa yang digunakan pun bercampur dengan bahasa Indonesia.

Wilayah Utama Kepanjen

Kepanjen dibatasi dengan Kecamatan Pagak di sebelah selatan, Kecamatan Pakisaji di sebelah utara, sebelah timur Kepanjen dibatasi dengan Kecamatan Bululawang dan Kecamatan Gondanglegi, sedangkan bagian barat Kepanjen berbatasan dengan Kecamatan Kromengan dan Kecamatan Ngajum.

Cara ke Kepanjen

Di Kecamatan Kepanjen, terdapat sebuah stasiun kereta api yang menghubungkan Kepanjen dengan kota-kota lainnya di pulau Jawa, seperti Kota Malang, Blitar, Surabaya, bahkan Jakarta.

Terdapat juga sebuah Terminal Kepanjen, di mana Anda dapat menemukan beberapa kendaraan yang akan menghubungkan perjalanan dari Kecamatan Kepanjen menuju kota besar lainnya, seperti Blitar, Malang, dan Surabaya.

Objek Wisata di Kepanjen

Bendungan Sengguruh

Sebuah bendungan yang berpotensi menjadi objek wisata karena selain bermanfaat menjadi sumber PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan penampungan air yang ditujukan agar wilayah tersebut tidak terkena banjir, bendungan ini dikelilingi oleh pemandangan hutan dan perairan yang indah, sehingga sering kali dijadikan tempat berkumpul keluarga. Bendungan Sengguruh ini dibangun pada tahun 1982.

Di sekitaran bendungan juga dijadikan objek wisata pemancingan. Hasil pancingan dapat Anda jadikan makanan yang diolah di warung yang ada di sana. Selain itu, terdapat perahu yang dapat Anda sewa untuk berkeliling sungai hingga bendungan. Lokasi Bendungan Sengguruh berada di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Objek wisata ini dapat ditempuh dengan jarak sekitar 24 kilometer ke arah slatan Kota Malang. 

Pemandian Metro

Objek wisata terletak di Jalan Raya Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Pemandian Metro berjarak sekitar 2 kilometer dari kantor pos Kepanjen dan 120 meter dari perempatan Tulung Agung. Fasilitas yang disediakan cukup lengkap, seperti toilet, kolam renang dewasa, kolam renang anak, kios makanan, area parkir, gazebo, dan ayunan untuk anak-anak.

Di pemandian ini, Anda dapat menikmati pemandangan hutan yang menyejukkan mata karena pemandian ini dekat dengan hutan kota yang luasnya sekitar 2 hektar. Satu-satunya objek wisata pemandian yang ada di Kepanjen ini menjadi tempat favorit warga sekitar. Pemandian Metro memiliki fasilitas lengkap, udara yang sejuk, air yang masih alami karena berasal langsung dari sumber mata air, bahkan air di pemandian ini tidak menggunakan kaporit, dan pengelolaan pemandian yang terawat.

Kampung Jeruk

Wisata yang baru saja diresmikan pada 29 April 2016 ini terletak di Kepanjen, belakang Yon Zipur ke arah selatan. Wisata Kampung Jeruk merupakan salah satu objek wisata yang dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjungnya.

Di dalam objek wisata ini, terdapat kebun jeruk yang berisi sekitar 2000 pohon dengan rata-rata umur pohon sekitar 9 tahun. Uniknya, buah jeruk yang ada di sini tidak berbuah pada musim jeruk saja, namun setiap saat karena pihak pengelola telah membuat agar jeruk yang terdapat di Kampung Jeruk tetap berbuah lebat setiap saat. Tidak hanya kebun jeruk, di sini juga terdapat pemancingan yang berisi berbagai macam jenis ikan seperti ikan gurami, ikan mujair, dan ikan tombro.

Sekarang, Kampung Jeruk juga memiliki lesehan untuk menyantap ikan bakar dan meeting room dengan kapasitas 50 orang. Menurut pihak pengelola, untuk ke depannya akan dibuat arena outbound, area edukatif. tanaman organik, greenhouse, serta akan disediakan oleh-oleh khas dari Kampong Jeruk.

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS)

Objek wisata yang berdiri dengan luas sekitar 2,5 hektar ini berada di Kepanjen, Kabupaten Malang. Tempat pembuangan akhir sampah ini dijadikan objek wisata menarik karena dapat menambah ilmu pengetahuan para pengunjung. TPA Talang Agung merupakan tempat pengolahan sampah yang telah dipisahkan antara sampah organik dan anorganik. Setiap harinya, TPA ini mendapat kiriman sebanyak 125 meter kubik sampah. 

Uniknya, TPA ini tidak menimbulkan bau busuk menyengat karena adanya sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan memiliki banyak pepohonan rindang. TPA ini dijadikan sebagai objek wisata edukatif tentang sampah yang dapat didaur-ulang.

Pengolahan sampah organik di TPA ini dapat diolah menjadi biogas yang sangat bermanfaat bagi warga sekitar karena dapat dijadikan sebagai bahan bakar pengganti gas Elpiji. Sampah organik juga dapat dijadikan pupuk melalui proses komposting dan pupuk organik plus (campuran pupuk kandang dengan pupuk komposting). Bahkan, Limbah dari sampah yang ada di TPA Tulung Agung ini dapat menghasilkan listrik berkapasitas 500-750 watt. Selain itu, TPA Tulung Agung juga memiliki bank sampah untuk sampah anorganik yang dapat didaur ulang. 

Tips Berwisata di Kepanjen

  • Jika Anda ingin berwisata ke Kepanjen, disarankan untuk mencari informasi tentang daerah tersebut, mulai dari rute perjalanan hingga objek wisata yang ingin dituju agar Anda tidak tersesat nantinya.
  • Kepanjen masih satu daerah dengan Kota Malang. Jadi, jangan lupa mampir ke daerah-daerah sekitar Kepanjen. Kota Malang memiliki berbagai macam objek wisata yang sangat sayang jika Anda lewatkan.
Perlu Bantuan?