peringatan
PromoCek Pesanan
IDR
Akun Saya

Hotel di Maumere

Sikka, Indonesia · 14 hotel tersedia

Cari & booking hotel dengan harga termurah di sini!

Berlangganan Info Promo Traveloka

Daftarkan email Anda untuk info tiket pesawat dan hotel promo serta diskon spesial dari Traveloka, GRATIS!

Don't worry, be app-y!

Download GRATIS Traveloka - Aplikasi Booking Tiket Pesawat dan Hotel sekarang juga!

Hotel di Wilayah Populer

Hotel di Alok Timur

Hotel di Alok

Daftar Hotel di Maumere

Sylvia Hotel Maumere

Jalan Gajah Mada 88 Maumere, Sikka, Indonesia, 86116

8.1 / 10

Sangat Baik

Capa Maumere Resort Hotel

Jl. Nairoa Waipare, Sikka, Indonesia, 86181

8.8 / 10

Sangat Baik

Nusra hotel

jalan lingkar luar, Sikka, Indonesia, 86215

8.1 / 10

Sangat Baik

Hotel Wailiti

Jl. Don Slipi da Silva Maumere - Flores - NTT, Sikka, Indonesia, 86113

7.5 / 10

Baik

Hotel El Tari Indah

Jl El Tari ( Depan rumah jabatan bupati sikka ), Sikka, Indonesia

8.0 / 10

Sangat Baik

Hotel Binongko jaya

Jl. Sultan Hasanudin, Sikka, Indonesia, 86111

9.0 / 10

Istimewa

Hotel Pelita

Jalan Sudirman No.33 , Maumere - Nusa Tenggara Timur, Sikka, Indonesia

8.1 / 10

Sangat Baik

Blue Ocean Cottages

Jl.Maumere-Geliting Km 3, Maumere, Kab. Sikka, Flores, NTT, Sikka, Indonesia, 86111

Sea World Club Beach Resort & Dive Center Maumere

Jalan Nai Roa KM 13 Waiara Maumere, Sikka, Indonesia, 86112

8.7 / 10

Sangat Baik

Hotel Solis

Jalan Teka Iku Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur Maumere, Sikka, Indonesia

Hotel Nara

Jl Moan Subu Sadipun -Maumere, Sikka, Indonesia

Pantai Paris Homestay

Jalan Larantuka - Maumere, Sikka, Indonesia, 86181

Hotel Lareska

Jl MGR Sugiyopranoto No 4 Kel Kabor Maumere Sikka, Sikka, Indonesia

Hotel Beng Goan

Jl Mua Toda No 20 Kab Sikka-Maumere, Sikka, Indonesia

hotel lainnya

Tentang

Negara Indonesia dikenal dengan keanekaragaman suku, budaya, bahasa, agama, dan masyarakatnya yang ramah. Sebuah kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi ibu kota dari Kabupaten Sikka, yaitu Maumere merupakan salah satu kota terkecil dari seluruh kota yang pernah dijumpai oleh Sri Paus Yohanes Paulus II pada 1989. 

Kota ini merupakan gerbang utama dari wilayah timur Nusa Tenggara Timur karena memiliki bandara terbesar yang berada di Flores. Kota yang pernah dilanda bencana alam Tsunami pada 1992 ini, memiliki kerajinan yang terkenal hingga ke seluruh dunia. Kerajinan tangan dari masyarakat Maumere, Nusa Tenggara Timur adalah kain tenun ikat dengan berbagai macam motif, sedangkan produk ekspor dari kota ini adalah kakao, pisang, kemiri, dan kopra.

Kota Maumere sudah mulai terkenal di seluruh Indonesia karena selain memiliki kerajinan tangan yang bagus, kota ini juga memiliki pemandangan yang indah. Pada musim libur, Maumere pasti akan dipenuhi oleh para wisatawan lokal maupun internasional.

Sejarah Maumere

Asal mula nama Maumere dan kapan kota ini dibangun sebenarnya belum ada bukti yang pasti. Namun, ada dua orang bersaudara asal Sikka bernama Edmundus Pareira dan Moang M. Mandalangi Pareira yang berpendapat tentang sejak kapan orang-orang kenal dan menyebutkan tentang Maumere. 

Menurut sejarah dari sebuah Gereja Katolik yang ada di Flores, seorang pastor bernama C. Leqoq D’Armanville, SJ menginjakan kaki pertama kali di Maumere pada 22 Mei 1881. Beliau meninggalkan sebuah buku catatan yang di dalamnya menyebutkan Maumere. Bahkan, pada 3 Juli 1861, seorang pastor yang ada di wilayah Larantuka bernama J.P.N Sanders, Pr menuliskan sepucuk surat kepada Uskupnya di Batavia tentang perjalanannya di Maumere.

Kota Maumere pernah dikuasai oleh bangsa Jepang dan dijadikan sebagai pertahanan perang. Dikarenakan bangsa Jepang saat itu menguasai Maumere, maka terjadi berbagai macam peristiwa tragis di kota ini. Dari peristiwa yang meninggalkan puing-puing reruntuhan dari pemboman yang dilakukan untuk bangsa Jepang itu, membuat Don Thomas, yaitu raja dari Sikka (nama lain Maumere pada zaman dahulu) ingin membangun kembali kota tersebut. Berkat Don Thomas, Kota Maumere menjadi kota yang berkembang hingga sekarang.

Budaya di Maumere

Kebudayaan yang ada di Kota Maumere begitu beragam, dari seni tari, musik, bahkan berdoa dijadikan satu dan dipakai pada berbagai acara tahunan. Tarian dan musik yang terkenal di Maumere adalah tari dan musik Sikka, tarian tradisional dari tari Sikka berkembang secara turun temurun, sedangkan sanggar seni tari yang ada di Kota Maumere melakukan tarian yang memadu-padankan tarian tradisional dan modern. Tarian yang sering dipentaskan adalah tari hiburan, tari perang, dan tari upacara ritual.

Bahasa Daerah di Maumere

Bahasa tradisional yang digunakan di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur adalah bahasa Sikka. Namun, banyak juga penduduk setempat yang bisa menggunakan bahasa Indonesia.

Cara ke Maumere

Transportasi Udara

Untuk Jalur Udara, Anda bisa menggunakan Bandara Kupang atau Bandara Frans Seda. Kedua Bandara ini jaraknya tak jauh dari Kota Maumere. Anda akan melihat pemandangan hijau dari gunung dan bukit yang disajikan oleh keindahan Flores.

Transportasi Laut

Bagi Anda yang ingin melewati jalur laut sambil menikmati birunya laut, Anda dapat berangkat melalui Pulau Bali dari Pelabuhan Tanjung Benoa menuju ke Pelabuhan Labuan Bajo. Dengan waktu tempuh sekitar 6 jam, Anda akan melewati Selat Sape yang menghubungkan antara Pulau Flores dan Pulau Sumbawa.

Objek Wisata di Maumere

Di Kota Maumere, terdapat beberapa macam objek wisata menarik yang tentu saja sangat sayang jika Anda lewatkan, yaitu:

Bukit Nilo

Bukit ini terletak di desa Nilo dan berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Maumere. Penduduk sekitar lebih mengenal bukit tersebut dengan nama Bukit Nilo, namun sebenarnya nama bukit tersebut adalah Bukit Keli. 

Objek wisata ini merupakan objek wisata religi bagi Anda yang beragama Kristen karena di puncak Bukit Nilo terdapat sebuah patung Maria dengan tinggi sekitar 18 meter. Fondasi patung Maria mencapai 28 meter dengan berat sekitar 6 ton. Patung ini dibangun pada tahun 2005. Objek wisata ini sangatlah indah terutama bila matahari terbit

Gereja Tua Sikka

Gereja yang juga merupakan objek wisata religi ini dibangun pada tahun 1899 oleh raja Sikka dan seorang misionaris dari Tarekat Jesuit. Bangunan ini memiliki bentuk dan corak tradisional yang diambil dari abad ke-XVIII-XIX, dinding dari Gereja Tua Sikka ini dihiasi oleh lukisan motif dari tenun ikat Sikka.

Museum Bikon Bluwet

Museum ini merupakan museum terbesar yang ada di NTT atau Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Terletak di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, museum ini berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Maumere. Arti dari Nama Museum Bikon Blewut adalah tempat disimpannya berbagai macam peninggalan di masa lampau, seperti pakaian adat, perhiasan, fosil, benda-benda porselen, tenunan, alat musik, fauna, anyaman, dan ukiran.

Pasar Geliting

Pasar ini merupakan sebuah pasar tradisional yang ada di Maumere. Di pasar ini, Anda akan menemukan berbagai macam oleh-oleh untuk keluarga tercinta dengan harga yang lebih murah daripada toko oleh-oleh lainnya. Namun, jika Anda memang berniat untuk membeli oleh-oleh di sini, disarankan agar Anda melakukan tawar-menawar dengan penjual karena mereka biasanya akan menaikkan harga 2 kali lipat untuk para wisatawan.

Pantai Patiahu

Pantai ini berjarak sekitar 36 kilometer dari Kota Maumere. Pantai Patiahu sangatlah indah dengan pasir putih, air laut yang biru, serta terdapat pohon kelapa di sekeliling pantai. Jika Anda berkunjung ke Pantai Patiahu, tidak ada salahnya jika Anda melihat-lihat objek wisata Goa Alam yang berada di dekat pantai. Di dalam goa ini, terdapat keindahan alam dengan stalagtit dan stalagmitenya.

Pantai Koka

Pantai ini berjarak sekitar 48 kilometer dari pusat Kota Maumere dan terletak di desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka. Pantai ini adalah salah satu pantai yang terkenal yang ada di Maumere, kabupaten Sikka.

Pantai ini memiliki julukan yaitu The Dream Beach karena memiliki pasir yang putih, air laut yang biru, dan terumbu karang yang masih alami, sehingga membuat pantai ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Di pantai ini, Anda bisa berselancar karena ombaknya terbilang besar hingga mencapai 1,5 meter.

Wisata Kuliner di Maumere

Salah satu makanan khas dari Kota Maumere adalah wogi. Maumere berdekatan dengan laut, sehingga kota ini memiliki berbagai macam makanan yang berbahan dasar ikan. wogi merupakan ikan kecil atau ikan mbarase yang dicuci, diberi garam, dan disimpan ke dalam botol selama kurang lebih dua sampai tiga hari, kemudian diolah dengan menggunakan kemangi, cabai, bawang, kecap, dan bumbu-bumbu lainnya.

Tips Berwisata di Maumere

  • Jika Anda ingin menuju ke Kota Maumere, disarankan untuk mencari informasi dan memilih objek wisata yang ada di kota tersebut. Jangan sampai sudah ada di sana, tapi bingung ingin ke objek wisata apa. Hal ini dapat membuang waktu Anda.
  • Jika ingin menuju Kota Maumere, disarankan untuk melalui jalur udara karena lebih cepat, murah, mudah, dan efisien. Anda tidak akan terlalu lelah saat di perjalanan.
  • Bawalah jaket karena udara di Maumere sangat dingin pada malam hari.
  • Booking transportasi Anda terlebih dahulu agar biaya transportasi tidak terlalu mahal.
  • Bawa kamera untuk mengabadikan momen Anda saat berkeliling di Kota Maumere karena kota ini memiliki keindahan yang sungguh menakjubkan.
?
Perlu Bantuan?
evtbvsrwfq