peringatan
PromoCek Pesanan
IDR
Akun Saya

Hotel dekat Bandar Udara Internasional Sentani (DJJ)

Jayapura, Indonesia · 13 hotel tersedia

Cari & booking hotel dengan harga termurah di sini!

Berlangganan Info Promo Traveloka

Daftarkan email Anda untuk info tiket pesawat dan hotel promo serta diskon spesial dari Traveloka, GRATIS!

Don't worry, be app-y!

Download GRATIS Traveloka - Aplikasi Booking Tiket Pesawat dan Hotel sekarang juga!

Hotel-hotel Populer Dekat Bandar Udara Internasional Sentani (DJJ)

Hotel Rasen

Jl. Kelurahan No. 2 Sentani, Jayapura, Indonesia

7.8 / 10

Baik

Hotel Ratna Manunggal

Jalan Penerangan No.2 Sentani Kota, Papua, Jayapura, Indonesia, 99352

Horex (Horison Express) Hotel Sentani

Jl. Raya Sentani No.79, Jayapura, Indonesia, 99352

8.9 / 10

Sangat Baik

Sentani Raya Hotel

Jalan Leya Yahim No 15 Sentani - Papua, Jayapura, Indonesia

6.4 / 10

Lumayan

Grand Tahara Hotel

Jalan Sentani Kemiri NO.26, Sentani - Jayapura, Jayapura, Indonesia, 99359

Ratna Indah Hotel

Jalan Pln No.1 Kota Jayapura 99352, Jayapura, Indonesia, 99352

6.7 / 10

Lumayan

J-Five Hotel

Jalan Sosial No.400 , Sentani , Jayapura - Papua, Jayapura, Indonesia, 99352

Grand Allison Hotel

Jalan Raya Kemiri No.282, Sentani Kota - Jayapura, Papua, Jayapura, Indonesia

7.3 / 10

Baik

Sabang Land Hotel

Jalan Sentani Hawai ( Mata Jalan SMK N 1 Sentani ), Jayapura, Indonesia, 99352

7.8 / 10

Baik

Hotel Grand Papua Sentani

Jl. Sosial No.400 Sentani - Jayapura, Jayapura, Indonesia, 99359

Hotel Metta Star Sentani

Jalan Kemiri, Sentani - Jayapura, Jayapura, Indonesia, 99532

6.0 / 10

Lumayan

Merbau Hotel

Jalan Raya Sentani , Kemiri , Jayapura - Papua, Jayapura, Indonesia, 99352

8.1 / 10

Sangat Baik

Izy Guest House

Jln. Raya Hawai Sentani, Jayapura, Jayapura, Indonesia, 99359

Tentang

Sentani adalah ibu kota Kabupaten Jayapura dan merupakan sebuah distrik, yaitu sebutan pembagian administratif setingkat kecamatan di Provinsi Papua. Sentani mempunyai arti "di sini kami tinggal dengan damai". Pada tahun 1898 seorang pendeta Kristen BL Bin melaksanakan misionaris di daerah Danau Sentani dan beliaulah yang pertama kali menyebutkan nama Sentani.

Hal yang membuat Kecamatan Sentani dikenal adalah karena terdapat Hiu Gergaji atau nama latinnya Pritis Microdon, hiu gergaji termasuk jenis ikan air tawar. Orang-orang barat menyebut hiu ini dengan sebutan Largetooth Jawfish artinya ikan hiu dengan gigi besar. Hiu ini hidup di sekitar Danau Sentani, namun diperkirakan sudah punah karena sejak lama tidak terlihat.

Danau Sentani adalah danau yang sangat terkenal di Provinsi Papua. Wilayah danau yang merupakan satu kesatuan dengan cagar alam Pegunungan Cycloops ini memiliki panorama alam yang indah dan sarat akan nilai budaya. Ada beberapa pulau kecil yang tersebar di danau ini.

Dari Pegunungan Cycloops Anda juga dapat menikmati panorama apik keindahan danau yang seperti gugusan pulau. Pegunungan ini merupakan salah satu tempat yang di jadikan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pusat penelitian, pegunungan ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Papua untuk menjadi cagar alam pada tahun 1995.

 

Sejarah

Hollandia merupakan nama Jayapura pada zaman dahulu. Pada tahun 1938 bangsa Amerika dan Belanda datang ke Hollandia untuk melakukan penelitian yang lebih dikenal dengan nama ekspedisi Archbold. Pada ekspedisi ini mereka menggunakan pesawat Cuba dan Dornier. Pada tahun 1939 pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah bandar udara dan meratakan daerah di dekat Ifar yang jaraknya hanya 10 menit dari Bandara Sentani.

Tanggal 19 April 1942 kapal perang Jepang memasuki Teluk Humboldt dan pada tanggal 6 Mei 1942 Jepang langsung menguasai daerah ini. Dua buah kapal perang bangsa Jepang beserta para marinernya datang, mereka membangun jalan, barak, dan jembatan yang terletak di Hamadi, Teluk Yotefa, dan Kaki Pin dibantu oleh para pekerja paksa yang datang dari Pulau Jawa dan Maluku.

Selain itu, mereka juga mendirikan tiga lapangan terbang di daerah Danau Sentani. Ketiga bandara tersebut mampu menampung sekitar 350 pesawat tempur. Dari ketiga bandar udara tersebut hanya satu yang masih difungsikan yaitu Bandar Udara Sentani.

 

Budaya

Di Sentani terdapat adat budaya perkawinan yang masih terus dilakukan hingga sekarang. Adat ini di bagi menjadi dua,yaitu :

Perkawinan Ondofolo atau perkawinan anak kepala suku. Pihak laki-laki akan pergi untuk meminang wanita yang nantinya akan menjadi istri nya. Abhu Akho atau pesuru adat akan membawa 1 paket manik-manik, manik-manik ini yang akan menandakan pengenalan antara orang tua laki-laki dan orang tua perempuan.

Dalam tahap pembayaran mas kawinnya, pihak laki-laki akan membayar sebanyak 3 kali pembayaran. Pertama membayar kepada orang tua dari wanita yang akan menjadi istrinya, ini disebut dengan Mabho Khokouw. Kemudian membayar kepada anak laki-laki yang tertua di dalam suku, hal ini disebut dengan Yakha Meruboy. dan yang terakhir membayar kepada Ondoafi, disebut dengan Ebha.

Jenis pembayaran kedua yaitu pembayaran yang akan dilakukan kepada anak yang bukan keturunan Ondoafi. Kepala suku yang di sebut Khose akan menerima Yakha yang berupa Tomako Batu, sedangkan Ondoafi akan menerima Yakha yang berupa Gelang Batu.

 

Bahasa

Bahasa yang digunakan di Kota Sentani adalah bahasa suku Sentani atau Buyaka, ini adalah bahasa yang di tuturkan di sekitar Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Indonesia.

Iklim

Kecamatan Sentani, Jayapura memiliki iklim yang tropis dan suhu pada siang hari mencapai 32,20 derajat Celcius sedangkan suhu pada malam hari sekitar 23,60 derajat Celcius. Adapun temperatur rata-rata untuk Kabupaten Jayapura sekitar 27,60 derajat Celcius dan memiliki curah hujan yang cukup lebat, setiap tahun mencapai 3.276 mm.

 

Cara Menuju ke Sentani

Transportasi Udara

Bandar Udara Sentani adalah Bandara Udara Internasional  yang berada di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Indonesia dan sebagai bandara utama di Papua. Ada dua terminal di bandara ini yaitu terminal untuk penerbangan domestik dan terminal yang diperuntukkan bagi penerbangan internasional.

Untuk menuju ke Sentani dari Jakarta, Anda dapat menggunakan dua jalur, yakni jalur udara dan jalur laut.

Jika Anda menggunakan jalur laut, maka pintu masuk ada di pelabuhan Jayapura.

Dan jika Anda menggunakan jalur udara, Anda dapat langsung menuju bandara Sentani, dari pusat kota Jayapura menuju bandara Sentani berjarak sekitar 42 kilometer.

Di Sentani terdapat  kendaraan yang dapat anda sewa, kendaraan  sejenis mobil SUV yang biasa disebut Taxi oleh masyarakat Sentani, untuk menyewa taxi Anda hanya memerlukan biaya sebesar Rp250 ribu. Harga ini adalah harga untuk sekali perjalanan dari bandara menuju tempat tujuan anda, atau pun sebaliknya.

(Harga tertera sewaktu-waktu dapat berubah)

Karena banyaknya pendatang yang berkunjung ke Sentani. Didekat bandara terdapat beberapa hotel. Meskipun hotel berbintang hanya beberapa, namun hotel melati dan homestay bisa dijadikan pilihan

 

Obyek Wisata di Sentani

Sentani memiliki beberapa objek wisaya yang terkenal, antara lain :

Danau Sentani

Danau Sentani memiliki luas sekitar 9.630 ha dan ketinggian sekitar 75 meter di bawah permukaan laut. Masyarakat sekitar danau masih menggunakan rumah asli masyarakat Sentani yang berbentuk seperti rumah panggung dan yang menghubungkan rumah dengan daratan adalah jembatan yang terbuat dari kayu.

Pantai Hamadi

Jarak antara Kecamatan Sentani menuju pantai Hamadi kira-kira sekitar 5 km dengan waktu tempuh 15 menit.

Monumen Mac Arthur

Monumen ini berada di atas Bukit Makatur, saat menuju monumen Anda akan melewati  pos penjagaan Rindam XVIII/ Trikora. Bila di tempat ini sedang diadakan latihan menembak maka masyarakat dilarang untuk melewati daerah itu. Di butuhkan waktu kira-kira 45 menit dari Jayapura menuju Monumen Mac Athur.

Monumen Pepera  

Monumen ini terletak di APO, jaraknya sekitar 500 meter dari kota Jayapura. Monumen ini di buat utuk memperingati PEPERA atau Deklarasi Penentuan Pendapatan Rakyat tahun 1969. Monumen Yos Sudarso, letak monumen ini berada di Taman Imni Pusat kota Jayapura. Monumen ini di buat untuk mengenang jasa pahlawan Komodor Yos Sudarso, yang meninggal dalam peperangan melawan bangsa Belanda di Laut Arafuru tahun 1962.

 

Wisata Kuliner

Papeda Ikan Kuah Kuning,

Makanan khas masyarakat Sentani ini adalah Papeda yang terbuat dari sagu, yang kemudian di buat bubur, biasanya jika ingin memakan papeda maka Anda juga harus memakan ikan kuah kuning, untuk ikan yang di gunakan biasanya adalah ikan Gabus atau bisa juga menggunakan ikan Kue dan ikan Kakap Merah. Penyajian Papeda Ikan Kuah Kuning makin lengkap dengan sayur Ganemo atau sayur buah pepaya yang terbuat dari daun muda melinjo dan di tumis dengan bunga pepaya.

Ulat Sagu

Makanan ini tidak akan Anda temui di semua tempat di Papua karna termasuk langka. Sesuai dengan namanya ini adalah hewan yang hidup di batang pohon sagu yang batangnya tumbang secara alami dan membusuk. Dikarenakan bentuknya yang seperti belatung raksasa akan dibutuhkan nyali yang cukup besar untuk memakannya. Penyajian makanan ini bisa dengan cara di goreng, di sate atau bahkan di makan mentah-mentah, kandungan protein yang terdapat di ulat sagu cukup besar.

Ikan Asap

Bila Anda ingin mencari makanan ini, makanan ini berada di pasar mama Papua yang terletak di Jayapura, atau pasar tradisional yang ada di Papua. Makanan ini adalah ikan asap yang kemudian di panggang menggunakan kayu atau bambu, namun terlebih dahulu ikannya di belah menjadi dua bagian.

 

Tips Berwisata di Sentani

Bila ingin berkunjung ke Sentani sebaiknya pada saat Festival Danau Sentani yaitu pertengahan bulan Juni. Karena saat Festival berlangsung kawasan ini akan dipenuhi wisatawan karena Anda bisa menyaksikan bermacam-macam pertunjukan seni dan budaya setempat. Selain itu segala macam kuliner Papua bisa di dapatkan pada Festival ini.

evtbvsrwfq