Tempat wisata di Tambolaka

Lihat destinasi lain

Waktu berkunjung terbaik

Juli, Agustus

Rekomendasi durasi

3 hari
Cari

Tempat Wisata Terbaik di Tambolaka

Semua Aktivitas di Tambolaka

Lihat semua

Review asli dari tempat wisata di Tambolaka

Kalau kamu ada pengalaman, tulis review, ya!

Review-mu akan berguna banget untuk orang lain yang lagi merencanakan liburan.

Selengkapnya tentang Tambolaka

Tentang Tambolaka, Indonesia

Terletak di Pulau Sumba yang eksotis, Tambolaka adalah permata tersembunyi yang menanti untuk dijelajahi. Jauh dari hiruk pikuk kota besar, Tambolaka menawarkan kedamaian, keindahan alam yang memukau, dan budaya yang kaya. Bayangkan diri Anda dikelilingi oleh sabana luas, pantai berpasir putih yang masih alami, dan perbukitan yang menawan. Tambolaka bukan hanya destinasi, ini adalah pengalaman yang akan menyentuh jiwa Anda.

Daya Tarik & Tempat Wajib Kunjungi di Tambolaka, Indonesia

Tambolaka memiliki segudang tempat menarik yang siap memanjakan mata dan jiwa Anda. Berikut beberapa tempat yang wajib Anda kunjungi:

  • Pantai Nihiwatu: Terkenal sebagai salah satu pantai terbaik di dunia, Nihiwatu menawarkan ombak yang menantang bagi para peselancar dan pemandangan matahari terbenam yang tak terlupakan.
  • Danau Weekuri: Danau air asin yang tersembunyi di balik tebing karang. Airnya yang jernih dan tenang sangat cocok untuk berenang dan bersantai.
  • Air Terjun Lapopu: Air terjun tertinggi di Nusa Tenggara Timur ini menawarkan pemandangan yang spektakuler dan suasana yang menyegarkan.
  • Kampung Adat Ratenggaro: Saksikan rumah-rumah adat Sumba yang unik dengan atap menjulang tinggi dan pelajari tentang budaya serta tradisi masyarakat setempat.
  • Bukit Wairinding: Nikmati pemandangan sabana yang luas dan perbukitan yang bergelombang dari atas Bukit Wairinding. Pemandangan saat matahari terbit dan terbenam sangatlah memukau.

Apa yang Membuat Tambolaka, Indonesia Tak Terlewatkan?

Tambolaka lebih dari sekadar tempat wisata. Ini adalah pengalaman imersif yang akan membawa Anda lebih dekat dengan alam dan budaya Sumba. Anda akan merasakan keramahan penduduk lokal, menyaksikan upacara adat yang sakral, dan menikmati keindahan alam yang masih alami. Tambolaka adalah tempat di mana Anda dapat melarikan diri dari rutinitas sehari-hari dan menemukan kedamaian dalam kesederhanaan.

Daftar Impian Terbaik di Tambolaka, Indonesia

Berikut adalah daftar impian yang harus Anda wujudkan saat mengunjungi Tambolaka:

  1. Berselancar di ombak legendaris Pantai Nihiwatu.
  2. Berenang di air jernih Danau Weekuri.
  3. Menjelajahi keindahan Air Terjun Lapopu.
  4. Mengunjungi Kampung Adat Ratenggaro dan belajar tentang budaya Sumba.
  5. Menyaksikan matahari terbit atau terbenam dari Bukit Wairinding.
  6. Berkuda di sepanjang pantai yang masih alami.
  7. Mencicipi kuliner lokal yang autentik.
  8. Berinteraksi dengan penduduk lokal dan belajar tentang kehidupan mereka.
  9. Membeli kain tenun ikat Sumba sebagai oleh-oleh.
  10. Menikmati kedamaian dan ketenangan alam Tambolaka.

Zona & Area Terbaik untuk Dijelajahi di Tambolaka, Indonesia

Tambolaka memiliki beberapa zona dan area yang menawarkan pengalaman yang berbeda. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Area Pantai: Cocok untuk bersantai, berjemur, berselancar, dan menikmati pemandangan laut yang indah.
  • Area Perbukitan: Ideal untuk hiking, trekking, dan menikmati pemandangan alam yang menakjubkan.
  • Area Pedesaan: Tempat yang tepat untuk belajar tentang budaya dan tradisi masyarakat Sumba.
  • Area Danau: Sempurna untuk berenang, bersantai, dan menikmati ketenangan alam.

Area Terbaik untuk Tipe Wisatawan Berbeda di Tambolaka, Indonesia

Tambolaka menawarkan sesuatu untuk semua orang. Berikut adalah beberapa rekomendasi berdasarkan tipe wisatawan:

  • Pelancong Solo: Area pantai dan perbukitan menawarkan petualangan yang menantang dan pemandangan yang memukau.
  • Keluarga: Danau Weekuri dan Air Terjun Lapopu adalah tempat yang aman dan menyenangkan untuk anak-anak.
  • Pencari Petualangan: Pantai Nihiwatu dan area perbukitan menawarkan tantangan yang memacu adrenalin.
  • Pencinta Kemewahan: Nihi Sumba adalah resor mewah yang menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.

Makan Seperti Warga Lokal: Makanan Wajib Coba di Tambolaka, Indonesia

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner lokal yang autentik saat mengunjungi Tambolaka. Berikut adalah beberapa hidangan yang wajib Anda coba:

  • Jagung Katemak: Sup jagung yang lezat dengan campuran sayuran dan daging.
  • Se'i Sapi: Daging sapi asap yang memiliki aroma dan rasa yang khas.
  • Uta Rara: Sayur jantung pisang yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah.
  • Sambal Lu'at: Sambal khas Sumba yang terbuat dari cabai, jeruk nipis, dan rempah-rempah lainnya.

Anda dapat menemukan hidangan-hidangan ini di warung-warung makan lokal atau restoran di sekitar Tambolaka.

Festival, Acara & Tradisi Lokal di Tambolaka, Indonesia

Sumba terkenal dengan budayanya yang kaya dan tradisinya yang unik. Salah satu acara yang paling terkenal adalah Pasola, yaitu pertarungan adat yang melibatkan dua kelompok penunggang kuda yang saling melempar lembing. Pasola biasanya diadakan pada bulan Februari atau Maret.

Selain Pasola, ada juga berbagai upacara adat lainnya yang diadakan sepanjang tahun, seperti upacara pernikahan, upacara kematian, dan upacara panen.

Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Tambolaka, Indonesia

Waktu terbaik untuk mengunjungi Tambolaka adalah pada musim kemarau, yaitu antara bulan April dan Oktober. Pada periode ini, cuaca cenderung cerah dan kering, sehingga ideal untuk menjelajahi berbagai tempat wisata di Tambolaka.

Jika Anda ingin menyaksikan Pasola, pastikan untuk mengunjungi Tambolaka pada bulan Februari atau Maret.

Pilihan Transportasi di Tambolaka, Indonesia

Untuk berkeliling Tambolaka, Anda dapat menggunakan berbagai pilihan transportasi, seperti:

  • Sewa Mobil: Pilihan yang paling fleksibel jika Anda ingin menjelajahi Tambolaka secara mandiri. Traveloka menyediakan layanan sewa mobil yang mudah dan terpercaya.
  • Ojek: Pilihan yang praktis untuk perjalanan jarak pendek.
  • Angkutan Umum: Tersedia angkutan umum yang menghubungkan berbagai desa dan kota di Sumba.

Traveloka sebagai platform perjalanan terkemuka di Asia Tenggara, menawarkan berbagai pilihan transportasi seperti tiket pesawat murah, hotel murah, sewa mobil, dan antar-jemput bandara untuk memudahkan perjalanan Anda ke Tambolaka.

Tempat Belanja di Tambolaka, Indonesia

Jangan lewatkan kesempatan untuk membeli oleh-oleh khas Sumba saat mengunjungi Tambolaka. Berikut adalah beberapa tempat yang bisa Anda kunjungi:

  • Pasar Tradisional: Tempat yang tepat untuk membeli kain tenun ikat Sumba, kerajinan tangan, dan produk lokal lainnya.
  • Toko Souvenir: Tersedia berbagai toko souvenir yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Sumba.
  • Kampung Adat: Beberapa kampung adat juga menjual kain tenun ikat dan kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat setempat.

Hidden Gems & Tempat Tak Biasa di Tambolaka, Indonesia

Selain tempat-tempat wisata yang populer, Tambolaka juga memiliki beberapa hidden gems yang menanti untuk ditemukan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Pantai Mandorak: Pantai tersembunyi dengan tebing karang yang indah dan air laut yang jernih.
  • Air Terjun Matayangu: Air terjun yang terletak di tengah hutan yang masih alami.
  • Gua Liang Bua: Gua tempat ditemukannya fosil manusia purba Homo floresiensis.

Konektivitas di Tambolaka, Indonesia

Bandara Tambolaka (TMC) adalah pintu gerbang utama menuju Tambolaka. Traveloka menawarkan berbagai pilihan penerbangan ke Tambolaka dari berbagai kota di Indonesia. Untuk konektivitas internet, Anda dapat menggunakan kartu SIM lokal atau mencari Wi-Fi di hotel atau restoran.

Penutup: Apakah Tambolaka, Indonesia adalah Perjalananmu Berikutnya?

Tambolaka adalah destinasi yang sempurna bagi Anda yang mencari pengalaman liburan yang berbeda. Dengan keindahan alamnya yang memukau, budayanya yang kaya, dan keramahan penduduk lokalnya, Tambolaka akan meninggalkan kesan yang mendalam di hati Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan perjalanan Anda ke Tambolaka bersama Traveloka dan nikmati petualangan yang tak terlupakan!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana letak Kota Tambolaka?
Kota Tambolaka adalah kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Terletak di Pulau Sumba, berbatasan dengan Selat Sumba di utara, Samudra Hindia di selatan dan barat, serta Kecamatan Loli di timur. Luas wilayahnya sekitar 117,79 km², mencakup 8 desa (Kadi Pada, Kalembu Kaha, Kalena Wano, Langga Lero, Rada Mata, Watu Kawula, Wee Londa, Wee Pangali) dan 2 kelurahan (Waitabula, Wee Rena). Populasi pada 2021 mencapai 36.590 jiwa. Koordinatnya adalah 9.45° LS, 119.25° BT.
Apa sejarah Kota Tambolaka?
Kota Tambolaka menjadi ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya setelah pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat pada 2007. Sejarahnya terkait dengan sistem pemerintahan tradisional Sumba, Paraingu (kampung besar), yang dipimpin oleh klan berdasarkan asal usul dan kepercayaan Marapu. Sebelum kolonial Belanda, Sumba memiliki struktur sosial berbasis klan. Nama Tambolaka awalnya merujuk pada Bandara Tambolaka (kini Bandara Lede Kalumbang), sedangkan nama asli kota adalah Waitabula. Tradisi megalitik, seperti kuburan batu, masih terjaga di desa-desa sekitar.
Bagaimana cara menuju Kota Tambolaka dari Jakarta?
Tambolaka berjarak sekitar 1.300 km dari Jakarta. Penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Lede Kalumbang (TMC) melalui Bali (DPS) atau Kupang (KOE) memakan waktu 3–5 jam dengan maskapai seperti Nam Air atau Wings Air (tiket Rp1.500.000–Rp3.000.000). Dari bandara, pusat kota berjarak 3 km (taksi Rp50.000–Rp80.000, 10 menit). Alternatifnya, kapal feri dari Pelabuhan Sape (Bima) ke Pelabuhan Waikelo (5 km dari Tambolaka) memakan waktu 8–12 jam (tiket Rp150.000–Rp300.000).
Apa yang terkenal dari Kota Tambolaka?
Tambolaka terkenal sebagai pintu gerbang wisata Sumba Barat Daya, dengan Bandara Lede Kalumbang dan Pelabuhan Waikelo. Wilayah ini menawarkan pantai berpasir putih seperti Pantai Mananga Aba, padang savana, dan desa adat seperti Ratenggaro dengan kuburan megalitik dan rumah adat setinggi 15 meter. Tradisi Marapu, tenun ikat Sumba, dan festival Pasola (pertempuran kavaleri tradisional) menjadi daya tarik budaya. Tambolaka juga dikenal dengan suasana asri dan tenang, ideal untuk pelancong yang mencari ketenangan.
Apa saja tempat wisata utama di sekitar Kota Tambolaka?
Desa Adat Ratenggaro (40 km, 1 jam, tiket Rp20.000) menawarkan kuburan megalitik dan rumah adat. Pantai Mananga Aba (10 km, 20 menit, tiket Rp10.000) cocok untuk bersantai dan fotografi. Bukit Lendongara (15 km, 30 menit, tiket Rp10.000) memberikan pemandangan savana dan matahari terbenam. Waikelo Sawah (20 km, 40 menit, tiket Rp15.000) menampilkan air terjun dan sawah. Kunjungi Mei–November untuk cuaca cerah (25–32°C). Sewa motor (Rp100.000/hari) direkomendasikan untuk eksplorasi.
Berapa jarak Kota Tambolaka dari Bandara Lede Kalumbang?
Bandara Lede Kalumbang berjarak sekitar 3 km dari pusat Kota Tambolaka. Perjalanan dengan taksi atau ojek memakan waktu 5–10 menit (tarif Rp20.000–Rp50.000). Bandara ini melayani penerbangan dari Bali, Kupang, dan Ende dengan maskapai Nam Air dan Wings Air. Fasilitas bandara sederhana namun bersih, dengan kafe kecil dan parkir. Dari bandara, gunakan taksi lokal atau ojek online untuk mencapai pusat kota atau destinasi wisata terdekat.
Apakah Kota Tambolaka memiliki pelabuhan?
Ya, Tambolaka memiliki Pelabuhan Waikelo, berjarak 5 km dari pusat kota (10–15 menit, ojek Rp15.000–Rp25.000). Pelabuhan ini melayani feri dari Sape (Bima) dan bongkar muat barang, dengan kapasitas kapal hingga 1.500 GT. Dibangun sejak 2003, pelabuhan ini menjadi gerbang laut utama Sumba Barat Daya. Untuk jadwal feri, hubungi operator pelabuhan atau cek melalui agen perjalanan lokal.
Makanan apa yang wajib dicoba di Kota Tambolaka?
Coba rumpu rampe, tumis sayuran khas Sumba (bunga pepaya, daun singkong, jantung pisang) di Warung Gula Garam (Rp20.000–Rp50.000). Warung ini juga menyajikan pizza, seafood, dan nasi goreng (Rp30.000–Rp80.000). Ayam bakar kampung dan sate ikan lokal tersedia di warung pinggir jalan (Rp15.000–Rp30.000). Untuk oleh-oleh, beli kopi Sumba atau tenun ikat di Pasar Waitabula (Rp50.000–Rp200.000). Bawa uang tunai, meski beberapa restoran menerima QRIS.
Apakah Kota Tambolaka cocok untuk liburan keluarga?
Ya, Tambolaka cocok untuk liburan keluarga yang menyukai wisata alam dan budaya. Pantai Mananga Aba aman untuk anak-anak (tiket Rp10.000). Desa Adat Ratenggaro memberikan pengalaman edukasi budaya (tiket Rp20.000). Hotel seperti Hotel Pasola atau Morinda Villa menawarkan kamar keluarga (Rp300.000–Rp800.000/malam). Wilayah ini aman, tetapi bawa tabir surya untuk suhu 25–32°C dan hindari musim hujan (Desember–April) karena jalan licin. Sewa mobil (Rp500.000/hari) ideal untuk keluarga.
Bagaimana cara ke Desa Adat Ratenggaro dari pusat Kota Tambolaka?
Desa Adat Ratenggaro berjarak 40 km dari pusat Tambolaka. Perjalanan dengan mobil atau motor melalui Jalan Raya Tambolaka-Kodi memakan waktu 1 jam (biaya bahan bakar Rp20.000–Rp40.000). Ojek lokal tersedia (tarif Rp80.000–Rp120.000 pulang-pergi). Tiket masuk Rp20.000, buka 07.00–17.00. Pagi hari ideal untuk cuaca sejuk (25–28°C). Bawa air minum dan kenakan sepatu nyaman untuk menjelajahi desa berbatu.
Apakah Kota Tambolaka cocok untuk wisatawan solo?
Ya, Tambolaka aman untuk wisatawan solo. Pantai Mananga Aba dan Bukit Lendongara menawarkan suasana tenang (tiket Rp10.000). Warung Gula Garam menyajikan makanan lokal dan internasional (Rp20.000–Rp80.000). Sewa motor (Rp100.000/hari) memudahkan eksplorasi. Homestay budget di Waitabula mulai dari Rp150.000/malam. Berhati-hati di jalan pedesaan saat malam. Bahasa Indonesia dan Sumba (logat Ligar Kambera) umum digunakan; sedikit penduduk paham Inggris.
Aktivitas luar ruangan apa yang bisa dilakukan di Kota Tambolaka?
Trekking di Bukit Lendongara menawarkan pemandangan savana (tiket Rp10.000). Berenang atau bersantai di Pantai Mananga Aba (tiket Rp10.000). Mengunjungi Waikelo Sawah untuk melihat air terjun (tiket Rp15.000). Menjelajahi desa adat seperti Ratenggaro dengan berjalan kaki (tiket Rp20.000). Sewa motor (Rp100.000/hari) ideal untuk eksplorasi. Kunjungi Mei–November untuk cuaca cerah (25–32°C) dan hindari musim hujan (Desember–April) karena jalan licin.
Oleh-oleh apa yang wajib dibeli di Kota Tambolaka?
Tenun ikat Sumba, terkenal dengan motif khas, tersedia di Pasar Waitabula (Rp100.000–Rp500.000). Kopi Sumba lokal dijual di pasar atau toko suvenir (Rp50.000–Rp150.000). Kerajinan kayu atau anyaman bambu tersedia (Rp20.000–Rp100.000). Makanan seperti kacang mete panggang juga populer (Rp30.000–Rp70.000). Bawa uang tunai untuk pedagang kecil; beberapa toko menerima QRIS. Untuk tenun premium, kunjungi galeri di desa adat.
Apakah ada destinasi alam tersembunyi di sekitar Kota Tambolaka?
Waikelo Sawah (20 km, tiket Rp15.000) menawarkan air terjun dan sawah yang jarang dikunjungi. Pantai Watu Maladong di Kodi (45 km, tiket Rp10.000) memiliki formasi karang unik. Bukit kecil di Desa Rada Mata cocok untuk trekking ringan (gratis). Kunjungi pagi hari untuk udara sejuk (25–28°C). Hindari musim hujan (Desember–April) karena jalan licin. Sewa motor atau mobil direkomendasikan untuk mencapai lokasi terpencil.
Tips perjalanan apa yang perlu diketahui sebelum ke Kota Tambolaka?
Bawa uang tunai karena ATM terbatas; QRIS tersedia di beberapa tempat. Sinyal internet lemah di luar kota; gunakan SIM Telkomsel. Suhu 25–32°C memerlukan tabir surya dan topi. Hormati tradisi Marapu saat mengunjungi desa adat (misalnya, minta izin sebelum foto). Sewa motor atau mobil untuk fleksibilitas. Pesan tiket penerbangan dan akomodasi lebih awal melalui Traveloka karena penerbangan sering penuh. Hindari musim hujan (Desember–April) untuk perjalanan nyaman.
Apa yang bisa dilakukan di Pasar Waitabula?
Pasar Waitabula di Kelurahan Waitabula adalah pusat perdagangan lokal. Beli tenun ikat, kopi Sumba, atau kacang mete (Rp20.000–Rp200.000). Nikmati kuliner seperti sate ikan atau nasi bambu di warung pasar (Rp10.000–Rp25.000). Pasar buka 06.00–17.00, paling ramai pagi hari. Cocok untuk fotografi suasana lokal. Parkir motor Rp2.000, mobil Rp5.000. Dari pusat kota, jalan kaki 5 menit atau ojek (Rp5.000). Awasi barang berharga di area ramai.
Baca Lebih Lanjut

Apa yang menarik minat Anda?

Kegiatan Di Tambolaka
Category in Tambolaka

Siap bertualang bersama kami?

Traveloka dulu, travel the world kemudian. Download sekarang!