Gunung Harta adalah perusahaan otobus (PO) asal Tabanan, Bali, yang berdiri sejak 1993 dan berstatus badan hukum PT Gunung Harta sejak 1999, melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang menghubungkan Bali dengan kota-kota utama di Jawa mulai dari Surabaya, Malang, Yogyakarta, Semarang, hingga Jakarta. Dikenal dengan julukan "Si Hijau dari Bali" dan livery bermaskot Mickey Mouse, Gunung Harta menawarkan beberapa pilihan kelas layanan, termasuk Reguler, Executive, Sleeper, dan Double Decker. Tiket bus Gunung Harta untuk seluruh rute dan kelas ini dapat dipesan secara resmi melalui Traveloka.
Gunung Harta berbasis di Terminal Ubung, Denpasar, dan melayani jaringan rute AKAP yang menghubungkan Bali dengan berbagai kota di Jawa. Berikut beberapa rute utama yang dilayani:
Rute dan jadwal keberangkatan dapat berubah menyesuaikan kondisi operasional, sehingga disarankan untuk selalu memeriksa ketersediaan rute dan jam berangkat terkini langsung di Traveloka sebelum memesan.
Gunung Harta mengoperasikan armada dengan sasis premium seperti Scania (K360iB, K410iB), Volvo B11R I-Shift, Mercedes-Benz (OC500RF 2542, O500RS 1836, OH 1626/1526), dan Hino (RG240PS, RM280PS), dengan bodi bus dari sejumlah karoseri ternama seperti Adi Putro (Jetbus series), Laksana (Legacy SR), Tentrem (Avante), dan New Armada (Skylander). Pilihan kelas layanan yang tersedia meliputi:
Ketersediaan kelas dapat berbeda tergantung rute dan unit armada yang dijadwalkan pada tanggal keberangkatan yang dipilih.
Secara umum, armada Gunung Harta dilengkapi pendingin udara (AC), sandaran kursi yang dapat direbahkan, serta sistem hiburan audio maupun audio-video di banyak unit. Pada kelas Executive, Sleeper, dan Double Decker, fasilitas ini biasanya dilengkapi tambahan berupa bantal, selimut, port USB, lampu baca, serta toilet dan dispenser air pada sejumlah unit tertentu, terutama pada rute jarak jauh Bali-Jawa. Sebagian besar armada Gunung Harta juga menggunakan suspensi udara (air suspension) yang membuat perjalanan lebih stabil dan nyaman di berbagai kondisi jalan.
Titik keberangkatan utama Gunung Harta di Bali berada di Terminal Ubung, Denpasar, dengan sejumlah titik agen resmi di kota-kota lain yang dilayani seperti Malang (Terminal Arjosari), Surabaya (Terminal Purabaya/Bungurasih), Yogyakarta (Terminal Giwangan), Semarang (Terminal Mangkang), dan Jakarta (kawasan Jakarta Timur). Untuk informasi resmi lebih lanjut, penumpang dapat menghubungi kantor pusat Gunung Harta di Tabanan, Bali melalui telepon (0361) 814999 atau layanan WhatsApp resmi di 0812-8739-9933.
Kebijakan reschedule, pembatalan, dan bagasi bus Gunung Harta dapat berbeda tergantung kelas tiket dan rute yang dipesan. Traveloka menyarankan penumpang untuk selalu membaca syarat dan ketentuan (S&K) yang tercantum pada halaman pemesanan sebelum membeli tiket, serta menghubungi Customer Service Traveloka apabila membutuhkan bantuan reschedule atau pembatalan tiket.
Sebagai mitra resmi Gunung Harta, Traveloka menghadirkan pemesanan tiket yang praktis dengan berbagai pilihan metode pembayaran yang aman (transfer bank, kartu kredit/debit, virtual account, hingga dompet digital), e-tiket yang langsung terkirim ke aplikasi tanpa perlu cetak fisik, layanan Customer Service 24/7 untuk membantu kebutuhan sebelum maupun setelah keberangkatan, serta promo dan diskon yang diperbarui secara berkala khusus pengguna Traveloka.
Gunung Harta adalah perusahaan otobus (PO) yang didirikan oleh I Wayan Sutika pada tahun 1993 di Tabanan, Bali, mengawali usahanya sebagai badan usaha perseorangan sebelum berubah status badan hukum menjadi PT Gunung Harta pada 1999.
Gunung Harta mengawali operasinya dengan melayani rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Denpasar-Gilimanuk. Dua tahun berselang, pada 1995, perusahaan memperluas layanan ke rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan dukungan permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan di Bali. Ekspansi berlanjut pada 2004 ketika Gunung Harta menambah puluhan unit armada sekaligus untuk melayani sejumlah rute baru yang menghubungkan Bali dengan berbagai kota di Jawa.
I Wayan Sutika, sang pendiri, sempat aktif di dunia politik sebagai anggota DPRD Bali periode 1999-2004 sebelum kembali berfokus mengelola bisnis transportasinya. Salah satu putranya, I Gede Yoyok Santoso, mengembangkan divisi usaha tersendiri di Malang, Jawa Timur, yang sejak 2001 tumbuh menjadi badan usaha terpisah bernama PT Gunung Harta Transport Solutions (GHTS). GHTS beroperasi sebagai entitas bisnis yang berbeda dari PT Gunung Harta, dengan manajemen dan jaringan trayeknya sendiri di wilayah Jawa Timur.
Di kalangan masyarakat dan penggemar bus AKAP, Gunung Harta populer dengan julukan "Si Hijau dari Bali" serta dikenal luas lewat livery ikoniknya yang menampilkan gambar maskot Mickey Mouse bersantai di atas awan pada bodi bus, sebuah simbol yang merepresentasikan kenyamanan perjalanan berkat penggunaan suspensi udara pada sebagian besar armadanya. Gunung Harta juga dikenal di kalangan penumpang dan pengamat bus karena klakson "telolet" khasnya, yang kerap menjadi perhatian di terminal maupun titik-titik keberangkatan.
Perusahaan mengedepankan motto "Pelayanan Maksimal, Terpercaya, Fasilitas Lengkap" sebagai landasan budaya kerja, yang diwujudkan lewat investasi berkelanjutan pada armada bersasis besar dan fasilitas penumpang yang terus diperbarui dari waktu ke waktu.
PO Gunung Harta berdiri sejak 1993, didirikan oleh I Wayan Sutika di Tabanan, Bali. Usaha ini kemudian berubah status badan hukum menjadi PT Gunung Harta pada 1999, setelah sebelumnya hanya melayani rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Denpasar-Gilimanuk.
Ya, tiket bus Gunung Harta tersedia dan dapat dipesan secara resmi di Traveloka untuk berbagai rute AKAP Bali-Jawa. Traveloka merupakan mitra resmi Gunung Harta, sehingga ketersediaan kursi dan jadwal yang ditampilkan bersumber langsung dari sistem operator.
Ya, tiket bus Gunung Harta pada rute-rute populer Bali-Jawa cenderung lebih cepat habis menjelang periode liburan panjang dan musim mudik Lebaran dibandingkan hari biasa. Pemesanan lebih awal melalui Traveloka disarankan agar penumpang mendapatkan kelas dan jam keberangkatan yang diinginkan.
Gunung Harta menyediakan empat kelas layanan utama: Reguler, Executive, Sleeper, dan Double Decker. Setiap kelas memiliki konfigurasi kursi dan fasilitas yang berbeda, mulai dari kursi standar reclining pada kelas Reguler hingga kursi rebahan privat pada kelas Sleeper.
Perbedaan utamanya terletak pada tingkat kerebahan kursi dan privasi: kelas Executive menggunakan kursi reclining dengan ruang kaki lebih luas namun tetap dalam posisi duduk tegak, sementara kelas Sleeper menggunakan kursi yang dapat direbahkan hingga hampir menyerupai tempat tidur dengan privasi antar penumpang yang lebih tinggi. Pada armada Double Decker, kedua kelas ini bahkan dipisahkan per lantai, dengan Executive di lantai bawah dan Sleeper di lantai atas.
Gunung Harta melayani jaringan rute AKAP yang menghubungkan Bali dengan berbagai kota di Jawa, termasuk Denpasar-Surabaya, Denpasar-Malang, Denpasar-Yogyakarta, Denpasar-Semarang, Denpasar-Jakarta, Denpasar-Jember, Denpasar-Bandung, serta rute antar kota di Jawa seperti Malang-Jakarta dan Jakarta-Blitar.
Ya, Gunung Harta termasuk salah satu perusahaan otobus AKAP yang cukup besar dan dikenal luas di jalur Bali-Jawa, dengan jaringan rute yang mencakup banyak kota utama di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jakarta. Perusahaan ini juga membina divisi usaha terpisah, PT Gunung Harta Transport Solutions, yang berbasis di Malang, Jawa Timur.
Armada Gunung Harta menggunakan sejumlah sasis premium seperti Scania (K360iB dan K410iB), Volvo B11R I-Shift, Mercedes-Benz (OC500RF 2542, O500RS 1836, OH 1626/1526), dan Hino (RG240PS, RM280PS), dengan bodi bus dari karoseri ternama seperti Adi Putro (seri Jetbus), Laksana (Legacy SR), Tentrem (Avante), dan New Armada (Skylander).
Cara memesan tiket bus Gunung Harta di Traveloka cukup membuka aplikasi atau situs Traveloka, memilih menu Bus & Shuttle, memasukkan kota asal-tujuan serta tanggal keberangkatan, lalu memilih jadwal dan kelas bus Gunung Harta yang tersedia. Setelah data penumpang dan pembayaran selesai, e-tiket akan langsung terkirim ke email dan aplikasi Traveloka.
Memesan tiket Gunung Harta melalui Traveloka memberikan kepastian karena Traveloka merupakan mitra resmi operator, sehingga jadwal dan kursi yang ditampilkan valid dan pembayaran terjamin aman lewat berbagai metode. Penumpang juga mendapatkan e-tiket instan tanpa perlu cetak fisik dan akses layanan Customer Service 24/7 apabila membutuhkan bantuan.
Harga tiket bus Gunung Harta bervariasi tergantung rute, jarak tempuh, dan kelas layanan yang dipilih (Reguler, Executive, Sleeper, atau Double Decker), sehingga rute dan kelas yang lebih jauh atau lebih premium umumnya berbiaya lebih tinggi. Untuk mengetahui harga terkini pada tanggal keberangkatan yang diinginkan, penumpang dapat memeriksanya langsung di halaman pencarian Traveloka atau mengaktifkan Price Alert untuk memantau perubahan harga.
Traveloka secara berkala menghadirkan promo dan diskon untuk tiket bus, termasuk pada operator Gunung Harta, yang dapat dilihat langsung pada halaman pemesanan maupun bagian promo di aplikasi Traveloka. Karena mekanisme dan nominal promo dapat berubah sewaktu-waktu, penumpang disarankan mengecek kode promo yang sedang aktif langsung di aplikasi sebelum melakukan pemesanan.
Gunung Harta menjadwalkan keberangkatan rutin setiap hari pada rute-rute utamanya, dengan jam berangkat yang bervariasi tergantung rute dan kelas bus. Karena jadwal dapat menyesuaikan kondisi operasional dan permintaan, penumpang disarankan memeriksa jam keberangkatan yang tersedia langsung di Traveloka sebelum memesan.
Titik keberangkatan utama Gunung Harta berada di Terminal Ubung, Denpasar, dengan sejumlah titik agen resmi di kota-kota tujuan seperti Terminal Arjosari (Malang), Terminal Purabaya/Bungurasih (Surabaya), Terminal Giwangan (Yogyakarta), dan Terminal Mangkang (Semarang). Detail titik naik-turun untuk setiap rute dapat dilihat pada halaman pemesanan Traveloka.
Fasilitas standar bus Gunung Harta mencakup AC, kursi reclining, dan hiburan audio, sementara kelas Executive, Sleeper, dan Double Decker umumnya menambahkan bantal, selimut, port pengisian daya USB, lampu baca, serta toilet dan dispenser air pada sejumlah unit tertentu. Sebagian besar armada juga menggunakan suspensi udara yang membuat perjalanan lebih stabil.
Kebijakan reschedule dan pembatalan tiket bus Gunung Harta mengikuti syarat dan ketentuan (S&K) yang berlaku untuk masing-masing kelas dan rute, sehingga dapat berbeda antara satu pemesanan dengan lainnya. Traveloka menyarankan penumpang membaca S&K pada halaman pemesanan sebelum membeli, serta menghubungi Customer Service Traveloka apabila memerlukan bantuan reschedule atau pembatalan.
Tiket bus Gunung Harta di Traveloka dapat dibayar melalui berbagai metode, antara lain transfer bank, kartu kredit/debit, virtual account, dompet digital, hingga pembayaran tunai di gerai minimarket rekanan. Seluruh transaksi diproses melalui sistem pembayaran Traveloka yang aman dan terenkripsi.


