


Bali menawarkan berbagai tempat dan kegiatan menarik untuk segala jenis wisatawan, dari hamparan pantai berpasir putih hingga kehidupan malam yang gemerlap. Tak heran, Pulau Dewata telah menjadi salah satu destinasi tropis terpopuler di dunia selama puluhan tahun.
Pura Tanah Lot yang terletak di tepi laut, undakan sawah hijau di Ubud, dan pantai vulkanik berpasir hitam di Amed hanyalah beberapa dari pemandangan indah yang dapat ditemukan di sana. Titik-titik selam di Tulamben dan Nusa Penida juga memperlihatkan ragam kehidupan bawah laut yang mengitari pulau ini. Selain wisata alam, Bali juga menawarkan sajian kuliner yang begitu lezat, dari kedai seafood di pinggir pantai hingga restoran mewah kelas dunia.
Pulau ini senantiasa berkembang, dengan pembangunan di setiap sudut dan ribuan turis yang datang dari seluruh penjuru dunia. Namun, suasana damai Bali tetap terjaga dengan kuat berkat keramahan dan spiritualitas Hindu yang kuat dari penduduk setempat.

Sewa motor menjadi alternatif favorit para wisatawan di Bali demi menjangkau hingga ke ujung pulau Dewata. Ada banyak jasa penyewaan motor yang tersedia di Bali, kamu juga bisa menyewa lewat Traveloka. Pada umumnya, motor yang disewakan dapat diantar ke destinasi yang diinginkan oleh penyewa, seperti di hotel atau bandara. Untuk harga sewa motor dimulai dari harga Rp50.000 per hari. Sewa motor di Traveloka fleksibel, terpercaya, dan lengkap dengan review pengguna lain. Tidak perlu repot dan khawatir sewa motor untuk traveling di Bali!
Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, namun juga masyarakatnya yang dikenal ramah. Beberapa kebiasaan masyarakat Bali yang akan membuat kamu selalu merindukan Bali adalah bersikap murah senyum terhadap semua orang, memperlakukan tamu dengan sangat baik, menjunjung tinggi adat dan budaya, menjaga keindahan alam, dan memiliki jiwa seni yang tinggi.
Ombak besar di Bali biasanya terjadi saat memasuki musim kemarau di bulan Juni, Juli, dan Agustus. Selain pergantian musim, ombak besar juga dapat dipengaruhi oleh fenomena lain, seperti La Nina dan suhu permukaan air laut yang lebih hangat. Peningkatan suhu air laut akan meningkatkan penguapan sehingga curah hujan semakin tinggi. Selain itu, angin monsun Australia juga dapat mempengaruhi kecepatan angin dan tinggi gelombang.
Saat berkunjung ke Bali, pastikan kamu mematuhi adat istiadat setempat, khususnya yang berkaitan dengan kunjungan ke pura atau tempat suci lainnya. Salah satunya adalah larangan mengunjungi Pura Lempuyang saat sedang haid atau menstruasi. Larangan kunjungan saat menstruasi tidak hanya berlaku untuk perempuan yang hendak beribadah di pura tersebut, melainkan berlaku untuk semua pengunjung. Pura Lempuyang bukanlah satu-satunya pura yang melarang wisatawan yang sedang dalam masa haid untuk memasuki areanya. Banyak pura lain yang juga menerapkan larangan yang sama.
Tari Barong merupakan pertunjukan tari tradisional yang juga terkenal di Bali. Tarian ini dapat kamu saksikan setidaknya di 6 lokasi di Bali, yaitu Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Batu Bulan, Waribang Kesimang, Desa Ubud, Suwung Kauh Denpasar, dan Desa Budaya Kertalangu.
Berkunjung ke Bali belum lengkap tanpa menikmati penampilan tari Kecak secara langsung. Salah satu lokasi tari Kecak yang terkenal di Bali terletak di Pura Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pertunjukkan ini diadakan setiap hari (kecuali saat Hari Raya Nyepi dan Pengerupukan) pada jam 18:00 hingga 19:00 WITA.

to Bali?





Tips Perjalanan ke Bali

Kenali Bali