Carmelo adalah sebuah kota menawan di tepi Sungai La Plata di barat Uruguay. Kota ini dikenal akan kebun anggurnya sehingga mendapat julukan “Toscana dari Uruguay.” Nikmati pengalaman yang lengkap, mulai dari memanen anggur hingga tur perkebunan dan mencicipi wine, di salah satu kilang anggur di Carmelo. Kamu dapat menemukan bermacam jenis wine, termasuk Syrah, Pinot Noir, dan Tannat, anggur merah khas Uruguay. Untuk pengalaman yang semakin tak terlupakan, kamu bisa menginap di penginapan mewah di tengah kebun anggur.
Selain mengunjungi kilang anggur, rasakan keindahan Carmelo dengan bersepeda melewati kebun anggur dan menyaksikan matahari terbenam di Pantai Seré. Jika kamu seorang penikmat wine atau sekadar mencari tempat dengan suasana romantis, Carmelo adalah destinasi yang tepat untukmu!

Taksi adalah salah satu pilihan terbaik untuk bepergian di Carmelo karena rata-rata bus hanya melayani rute antarkota. Jika kamu kesulitan memanggil taksi di jalan, mintalah hotel atau kilang anggur yang sedang kamu kunjungi untuk memanggilkan taksi untukmu. Perjalanan selama 10 menit akan dikenakan biaya sekitar 300 UYU.
Tersedia bus dengan keberangkatan rutin dari kota-kota lain di Uruguay, seperti Colonia del Sacramento dan Montevideo. Colonia del Sacramento terletak hanya satu jam perjalanan, sedangkan Montevideo berjarak sekitar tiga jam dari Carmelo melalui jalan tol. Dari Buenos Aires, Argentina, kamu bisa naik feri dari Pelabuhan Buenos Aires ke Colonia del Sacramento di Uruguay, lalu dilanjutkan dengan bus ke Carmelo. Seluruh perjalanan akan memakan waktu sekitar 3,5 jam.
Carmelo adalah salah satu daerah penghasil anggur terbesar di Uruguay dan merupakan rumah bagi sejumlah kilang anggur. Jika kamu tertarik untuk mengikuti tur kilang anggur di Carmelo, pastikan untuk memasukkan Almacén de la Capilla ke dalam rencana perjalananmu. Didirikan pada tahun 1855, bisnis yang dikelola keluarga ini adalah salah satu yang tertua di negara ini. Kilang anggur lain yang dapat kamu kunjungi di Carmelo adalah El Legado, yang menawarkan empat kamar untuk menginap selain toko anggur. Untuk pengalaman yang lengkap, kunjungi Narbona Wine Lodge, yang memiliki perkebunan, kilang anggur, restoran, toko roti, dan lima kamar mewah.
Jangan lewatkan Jembatan Carmelo, jembatan ayun tertua di Amerika Latin. Jembatan merah yang ikonis ini memiliki mekanisme ayun manual yang menarik untuk disaksikan. Pantai Seré dengan pasirnya yang lembut dan Sungai La Plata-nya yang tenang sangat cocok untuk bersantai dan menyaksikan matahari terbenam. Terakhir, kunjungi Templo Histórico del Carmen di pusat kota. Kamu dapat menemukan banyak benda bersejarah di gereja ini, termasuk piano dari tahun 1876.
Waktu terbaik untuk menikmati cuaca yang menyenangkan di Carmelo adalah saat musim semi dan musim gugur, yaitu pada bulan September hingga November dan Maret hingga Mei. Kamu juga dapat mengunjungi Carmelo pada pertengahan Februari yang bertepatan dengan musim panen anggur untuk pengalaman yang semakin berkesan.
Sebagian besar pengunjung datang ke Carmelo untuk menikmati wine, khususnya Tannat. Anggur merah Uruguay ini cocok dipadukan dengan daging panggang seperti daging sapi, babi, dan domba, jadi pastikan untuk mencoba perpaduan keduanya. Untuk hidangan penutup, nikmati chajá, kue bolu dengan krim, meringue, dan buah-buahan, atau camilan apa pun dengan dulce de leche (susu karamel).


Tips Perjalanan ke Carmelo

Kenali Carmelo