Panduan Wisata Hutan Bambu Penglipuran dan Tips Berkunjung

Traveloka Accomodation
Waktu baca 4 menit

Hutan Bambu Penglipuran merupakan destinasi wisata alam di Kabupaten Bangli, Bali, yang menawarkan suasana sejuk dengan pepohonan bambu yang menjulang tinggi. Selain menikmati keindahan hutan, kamu bisa berjalan di atas jembatan kayu, berburu foto estetik, hingga bersantai di kafe tengah hutan.

Simak informasi mengenai lokasi, tiket masuk, daya tarik, rekomendasi hotel, dan tips berkunjung berikut ini untuk merencanakan liburan dengan nyaman.

Lokasi dan Cara Menuju ke Hutan Bambu Penglipuran

Hutan Bambu Penglipuran berlokasi di Jl. Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80661.

Kawasan seluas sekitar 45 hektare ini berada di sisi utara permukiman Desa Adat Penglipuran dan berfungsi sebagai kawasan konservasi sekaligus daerah resapan air.

Belum tersedia transportasi umum yang langsung menuju hutan. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, menyewa motor, atau memilih mobil beserta pengemudi.

Dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, perjalanan menuju Hutan Bambu Penglipuran berjarak sekitar 56,5 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Rute yang bisa dilalui adalah Jl. Bypass Ngurah Rai, Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, kawasan Gianyar, kemudian menuju Bangli hingga Desa Adat Penglipuran.

Tersedia akses melalui area utama desa maupun gerbang utara hutan bambu. Jika parkir di kawasan desa, kamu bisa berjalan kaki menuju hutan. Alternatifnya, gunakan area parkir di dekat gerbang utara agar lebih praktis.

Discover Flights With Traveloka

Sat, 31 Oct 2026

Super Air Jet

Surabaya (SUB) ke Bali / Denpasar (DPS)

Mulai dari Rp 696.400

Sat, 31 Oct 2026

AirAsia Indonesia

Labuan Bajo (LBJ) ke Bali / Denpasar (DPS)

Mulai dari Rp 731.570

Mon, 16 Nov 2026

Wings Air

Lombok (LOP) ke Bali / Denpasar (DPS)

Mulai dari Rp 736.000

Tiket Masuk, Jam Operasional, dan Fasilitas

Tiket Hutan Bambu Penglipuran termasuk dalam tiket masuk Desa Wisata Penglipuran. Jadi, kamu tidak perlu membeli tiket terpisah untuk menikmati kawasan hutan.

Harga tiket masuk:

Wisatawan domestik dewasa: sekitar Rp25.000–Rp50.000.
Wisatawan domestik anak-anak usia 3–12 tahun: sekitar Rp10.000–Rp30.000.
Wisatawan mancanegara dewasa: sekitar Rp30.000–Rp50.000.
Wisatawan mancanegara anak-anak: sekitar Rp25.000.

Harga dapat berbeda sesuai kebijakan pengelola, periode kunjungan, dan paket wisata yang dipilih. Sebaiknya periksa tarif terbaru sebelum berangkat.

Jam operasional:

Desa Adat dan Hutan Bambu Penglipuran: setiap hari, pukul 08.00–18.30 WITA.
Bamboo Cafe: sekitar pukul 09.00–17.00 WITA.

Fasilitas yang tersedia:

Jembatan kayu untuk berjalan santai dan berfoto.
Kafe untuk menikmati minuman dan makanan.
Area parkir di sisi selatan desa dan utara hutan.
Toilet umum, tempat sampah, dan akses Wi-Fi.
Penyewaan pakaian adat Bali di sekitar desa.
Toko suvenir dan ATM di dekat loket tiket.

Daya Tarik Hutan Bambu Penglipuran

Hutan Bambu Penglipuran memadukan keindahan alam, tradisi Bali, dan fasilitas wisata yang nyaman. Berikut beberapa daya tarik yang bisa kamu nikmati.

1. Lorong Hijau Raksasa yang Estetik

Pepohonan bambu tumbuh rapat dan menjulang tinggi hingga membentuk kanopi alami menyerupai lorong hijau. Pemandangan ini cocok untuk berfoto, terutama pada pagi hari ketika sinar matahari menembus sela-sela daun.

2. Jembatan Kayu di Tengah Hutan

Jembatan kayu sepanjang kurang lebih 100 meter menjadi salah satu daya tarik favorit pengunjung. Jalur ini memudahkan wisatawan menjelajahi hutan sekaligus menawarkan sudut foto dengan latar pepohonan bambu yang simetris.

3. Sensasi Ngopi di Tengah Hutan

Kamu juga bisa beristirahat di kafe yang berada di tengah kawasan bambu. Nikmati kopi khas Kintamani atau Loloh Cemcem, minuman herbal tradisional Bali, sambil merasakan suasana hutan yang tenang.

4. Suasana Sejuk dan Tenang

Berada di ketinggian sekitar 600–650 meter di atas permukaan laut, hutan seluas 45 hektare ini menawarkan udara yang relatif sejuk. Suasananya cocok untuk berjalan santai, melepas penat, dan menikmati alam jauh dari keramaian kawasan pantai.

5. Nilai Budaya dan Edukasi Adat

Bagi masyarakat setempat, hutan ini merupakan kawasan sakral yang dikenal sebagai Alas Angker. Kelestariannya dijaga melalui aturan adat dan filosofi Tri Hita Karana, yaitu prinsip keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Pengunjung juga dapat mengenal beragam jenis bambu serta cara masyarakat menjaga lingkungan secara turun-temurun.

Rekomendasi Hotel di Dekat Hutan Bambu Penglipuran

Jika ingin mengunjungi Hutan Bambu Penglipuran pada pagi hari, menginap di sekitar Desa Adat Penglipuran atau Bangli bisa menjadi pilihan praktis. Kamu bisa menghemat waktu perjalanan sekaligus menikmati suasana pedesaan Bali.

Berikut beberapa alternatif penginapan yang dapat dipertimbangkan.

1. Loka Subha Guest House

Loka Subha Guest House cocok untuk kamu yang mencari penginapan dengan harga relatif terjangkau. Jaraknya sekitar 5 menit berkendara dari Hutan Bambu Penglipuran, sedangkan Pura Tirta Empul dapat dicapai dalam kurang lebih 27 menit.

Pilihan kamar yang tersedia meliputi Standard Double Room, Superior Double Room, dan tipe kamar lainnya. Harga yang tercantum berkisar Rp360.000–Rp870.000 per malam, tanpa sarapan. Pastikan kembali tipe kamar dan tarif yang tersedia saat melakukan pemesanan.

Fasilitas kamar mencakup AC, kamar mandi pribadi, shower, air panas, perlengkapan mandi, dan bathtub pada tipe tertentu.

Sementara fasilitas hotel meliputi Wi-Fi gratis, kolam renang, area parkir, layanan kamar, serta penitipan bagasi. Keunggulannya adalah fasilitas yang cukup lengkap untuk liburan dengan anggaran lebih hemat.

2. Green Pacing Lodge

Green Pacing Lodge di Bangli menawarkan suasana menginap yang tenang dengan pemandangan kebun. Penginapan ini berjarak sekitar 20–21 menit berkendara dari Hutan Bambu Penglipuran dan 18–19 menit dari Tukad Melangit Valley Lookout.

Tersedia tipe Standard Double Room dan Deluxe Double Room dengan satu tempat tidur double. Harga yang tercantum sekitar Rp410.000 per malam tanpa sarapan. Tarif dapat berubah sesuai tanggal dan ketersediaan kamar.

Fasilitas kamar meliputi AC, TV, kamar mandi pribadi, dan Wi-Fi gratis. Sementara itu, fasilitas penginapan mencakup restoran, kolam renang, layanan kamar, laundry, dan parkir gratis.

Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam dengan fasilitas untuk bersantai.

3. Moonlit Jungle

Moonlit Jungle di kawasan Gianyar menawarkan pengalaman menginap yang lebih mewah dengan suasana alam dan pemandangan lembah. Jaraknya sekitar 17–18 menit berkendara dari Hutan Bambu Penglipuran dan sekitar 5 menit dari Pura Tirta Empul.

Pilihannya adalah Premium Villa dengan tempat tidur king, patio, dan pemandangan lembah. Harga yang tercantum sekitar Rp2,3 juta per malam, tetapi perlu dikonfirmasi kembali sesuai tanggal pemesanan.

Fasilitas kamar mencakup kolam renang pribadi, AC, TV layar datar, kulkas mini, brankas, Wi-Fi berkecepatan tinggi, serta kamar mandi dengan bathtub dan shower terpisah. Tersedia pula restoran, layanan kamar 24 jam, spa, dan antar-jemput bandara.

Penginapan ini cocok untuk pasangan atau wisatawan yang menginginkan suasana lebih privat dan nyaman.

Tips Berkunjung ke Hutan Bambu Penglipuran

Agar perjalanan lebih nyaman, perhatikan beberapa tips berikut sebelum berangkat.

Datang pagi hari. Pilih waktu sekitar pukul 08.00–10.00 WITA untuk menikmati udara segar, suasana yang relatif tenang, dan pencahayaan menarik untuk foto.
Gunakan alas kaki yang nyaman. Pilih sepatu atau sandal antiselip karena kamu akan berjalan di area desa dan hutan.
Bawa losion antinyamuk. Kawasan yang rimbun berpotensi menjadi tempat hidup serangga.
Pilih pakaian berwarna cerah. Warna putih, kuning, atau merah dapat terlihat kontras dengan latar hijau bambu.
Hormati aturan adat. Jaga tutur kata, jangan merusak atau memotong bambu, dan hindari mengambil apa pun dari kawasan hutan tanpa izin.
Jaga kebersihan. Buang sampah pada tempat yang disediakan.
Manfaatkan jembatan kayu. Cobalah mengambil foto dari tengah jalur untuk mendapatkan perspektif lorong bambu yang menarik.
Coba pengalaman lokal. Pertimbangkan menyewa pakaian adat Bali dan singgah di kafe hutan untuk mencicipi minuman tradisional.

Rencanakan Liburan ke Hutan Bambu Penglipuran dengan Traveloka

Hutan Bambu Penglipuran bisa menjadi pilihan wisata bagi kamu yang ingin menikmati alam, berfoto di lorong bambu, sekaligus mengenal tradisi masyarakat Bali.

Dengan suasana yang sejuk dan jalur berjalan kaki yang menarik, tempat ini cocok untuk liburan bersama pasangan, keluarga, maupun teman.

Agar perjalanan lebih praktis, gunakan Traveloka untuk pesan hotel, pesan tiket kereta api, pesan tiket pesawat, serta mencari aktivitas wisata budaya. Kamu juga bisa memilih layanan sewa mobil untuk memudahkan perjalanan menuju Bangli dan destinasi lain di Bali.

Jangan lewatkan berbagai penawaran menarik, mulai dari Kode Kupon Traveloka, Promo BCA, bahkan Promo Tiket Pesawat, Promo Tiket Kereta Api, Promo Tiket Bus, hingga Promo Tiket Travel & Shuttle.

Dengan perencanaan yang tepat, kamu bisa menikmati keindahan Hutan Bambu Penglipuran sekaligus mengatur anggaran liburan dengan lebih hemat.

Dalam Artikel Ini

• Lokasi dan Cara Menuju ke Hutan Bambu Penglipuran
• Tiket Masuk, Jam Operasional, dan Fasilitas
• Daya Tarik Hutan Bambu Penglipuran
• 1. Lorong Hijau Raksasa yang Estetik
• 2. Jembatan Kayu di Tengah Hutan
• 3. Sensasi Ngopi di Tengah Hutan
• 4. Suasana Sejuk dan Tenang
• 5. Nilai Budaya dan Edukasi Adat
• Rekomendasi Hotel di Dekat Hutan Bambu Penglipuran
• 1. Loka Subha Guest House
• 2. Green Pacing Lodge
• 3. Moonlit Jungle
• Tips Berkunjung ke Hutan Bambu Penglipuran
• Rencanakan Liburan ke Hutan Bambu Penglipuran dengan Traveloka
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan