
Magelang lebih dari sekadar Candi Borobudur. Kabupaten dan kota ini menyimpan deretan destinasi yang bisa mengenalkan anak pada sejarah, vulkanologi, budaya, sampai kerajinan tradisional, dengan sebagian besar bisa dikunjungi dalam satu hari perjalanan.
Berikut 8 pilihan wisata edukasi Magelang yang bisa jadi referensi liburan keluarga, lengkap dengan harga tiket, lokasi, dan apa yang bisa dipelajari anak di setiap tempatnya.
Baca Juga: 12 Hotel dengan Pemandangan Alam di Magelang
Candi Borobudur di Kecamatan Borobudur adalah situs warisan dunia UNESCO sekaligus candi Buddha terbesar di dunia, dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra sekitar abad ke-8 Masehi. Anak-anak bisa belajar langsung tentang relief yang menggambarkan ajaran Buddha, sekaligus mengagumi kemegahan arsitektur yang disusun dari jutaan batu andesit tanpa semen.
Harga tiket area pelataran Rp50.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak usia 3-10 tahun pada hari biasa. Kalau ingin naik langsung ke struktur candi, tiketnya Rp150.000 untuk dewasa dan Rp100.000 untuk anak, sudah termasuk sandal khusus Upanat dan pendampingan pemandu karena kuota naik candi dibatasi setiap hari untuk menjaga konservasi.
Sun, 1 Nov 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 684.400
Sun, 15 Nov 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 914.700
Mon, 2 Nov 2026

Super Air Jet
Balikpapan (BPN) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 1.155.500
Candi Mendut dan Candi Pawon berada di jalur yang sama dengan Candi Borobudur, membentuk satu garis lurus yang dipercaya memiliki makna spiritual dalam ajaran Buddha. Lingkungan sekitar kedua candi ini cukup asri, sehingga nyaman untuk belajar sejarah sekaligus bersantai sejenak di sela perjalanan.
Candi Pawon yang ukurannya lebih kecil punya keunikan tersendiri pada relief dan arsitekturnya, sementara Candi Mendut dikenal dengan arca Buddha besar di bagian dalamnya. Mengunjungi ketiga candi ini sekaligus bisa jadi cara mengenalkan anak pada konsep perjalanan spiritual dalam agama Buddha secara lebih utuh.
Ketep Pass di Jalan Blabak-Boyolali, Kecamatan Sawangan, menawarkan gardu pandang yang memungkinkan pengunjung melihat Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing sekaligus dari satu titik. Fasilitas edukasinya mencakup Ketep Volcano Theatre dan Ketep Volcano Centre, tempat anak-anak bisa belajar tentang proses letusan gunung berapi dan dampaknya pada lingkungan sekitar.
Harga tiket masuknya sangat terjangkau, Rp10.500 per orang pada hari Senin hingga Sabtu dan Rp12.500 pada hari Minggu atau libur nasional, meski ada baiknya dicek ulang karena harga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola.
Taman Kyai Langgeng merupakan hutan buatan seluas 27,36 hektare di Jalan Cempaka, Kemirirejo, Kota Magelang, berfungsi sebagai tempat konservasi tanaman langka sekaligus taman rekreasi keluarga. Selain wahana bermain seperti bianglala dan kereta mini, ada juga wahana edukasi yang mengenalkan anak pada berbagai jenis flora dan fauna.
Harga tiket masuknya berkisar Rp30.000 per orang, meski beberapa sumber mencatat variasi harga antara Rp20.000 hingga Rp40.000 tergantung periode kunjungan. Tiket ini sudah mencakup akses gratis ke beberapa wahana permainan, sementara Omah Arwana dan Taman Satwa mini dikenakan biaya tambahan terpisah.
Museum Sudirman terletak di pusat Kota Magelang dan menyimpan koleksi benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan Jenderal Sudirman. Tempat ini cocok untuk mengenalkan anak pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia secara lebih personal, lewat barang-barang yang pernah digunakan langsung oleh sang jenderal.
Akses masuk ke museum ini gratis, menjadikannya salah satu opsi wisata edukasi paling ramah kantong di Magelang, cocok dipadukan dengan kunjungan ke museum sejarah lain di sekitar pusat kota.
Museum Diponegoro menyimpan koleksi yang berkaitan dengan kehidupan dan perjuangan Pangeran Diponegoro, salah satu pahlawan nasional yang namanya diabadikan di banyak tempat di Indonesia. Koleksi museum ini membantu anak memahami konteks sejarah Perang Jawa dan peran penting Diponegoro di dalamnya.
Sama seperti Museum Sudirman, akses masuk ke museum ini gratis, sehingga keduanya bisa dikunjungi dalam satu hari tanpa menambah beban biaya tiket masuk ke anggaran liburan keluarga.
Desa Wisata Karangrejo di kawasan Borobudur menawarkan program edukatif yang lebih interaktif, mulai dari workshop batik, kegiatan bercocok tanam, hingga wisata budaya yang melibatkan langsung warga setempat. Fasilitasnya mencakup homestay dan aula serbaguna, sehingga program edukasi anak dan keluarga bisa berlangsung lebih dari satu hari jika diinginkan.
Konsep desa wisata seperti ini memberi anak pengalaman belajar yang lebih mendalam dibanding sekadar melihat-lihat, karena mereka benar-benar terlibat dalam prosesnya, mulai dari mencanting kain batik sampai menanam bibit di sawah.
Arum Art Borobudur cocok dikunjungi bagi yang ingin belajar membuat gerabah secara langsung di sela-sela kunjungan ke Candi Borobudur. Pengunjung diajak memahami proses pembuatan gerabah dari awal, mulai dari membentuk tanah liat di atas alat putar hingga proses pengeringan dan finishing.
Pengalaman semacam ini memberi anak pemahaman konkret tentang kerajinan tradisional yang sudah ada sejak zaman dulu, sekaligus melatih motorik halus lewat kegiatan membentuk tanah liat dengan tangan.
Karena sebagian besar destinasi di atas berada dalam jarak yang relatif dekat, kamu bisa mengelompokkan kunjungan berdasarkan kawasan supaya perjalanan lebih efisien. Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, Desa Wisata Karangrejo, dan Arum Art misalnya, semuanya berada di kawasan Borobudur dan bisa digabung dalam satu hari penuh.
Sementara itu, Museum Sudirman, Museum Diponegoro, dan Taman Kyai Langgeng lebih dekat dengan pusat Kota Magelang, sehingga cocok dijadwalkan di hari terpisah. Untuk Ketep Pass, siapkan waktu tambahan karena lokasinya di kawasan pegunungan Sawangan, agak jauh dari pusat kota maupun kawasan Borobudur.
Datang pagi hari ke Candi Borobudur juga disarankan, selain untuk menghindari cuaca terik siang hari, kuota tiket naik ke struktur candi juga terbatas setiap harinya sehingga sebaiknya dipesan online lebih awal. Untuk Ketep Pass, kunjungan pagi hari juga memberi peluang lebih besar melihat kelima gunung tanpa terhalang kabut yang biasanya muncul menjelang siang.
Supaya perjalanan edukasi keliling Magelang lebih nyaman, berikut tiga pilihan hotel dekat Candi Borobudur dengan budget berbeda.
Gopalan Borobudur berjarak sekitar 500 meter dari Candi Borobudur, menjadikannya salah satu hotel paling dekat dengan kawasan candi. Harga kamar mulai dari Rp500.000 per malam (harga dapat berubah sewaktu-waktu), dengan fasilitas kolam renang dan resepsionis 24 jam.
Urbanview Syariah Wisma Wongso berjarak sekitar 1,8 km dari Candi Borobudur. Harga kamar mulai dari Rp190.000 per malam (harga dapat berubah sewaktu-waktu), jadi pilihan paling ramah kantong di daftar ini.
OYO 2519 Mayang Garini berjarak sekitar 1,3 km dari Candi Borobudur. Harga kamar mulai dari Rp160.000 per malam (harga dapat berubah sewaktu-waktu), cocok untuk keluarga yang ingin menginap dekat kawasan candi tanpa budget besar.
Sebelum berangkat, kamu bisa cek dulu hotel di Magelang lewat Traveloka untuk bandingkan harga dan lokasi sesuai itinerary keluarga.
Kalau datang dari luar kota, tiket kereta api ke Stasiun Yogyakarta bisa jadi pilihan praktis sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Magelang, lalu lanjut ke Candi Borobudur atau Ketep Pass pakai rental mobil dari Traveloka biar lebih leluasa berpindah destinasi bersama keluarga. Kalau ingin menambah aktivitas, cek juga pilihan tur dan aktivitas di Magelang untuk melengkapi itinerary edukasi anak.










