5 Istana di Korea Selatan yang Menyimpan Kejayaan Dinasti Joseon

Xperience Team
Waktu baca 5 menit

Korea Selatan bukan hanya tentang kuliner lezat, K-pop, atau belanja di Myeongdong. Di balik gedung-gedung modern Seoul, tersembunyi warisan arsitektur yang luar biasa: istana-istana megah peninggalan Dinasti Joseon yang telah berdiri selama berabad-abad. Mengunjungi istana-istana ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan sebuah perjalanan langsung ke jantung sejarah dan budaya Korea. Bagi kamu yang sedang merencanakan liburan ke Negeri Ginseng, menyempatkan waktu untuk menjelajahi tempat wisata bersejarah ini adalah keputusan yang tidak akan pernah kamu sesali.

Seoul menjadi rumah bagi sebagian besar istana bersejarah Korea Selatan. Kelima istana yang akan dibahas dalam artikel ini semuanya berlokasi di ibu kota, sehingga memudahkan perjalananmu untuk mengunjungi beberapa sekaligus dalam satu hari. Yuk, kita berkenalan lebih jauh dengan istana-istana yang penuh cerita ini!

1. Istana Gyeongbokgung — Mahkota Kejayaan Dinasti Joseon

Gyeongbokgung adalah istana terbesar dan paling megah di antara kelima istana yang ada di Seoul. Nama Gyeongbokgung sendiri memiliki arti ""Istana yang Diberkahi Surga,"" sebuah nama yang sangat sesuai dengan kemegahannya. Dibangun pada tahun 1395, istana ini menjadi pusat pemerintahan dan kediaman keluarga kerajaan selama masa kejayaan Dinasti Joseon.

Saat memasuki kompleks istana, kamu akan disambut oleh Geunjeongmun, gerbang utama yang megah sebelum akhirnya tiba di Geunjeongjeon — balai singgasana utama tempat raja menerima para menteri dan tamu kerajaan. Jangan lewatkan Pavilion Gyeonghoeru yang berdiri anggun di atas kolam buatan, serta taman Hyangwonjeong yang menjadi salah satu sudut paling indah di seluruh kompleks. Setiap sudut istana ini seperti menawarkan latar foto yang sempurna.

Salah satu daya tarik yang paling dinantikan oleh para wisatawan adalah upacara pergantian penjaga kerajaan yang berlangsung di depan gerbang utama. Upacara ini menampilkan para penjaga dalam kostum tradisional lengkap yang sangat memukau. Pastikan kamu mengecek jadwal penutupan, karena Gyeongbokgung tutup pada hari Selasa.

2. Istana Changdeokgung — Situs Warisan Dunia UNESCO

Dibangun pada tahun 1405 atas perintah Raja Taejong, Istana Changdeokgung terletak di kawasan Jongno-gu, Seoul. Istana ini bukan sembarang istana — Changdeokgung telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, sebuah pengakuan internasional atas nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya yang luar biasa. Perpaduan harmonis antara bangunan tradisional Korea dengan lanskap alam sekitarnya menjadikan Changdeokgung benar-benar unik.

Di dalam kompleks istana, kamu bisa menemukan beberapa bangunan penting seperti Injeongjeon (balai singgasana utama), Seonjeongjeon (ruang kerja raja), dan Daejojeon (kediaman permaisuri). Namun, daya tarik terbesar Changdeokgung adalah Huwon atau Taman Rahasia — sebuah taman seluas 78 hektare yang hanya bisa dikunjungi melalui tur terpandu. Taman ini menampilkan kolam, paviliun, dan pepohonan rindang yang menciptakan suasana damai dan magis, terutama saat musim gugur ketika dedaunan berubah warna.

Karena kunjungan ke Huwon harus melalui tur terpandu dengan kapasitas terbatas, sangat disarankan untuk membeli tiket jauh-jauh hari, terutama jika kamu berkunjung di musim ramai. Tur berbahasa Inggris tersedia di jadwal-jadwal tertentu, jadi pastikan kamu mengecek jadwalnya sebelum datang.

Kenyamanan akomodasi saat berada di Seoul sangat mempengaruhi pengalaman liburanmu. Temukan pilihan hotel terbaik di Seoul sesuai budget dan kebutuhanmu.

3. Istana Changgyeonggung — Istana dengan Taman Botani Tertua

Istana Changgyeonggung memiliki sejarah yang menarik — awalnya bernama Suganggung, istana ini kemudian berganti nama pada abad ke-16 menjadi Changgyeonggung. Lokasinya tepat berdampingan dengan Istana Changdeokgung di kawasan Jongno-gu, Seoul, sehingga kamu bisa mengunjungi keduanya dalam satu waktu. Istana ini dibangun dengan tujuan mulia: menyediakan tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi para perempuan kerajaan.

Berbeda dengan Gyeongbokgung yang terkenal dengan kemegahannya, desain Changgyeonggung cenderung lebih sederhana namun tetap elegan. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah adanya observatorium tradisional kuno yang menjadi bukti kemajuan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti Joseon. Selain itu, kompleks ini juga memiliki taman botani yang dianggap sebagai salah satu taman botani tertua di Korea Selatan — sebuah warisan yang sangat berharga bagi dunia ilmu pengetahuan dan botani.

Suasana Changgyeonggung terasa lebih tenang dan tidak seramai Gyeongbokgung, menjadikannya pilihan sempurna bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan istana dengan lebih santai. Di musim semi, kawasan ini berubah menjadi lautan bunga yang memesona, menarik banyak wisatawan untuk berfoto di antara keindahan alam yang memukau.

4. Istana Deoksugung — Perpaduan Unik Timur dan Barat

Istana Deoksugung memiliki kisah asal-usul yang berbeda dari istana-istana lainnya. Awalnya, kawasan ini merupakan kediaman pribadi seorang pangeran Joseon, bukan sebuah istana kerajaan. Statusnya berubah menjadi istana resmi setelah invasi Jepang pada akhir abad ke-16, ketika Deoksugung dijadikan tempat berlindung dan pusat pemerintahan darurat. Nama Deoksugung sendiri berarti ""Istana Kebajikan dan Umur Panjang.""

Yang membuat Deoksugung benar-benar istimewa adalah perpaduan arsitekturnya yang unik: di sini, bangunan tradisional Korea berdampingan secara harmonis dengan bangunan bergaya Eropa. Seokjojeon, sebuah gedung yang dibangun pada tahun 1910, adalah contoh nyata dari pengaruh arsitektur Barat yang hadir di tengah kompleks istana tradisional. Gedung ini kini berfungsi sebagai Museum Seni Nasional Korea dan rutin menggelar pameran seni yang menarik.

Lokasi Deoksugung yang berada di pusat kota Seoul, tepat di seberang Seoul Plaza, membuatnya sangat mudah dijangkau. Upacara pergantian penjaga di depan Gerbang Daehanmun juga menjadi atraksi tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Setelah puas berkeliling istana, kamu bisa berjalan santai menyusuri Deoksugung Doldam-gil — jalan berbatu yang dikelilingi tembok istana dan rindangnya pepohonan.

Untuk menuju Seoul dari Indonesia, cari tiket pesawat terbaik dengan harga kompetitif. Bandara Internasional Incheon (ICN) adalah pintu masuk utama ke Korea Selatan yang terhubung dengan banyak maskapai internasional.

Terbang Bersama Traveloka

Wed, 2 Sep 2026

T’way Air

Jakarta (CGK) ke Seoul (ICN)

Mulai dari Rp 2.581.000

Sun, 13 Sep 2026

Scoot

Surabaya (SUB) ke Seoul (ICN)

Mulai dari Rp 2.428.200

Wed, 9 Sep 2026

Scoot

Bali / Denpasar (DPS) ke Seoul (ICN)

Mulai dari Rp 4.341.700

5. Istana Gyeonghuigung — Istana yang Terlupakan di Tengah Kota

Di antara kelima istana, Gyeonghuigung mungkin yang paling jarang dibicarakan — namun justru di sinilah letak keistimewaannya. Dibangun pada awal abad ke-17 pada masa pemerintahan Raja Gwanghaegun (1608–1623), nama Gyeonghuigung berarti ""Istana Kemakmuran dan Kedamaian."" Istana ini berfungsi sebagai tempat perlindungan darurat bagi keluarga kerajaan sekaligus istana pendukung Gyeongbokgung.

Gyeonghuigung terletak di pusat Seoul, tidak jauh dari Museum Sejarah Seoul, membuatnya sangat mudah dijangkau dengan transportasi umum. Dibandingkan istana-istana lainnya, Gyeonghuigung jauh lebih sepi dari wisatawan, sehingga kamu bisa menikmati suasana istana dengan lebih leluasa dan personal. Inilah alasan mengapa banyak penduduk lokal Seoul menjadikan tempat ini sebagai destinasi favorit untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Kompleks Gyeonghuigung memang lebih kecil dari istana-istana lainnya, namun nilai sejarah dan ketenangannya menjadikannya permata tersembunyi yang wajib masuk dalam daftar kunjunganmu. Masuk ke Gyeonghuigung juga gratis, menjadikannya pilihan yang sangat menarik bagi wisatawan dengan anggaran terbatas.

Sebelum atau sesudah mengunjungi istana-istana ini, ada banyak sekali aktivitas seru lainnya yang bisa kamu lakukan di Seoul. Jelajahi berbagai pilihan aktivitas menarik untuk melengkapi pengalaman liburanmu di Korea Selatan.

Tips Berwisata ke Istana di Korea Selatan

Perencanaan Kunjungan

Sebelum berangkat, pastikan kamu mengecek jadwal buka dan tutup masing-masing istana — Gyeongbokgung misalnya tutup setiap hari Selasa. Membeli tiket secara online jauh-jauh hari sangat dianjurkan, terutama untuk tur ke Huwon di Changdeokgung yang kapasitasnya sangat terbatas. Tersedia juga tiket kombinasi yang memungkinkanmu mengunjungi beberapa istana sekaligus dengan harga yang lebih terjangkau.

Panduan di Lokasi

Manfaatkan tur terpandu berbahasa Inggris yang tersedia di sebagian besar istana untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang sejarah dan budaya yang tersimpan di balik setiap bangunan. Alternatifnya, unduh audio guide yang kini tersedia secara digital untuk pengalaman wisata mandiri yang lebih fleksibel. Jangan lupa untuk menyaksikan upacara pergantian penjaga yang digelar secara berkala di Gyeongbokgung dan Deoksugung.

Transportasi di Seoul

Seoul memiliki sistem transportasi umum yang sangat baik dan terjangkau. Kamu bisa menggunakan tiket kereta untuk bepergian antar kota di Korea Selatan, sementara metro Seoul adalah pilihan terbaik untuk menjelajahi berbagai sudut ibu kota dengan efisien. Untuk perjalanan dari Bandara Incheon ke pusat kota, gunakan layanan Airport transfer yang nyaman agar perjalananmu dimulai dengan sempurna sejak tiba di Korea Selatan.

Jika ingin lebih fleksibel menjelajahi area-area di luar jangkauan metro, pertimbangkan untuk memesan sewa mobil agar kamu bisa mengeksplor berbagai sudut Korea Selatan sesuai jadwalmu sendiri. Untuk perjalanan antar kota dalam negeri yang lebih terjangkau, tiket bus antar kota juga tersedia dengan rute yang cukup lengkap.

Waktu Terbaik Berkunjung

Musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (September–November) adalah waktu terbaik untuk mengunjungi istana-istana di Seoul. Pada musim semi, bunga sakura dan bunga-bunga lainnya bermekaran di sekitar kompleks istana, menciptakan pemandangan yang sangat indah. Sementara musim gugur menghadirkan gradasi warna dedaunan yang memukau — kombinasi merah, oranye, dan kuning yang menjadi latar sempurna untuk fotografi.

Rencanakan Perjalananmu Bersama Traveloka

Traveloka adalah aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang telah dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di seluruh kawasan. Dengan Traveloka, semua kebutuhan perjalananmu ke Korea Selatan bisa dipenuhi dalam satu aplikasi yang mudah digunakan — mulai dari pemesanan tiket pesawat, hotel, aktivitas wisata, tiket kereta, tiket bus, hingga sewa mobil dan airport transfer.

Tidak hanya itu, Traveloka juga menyediakan layanan pembayaran fleksibel melalui fitur PayLater yang memungkinkanmu memesan perjalanan impian sekarang dan membayarnya nanti sesuai kemampuan finansialmu. Tersedia pula layanan eSIM untuk koneksi internet tanpa hambatan selama di Korea Selatan, serta asuransi perjalanan untuk ketenangan pikiran sepanjang liburan. Jangan lupa cek promo Traveloka yang hadir setiap saat dengan penawaran harga terbaik untuk berbagai produk perjalanan.

Segera download aplikasi Traveloka sekarang dan mulailah merencanakan petualangan tak terlupakanmu ke istana-istana megah Korea Selatan. Dengan Traveloka, setiap perjalanan menjadi lebih mudah, lebih nyaman, dan tentunya lebih berkesan!

Tags:

korea

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan