Promo
Jadi Partner Traveloka
Simpan
Pesanan Saya
IDR
Pay
Log In
Daftar
0

Traveloka Team

21 Jan 2020 • 4 min read

Jangan Lewatkan, Ini 6 Perayaan Imlek Seru di Berbagai Kota se-Indonesia!

Photo Credit: Pixabay

Imlek atau Tahun Baru China adalah salah satu perayaan yang menjadi hari libur nasional di Indonesia.

Perayaan Tahun Baru Imlek ini dimulai pada hari pertama bulan pertama dalam penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama). Namun jika dilihat dengan kalender Masehi, perayaan Imlek biasanya jatuh antara bulan Januari atau Februari.

Di China, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam serta menawarkan banyak tema umum seperti perjamuan makan malam pada malam tahun baru, serta menyalakan kembang api.

Sementara itu, di Indonesia yang juga memiliki populasi cukup besar untuk suku Tionghoa, Imlek menjadi ajang kumpul keluarga dengan beragam perayaan unik dan meriah.

Beda kota, beda pula cara merayakannya. Nah, bagaimana sih perayaan Tahun Baru Imlek di kota dan daerah di Indonesia? Kalau penasaran, coba simak ulasan berikut ini yuk! Mungkin saja kalian tertarik menjadikan salah satu destinasi di bawah sebagai pengisi liburan Imlek.

1. Patekoan, Jakarta

Photo Credit: Tempo.co

Perayaan Tahun Baru Imlek di Jakarta, tak hanya dimeriahkan oleh atraksi barongsai dan tari naga yang memukau. Di daerah Glodok, Jakarta Barat misalnya terdapat tradisi unik yang bernama Patekoan yang telah dilakukan dari masa ke masa.

Terdapat sesuatu yang unik pada tradisi Patekoan ini, yaitu disediakannya air teh secara gratis untuk siapa saja yang melintasi jalanan di Glodok.

Menilik sejarahnya, Patekoan sudah bermula sejak abad ke-16 di kawasan Pecinan yang ada di daerah Glodok. Tradisi ini dimulai oleh seorang Kapiten Gan Djie yang berdarah Tionghoa bersama istrinya, yaitu Nyai Gan Djie yang berasal dari Bali.

Pasangan ini cukup dihormati oleh penduduk sekitarnya karena terkenal amat dermawan. Salah satu hal yang mereka lakukan adalah membantu masyarakat yang setiap harinya lewat di depan rumah mereka, seperti pedagang hingga kuli panggul, dengan menyajikan teh secara cuma-cuma. Baik banget, kan?

2. Pawai Tatung, Singkawang

Photo Credit: Infopublik.id

Singkawang menjadi destinasi yang tak kalah menarik untuk kamu yang ingin menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek yang unik. Warga Singkawang merayakan Tahun Baru Imlek dengan mengadakan Pawai Tatung. Setiap tahunnya, pawai ini diikuti oleh lebih dari 500 tatung yang memperlihatkan kesaktiannya.

Bagi Anda yang belum tahu, tatung merupakan sosok manusia yang dipercaya sedang dirasuki oleh roh dewa. Mirip dengan atraksi debus, tatung yang ikut dalam pawai ini akan mulai menancapkan benda tajam ke seluruh tubuhnya.

Uniknya, tatung tidak terluka atau merasakan kesakitan sedikit pun saat melakukan atraksi tersebut. Pawai ini biasanya dimulai dengan upacara yang diadakan di sebuah biara dengan dipimpin oleh seorang ahli spiritual.

3. Grebeg Sudiro, Solo

Photo Credit: Witatour.com

Grebeg Sudiro merupakan perwujudan akulturasi budaya lokal dan Tionghoa yang diselenggarakan di Kelurahan Sudiroprajan atau tepat berada di jantung Kota Solo. Perayaan ini pada umumnya diadakan pada tujuh hari sebelum Tahun Baru Imlek tiba, sebagai simbol toleransi kuat antara warga Tionghoa dan Jawa dalam acara Imlek yang hangat dan meriah.

Awal mula perayaan Grebeg Sudiro adalah pada tahun 2007 yang meniru kegiatan Grebeg Suro di Ponorogo yang telah lama sukses menyelenggarakan kegiatan di panggung maupun jalan.

Dalam Grebeg Sudiro, terdapat gunungan yang disusun dari ribuan kue keranjang, kue khas orang Tionghoa saat menyambut Imlek. Gunungan ini nantinya akan diarak ke seluruh kawasan Sudiroprajan, diikuti pawai dari kesenian Tionghoa dan Jawa.

Kesenian Barongsai, atraksi Reog Ponorogo, tarian tradisional, pakaian tradisional, adat keraton sampai kesenian kontemporer juga akan digelar di sepanjang jalan kawasan Sudiroprajan.

Arak-arakan akan berhenti di depan Klenteng Tien Kok Sie di depan Pasar Gede. Perayaan berakhir dengan dinyalakannya lentera atau lampion berbentuk teko yang digantung di atas pintu gerbang Pasar Gede, penyalaan ini juga diikuti penyalaan lampion di tempat-tempat lain.

4. Festival Perang Air, Riau

Photo Credit: Travelingyuk

Tak perlu jauh-jauh mengunjungi Thailand untuk merasakan serunya perayaan perang air Songkran. Ternyata, Riau juga punya tradisi yang serupa, loh! Hanya saja festival ini diadakan pada perayaan Tahun Baru Imlek. Tidak hanya dimeriahkan oleh para etnis Tionghoa, festival ini juga dihadiri dan diikuti oleh berbagai warga Riau.

Biasanya, warga akan beramai-ramai turun ke jalan dan melakukan perang air dengan pistol air sehingga badan setiap orang menjadi basah. Perang air di Riau yang memperingati awal tahun baru ini juga biasa disebut dengan Ciancui.

5. Sembahyang di Klenteng Po Hwa Kong, Lombok

Photo Credit: Situsbudaya.id

Lombok juga bisa menjadi destinasi pilihan bagi Anda yang ingin menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek.

Coba saja berkunjung ke Klenteng Po Hwa Kong. Klenteng yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No.180, Kelurahan Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram ini merupakan klenteng berusia tua, karena didirikan pada tahun 1840.

Saat Imlek, biasanya banyak warga yang sembahyang atau berdoa memohon berkat di klenteng tua ini tepatnya setiap tanggal 1 dan 15 pada kalender Imlek. Selain itu, sejumlah warga juga akan turut membantu mendekorasi dan membersihkan klenteng ini setiap tiba peringatan tahun baru Imlek. Pada bagian dalam klenteng ini, terdapat 12 altar dengan masing-masing nama dewa.

6. Mandi di Tujuh Sumur, Depok

Photo Credit: Warta Kota

Depok juga punya cara unik dalam merayakan Tahun Baru Imlek. Salah satunya adalah warga etnis Tionghoa akan beramai-ramai datang ke Vihara Gayatri. Vihara ini merupakan salah satu ikon tempat suci warga Depok dan sekitarnya.

Pada perayaan Imlek, warga yang berkunjung tak hanya untuk tujuan beribadah, namun juga untuk mandi bersama di tujuh sumur yang telah dikenal memiliki keistimewaan. Kabarnya tujuh sumur ini tidak pernah surut meski musim kemarau tiba. Air di seluruh sumur itu juga dipercaya memiliki kekuatan mendatangkan rezeki, jodoh, hingga bisa menyembuhkan penyakit.

Tidak hanya untuk mandi, sumur itu pun dimanfaatkan pengunjung untuk melemparkan koin. Mereka percaya, dengan melakukan ritual ibadah seperti itu, kebaikan akan kembali kepada orang yang melemparkan koin tersebut.

Itulah beberapa perayaan Tahun Baru Imlek unik di berbagai kota di Indonesia. Tidak sabar untuk menyaksikan langsung kemeriahannya, bukan?

Untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di destinasi luar kota, tentunya Anda ingin mengunjungi berbagai tempat dalam satu hari dengan praktis dan hemat.

Mudahnya sekarang, keinginan Anda dapat terwujud dengan mudah melalui layanan rental mobil Traveloka. Seru banget kan, sekarang Anda dapat mengunjungi tempat-tempat seru di seluruh bagian kota dengan mudah dan hemat. Untuk Anda yang menginginkan kenyamanan dan privasi ekstra, rental mobil di Traveloka juga menawarkan pilihan rental mobil tanpa sopir.

Selamat menikmati liburan Tahun Baru Imlek dengan nyaman!

Tags:
Imlek
rental mobil
sewa mobil
traveloka