10 Makanan Tradisional Batak yang Wajib Dicoba, dari Arsik hingga Naniura

Xperience Team
Waktu baca 4 menit

Masakan Batak adalah salah satu warisan kuliner paling kaya di Indonesia, dibumbui dengan andaliman, rempah khas Sumatera Utara yang memberikan sensasi pedas menggetar yang tidak ditemukan di masakan daerah mana pun di Nusantara. Dari hidangan seremonial yang hanya disajikan dalam upacara adat, hingga jajanan pasar yang bisa ditemukan seharga beberapa ribu rupiah, tradisi kuliner Batak mencerminkan kedalaman budaya suku-suku yang mendiami tepian Danau Toba dan pegunungan Sumatera Utara.

Untuk menikmati cita rasa autentik masakan Batak langsung dari sumbernya, rencanakan perjalanan ke Medan dan sekitarnya. Pesan tiket pesawat ke Medan lebih awal agar mendapatkan harga terbaik, terutama pada musim liburan ketika permintaan tiket meningkat signifikan. Berikut sepuluh makanan tradisional Batak paling representatif yang wajib masuk daftar kuliner Anda.

1. Ikan Arsik (Dekke Na Niarsik)

Ikan Arsik, yang dalam bahasa Batak Toba disebut Dekke Na Niarsik, adalah hidangan ikan mas yang dimasak kering dengan bumbu rempah lengkap termasuk andaliman, asam cekala, dan bunga kecombrang. Proses memasaknya yang lambat membiarkan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ikan, menghasilkan cita rasa yang berlapis dengan aroma rempah yang harum sejak hidangan masih di atas api. Hidangan ini selalu hadir dalam upacara pernikahan dan acara adat kelahiran Batak sebagai simbol berkah dan kemakmuran bagi keluarga. Di luar konteks upacara, Ikan Arsik mudah ditemukan di restoran masakan Batak di Medan dan kawasan Danau Toba.

2. Naniura

Naniura sering disebut sebagai sashimi ala Batak karena merupakan hidangan ikan mentah yang tidak dimasak melalui api, melainkan diolah dengan keasaman tinggi dari asam jungga yang mengubah tekstur ikan secara kimiawi hingga "matang" tanpa panas. Proses ini membutuhkan takaran yang sangat tepat agar ikan benar-benar matang secara asam tanpa kehilangan kesegarannya. Dahulu kala, hidangan istimewa ini hanya disajikan untuk para raja Batak dan tamu kehormatan dalam upacara adat besar. Kini Naniura bisa dinikmati di beberapa restoran masakan Batak pilihan di Medan dan Pulau Samosir, meskipun jarang tersedia di semua warung makan.

Jelajahi berbagai pengalaman kuliner dan wisata budaya Batak yang bisa dipesan langsung melalui tempat wisata di Traveloka.

3. Saksang

Saksang adalah hidangan daging yang dimasak dengan bumbu rempah kaya dan andaliman, menghasilkan kuah berwarna gelap yang pekat dengan aroma rempah yang kuat dan mendalam. Hidangan ini memiliki makna seremonial yang sangat tinggi dalam adat Batak dan hampir selalu hadir dalam acara pernikahan, duka cita, dan upacara adat besar lainnya. Setiap keluarga Batak umumnya memiliki resep turun-temurun yang sedikit berbeda dalam komposisi rempahnya, sehingga rasa Saksang dari satu rumah ke rumah lain bisa berbeda cukup signifikan. Di restoran, Saksang biasanya disajikan bersama nasi putih panas sebagai sajian utama yang mengenyangkan.

4. Mie Gomak

Mie Gomak dijuluki spaghetti ala Batak karena menggunakan mie lidi berukuran besar yang teksturnya lebih kenyal dan lebih tebal dari mie biasa yang umum dijumpai di warung makan Indonesia. Bumbu khasnya adalah andaliman yang memberikan sensasi kebas di lidah, berpadu dengan santan dan rempah-rempah yang membuat bumbu atau kuahnya jauh lebih kompleks dari mie goreng atau mie rebus pada umumnya. Di Pasar Balige di tepi Danau Toba, Mie Gomak bisa ditemukan dengan harga mulai dari Rp5.000 per porsi dan menjadi sarapan favorit warga setempat sejak pagi hari. Mie Gomak tersedia dalam versi kuah dan versi goreng, keduanya sama-sama populer dan menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

5. Dali ni Horbo

Dali ni Horbo adalah keju tradisional Batak yang terbuat dari susu kerbau segar, menjadikannya satu-satunya produk keju asli yang berasal dari Sumatera Utara dan salah satu dari sedikit keju tradisional yang dikenal di Indonesia. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal, dengan rasa yang lebih gurih dan berlemak karena kandungan protein susu kerbau yang lebih tinggi dibanding susu sapi. Proses pembuatannya menggunakan getah pepaya sebagai koagulan alami yang menggumpalkan protein susu tanpa bahan kimia tambahan, sebuah teknik tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dali ni Horbo paling sering disajikan dalam sup sederhana berbumbu bawang merah, bawang putih, dan daun kemangi di kawasan Samosir dan Balige.

Temukan pilihan hotel terbaik di Medan dan kawasan Danau Toba untuk menginap nyaman selama perjalanan kuliner Batak Anda.

6. Babi Panggang Karo (BPK)

Babi Panggang Karo adalah hidangan ikonik dari suku Batak Karo yang menyajikan daging panggang berbumbu dengan aroma panggang khas kayu bakar yang meresap hingga ke dalam daging. Bumbu andaliman yang digiling kasar dan sambal khas memberikan rasa pedas berlapis yang membedakan BPK dari hidangan panggang daerah lain di Indonesia. Salah satu pusat kuliner BPK yang paling dikenal adalah kawasan Kabanjahe, sekitar dua jam perjalanan dari Medan, tempat berderet rumah makan yang sudah beroperasi selama puluhan tahun. Wisatawan yang berkunjung ke Berastagi dan pegunungan Karo hampir selalu menyempatkan diri menikmati BPK sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan mereka.

7. Manuk Napinadar

Manuk Napinadar adalah hidangan ayam bakar berkuah dengan bumbu darah ayam yang dicampur andaliman dan rempah-rempah pilihan, menjadikannya salah satu hidangan Batak dengan profil rasa paling unik dan kompleks. Teknik pengolahan ini membutuhkan keahlian khusus agar bumbu darah tidak menggumpal dan tetap menyatu rata dengan kuahnya hingga sajian terlihat dan terasa sempurna. Hidangan ini kerap disajikan dalam upacara adat sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan dan simbol kemurahan hati tuan rumah. Di luar konteks upacara, Manuk Napinadar bisa ditemukan di restoran masakan Batak autentik di Medan yang biasanya perlu dipesan sehari sebelumnya.

8. Ombus-ombus

Ombus-ombus adalah kue tradisional Batak berbahan dasar tepung beras yang dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang, menghasilkan tekstur lembut dengan aroma daun pisang yang harum dan alami. Di dalamnya terdapat isian gula merah atau kelapa manis yang mencair menjadi karamel lembut saat digigit, memberikan kontras rasa manis di tengah kulitnya yang gurih. Kue ini paling mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional di Balige dan sekitar kawasan Toba, terutama pada pagi hari sebelum habis terjual. Ombus-ombus biasanya disantap bersama kopi atau teh hangat sebagai sarapan ringan dan menjadi oleh-oleh yang sering dibawa pulang wisatawan dari Danau Toba.

9. Natinombur

Natinombur adalah hidangan ikan bakar yang disajikan dengan siraman sambal khas berbumbu andaliman, bawang, dan rempah pilihan yang dituangkan di atas ikan tepat setelah matang dari panggangan. Proses penyiramannya dilakukan saat ikan masih panas sehingga bumbu sambal meresap ke dalam daging dan menciptakan perpaduan rasa bakar, pedas, dan asam yang khas. Hidangan ini sangat populer di kawasan Danau Toba, terutama di sekitar Parapat, tempat warung-warung ikan bakar berjajar di tepi danau dan menyajikan ikan mas atau nila segar yang baru ditangkap. Menikmati Natinombur sambil menatap hamparan Danau Toba di sore hari adalah pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.

10. Sasagun

Sasagun adalah camilan tradisional Batak yang terbuat dari tepung beras yang disangrai bersama kelapa parut dan gula merah hingga kering, menghasilkan tekstur berpasir yang renyah dengan aroma sangrai yang harum. Rasanya manis dan gurih sekaligus, dengan sedikit rasa karamel dari proses penyangraian yang membedakannya dari kue berbahan tepung beras lainnya. Di Pasar Petisah Medan, Sasagun bisa ditemukan bersama aneka jajanan tradisional Batak lainnya, sering dikemas dalam wadah plastik atau bungkusan dan dijual sebagai oleh-oleh khas Sumatera Utara. Sasagun bertahan cukup lama pada suhu ruang sehingga mudah dibawa pulang sebagai buah tangan untuk keluarga dan rekan.

Untuk perjalanan ke Sumatera Utara, gunakan airport transfer dari Bandara Kualanamu ke pusat kota Medan dengan nyaman. Bagi yang ingin menjelajahi kawasan kuliner Batak hingga ke Parapat dan Danau Toba, sewa mobil memberi fleksibilitas penuh untuk mengatur rute sesuai keinginan. Tersedia pula tiket kereta dari berbagai kota besar ke Medan, serta tiket bus antar kota yang menghubungkan Medan dengan berbagai destinasi di Sumatera Utara.

Terbang Bersama Traveloka

Thu, 30 Jul 2026

Lion Air

Jakarta (CGK) ke Medan (KNO)

Mulai dari Rp 1.536.309

Fri, 31 Jul 2026

Lion Air

Batam (BTH) ke Medan (KNO)

Mulai dari Rp 987.000

Wed, 26 Aug 2026

AirAsia Berhad (Malaysia)

Kuala Lumpur (KUL) ke Medan (KNO)

Mulai dari Rp 824.280

Pesan Perjalanan Kuliner Batak Bersama Traveloka

Traveloka adalah aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya lebih dari 100 juta pengguna. Untuk wisatawan yang ingin menjelajahi kuliner Batak langsung ke sumbernya, Traveloka menyediakan semua kebutuhan perjalanan dalam satu aplikasi: tiket pesawat ke Medan, pilihan hotel di Medan dan kawasan Danau Toba, aktivitas wisata budaya dan kuliner, sewa mobil, tiket bus, tiket kereta, eSIM, dan asuransi perjalanan.

Salah satu keunggulan menggunakan Traveloka adalah kemudahan pembayaran dengan berbagai metode lokal seperti GoPay, OVO, transfer bank, dan dompet digital lainnya, sehingga perjalanan kuliner Batak lebih mudah direncanakan langsung dari genggaman. Cek promo Traveloka secara berkala untuk mendapatkan harga terbaik pada tiket pesawat, hotel, dan aktivitas wisata di Sumatera Utara. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store dan mulai rencanakan perjalanan kuliner Batak Anda sekarang.

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan