Jakarta menyimpan kekayaan kuliner yang jauh melampaui makanan berat. Di balik kesibukan kota ini, tersembunyi warisan minuman tradisional Betawi yang sudah ada jauh sebelum Jakarta menjadi ibu kota seperti sekarang. Minuman-minuman ini bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan cerminan kreativitas dan ketahanan budaya masyarakat Betawi yang tumbuh di tengah pengaruh budaya dari berbagai penjuru dunia.
Setiap tegukan membawa cerita panjang tentang rempah-rempah pilihan, teknik penyajian yang diwariskan turun-temurun, dan filosofi kuliner yang menjunjung kearifan lokal. Bagi wisatawan yang ingin memahami Jakarta lebih dalam, menjelajahi minuman khas Betawi adalah langkah pertama yang tepat.
Minuman tradisional Betawi lahir dari perpaduan unik antara pengaruh Arab, Tionghoa, Melayu, dan Eropa yang bercampur dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi selama berabad-abad. Alih-alih meniru minuman kolonial, para pedagang dan ibu rumah tangga Betawi menciptakan sajian sendiri yang kaya rempah dan cita rasa lokal. Hasilnya adalah deretan minuman yang tidak ditemukan di daerah lain mana pun di Indonesia.
Keunikan minuman Betawi terletak pada penggunaan bahan-bahan alami seperti jahe, kayu secang, serai, kayu manis, dan santan kelapa segar. Bahan-bahan ini bukan hanya memberikan rasa yang khas, tetapi juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang sudah diakui secara turun-temurun. Nilai historis inilah yang membuat minuman khas Betawi terus bertahan dan semakin diminati di tengah gempuran minuman modern.
Untuk memulai perjalanan kuliner ke Jakarta, wisatawan dapat memesan tiket pesawat langsung ke Bandara Soekarno-Hatta melalui Traveloka dengan harga terbaik dan berbagai pilihan maskapai.
Tue, 11 Aug 2026

Batik Air Malaysia
Medan (KNO) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.516.983
Wed, 29 Jul 2026

Citilink
Bali / Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.341.100
Wed, 29 Jul 2026

Lion Air
Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 951.200
Bir Pletok adalah minuman paling ikonik dari budaya Betawi, dan namanya kerap membuat orang bertanya-tanya. Meski disebut "bir", minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Namanya diambil dari bunyi "pletok" yang muncul saat batang bambu tempat menyimpan minuman ini dikocok sebelum disajikan kepada tamu.
Bir Pletok dibuat dari campuran jahe merah, kayu secang, serai, kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan berbagai rempah pilihan lainnya. Warna merahnya yang menawan berasal dari kayu secang secara alami, tanpa pewarna buatan. Rasanya hangat, sedikit pedas, dan harum dengan aroma rempah yang kuat, menjadikannya minuman yang sempurna untuk dinikmati kapan saja.
Bir Pletok kini sudah mendapat pengakuan resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, membuktikan pentingnya minuman ini dalam khazanah budaya nasional. Di Setu Babakan, kawasan cagar budaya Betawi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Bir Pletok tersedia dalam versi panas maupun dingin dengan harga sekitar Rp 8.000 hingga Rp 15.000 per gelas.
Es Selendang Mayang adalah minuman dingin berlapis warna yang keindahan tampilannya setara dengan cita rasanya yang memanjakan lidah. Namanya terinspirasi dari selendang penari yang berwarna-warni, mencerminkan lapisan kue tepung beras berwarna merah muda dan putih yang menjadi ciri khasnya.
Minuman ini terdiri dari potongan kue tepung beras yang kenyal, sagu mutiara, santan segar, dan siraman kuah gula merah cair yang manis legit. Semua bahan disajikan di atas es serut yang melimpah, menciptakan perpaduan tekstur dan rasa yang harmonis antara manis, gurih, dan segar. Setiap suapan menghadirkan sensasi berbeda yang membuat Es Selendang Mayang sulit untuk berhenti dinikmati.
Minuman ini banyak ditemukan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, yang merupakan pusat sejarah kolonial Batavia. Para penjual kaki lima di sekitar Museum Fatahillah biasanya menjual Es Selendang Mayang dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Tampilan berlapis warna pastelnya dengan kuah gula merah yang mengalir menjadikannya latar foto yang dramatis bagi siapa pun yang mengunjungi kawasan bersejarah ini.
Es Goyang adalah es krim tradisional Betawi yang cara pembuatannya jauh berbeda dari es krim modern. Dinamakan "goyang" karena proses pembuatannya melibatkan penggoyangan cetakan berisi adonan di dalam wadah berisi es batu dan garam agar adonan membeku dengan sempurna. Metode tradisional ini menghasilkan tekstur yang lebih padat dan lembut dibandingkan es krim pabrik.
Es Goyang hadir dalam berbagai pilihan rasa tradisional seperti cokelat, kacang hijau, durian, alpukat, dan stroberi. Adonannya dibuat dari santan, gula merah, dan bahan-bahan alami lainnya yang memberikan rasa gurih khas santan yang tidak ditemukan pada es krim modern. Satu tusuk Es Goyang biasanya dijual dengan harga Rp 3.000 hingga Rp 7.000, menjadikannya camilan yang sangat terjangkau.
Penjual Es Goyang tradisional masih dapat ditemukan di berbagai pasar tradisional Jakarta seperti Pasar Minggu dan Pasar Palmerah, serta di acara-acara budaya Betawi. Kehadiran Es Goyang dalam berbagai festival kuliner Jakarta membuktikan bahwa minuman tradisional ini tetap relevan dan diminati lintas generasi. Wisatawan yang berkunjung pada akhir pekan memiliki peluang lebih besar untuk menemukan penjual Es Goyang di area Setu Babakan.
Jakarta menawarkan banyak pengalaman wisata menarik selain kuliner. Temukan berbagai tempat wisata di Jakarta dan pesan tiket aktivitasnya langsung melalui Traveloka untuk kemudahan perjalananmu.
Es Doger adalah minuman es campur khas Betawi yang terkenal dengan isian berlimpah dan tampilan yang memukau. Dalam satu mangkuk Es Doger, wisatawan akan menemukan potongan tape singkong, tape ketan hitam, kelapa muda serut, mutiara sagu, potongan roti tawar, irisan alpukat, susu kental manis, dan siraman sirup merah yang manis. Perpaduan ini menciptakan dimensi rasa yang sangat kompleks namun tetap seimbang dalam setiap suapan.
Yang membedakan Es Doger dari es campur lainnya adalah penggunaan santan yang dicampur ke dalam es serutnya, memberikan rasa gurih yang menjadi ciri khas tersendiri. Nama "Doger" berasal dari akronim Dorong Gerobak karena minuman ini awalnya dijajakan dengan gerobak dorong keliling kampung oleh para pedagang Betawi. Tradisi ini masih bertahan hingga kini, meski Es Doger juga sudah tersedia di berbagai kafe dan restoran Betawi modern.
Satu porsi Es Doger di warung kaki lima biasanya dihargai Rp 8.000 hingga Rp 15.000, sementara di kafe modern harganya bisa mencapai Rp 25.000 hingga Rp 40.000. Festival Kuliner Betawi yang rutin digelar dalam rangkaian acara HUT DKI Jakarta setiap Juni adalah momen terbaik untuk mencicipi Es Doger dari berbagai penjual sekaligus dalam satu tempat.
Kopi Jahe Betawi adalah perpaduan unik antara kopi robusta pilihan dengan jahe segar yang menghasilkan minuman hangat penuh karakter. Berbeda dengan kopi biasa, Kopi Jahe Betawi memiliki rasa yang lebih kompleks dengan sensasi hangat dari jahe yang terasa di tenggorokan setelah meminumnya. Minuman ini sangat populer sebagai teman ngobrol sore hari di kalangan masyarakat Betawi sejak dahulu kala.
Penyajian Kopi Jahe Betawi yang autentik menggunakan jahe yang dibakar terlebih dahulu sebelum digeprek dan diseduh bersama kopi. Proses pembakaran jahe ini mengeluarkan minyak esensial yang memberikan aroma khas dan rasa yang lebih dalam. Beberapa penjual tradisional menambahkan rempah seperti cengkeh atau kayu manis untuk memperkaya profil rasanya.
Di Setu Babakan dan warung-warung Betawi di seluruh Jakarta, Kopi Jahe disajikan dalam gelas kaca atau cangkir keramik dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 12.000 per gelas. Minuman ini menjadi pilihan yang tepat untuk mengawali atau mengakhiri tur kuliner Betawi, karena kehangatan jahe dan kafein kopinya memberi energi untuk menjelajahi lebih banyak sudut kota.
Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, adalah pusat kebudayaan Betawi yang paling lengkap dan autentik di Jakarta. Kawasan ini ditetapkan sebagai Perkampungan Budaya Betawi sejak tahun 2000 dan menjadi rumah bagi puluhan pedagang yang menjual aneka minuman dan makanan Betawi tradisional. Di sini, pengunjung dapat menemukan semua lima minuman yang disebutkan di atas dalam satu kunjungan.
Suasana di Setu Babakan sangat mendukung untuk bersantai sambil menikmati minuman tradisional. Danau setu yang tenang, pepohonan rindang, dan pertunjukan seni Betawi yang sesekali digelar menjadikan pengalaman kuliner di sini jauh lebih berkesan. Tempat ini buka setiap hari dan ramai dikunjungi terutama pada akhir pekan.
Kawasan Kota Tua di Jakarta Barat menawarkan kombinasi wisata sejarah dan kuliner yang tidak tertandingi. Di sekitar Museum Fatahillah dan sepanjang jalan-jalan bersejarahnya, pedagang kaki lima menjajakan Es Selendang Mayang, Es Doger, dan Es Goyang dengan harga yang sangat terjangkau. Menikmati minuman-minuman ini dengan latar bangunan-bangunan bersejarah bergaya kolonial menciptakan pengalaman yang tidak terlupakan.
Kawasan ini paling nyaman dikunjungi pada pagi hingga sore hari ketika suasananya lebih segar. Wisatawan yang datang dari luar kota dapat memanfaatkan layanan Airport transfer dari Traveloka untuk perjalanan langsung dari bandara menuju pusat kota Jakarta dengan nyaman dan tanpa kerumitan.
Festival Kuliner Betawi yang digelar setiap tahun dalam rangkaian perayaan HUT DKI Jakarta pada bulan Juni adalah kesempatan emas untuk mencicipi berbagai minuman Betawi dari banyak penjual sekaligus. Acara ini biasanya berlangsung di beberapa lokasi termasuk kawasan Monas dan Ancol, dengan ratusan stan yang menampilkan kekayaan kuliner Betawi dari seluruh penjuru Jakarta.
Selain festival tahunan, berbagai warung makan Betawi dan kafe bertema Betawi yang tersebar di seluruh Jakarta juga menjadi pilihan yang baik untuk menikmati minuman-minuman ini dalam suasana yang lebih nyaman. Restoran-restoran ini biasanya juga menyajikan menu makanan Betawi lengkap yang sempurna untuk melengkapi pengalaman kuliner tradisional.
Waktu terbaik untuk menjelajahi minuman khas Betawi adalah pagi hingga sore hari ketika para pedagang tradisional masih aktif berjualan. Untuk Kopi Jahe Betawi, sore menjelang petang adalah waktu yang paling tepat karena minuman ini secara tradisional memang diminum saat bersantai di sore hari. Sementara untuk minuman dingin seperti Es Selendang Mayang dan Es Doger, siang hari yang panas adalah momen paling sempurna untuk menikmatinya.
Untuk mendapatkan minuman Betawi dalam versi paling autentik, carilah penjual yang masih menggunakan bahan-bahan alami dan metode tradisional. Bir Pletok yang baik menggunakan kayu secang asli yang memberikan warna merah alami, bukan pewarna sintetis. Es Selendang Mayang yang autentik menggunakan santan segar yang diperas hari itu juga, bukan santan instan dari kemasan.
Untuk berpindah dari satu lokasi kuliner ke lokasi lainnya di Jakarta, wisatawan dapat memanfaatkan berbagai pilihan transportasi yang tersedia. Memesan sewa mobil melalui Traveloka adalah pilihan praktis untuk menjelajahi beberapa destinasi dalam satu hari, terutama jika bepergian bersama keluarga atau rombongan. Untuk perjalanan dari luar Jakarta, tersedia juga tiket bus dan tiket kereta yang dapat dipesan dengan mudah melalui aplikasi.
Agar penginapan selama di Jakarta tidak menjadi kendala, cari dan bandingkan pilihan hotel terbaik di Jakarta mulai dari yang ekonomis hingga bintang lima sesuai dengan anggaran dan kebutuhanmu.
Merencanakan perjalanan kuliner ke Jakarta untuk menjelajahi minuman khas Betawi menjadi jauh lebih mudah dengan Traveloka, aplikasi perjalanan terpercaya yang telah dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di Asia Tenggara. Sebagai aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara, Traveloka hadir untuk memastikan setiap aspek perjalananmu tertangani dengan baik, mulai dari pemesanan tiket pesawat hingga aktivitas wisata di tujuan.
Melalui satu aplikasi, wisatawan dapat memesan tiket pesawat, hotel, tiket aktivitas, tiket kereta, tiket bus, sewa mobil, dan layanan airport transfer sekaligus. Traveloka juga menyediakan eSIM perjalanan agar wisatawan tetap terhubung selama berwisata, serta asuransi perjalanan untuk ketenangan pikiran. Fitur Traveloka PayLater memungkinkan wisatawan memesan perjalanan sekarang dan membayarnya nanti, sehingga rencana liburan tidak perlu tertunda karena anggaran yang belum siap.
Khusus bagi para pencinta kuliner yang ingin menjelajahi kekayaan minuman tradisional Betawi, Traveloka menyediakan ratusan pilihan aktivitas dan tur kuliner di Jakarta yang dapat dipesan langsung dari aplikasi. Temukan berbagai pilihan dengan mengecek promo Traveloka terbaru untuk mendapatkan penawaran terbaik di setiap pemesanan, dari tiket pesawat hingga paket wisata. Unduh aplikasi Traveloka sekarang di Google Play Store atau Apple App Store dan mulai rencanakan perjalanan kuliner Betawimu ke Jakarta.










