Opera House Sydney bukan sekadar gedung pertunjukan biasa. Tempat ini adalah simbol kebanggaan Australia yang mendunia, berdiri megah di tepi Pelabuhan Sydney dengan desain atap menyerupai layar kapal atau cangkang kerang. Dengan latar belakang Jembatan Sydney Harbour yang ikonik, bangunan ini menjadi salah satu objek wisata paling terkenal yang wajib kamu kunjungi saat berlibur ke Sydney.
Begitu kamu menginjakkan kaki di pelataran Opera House Sydney, kamu akan langsung merasakan atmosfer yang penuh seni dan kreativitas. Gedung ini bukan hanya rumah bagi pertunjukan opera, tetapi juga teater, musik klasik, balet, dan pertunjukan modern lainnya. Selain itu, keunikan arsitekturnya membuat banyak wisatawan datang hanya untuk berfoto atau sekadar menikmati panorama Pelabuhan Sydney dari dekat.
Bukan hal yang mengherankan jika Opera House Sydney masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Perpaduan antara fungsi budaya, nilai sejarah, dan keindahan visual menjadikannya sebagai landmark yang tidak hanya memikat mata, tetapi juga menyentuh hati banyak pengunjung dari seluruh dunia.
Opera House Sydney dirancang oleh arsitek asal Denmark, Jørn Utzon, yang memenangkan kompetisi desain internasional pada tahun 1957. Pembangunan gedung ini dimulai pada tahun 1959 dan memakan waktu hingga 14 tahun untuk selesai. Gedung ini resmi dibuka pada 20 Oktober 1973 oleh Ratu Elizabeth II.
Bangunan ini terdiri dari beberapa ruang pertunjukan, termasuk Concert Hall, Joan Sutherland Theatre, Drama Theatre, dan Utzon Room. Opera House tidak hanya digunakan untuk pertunjukan, tapi juga sebagai pusat kegiatan budaya, edukasi, dan festival sepanjang tahun. Setiap tahunnya, lebih dari 10 juta orang mengunjungi situs ini, baik untuk menonton pertunjukan maupun hanya sekadar menikmati arsitekturnya.
Opera House Sydney juga dirancang dengan filosofi keberlanjutan. Proyek renovasi terbaru menggunakan teknologi ramah lingkungan dan energi terbarukan untuk memastikan bahwa gedung ini tetap menjadi pusat seni kelas dunia di masa mendatang. Hal ini menjadikannya tak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai contoh arsitektur masa depan yang berkelanjutan.
| Detail | Informasi |
| Jam buka tur | 09.00–17.00 setiap hari |
| Harga tiket tur dewasa | AUD 48 (sekitar Rp 509.000) *harga dapat berubah |
| Harga tiket tur anak | AUD 28 (sekitar Rp 297.000) *harga dapat berubah |
| Harga tiket pertunjukan | AUD 50–AUD 500+ tergantung pertunjukan dan kategori kursi |
| Lokasi | Bennelong Point, Sydney NSW 2000 |
| Akses | Jalan kaki dari Circular Quay (5 menit), bus, atau feri |
Harga tiket dan jadwal tur dapat berubah. Selalu konfirmasi ke sydneyoperahouse.com sebelum berkunjung.
Cari tiket pesawat ke Sydney (SYD) dari Jakarta, Surabaya, Bali, dan kota-kota Indonesia lainnya — bandingkan maskapai dan waktu tempuh.
Wed, 19 Aug 2026

Scoot
Jakarta (CGK) ke Sydney (SYD)
Mulai dari Rp 3.508.613
Wed, 19 Aug 2026

Batik Air Malaysia
Bali / Denpasar (DPS) ke Sydney (SYD)
Mulai dari Rp 4.099.900
Wed, 5 Aug 2026

Jetstar
Melbourne (MEL) ke Sydney (SYD)
Mulai dari Rp 1.116.050
Tur standar berlangsung sekitar 1 jam dan membawa pengunjung ke Concert Hall, Joan Sutherland Theatre, dan beberapa area belakang panggung yang tidak bisa diakses publik secara bebas. Panduan tersedia dalam berbagai bahasa. Backstage Tour yang lebih panjang memberikan akses ke area persiapan pemain, ruang rias, dan sudut-sudut yang jarang terlihat bahkan oleh penonton pertunjukan rutin.
Opera House menampilkan lebih dari 1.500 pertunjukan per tahun — opera, balet, konser klasik, pertunjukan kontemporer, dan acara populer. Jadwal lengkap tersedia di sydneyoperahouse.com. Memesan tiket jauh-jauh hari sangat dianjurkan untuk pertunjukan populer, terutama musim panas Australia (Desember–Februari) dan saat ada festival besar.
Bennelong, restoran fine dining di dalam kompleks Opera House, menawarkan menu masakan Australia kontemporer dengan pemandangan langsung ke Pelabuhan Sydney. Opera Bar di pelataran luar adalah pilihan yang lebih santai untuk makan siang atau minum sambil menikmati pemandangan Harbour Bridge.
Pelataran Opera House adalah salah satu spot foto terbaik di Australia — dari sisi barat dengan Harbour Bridge sebagai latar belakang, dari feri di Pelabuhan Sydney, atau dari Mrs Macquarie's Chair di Royal Botanic Garden yang memberikan tampilan keseluruhan gedung dan jembatan dalam satu frame.
Pesan tur dan aktivitas di sekitar Opera House melalui Traveloka Xperience.
Berada di jantung kota, Opera House Sydney dikelilingi oleh berbagai destinasi menarik yang bisa kamu kunjungi dengan mudah. Inilah beberapa tempat wisata terbaik di sekitar Opera House yang wajib kamu kunjungi:
1. Circular Quay
Circular Quay adalah pusat transportasi laut utama di Sydney yang selalu ramai dengan aktivitas turis dan warga lokal. Dari sini, kamu bisa menikmati pemandangan Pelabuhan Sydney yang luar biasa, lengkap dengan lalu-lalang kapal feri, street performer, hingga deretan restoran dan kafe tepi laut yang menggoda. Tempat ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana kota pelabuhan sembari bersantai atau mengambil foto dengan latar belakang Opera House dan Sydney Harbour Bridge.
2. Royal Botanic Garden Sydney
Terletak persis di sebelah timur Opera House, Royal Botanic Garden adalah taman tropis yang luas dan menenangkan. Jika kamu menyukai fotografi atau ingin melihat panorama terbaik dari Opera House dan Pelabuhan Sydney, cobalah berjalan ke titik Mrs Macquarie’s Chair, salah satu spot foto paling ikonik di kota ini. Taman ini juga sering menjadi tempat penyelenggaraan festival seni, yoga outdoor, dan kegiatan edukatif tentang lingkungan.
3. The Rocks
Kawasan bersejarah The Rocks menawarkan pengalaman berbeda dengan nuansa kolonial yang kental. Di sini, kamu bisa menelusuri jalanan berbatu yang dikelilingi bangunan tua, mengunjungi museum-museum kecil seperti The Rocks Discovery Museum, serta menikmati suasana pasar akhir pekan yang dipenuhi oleh produk lokal, makanan khas, dan kerajinan tangan.

Australia

The Rocks Walking Tour

9.4/10
Sydney CBD
Rp 1.219.033
4. Museum of Contemporary Art Australia (MCA)
Bagi kamu pencinta seni kontemporer, Museum of Contemporary Art Australia adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Berlokasi di kawasan Circular Quay, museum ini menampilkan koleksi seni modern dari seniman lokal dan internasional dalam beragam media: lukisan, fotografi, instalasi, hingga seni digital. Tak hanya galeri permanen, MCA juga rutin mengadakan pameran temporer dan program publik seperti tur kuratorial, diskusi seni, hingga workshop kreatif.
5. Sydney Harbour Bridge
Ikon besar lain yang tidak boleh kamu lewatkan adalah Sydney Harbour Bridge, yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah utara Sydney. Kamu bisa menjelajahi jembatan ini dengan berjalan kaki melalui pedestrian lane yang berada di sisi timurnya, memberikan sudut pandang menarik terhadap Opera House dari ketinggian.
Untuk pengalaman yang lebih lengkap, kamu juga bisa mengikuti tur Bus yang akan membawamu mengelilingi Sydney.

Australia

Sydney Hop-On Hop-Off Big Bus Tour

8.7/10
Sydney CBD
Rp 1.006.696
Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara. Bandingkan tiket pesawat ke Sydney, pesan hotel di lokasi strategis, dan beli tiket tur Opera House dan atraksi Sydney sebelum berangkat. Cek promo Traveloka dan download aplikasi Traveloka sekarang!






