Transportasi
Tempat Menginap
Aktivitas dan Hiburan
Tagihan & Isi Ulang
Produk Tambahan
traveloka
Explore
0
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan

Nida Amalia

06 Mar 2020 - 2 min read

Review Film Onward: Perjalanan Mencari Keajaiban

Oleh Cenayang Film

Akhirnya Pixar bikin film yang bukan sekuel atau prekuel dari film yang sudah ada. Setelah Toy Story 4, Incredibles 2, Cars 3, dan Finding Dory, terakhir film Pixar yang bukan sekuel adalah Coco tahun 2017. Sempat ada komen muncul “Pixar masih bisa nggak ya bikin cerita baru yang bukan sekuel tapi bagus?”. Well, Coco itu film yang bagus loh, bagus banget malah. Lalu bagaimana dengan Onward? Apakah tetap bagus? Jawabannya adalah: Ya.

Cerita Onward dimulai saat Iandan Barley, sepasang elf adik kakak menerima kado tongkat sihir dan mantra pembangkit orang mati selama sehari. Ian dan Barley pun mencoba menghidupkan kembali ayah mereka, orang yang bahkan sudah meninggal sebelum Ian lahir. Tentu saja soal hidup menghidupkan ini bukan hal mudah dan tidak ada hambatannya. Ian dan Barley harus menghadapi banyak rintangan. Mulai dari geng motor sampai gua rahasia penuh jebakan di sana-sini.

Onward masih berlatar semesta yang Pixar banget. Semesta alternatif penuh makhluk dongeng seperti elf, centaur, mermaid, unicorn, sampai naga. Walau isinya makhluk-makhluk ajaib semua, semesta dalam Onward adalah semesta di mana keajaiban sudah nggak ada lagi. Mantra dan kekuatan sihir diganti teknologi.

Emang sih, urusan mengacak-acak hati dan emosi, Gemini Pixar memang jagonya.

Untuk sekian kalinya, Pixar bikin cerita tentang keluarga dan kehilangan. Dua formula itu diracik pas dan jadi cerita petualangan tentang hidup yang tetap enak diikuti. Enteng banget buat anak-anak, tapi juga bisa berkesan dan menyentuh buat orang dewasa karena tuturannya sederhana tapi tetap mengena. Tetap bisa bikin ketawa-ketawa ngakak dengan kekonyolan karakter-karakternya, namun tetap emosional dan bikin ngembeng. Apalagi buat yang suka cerita father and son kayak gini.

Beberapa scene mungkin saja bikin anak-anak nanya ke ayahnya, “Yah itu kenapa?", biasanya justru ayahnya yang keasikan sendiri dan jawab, “Sssttt…Bentar, nanti ayah jelasin abis nonton aja.”

Kalau soal visual ya sudah lah Pixar jelas juaranya. Bagus dan cantiknya nggak ketulungan. Semua scene kayaknya bisa jadi wallpaper hand phone. Pixar memang menggila kalau soal visual. Buktinya film mereka sebelumnya, Toy Story 4 bisa menang best animation Oscar 2020 walau ceritanya biasa aja. Hehehe…

Yang bikin juara lagi adalah pengisi suaranya. Ini film Tom Holland ketiga sebagai pengisi suara, sebelumnya di Spies in Disguise dan Dolittle. Chris Pratt juga oke di sini. Btw, dua-duanya di MCU berperan sebagai Peter ya, eh malah ngumpul lagi di sini. Lalu ada juga Olivia Spencer yang suaranya bisa menghidupkan film ini.

Ada yang bilang, Onward adalah Frozen tapi versi dua anak laki. Sama-sama tentang kisah dua bersaudara yang kehilangan ayah. Sama-sama kisah mencari jawaban apa arti hidup. Onward adalah film yang segar, sangat menghibur, melepas penat, bikin merenung, sekaligus memeluk orang-orang yang kita sayang. Bagus banget.

Seperti yang disampaikan di judul, Onward mengajarkan kita satu hal: maju terus, dan jaga baik-baik orang yang menyayangi kamu. Penasaran kan? Silakan tonton weekend inibareng anak-anak, ponakan, sepupu, atau adek-adekan. Beli tiketnya di Traveloka Xperience, ya!

Onward

Movie Traveloka Xperience