
Singapore Botanic Gardens adalah salah satu taman botanikal tropis terbaik di dunia — dan satu-satunya di Asia Tenggara yang menyandang status Situs Warisan Dunia UNESCO. Didirikan pada 1859 di atas bekas perkebunan pala, taman ini mencakup 82 hektar lanskap tropis yang terawat rapi di jantung kota Singapura. Yang membuatnya istimewa bagi wisatawan Indonesia: ini bukan sekadar taman kota biasa. Ini adalah lembaga hidup yang selama lebih dari 165 tahun telah memimpin penelitian botani, konservasi tanaman tropis, dan pengembangan anggrek — tanaman yang sangat akrab bagi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil anggrek terbesar di dunia. Gratis untuk masuk (kecuali National Orchid Garden), buka dari pukul 5 pagi hingga tengah malam setiap hari.
Pesan tiket pesawat ke Singapura dan rencanakan kunjungan ke Botanic Gardens. Temukan hotel dekat Orchard Road atau Bukit Timah untuk akses paling nyaman — taman ini berjarak singkat dari MRT Botanic Gardens (DT9/CC19).
Fri, 7 Aug 2026

Firefly
Kuala Lumpur / Subang (SZB) ke Singapore (XSP)
Mulai dari Rp 869.475
Wed, 5 Aug 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.289.400
Fri, 17 Jul 2026

Scoot
Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.642.100
Taman ini menerima pengakuan UNESCO pada 2015 — yang pertama di Singapura — atas pengakuan terhadap signifikansinya yang luar biasa sebagai institusi hidup yang telah membentuk botani tropis, hortikultura, dan sejarah ekonomi selama lebih dari satu setengah abad. Taman ini memelopori budidaya pohon karet Para pada tahun 1870-an, mengirim bibit ke Malaya dan Ceylon dan secara efektif membangun industri karet yang mengubah ekonomi seluruh kawasan. Diperkirakan 70% pohon karet di dunia bisa menelusuri asal-usulnya ke Singapore Botanic Gardens. Taman ini juga memimpin pengembangan hibridisasi anggrek tropis, menciptakan ribuan varietas baru.
National Orchid Garden adalah fitur paling terkenal dari taman ini dan satu-satunya area yang memerlukan tiket berbayar. Mencakup 3 hektar lahan berbukit di jantung taman, menampung lebih dari 60.000 tanaman anggrek — lebih dari 1.000 spesies dan 2.000 hibrida — dalam koleksi anggrek tropis terbesar di dunia. Koleksi ini mencakup Vanda Miss Joaquim (bunga nasional Singapura), VIP Orchid Garden (di mana hibrida anggrek yang dinamai untuk menghormati kepala negara yang berkunjung — tradisi sejak 1956), Tropical Montane Orchidetum, Sembcorp Cool House (rumah kaca dengan kontrol iklim untuk anggrek dataran tinggi), dan Tan Hoon Siang Mist House. Bagi wisatawan Indonesia yang tertarik dengan anggrek, ini adalah koleksi yang hampir tidak ada tandingannya di dunia.
Tiket masuk: SGD 5 untuk dewasa; SGD 1 untuk pelajar dan lansia (60+); gratis untuk anak di bawah 12 tahun. Harga indikatif; verifikasi harga terkini sebelum berkunjung.
Swan Lake dibuat pada 1866 dan merupakan elemen air ornamental tertua di Singapura — danau seluas 1,5 hektar yang dinamai dari sepasang angsa putih dari Amsterdam yang pernah tinggal di sana. Danau dan sekitarnya tetap menjadi salah satu sudut taman yang paling tenang dan paling fotogenik: airnya dikelilingi oleh tanaman tropis yang rimbun, sebuah bandstand Victoria yang dipugar berdiri di tepi air, dan pantulan pohon-pohon di sekitarnya saat fajar dan senja sangat indah untuk difoto.
Mungkin fitur paling luar biasa dari Singapore Botanic Gardens adalah hutan primer seluas 6 hektar — sisa hutan perawan yang telah ada di lokasi ini secara berkelanjutan sejak sebelum taman didirikan pada 1859. Ini adalah salah satu hutan primer perkotaan yang sangat langka di dunia. Hutan ini mengandung lebih dari 314 spesies tanaman, termasuk pohon-pohon yang sudah ada sebelum berdirinya Singapura modern pada 1819. Jalur hutan melalui lingkungan kuno ini — kontras yang mencolok dengan taman-taman terawat di sekitarnya — adalah salah satu jalan kaki paling luar biasa selama 30 menit di kota ini.
Taman khusus dengan lebih dari 250 spesies dari keluarga jahe (Zingiberaceae) — salah satu keluarga tanaman yang paling penting secara ekonomi dan kuliner di Asia Tenggara. Taman ini mencakup air terjun yang menyembunyikan gua kecil, kolam dengan teratai Amazon raksasa, jembatan kayu, dan pencahayaan suasana di malam hari. Salah satu bagian taman yang paling romantis dan secara konsisten disebut sebagai favorit oleh pengunjung yang berulang kali datang.
| Informasi | Detail |
| Jam buka | 5 pagi–tengah malam setiap hari. National Orchid Garden: 8:30–19:00 (terakhir masuk pukul 18:00) |
| Cara menuju | MRT Botanic Gardens (DT9/CC19). Pintu utama: Tanglin Gate, Bukit Timah Gate, dan Nassim Gate |
| Tur gratis | Setiap Sabtu pukul 9:00 dan 16:00 dari konter Visitor Services di Tanglin Gate. Tidak perlu reservasi |
| Waktu terbaik | Pagi hari (5–8 pagi) untuk suhu terdingin dan suasana paling tenang. Sore hari (16–18) untuk cahaya fotografi golden hour |
| Durasi kunjungan | 2–2,5 jam untuk highlight; 3–4 jam untuk kunjungan komprehensif |
| Tiket masuk | Gratis untuk sebagian besar area. National Orchid Garden: SGD 5/dewasa |
Temukan lebih banyak ruang hijau luar biasa Singapura dengan tempat wisata terbaik di seluruh kota. Atur airport transfer dari Changi. Cek promo Traveloka terbaru untuk penawaran tiket pesawat dan akomodasi, dan rencanakan pengalaman Singapura-mu di Traveloka.
The garden received its UNESCO inscription in 2015 — the first in Singapore — in recognition of its extraordinary significance as a living institution that has shaped tropical botany, horticulture, and economic history for over a century and a half. The garden pioneered the cultivation of Para rubber trees in the 1870s, sending seedlings to Malaya and Ceylon and effectively establishing the rubber industry that transformed the economy of the entire region — it is estimated that 70% of the world's rubber trees can trace their lineage to the Singapore Botanic Gardens. The garden also led the development of tropical orchid hybridisation, creating thousands of new varieties and establishing the orchid as Singapore's national flower. These are not merely historical achievements: the research, conservation, and breeding work continues today.
The National Orchid Garden is the garden's most celebrated feature and the only area requiring paid admission. Spanning 3 hectares of hilly terrain in the heart of the gardens, it houses more than 60,000 orchid plants — over 1,000 species and 2,000 hybrids — in the world's largest display of tropical orchids. The collection includes the Vanda Miss Joaquim (Singapore's national flower), the VIP Orchid Garden (where named orchid hybrids honour visiting heads of state and dignitaries — a tradition since 1956), the Tropical Montane Orchidetum, the Sembcorp Cool House (a climate-controlled glasshouse for highland orchids), and the Tan Hoon Siang Mist House. Allow at least one hour for the orchid garden alone; orchid enthusiasts typically need considerably more.
Admission: SGD 5 for adults; SGD 1 for students and seniors (60+); free for children under 12. Prices are indicative; verify current rates before visiting.
Swan Lake was created in 1866 and is the oldest ornamental water feature in Singapore — a tranquil 1.5-hectare lake named after a pair of mute swans from Amsterdam that were once its residents. Today, the lake and its surroundings remain one of the most serene and photogenic corners of the gardens: the water is fringed by lush tropical planting, a restored Victorian bandstand sits at the water's edge, and the reflections of the surrounding trees at dawn and dusk are extraordinary. The lake is popular for birdwatching, turtle spotting, and photography. Free to visit.
Perhaps the most remarkable feature of the Singapore Botanic Gardens is its 6-hectare primary rainforest — a remnant of the original virgin forest that has existed on this site continuously since before the garden was established in 1859. This is one of the few urban primary rainforests in the world. The forest contains over 314 plant species, including trees that predate Singapore's modern founding in 1819, and supports a rich ecosystem of birds, lizards, and other wildlife. The forest trail through this ancient environment — a stark contrast to the manicured gardens surrounding it — is one of the most extraordinary 30-minute walks in the city.
A dedicated garden of over 250 species from the ginger family (Zingiberaceae) — one of the most economically and culinarily significant plant families in Southeast Asia. The garden includes a waterfall that conceals a small cave, a pool with giant Amazon water lilies, wooden bridges, and mood lighting at night. One of the most romantically designed sections of the gardens and consistently cited as a favourite by repeat visitors.
Discover more of Singapore's extraordinary green spaces with the best things to do across the city. Arrange an airport transfer from Changi. Check the latest Traveloka promos for deals on flights and accommodation, and plan your complete Singapore experience at Traveloka.






