Apa yang Bisa Dilakukan di Tiong Bahru Singapura: Panduan Lengkap Kawasan

Traveloka Team
Waktu baca 2 menit

Tiong Bahru adalah satu-satunya kawasan di Singapura yang berhasil menjadi tren tanpa kehilangan karakternya. Perumahan publik tertua di kota ini — dibangun pada 1930-an dengan gaya Streamline Moderne yang khas dengan balkon melengkung, sudut-sudut bulat, dan tangga spiral beton — masih dihuni oleh warga yang menjemur pakaian di bambu dan menanam pot di koridor. Tapi di bangunan yang sama, sekarang ada kedai kopi specialty, wine bar natural, toko buku anak-anak independen, dan bakeri yang croissant-nya membuat orang rela berkendara dari ujung kota. Tiong Bahru adalah tempat paling autentik di Singapura untuk merasakan dua kehidupan — yang lama dan yang baru — berjalan berdampingan tanpa konflik.

Pesan tiket pesawat ke Singapura dan rencanakan kunjungan ke Tiong Bahru. Temukan hotel di kawasan ini — mudah dijangkau dari MRT Tiong Bahru (EW17) dan taksi singkat dari pusat kota.

Terbang Bersama Traveloka

Wed, 5 Aug 2026

Citilink

Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)

Mulai dari Rp 1.170.098

Sun, 2 Aug 2026

Scoot

Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)

Mulai dari Rp 1.348.930

Fri, 17 Jul 2026

KLM

Bali / Denpasar (DPS) ke Singapore (SIN)

Mulai dari Rp 1.636.049

Arsitektur Art Deco — Warisan yang Masih Dihidupi

Pengalaman paling khas di Tiong Bahru adalah cukup dengan berjalan-jalan. Inti kawasan ini — terkonsentrasi di sekitar Seng Poh Road, Yong Siak Street, Moh Guan Terrace, dan Tiong Poh Road — adalah koleksi blok perumahan Streamline Moderne dari tahun 1930-an yang sangat utuh. Arsitekturnya mirip Art Deco namun menanggalkan dekorasi berlebihan, memilih garis horizontal, sudut melengkung, dan bentuk aerodinamis yang dirancang untuk ventilasi tropis. Block 78 di Moh Guan Terrace adalah blok berbentuk tapal kuda yang ikonik — satu-satunya di Singapura. Tangga spiral di dalam beberapa blok, terlihat melalui lengkungan lantai bawah, sangat memukau secara fotografis.

Tiong Bahru Market & Food Centre — Jantung Kuliner Kawasan

Bangunan pasar bundar dua lantai di Seng Poh Road adalah jangkar arsitektur dan kuliner Tiong Bahru. Lantai bawah adalah pasar basah; lantai hawker di atasnya — yang buka pagi dan paling ramai antara pukul 7–10 pagi — adalah tujuan kuliner utama. Jian Bo Shui Kueh yang diakui Michelin Bib Gourmand menyajikan kue beras kukus yang ditaburi lobak asin pedas buatan sendiri, salah satu jajanan heritage paling khas di Singapura. Char kway teow dan lor mee di sini juga sangat layak dicoba. Untuk wisatawan Indonesia yang terbiasa sarapan pagi di pasar, suasana dan format Tiong Bahru Market akan sangat familiar — namun hidangannya adalah pengalaman tersendiri.

Tiong Bahru Bakery dan Kultur Kafe

Tiong Bahru adalah kawasan yang secara nyata melahirkan budaya kopi specialty dan bakeri butik Singapura. Tiong Bahru Bakery di Eng Hoon Street — yang croissant-nya secara konsisten disebut sebagai terbaik di Singapura — membuka jalan bagi apa yang kemudian berkembang. Micro Bakery (yang mengambil alih bekas ruang Forty Hands di 78 Yong Siak Street) melanjutkan tradisi kopi specialty. Plain Vanilla Bakery dicintai untuk layer cake dan cupcake-nya. Adegan kafe kawasan ini cukup padat sehingga satu pagi penuh berpindah-pindah kedai kopi antara Yong Siak Street dan Eng Hoon Street adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.

Toko Independen dan Toko Buku

Cat Socrates di 78 Yong Siak Street adalah salah satu toko independen paling dicintai di Singapura — surga browsing untuk buku lokal, benda desain Singapura, ubin Peranakan, pernak-pernik rumah, dan kerajinan indie, dengan kucing penghuni yang mungkin atau tidak tertarik dengan kehadiran kamu. Woods in the Books, mengkhususkan diri pada sastra anak-anak, ada di dekatnya. Curated Records di Tiong Bahru Road adalah surga bagi kolektor vinyl. Book Larder, mengkhususkan diri pada buku memasak dan literatur kuliner, adalah institusi kawasan lain yang menarik.

Qi Tian Gong — Kuil Dewa Kera yang Unik

Salah satu kuil yang paling khas secara dekoratif di Singapura, tersembunyi di dalam kawasan Tiong Bahru di Eng Hoon Street. Didedikasikan untuk Sun Wukong (Dewa Kera), kuil ini dipenuhi patung-patung berwarna emas, lampion merah, persembahan buah segar, dan pilar naga batu putih yang menciptakan kontras visual yang mencolok terhadap blok art deco di sekitarnya. Buka Senin–Minggu pukul 8.00–16.00; fotografi diperbolehkan.

Tips Berkunjung ke Tiong Bahru

Waktu terbaik: Pagi hari di hari kerja — hawker centre paling hidup, kafe belum penuh, jalanan cukup sepi untuk memotret arsitektur
Cara menuju: MRT Tiong Bahru (EW17). Jalan-jalan utama (Yong Siak, Eng Hoon, Seng Poh) berjarak 10–15 menit berjalan kaki dari stasiun
Anggaran: Makan di hawker centre SGD 3–6 (sekitar Rp36.000–72.000). Kopi di kafe SGD 5–7. Sebagian besar kawasan gratis untuk dijelajahi di luar makan dan belanja

Temukan lebih banyak yang ditawarkan Singapura dengan tempat wisata terbaik di seluruh kota. Atur airport transfer dari Changi. Cek promo Traveloka terbaru, dan rencanakan perjalanan Singapura-mu di Traveloka.

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan