Pernahkah kamu membayangkan bisa merasakan suasana musim semi di Kyoto atau berjalan di tengah rimbunnya hutan bambu Arashiyama tanpa harus mengurus paspor dan membeli tiket pesawat yang mahal? Bagi kamu yang tinggal di Jawa Timur, khususnya di sekitar Kota Pahlawan, impian tersebut ternyata bukan lagi sekadar angan-angan. Surabaya, yang selama ini dikenal sebagai kota metropolitan yang panas dan padat dengan aktivitas industri, diam-aman telah bersolek menjadi kota yang penuh dengan ruang terbuka hijau yang estetik. Kini, mencari wisata Surabaya seperti Jepang bukanlah hal yang sulit, karena pemerintah kota dan pihak pengelola wisata telah berhasil menghadirkan nuansa Negeri Sakura melalui penataan lanskap yang sangat apik dan mendetail.
Memilih Surabaya sebagai destinasi wisata alternatif adalah keputusan yang cerdas. Selain kulinernya yang melegenda, tata kota yang semakin bersih dan rapi membuat perjalanan menyusuri taman-taman di sini terasa menyenangkan. Kamu akan menemukan harmoni antara struktur beton perkotaan dengan keasrian pepohonan yang ditanam dengan perencanaan matang. Mari kita bedah satu per satu destinasi yang akan membawa imajinasi kamu terbang langsung ke Jepang meski kaki tetap berpijak di tanah Surabaya.
Sun, 14 Jun 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.091.900
Sat, 13 Jun 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.096.900
Sun, 14 Jun 2026

Batik Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.116.900
Jika kamu pecinta budaya hingga lanskap Jepang, Surabaya memiliki beberapa destinasi yang layak kamu coba kunjungi. Tak hanya menciptakan tampilan lanskap yang mirip, suasana yang dihadirkan juga dibentuk sedemikian rupa agar mirip dengan suasana di Jepang. Di bawah ini 4 rekomendasi wisata Surabaya seperti Jepang yang layak kamu coba untuk kunjungi.
Destinasi pertama yang wajib masuk dalam daftar wisata Surabaya seperti Jepang versi kamu adalah Hutan Bambu Keputih. Jika kamu pernah melihat foto-foto ikonik dari Hutan Bambu Arashiyama di Kyoto, maka kamu akan merasakan deja vu saat menginjakkan kaki di sini. Pohon-pohon bambu yang ditanam secara teratur dan menjulang tinggi menciptakan lorong alami yang sangat eksotis.
Lokasinya berada di Jalan Raya Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya Timur. Untuk urusan biaya, kamu tidak perlu khawatir karena harga tiket masuknya gratis. Kamu hanya perlu membayar tarif parkir kendaraan yang sangat terjangkau, biasanya sekitar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Jam operasionalnya terbuka selama 24 jam, namun waktu terbaik untuk datang adalah saat pagi hari ketika sinar matahari menembus celah-celah batang bambu, menciptakan efek pencahayaan yang dramatis untuk foto kamu.
Masih di kawasan Keputih, terdapat Taman Harmoni yang sering dijuluki sebagai Taman Sakura-nya Surabaya. Meskipun pohon yang ditanam di sini sebenarnya adalah pohon Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus), namun saat musim berbunga tiba, tampilannya sangat mirip dengan bunga Sakura di Jepang. Pohon Tabebuya ini memiliki bunga yang rimbun dengan pilihan warna seperti merah muda, putih, dan kuning. Saat bunga-bunga ini mekar secara bersamaan dan memenuhi dahan, suasana di taman ini benar-benar terasa seperti sedang berada di bawah naungan Sakura yang sedang full bloom.
Daya tarik utama dari lokasi wisata Surabaya seperti Jepang ini adalah ketika kelopak-kelopak bunga Tabebuya mulai gugur dan menutupi tanah, menciptakan hamparan "karpet" bunga yang sangat cantik. Lokasinya yang luas memungkinkan kamu untuk piknik ringan bersama keluarga di bawah pohon. Taman ini buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Untuk masuk ke sini, kamu juga tidak dipungut biaya masuk alias gratis. Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari area bermain anak, toilet yang bersih, hingga musala untuk beribadah.
Hal unik yang perlu kamu ketahui adalah bunga Tabebuya ini biasanya mekar sekitar dua kali dalam setahun, yaitu saat memasuki puncak musim kemarau, sekitar bulan September hingga November. Oleh karena itu, jika kamu ingin mendapatkan foto yang benar-benar mirip seperti di Jepang, pastikan kamu memantau informasi di media sosial mengenai status mekarnya bunga di taman ini.
Bergeser ke arah pantai, tepatnya di kawasan Kenjeran Park (Kenpark), kamu akan menemukan Pagoda Tian Ti. Meskipun pagoda ini lebih condong ke arah arsitektur Tiongkok, namun secara visual, bangunan yang megah dan area sekitarnya seringkali dianggap mewakili nuansa oriental yang kuat, mirip dengan kuil-kuil bersejarah yang ada di Jepang. Pagoda ini merupakan replika dari Temple of Heaven yang ada di Beijing, namun bagi banyak orang, berfoto di sekitar bangunan kayu dengan detail arsitektur klasik ini memberikan kesan "vibes" Asia Timur yang sangat kental.
Lokasi ini menjadi salah satu spot wisata Surabaya seperti Jepang bagi para pecinta fotografi karena lanskapnya yang lapang dan keberadaan beberapa pohon besar yang artistik di sekitarnya. Kamu bisa mengeksplorasi area Kenpark yang sangat luas, di mana terdapat juga patung Dewi Kwan Im yang besar. Jam operasional Kenpark biasanya dimulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk kawasan Kenjeran Park berkisar antara Rp15.000 hingga Rp25.000 per orang. Meskipun ada biaya masuk, pengalaman yang kamu dapatkan sangat sepadan karena banyak sudut yang bisa kamu eksplorasi.
Mungkin terdengar tidak biasa menjadikan trotoar sebagai destinasi wisata, namun jangan salah, jalur pedestrian di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Surabaya, kini telah bertransformasi menjadi area yang sangat modern. Penataan trotoar yang lebar, penggunaan material lantai yang bersih, hingga pemasangan bangku-bangku taman dan lampu hias yang elegan membuat jalan ini terasa seperti trotoar di kawasan Shinjuku atau Shibuya di Jepang. Kamu akan melihat deretan pohon Tabebuya di sepanjang jalan ini yang memberikan keteduhan sekaligus estetika yang luar biasa.
Berjalan kaki di sini memberikan pengalaman wisata Surabaya seperti Jepang yang bersifat urban. Kamu bisa melihat kereta api yang melintas secara berkala, jembatan penyeberangan orang (JPO) yang didesain secara futuristik dengan lift, serta jalur hijau yang terawat. Ini adalah tempat yang tepat bagi kamu yang menyukai konsep street photography. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat sore hari menjelang matahari terbenam atau malam hari ketika lampu-lampu kota mulai menyala. Kamu tidak memerlukan tiket masuk apa pun untuk menikmati fasilitas publik ini.
Tak hanya berkunjung ke berbagai destinasi di Surabaya, kamu juga bisa melakukan staycation di pusat kota. Booking hotel kini dapat kamu lakukan dengan mudah pakai Traveloka. Temukan hotel pilihanmu di Traveloka dan dapatkan penawaran terbaiknya!
Menikmati wisata Surabaya seperti Jepang adalah cara terbaik untuk mengapresiasi keindahan dalam negeri sambil memenuhi keinginan untuk berlibur dengan suasana yang berbeda. Surabaya telah membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, sebuah kota industri bisa berubah menjadi destinasi wisata yang puitis dan penuh dengan spot estetik.
Supaya perjalanan terasa lebih mudah, kini ada Traveloka yang siap membantu kamu dalam merencanakan liburan! Dengan Traveloka, kamu bisa pesan tiket pesawat, tiket kereta api, shuttle bus, hingga booking hotel. Selain itu, kamu juga bisa memesan tiket atraksi wisata di Surabaya, tanpa khawatir kehabisan tiket atau repot datang ke lokasi secara langsung. Jadi, tunggu apa lagi? Ini saatnya liburan ke Surabaya tanpa drama dengan Traveloka!










