Semua hal yang anda perlu ketahui mengenai status penerbangan dan kebijakan maskapai selama kasus penyebaran Corona Virus.

dismiss
Promo
Jadi Partner Traveloka
Simpan
Pesanan Saya
IDR
Pay
Log In
Daftar
0
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan

Markus Yohannes

20 Jan 2021 - 5 min read

9 Kuliner Khas Bali yang Wajib Kamu Coba

Makanan Khas Bali

Makanan Khas Bali - Keindahan alam Pulau Bali dengan pantainya yang eskotis telah lama mencuri perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Pulau yang dikenal sebagai surga bagi para peselancar ini juga menawarkan keunikan kuliner khas bali yang tak tertandingi. Saking banyak dan beragamnya makanan khas yang ditawarkan oleh pulau Bali, kamu akan mudah merasa kebingungan harus makanan mana apa yang ingin kamu coba.

Apa saja kuliner khas Bali yang wajib dicoba ketika kamu berkunjung ke Pulau Dewata? Berikut adalah rekomendasi makanan khas Bali yang wajib banget untuk kamu coba.

Kuliner Khas Bali
1. Sate Lilit

Tentunya kuliner khas Bali tidak akan lengkap kalau belum menyebutkan sate lilit sebagai rekomendasi. Sate lilit adalah makanan khas Bali paling populer terutama untuk para turis lokal. Bentuk sate lilit berbeda dari sate daerah lainnya di Indonesia. Sesuai namanya, sate lilit dibuat dengan melilitkan adonan sate ke daun sereh.

Sate lilit juga tidak menggunakan bumbu kacang sebagai pelengkapnya. Semua bumbu sudah dicampur ke dalam adonan sate sebelum dibakar. Bahan dasarnya pun beragam. Ada yang menggunakan ikan tuna, ada juga yang menggunakan daging ayam. Ketika kamu menyantap kuliner khas Bali yang satu ini, kamu bisa merasakan aroma serai yang khas dan pastinya akan membuatmu ketagihan.

2. Babi Guling

Nasi Campur Babi Guling Khas Bali

Babi guling menjadi makanan non halal khas Bali yang paling populer. Babi guling dibuat dengan daging babi utuh yang isi perutnya sudah dikeluarkan terlebih dahulu. Kemudian, daging babi ini diisi dengan berbagai bahan dan bumbu seperti kunyit, bawang putih, bawang merah, cabai, dan rempah.

Perpaduan daging kaya rasa yang empuk dengan kulit yang renyah membuat kamu pasti akan ketagihan dan ingin makan hidangan khas Bali ini lagi dan lagi.

3. Nasi Campur Ayam

Selain nasi campur babi guling, kamu juga bisa menemukan nasi campur ayam saat berwisata kuliner di Bali. Di daerah Ubud ada sebuah restaurant yang sangat melegenda dan terkenal dengan menu nasi campur ayam yakni Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku. Konon restoran ini sudah menjual nasi ayam campur sejak tahun 1963.

Lokasi restoran ini juga sangat khas, karena berada di rumah si pemilik. Jadi ketika kamu berkunjung ke sini, kamu bisa menikmati kuliner khas Bali dengan suasana rumah tradisional Bali. Pasti menjadi pengalaman yang ngga terlupakan kalau makan nasi campur ayam di sini. Makanan nasi campur ayam ini sendiri sama seperti nasi campur pada umumnya. Bedanya, bahan utama hidangan ini menggunakan daging ayam.

4. Rujak Buleleng Bali

Rujak Buleleng

Kebayang kan teriknya cuaca di Bali? Kuliner khas Bali selanjutnya sangat cocok dengan cuaca Bali yang cenderung panas dan terik yaitu rujak buleleng. Rujak buleleng berisi potongan buah segar berlumur bumbu rujak. Berbeda dengan rujak pada umumnya, rujak buleleng dibuat dengan mencampur buah dengan bumbu. Jadi rujak buleleng tidak disajikan terpisah antara buah dan bumbu rujaknya.

Ciri khas lainnya dari kuliner khas Bali satu ini adalah gula yang digunakan untuk pembuatan bumbu rujak. Bumbu rujak menggunakan gula aren buleleng, cuka, terasi, garam, cabai, dan ditambahkan juga pisang batu ke dalam bumbu rujak. Saat kamu memakan suapan pertama cita rasa yang muncul adalah segar, manis, pedas, dan sedikit sepat yang disebabkan oleh pisang batu tadi.

5. Nasi Tepeng

Nasi tepeng merupakan makanan khas Bali berupa nasi dengan tekstur yang agak lembek karena proses memasaknya yang lebih lama dibanding nasi lainnya. Walau demikian, tekstur makanan ini tidak sampai selembek bubur.

Mirip seperti penyajian nasi di daerah lainnya, nasi tepeng juga disajikan bersama berbagai macam lauk seperti sayur, ayam goreng, nangka muda, kacang merah, dan telur. Nasi tepeng juga disajikan di atas daun pisang. Jadi, saat menikmati makanan khas Bali ini kamu bisa merasakan aroma daun pisang yang khas dan akan menambah cita rasa lezatnya hidangan tersebut. Nasi tepeng juga menjadi menu favorit untuk disantap di pagi hari sebagai menu sarapan.

6. Lawar Kuwir

Jika kamu menemukan hidangan daging cincang yang dipadukan dengan berbagai macam sayuran serta bercita rasa rempah-rempah di Bali, hidangan tersebut adalah Lawar. Bahan utama kuliner khas Bali ini bermacam-macam. Ada yang menggunakan daging babi dan ada yang menggunakan daging bebek.

Bagi kamu yang mencari makanan halal, kamu harus berhati-hati karena jika satu restoran hanya menyediakan menu lawar maka lawar yang tertera di sini sudah pasti menggunakan daging babi sebagai bahan utamanya. Untuk amannya carilah menu lawar kuwir yang menggunakan daging bebek.

7. Bulung Kuah Pindang Bali

Bulung Kuah Pindang | Sumber gambar: Wikipedia

Bulung buni kuah pindang merupakan kuliner khas Bali yang berasal dari Kabupaten Jembrana. Bulung dalam bahasa Bali merupakan sebutan untuk rumput laut hijau. Oleh karena itu, ketika kamu menyantap makanan khas Bali ini, kamu akan menemukan bahan utama rumput hijau yang lezat dan masih dalam kondisi segar. Rumput laut yang digunakan merupakan rumput laut berjenis Kappaphycus Alvarezii. Rumput laut jenis ini memiliki ciri khas warna hijau gelap namun agak sedikit kemerahan.

Kamu bisa menemukan dua warna bulung kuah pindang. Yang membuat warnanya berbeda adalah proses menyiapkan rumput laut. Jika rumput laut dijemur terlebih dahulu maka setelah dimasak akan menjadi warna putih. Jika direndam di dalam air kapur akan menjadi warna hijau. Setelah dijemur atau direndam, rumput laut akan dimasak dengan bumbu kuah pindang yang segar.

8. Tum Ayam

Tum Ayam

Di pulau Jawa kita mengenal pepes, kalau di Bali ada yang namanya tum ayam. Proses pembuatan makanan khas Bali satu ini juga sama dengan pepes yakni daging dibungkus menggunakan daun pisang kemudian dikukus. Bedanya, tum ayam berbahan dasar daging ayam tanpa tulang yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai merah, terasi, dan rempah khas Bali lainnya. Saat kamu mencicipi hidangan khas Bali ini pertama kali kamu akan menemukan aroma khas terasi.

9. Tipat Blayang

Kuliner khas Bali satu ini mirip seperti lontong sayur yang dapat ditemukan di berbagai tempat selain di Bali. Tentunya tipat blayang berbeda dari hidangan lontong sayur dari daerah lainnya. Tipat blayang menggunakan bumbu dari olahan tepung beras dan rempah khas Bali dan tidak menggunakan santan.

Tepung beras yang terkandung dalam kuahnya membuat kuah tipat blayang bertekstur kental seperti santan. Umumnya hidangan khas Bali ini disajikan bersamaan dengan urap, ayam suir, ceker ayam, kacang kedelai, dan kerupuk kulit ayam.

Tentunya, selain berbagai makanan khas Bali di atas, masih banyak sekali kekayaan kuliner khas Bali yang bisa kamu eksplorasi langsung saat mengunjungi pulau Dewata ini. Nggak sabar rencanakan wisata kuliner khas Bali? Yuk, mulai perancaanmu dari sekarang lewat aplikasi Traveloka!

Mulai dari pesan tiket pesawat, rental mobil lepas kunci, hingga booking hotel ataupun villa di Bali bisa kamu lakukan dengan mudah lewat satu aplikasi saja. Belum lagi berbagai penawaran seru dari Traveloka Eats dan Traveloka Xperience yang bakalan lengkapi itinerary perjalanan kamu selama berwisata kuliner khas Bali.

Hotel & Penginapan Terbaik di Bali

Temukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan di Bali dengan penawaran harga terbaik di Traveloka