
Banten dikenal dengan beragam destinasi wisatanya. Di sini, kamu bisa menikmati wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner. Nah, ada beberapa menu yang wajib jadi catatan kamu saat akan berkeliling menikmati Provinsi Banten.
Sate yang satu ini memang berbeda dari olahan sate lainnya. Sate ikan bandeng merupakan daging ikan bandeng yang dipisahkan, dibumbui bawang merah, garam, gula merah, ketumbar, dan santan. Kemudian daging yang sudah diolah ini dikepal dan dilapisi kulit bandeng yang ditempelkan di batang bambu dan kemudian dibakar. Makanan ini sudah menjadi kuliner khas sejak lama, bahkan sejak zaman Kerajaan Banten Girang, di abad ke-16, oleh juru masak kerajaan. Salah satu yang terkenal yaitu Sate Bandeng Hj. Maryam yang sudah ada sejak 1970.
Terinspirasi dari makanan khas Arab, nama makanan ini diambil dari nama kota yang disinggahi Sultan Banten, yaitu Sultan Maulana Hasanuddin, saat mencapai Mekkah ketika dalam perjalanan ibadah haji, yakni kota Rabigh. Bentuk makanan ini seperti semur atau tengkleng. Dibuat dari daging sapi atau daging kambing yang bumbunya antara lain bawang merah, bawang putih, lada, biji pala, kayu manis, jahe, lengkuas, dan juga kecap, yang diberi kuah. Kamu bisa mencoba menikmatinya di Rabeg H. Naswi (Magersari) atau Rabeg Kasemen Pak H. Muksin.
Jika bebek biasanya di bakar maupun di goreng, di Banten ada daging bebek yang disajikan dalam bentuk sate. Jika ingin memakannya, kamu tidak perlu khawatir akan tekstur daging bebek yang alot. Umumnya, daging bebek direndam dan dibumbui selama kurang lebih satu hari. Selain untuk membuat dagingnya empuk dan lembut, juga supaya bau amis daging bebeknya bisa hilang. Salah satu yang banyak diminati adalah Sate Bebek H. Syafei.
Salah satu sajian khas saat lebaran di Banten adalah sambal buroq. Sambal buroq merupakan sambal yang berbahan dasar cabai dicampur kulit buah melinjo, atau kulit buah tangkil, yang sudah tua dan merah. Rasanya pedas, gurih, dan menambah cita rasa hidangan lebaran lainnya. Jika kamu ingin mencoba, kamu bisa menikmatinya di Warung Ibu Hajah Yati, di kota Serang, Banten.
Menu makanan ini merupakan olahan dengan daging utama yaitu daging bebek atau ayam. Bumbu tambahan lainnya berupa cabe rawit, bawang merah, garam, asem campaluk, gula merah, dan juga daun salam serta serai. Makanan ini sangat cocok untuk kamu pecinta makanan pedas dan asam. Menu makanan ini cocok dimakan dengan nasi panas, lho. Nikmati Gerem Asem khas Banten di Gerem Asem DPR (Pasar Lama Serang), Gerem Asem Bebek Haji Mihdar (Ciruas), atau Pondok Makan Khas Pontang Baba Hasan (Kota Serang).
Arti dari nama menu makanan yang satu ini adalah sayur pedas. Memang, rasa utama dari sayur ini terletak pada rasa pedasnya. Di dalamnya, juga terdapat isian berupa sayur-sayuran dan juga daging jeroan sapi, entah itu jantung, babat, usus, hati, limpa, yang dicampur dengan bumbu-bumbu khas Indonesia. Sajian yang mirip gulai ini, bahkan sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Tak Benda masyarakat Banten di tahun 2016. Cicipi Angeun Lada di RM Cep Udin di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sajian yang satu ini bermakna sayur yang dimasak dan diberikan saat terjadi prosesi lamaran atau nikahan. Biasanya diberikan dari pihak keluarga kepada besannya. Tak hanya di Banten, dalam budaya Betawi juga dikenal sajian yang sama. Hidangan ini cukup unik, sebab bahannya cukup jarang ditemukan, misalnya tebu telur atau terubuk yang dimasak dengan menggunakan bumbu kunyit. Jika kamu ingin membeli sayur ini, maka kamu bisa membelinya di beberapa warung makan seperti Warung Mpok Ellah di daerah Larangan atau Waroeng Lengkong di area sekitar Pondok Jagung.
Kudapan ini merupakan perpaduan antara makanan khas Jawa dan juga makanan khas Sunda. Rasanya manis dan legit. Nama kue ini juga dikenal di daerah Bali, bedanya terdapat pada bungkusan kuenya yang diselimuti daun bambu. Sedangkan kue pasung dari Banten menggunakan daun pisang yang bentuknya dibuat seperti corong es krim. Kue pasung Banten ada 2 jenis, yakni jenis yang terbuat dari santan, tepung sagu, yang dicampur gula aren dan juga jenis kue pasung yang terbuat dari tepung beras yang dicampur irisan kelapa dan nangka. Kamu bisa membelinya di pasar tradisional atau toko oleh-oleh.
Ketan Bintul merupakan salah satu panganan berbuka puasa di Banten. Konon, hidangan ini sudah ada sejak abad ke-16, sebab memang ketan bintul ini adalah salah satu makanan takjil favorit dari Sultan Banten. Ketan yang satu ini berbentuk kotak yang dicampur dengan serundeng dan kemudian dikukus bersama santan dan juga rempah-rempah. Rasanya gurih, cocok jika disantap bersama kuah atau pun daging empal sebagai pengganti nasi.
Jika kamu berencana untuk liburan ke Banten, kami punya beberapa pilihan penginapan yang berada di area strategis, seperti berikut ini.
Pilihan lainnya adalah Hotel Pantai Merak. Hotel ini berlokasi di Jalan Pelabuhan Merak No. 65, Pulo Merak, Cilegon, Banten. Untuk lokasinya sendiri begitu dekat dengan Pantai Mabak, sehingga para wisatawan cukup berjalan kaki untuk bisa berada di Pantai Mabak.
Untuk biaya per malamnya, wisatawan cukup membayar Rp373 ribu per malam. Fasilitas yang tersedia seperti restoran, kafe, layanan kamar, WiFi, TV kabel, Meja, kulkas, laundry, hingga layanan barbeque.
The Royale Krakatau Hotel berada di berlokasi di JL.KH. Yasin Beji No.4 Cilegon, Cilegon, Banten. Layanan hotel yang satu ini tak perlu diragukan lagi. Menginap di sini, kamu perlu membayar sekitar Rp458 ribu per malam. Beberapa fasilitas yang bisa kamu niikmati saat menginap yaitu kolam renang, lapangan golf, penyewaan sepeda, berkuda, layanan kamar, layanan pijat, hingga akses menuju water park.
Hotel Sari Kuring Indah adalah hotel yang berlokasi di Jl. Raya Serang Km.3 Cilegon-Banten, Cilegon, Banten. Hotel ini merupakan hotel yang bisa jadi pilihan kamu saat ingin menginap di sekitar Cilegon, Banten. Nah, untuk menginap di sini kamu perlu membayar sekitar Rp464 ribu per malamnya.
Beberapa fasilitas umum yang ada di sekitar hotel ini seperti Cilegon Green Waterpark, Hero Supermarket - Cilegon City Square, Masjid Agung Cilegon, dan juga Stasiun Cilegon.
Itu dia beberapa makanan khas Banten yang wajib kamu cicipi saat liburan di sini. Mulai dari makanan khas kerajaan, sampai makanan yang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Jadi ingin mengunjungi Banten dan berwisata kuliner, kan? Nah, biar lebih praktis dan liburan semakin menyenangkan, rencanakan perjalanan kamu bersama Traveloka.
Hanya dengan satu aplikasi, kamu bisa booking hotel, pesan tiket pesawat, tiket kereta, bus hingga travel. Kamu pun dapat menemukan berbagai atraksi dan aktivitas seru melalui Traveloka Xperience.
Ada juga berbagai promo menarik yang bikin liburan lebih hemat, dari promo bank, seperti promo BCA, serta kode kupon traveloka. Yuk, saatnya jelajahi kota Banten dan nikmati berbagai kuliner menarik di sini.






