
Tasikmalaya, kota yang dijuluki "Mutiara dari Priangan Timur", menyimpan kekayaan kuliner yang telah diwariskan turun-temurun selama puluhan bahkan ratusan tahun. Cita rasa masakan khas Sunda berpadu dengan bahan-bahan lokal yang unik menghasilkan sajian yang tak mudah ditemukan di tempat lain. Dari sepiring nasi hangat berlumur oncom hingga semangkuk soto berkuah gurih, setiap hidangan di Tasikmalaya memiliki cerita tersendiri.
Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan kuliner ke kota ini, daftar berikut mencakup 10 makanan khas Tasikmalaya yang paling ikonik dan layak untuk dicicipi langsung di sumbernya. Masing-masing makanan ini dapat ditemukan di warung atau rumah makan yang sudah berdiri bertahun-tahun, menjaga keaslian resep dan citarasa otentiknya. Dengan harga yang sangat terjangkau dan pilihan yang beragam, perjalanan kuliner di Tasikmalaya cocok untuk semua kalangan wisatawan.
Dari Bandung atau Jakarta, perjalanan menuju Tasikmalaya bisa ditempuh dengan berbagai pilihan transportasi. Pesan tiket pesawat ke bandara terdekat, lalu lanjutkan perjalanan darat, atau langsung pilih moda transportasi kereta dan bus untuk kenyamanan ekstra.
Nasi Tutug Oncom adalah hidangan paling ikonik dari Tasikmalaya yang sudah ada sejak tahun 1940-an. Kata tutug dalam bahasa Sunda berarti "ditumbuk" atau "dicampurkan", sehingga hidangan ini pada dasarnya adalah nasi panas yang dicampur dengan oncom yang telah dibumbui dan dihaluskan bersama rempah-rempah pilihan. Oncom sendiri merupakan produk fermentasi khas Jawa Barat yang terbuat dari ampas kacang, menghasilkan cita rasa gurih dan sedikit asam yang sangat khas.
Sajian ini biasanya hadir dengan pelengkap berupa mendoan, sambal goang, dan berbagai lauk sayuran segar. Untuk mencicipi versi autentiknya, Warung Nasi T.O Benhil 2.96 di Jl. Dadaha, Cikalang, Kecamatan Tawang, buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Dengan harga yang sangat ramah di kantong, hidangan ini membuktikan bahwa kelezatan sejati tidak harus datang dari bahan-bahan mewah.
Nasi Cikur adalah variasi nasi khas Sunda yang membedakan dirinya lewat penggunaan kencur sebagai bumbu utama. Aroma kencur yang khas dan sedikit pedas memberi karakter tersendiri pada setiap suapan, menciptakan pengalaman makan yang berbeda dari nasi biasa. Hidangan ini biasanya disantap bersama sambal leunca, tempe goreng, dan berbagai lauk pauk khas Sunda lainnya yang memerkaya cita rasa keseluruhan.
Salah satu tempat paling terkenal untuk menikmati Nasi Cikur adalah warung Nasi Cikur Teh Rena/Utep di Jl. Panyerutan, Nagarawangi, Kecamatan Cihideung. Warung ini beroperasi dari pukul 14.00 hingga 21.00 WIB, menjadikannya pilihan sempurna untuk makan siang akhir atau makan malam. Antrean panjang di depan warung ini sudah menjadi pemandangan umum, mencerminkan betapa tingginya apresiasi warga lokal terhadap kuliner sederhana yang penuh cita rasa ini.
Di tengah teriknya siang hari di Tasikmalaya, Es Sirop Bojong hadir sebagai pelepas dahaga yang paling digemari warga lokal maupun wisatawan. Minuman ini berbasis sirop buah dengan tambahan berbagai isian segar, dan varian paling laris adalah es campur durian yang menawarkan paduan rasa manis, segar, dan beraroma kuat. Berbeda dari minuman kekinian yang banyak bermunculan belakangan ini, Es Sirop Bojong mempertahankan resep tradisional yang sudah dikenal warga Tasikmalaya selama generasi.
Warung Es Sirop Bojong Ibu Momon berlokasi di Jl. Ampera Barat No. 207, Panglayungan, Kecamatan Cipedes, dan buka dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Tempatnya yang sederhana justru menjadi bagian dari pesonanya, dengan pelanggan setia yang datang silih berganti sepanjang hari. Minuman ini adalah cara yang menyenangkan untuk beristirahat sejenak di tengah tur kuliner keliling Tasikmalaya.
Selain wisata kuliner, Tasikmalaya juga kaya akan tempat wisata alam dan budaya yang memukau, mulai dari Gunung Galunggung hingga Tonjong Canyon. Berikut beberapa aktivitas seru yang bisa dipesan langsung untuk melengkapi perjalananmu.
Cilok (singkatan dari aci di colok) adalah jajanan berbahan tepung tapioka yang populer di seluruh Jawa Barat, tetapi versi Tasikmalaya yang bernama Cilok Goang memiliki keistimewaan tersendiri. Yang membedakannya adalah sambal goang, yaitu sambal dengan tingkat kepedasan yang signifikan, yang disiramkan di atas bola-bola cilok kenyal. Isian cilok pun beragam, mulai dari ayam, abon, hingga ceker ayam, membuat setiap suapan terasa berbeda dan menggiurkan.
Cilok Goang Golden di Jl. Riungkuntul No. 24, Tuguraja, Kecamatan Cihideung adalah salah satu tempat terpopuler untuk jajanan ini, beroperasi dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Biasanya disajikan dengan timun segar dan mie kering sebagai pelengkap, menciptakan kontras tekstur yang sangat memuaskan. Bagi wisatawan yang menyukai cita rasa pedas, Cilok Goang adalah pengalaman kuliner yang wajib masuk dalam daftar kunjungan.
Nasi Pecel versi Tasikmalaya memiliki sejarah yang panjang dan membanggakan, dengan warung Pecel Oranye Asli yang telah berdiri sejak tahun 1923. Hidangan ini terdiri dari nasi putih yang disajikan bersama aneka sayuran rebus seperti kol, kacang panjang, dan tauge, yang kemudian diguyur dengan saus kacang khas yang kaya rempah. Perbedaan Nasi Pecel Tasikmalaya dengan versi daerah lain terletak pada komposisi bumbunya yang lebih segar dan tidak terlalu manis.
Warung Pecel Oranye Asli berlokasi di Jl. Empang No. 27, Empangsari, Kecamatan Cihideung, dan buka dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Lebih dari satu abad bertahan dengan resep yang sama menjadi bukti nyata bahwa hidangan ini memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Tasikmalaya. Kesederhanaan bahan tidak menghalangi kelezatan yang tiada duanya.
Rencanakan penginapan terbaik selama berada di Tasikmalaya dengan memesan hotel pilihan dari berbagai kategori harga, mulai dari yang bernuansa butik hingga bintang empat dengan fasilitas lengkap.
Kupat Tahu adalah hidangan berbahan dasar kupat (ketupat) dan tahu yang disiram dengan bumbu kacang pedas, dan versi Tasikmalaya dari Kecamatan Mangunreja dianggap sebagai salah satu yang terbaik di seluruh Jawa Barat. Resep bumbu kacangnya telah diwariskan sejak tahun 1955 di warung Kupat Tahu Mangunreja, menjadikannya salah satu hidangan paling autentik dan bersejarah di kota ini. Cita rasa bumbunya kaya rempah dengan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan selera.
Warung Kupat Tahu Mangunreja berlokasi di Jl. Raya Garut Km 2, Kampung Toblongan, Kecamatan Mangunreja, dan beroperasi dari pagi hingga petang. Tekstur kupat yang lembut berpadu dengan tahu goreng yang sedikit renyah menciptakan harmoni yang sulit dilupakan. Wisatawan sering sengaja mampir ke warung ini bahkan saat dalam perjalanan lintas kota, karena reputasinya yang sudah melegenda di seluruh penjuru Jawa Barat.
Bubur Ayam H. Zaenal atau yang lebih dikenal sebagai Bubur Ayam Kalektoran telah melayani warga Tasikmalaya sejak tahun 1969, menjadikannya salah satu warung bubur ayam tertua dan paling legendaris di kota ini. Keunikan bubur ini terletak pada cara penyajiannya yang tanpa kuah, tetapi dengan topping yang sangat berlimpah mulai dari ayam suwir, cakwe, bawang goreng, kacang, hingga kerupuk. Teksturnya lebih padat dibandingkan bubur ayam pada umumnya, dengan rempah-rempah yang meresap sempurna ke setiap butir nasinya.
Warung ini berlokasi di Jl. R. Ikik Wiradikarta No. 33, Tawangsari, Kecamatan Tawang, dan buka dua sesi: pukul 06.00–13.00 WIB dan 16.00–21.00 WIB. Antrean pada pagi hari sudah terlihat ramai, terutama di akhir pekan ketika wisatawan dan warga lokal sama-sama ingin menikmati sarapan ikonik ini. Harganya yang sangat terjangkau menjadikan Bubur Ayam Kalektoran sebagai pilihan sarapan sempurna sebelum memulai hari menjelajahi kota.
Soto Tasik berbeda dari varian soto daerah lain karena menggunakan kaldu ayam yang diperkaya dengan santan, menghasilkan kuah yang lebih kental dan gurih dengan aroma rempah yang menggugah selera. Topping khas berupa kedelai goreng yang renyah memberikan dimensi tekstur yang tidak ditemukan pada soto jenis lain di Indonesia. Paduan antara kuah santan yang hangat dan segarnya perasan jeruk nipis menjadikan Soto Tasik sebagai hidangan yang cocok dinikmati kapan saja.
Soto Tasik Ayam Pataruman di Jl. Pataruman, Yudanagara, Kecamatan Cihideung beroperasi dari pukul 06.00 hingga 20.00 WIB, memberikan fleksibilitas waktu bagi wisatawan yang ingin mampir. Mie soun, daun bawang, dan berbagai rempah segar melengkapi setiap mangkuk dengan harmoni yang sempurna. Soto Tasik adalah representasi terbaik dari kekayaan tradisi kuliner Sunda yang mengedepankan keseimbangan rasa dan kesegaran bahan.
Rengginang Oyek adalah camilan tradisional khas Tasikmalaya yang terbuat dari singkong (oyek) alih-alih beras ketan seperti rengginang pada umumnya. Proses pembuatannya yang memakan waktu beberapa hari mencakup perendaman, pengukusan, penjemuran, hingga penggorengan, menghasilkan tekstur yang sangat renyah dengan aroma kencur yang harum dan khas. Camilan ini sangat populer sebagai oleh-oleh karena tahan lama, mudah dikemas, dan mampu mempertahankan kerenyahannya dalam perjalanan jauh.
Rengginang Oyek Ceu Ai di Jl. KH. Khoer Afandi, Cibeureum, Kecamatan Cibeureum, telah beroperasi sejak tahun 2010 dan kini dikenal sebagai salah satu produsen terbaik camilan ini di Tasikmalaya. Cita rasanya yang gurih dan sedikit pedas dari kencur menjadikan camilan ini sulit untuk berhenti dimakan begitu dimulai. Rengginang Oyek adalah buah tangan yang paling banyak diburu wisatawan saat berkunjung ke Tasikmalaya.
Kue Aci adalah jajanan pasar berbahan dasar tepung tapioka (aci dalam bahasa Sunda) yang bertekstur kenyal dan lembut di dalam, dengan lapisan luar yang sedikit mengeras saat dingin. Tersedia dalam berbagai varian rasa seperti cokelat, susu, dan kelapa, kue ini menjadi pilihan oleh-oleh yang terjangkau dan digemari berbagai kalangan usia. Bentuknya yang kecil dan padat membuatnya mudah dibawa dalam perjalanan tanpa khawatir rusak.
Kue Aci Karya Ayu di Jl. Kapten Naseh No. 27, Panglayungan, Kecamatan Cipedes buka dari pukul 07.00 hingga 17.30 WIB dan selalu ramai oleh pembeli yang ingin membawa pulang cita rasa Tasikmalaya. Kue ini paling nikmat disantap selagi hangat, ketika tekstur kenyalnya berada di puncaknya dan aroma bakarannya masih terasa. Bagi wisatawan yang ingin membawa kenangan kuliner dari Tasikmalaya dalam bentuk yang mudah dikemas, Kue Aci adalah pilihan yang tidak akan mengecewakan.
Sebagian besar warung kuliner legendaris di Tasikmalaya buka sejak pagi hari, dengan jam ramai antara pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Untuk Bubur Ayam Kalektoran dan Nasi Tutug Oncom, datanglah lebih awal karena keduanya sering habis sebelum jam tutup. Sore hingga malam hari adalah waktu terbaik untuk berburu Nasi Cikur dan Cilok Goang yang beroperasi pada sesi kedua hari itu.
Tasikmalaya dapat dicapai dengan berbagai moda transportasi dari kota-kota besar di Jawa Barat. Perjalanan dengan tiket kereta dari Bandung memakan waktu sekitar 2–3 jam dan menjadi pilihan paling nyaman untuk wisatawan yang ingin menikmati pemandangan sepanjang jalur kereta. Dari Jakarta, tersedia rute kereta langsung yang sangat memudahkan perjalanan tanpa perlu berganti kendaraan.
Warung-warung kuliner legendaris di Tasikmalaya tersebar di berbagai kecamatan, sehingga membutuhkan mobilitas yang baik untuk mengunjungi semuanya dalam satu hari. Memesan sewa mobil adalah solusi paling praktis agar bisa berpindah dari satu warung ke warung lain tanpa tergantung jadwal transportasi umum. Bagi yang tiba via udara, layanan Airport transfer tersedia untuk menjemput langsung dari bandara ke hotel atau lokasi kuliner tujuan pertama.
Bagi wisatawan yang ingin berwisata dengan anggaran lebih hemat, tiket bus antar kota tersedia dari berbagai kota di Pulau Jawa menuju Tasikmalaya dengan harga terjangkau. Armada bus modern kini dilengkapi dengan fasilitas yang nyaman sehingga perjalanan beberapa jam terasa lebih menyenangkan. Dengan jaringan transportasi yang cukup lengkap, menjangkau Tasikmalaya kini semakin mudah dan efisien.
Traveloka, aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna, menghadirkan kemudahan merencanakan wisata kuliner ke Tasikmalaya dari genggaman tangan. Semua kebutuhan perjalanan tersedia dalam satu aplikasi: mulai dari tiket pesawat dan promo Traveloka eksklusif, hingga pilihan hotel di berbagai kisaran harga yang bisa dibandingkan dan dipesan langsung. Tidak perlu berpindah-pindah aplikasi atau situs web, semua konfirmasi tersimpan rapi di satu tempat.
Untuk akomodasi, tersedia ribuan pilihan penginapan di Tasikmalaya mulai dari guesthouse sederhana hingga hotel bintang empat dengan fasilitas kolam renang dan restoran. Nikmati kemudahan pembayaran dengan GoPay, OVO, transfer bank, dan dompet digital lokal lainnya, atau manfaatkan Traveloka PayLater untuk memesan sekarang dan membayar nanti sesuai kemampuan finansialmu. Asuransi perjalanan juga tersedia untuk memberikan ketenangan pikiran selama berwisata, ditambah eSIM yang memastikan koneksi internet tetap stabil sepanjang perjalanan.
Lengkapi perjalanan kuliner ke Tasikmalaya dengan menjelajahi berbagai pengalaman wisata lokal yang tersedia di aplikasi, dari wisata alam Curug Panetean yang memesona hingga petualangan offroad di kawasan Gunung Galunggung dengan latar panorama yang dramatis. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan rencanakan perjalanan kuliner impian ke Tasikmalaya dengan lebih mudah, lebih hemat, dan lebih berkesan.







