
Wonogiri merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang terkenal dengan kuliner tradisional berbahan dasar singkong, wijen, dan hasil bumi lainnya. Makanan khas Wonogiri umumnya memiliki cita rasa sederhana, namun kaya akan karakter dan sangat lekat dengan budaya masyarakat setempat.
Sebagian besar kuliner khas dari daerah ini juga dikenal sebagai makanan rumahan yang diwariskan turun-temurun. Mulai dari camilan hingga makanan berat, semuanya menawarkan rasa autentik yang sulit ditemukan di daerah lain.

Indonesia

Hotel Diafan Wonogiri

8/10
•

Wonogiri
Rp 283.989
Kuliner khas Wonogiri terdiri dari makanan berat hingga camilan tradisional yang unik. Berikut daftar yang wajib Anda coba.
Nasi tiwul merupakan makanan khas Wonogiri yang terbuat dari singkong yang dikeringkan (gaplek) lalu diolah menjadi butiran mirip nasi. Rasanya cenderung sedikit manis dengan tekstur kenyal, biasanya disajikan bersama lauk sederhana seperti urap, tahu, tempe, dan sambal. Hidangan ini menjadi simbol kuliner tradisional masyarakat Wonogiri.
Sambal cabuk adalah salah satu kuliner legendaris Wonogiri yang memiliki warna gelap khas dari wijen. Terbuat dari campuran wijen, cabai, kelapa, dan rempah, sambal ini memiliki rasa pedas, gurih, dan sedikit manis. Biasanya disajikan sebagai pelengkap nasi hangat atau lauk sederhana.
Keripik benguk terbuat dari kacang benguk yang diolah menjadi tempe, lalu diiris tipis dan digoreng hingga renyah. Camilan ini memiliki rasa gurih yang khas dan tekstur yang unik dibandingkan keripik tempe biasa. Produk ini juga menjadi oleh-oleh khas Wonogiri yang cukup populer.
Kacang mete merupakan salah satu komoditas unggulan Wonogiri yang banyak dijadikan camilan atau oleh-oleh. Rasanya gurih dengan tekstur renyah, dan sering diolah menjadi berbagai varian rasa. Produksi kacang mete banyak ditemukan di wilayah seperti Ngadirojo dan sekitarnya.
Emping khas Wonogiri biasanya dijual dalam bentuk mentah agar lebih tahan lama. Terbuat dari melinjo, camilan ini memiliki rasa gurih dengan sedikit pahit yang khas. Emping sering dijadikan pelengkap makanan atau camilan ringan.
Brem merupakan makanan tradisional berbahan dasar fermentasi beras ketan. Teksturnya lembut dan sedikit kering dengan rasa manis khas. Di Wonogiri, brem diproduksi secara tradisional dan menjadi salah satu camilan yang banyak diburu wisatawan.
Geti wijen adalah jajanan khas yang terbuat dari wijen, gula merah, dan jahe. Cita rasanya manis dengan aroma jahe yang hangat, serta tekstur yang sedikit keras namun renyah. Makanan ini sering dijadikan oleh-oleh khas dari Wonogiri.
Pindang kambing khas Wonogiri memiliki keunikan karena menggunakan bahan gaplek sebagai campuran. Hidangan ini menghasilkan tekstur yang berbeda dari olahan kambing pada umumnya, dengan rasa gurih dan aroma rempah yang khas.
Bothok mercon merupakan hidangan berbumbu pedas yang terbuat dari bahan seperti kelapa parut dan cabai dalam jumlah banyak. Rasa pedasnya yang kuat menjadi daya tarik utama, terutama bagi pecinta makanan pedas.
Gatot adalah makanan tradisional berbahan dasar singkong yang difermentasi. Teksturnya kenyal dengan rasa manis alami. Meski kini mulai jarang ditemukan, gatot tetap menjadi bagian dari warisan kuliner khas Wonogiri.
Untuk menikmati makanan khas Wonogiri secara autentik, Anda bisa mengunjungi beberapa tempat berikut.
Pasar ini menjadi pusat kuliner dan oleh-oleh khas Wonogiri, mulai dari kacang mete, geti wijen, hingga keripik benguk yang dibuat langsung oleh produsen lokal.
Di sepanjang jalur ini banyak terdapat toko oleh-oleh dan rumah makan yang menjual berbagai makanan khas Wonogiri dengan kualitas yang baik.
Warung makan lokal menjadi tempat terbaik untuk mencicipi hidangan seperti nasi tiwul, pindang kambing, dan sambal cabuk dengan cita rasa autentik khas daerah.

Purwantoro

2D1N Camping di Golden Sunrise Bukit Cumbri Wonogiri
Purwantoro
Rp 250.750
Jika Anda ingin mencicipi langsung makanan khas Wonogiri, pengalaman tersebut tentu akan terasa lebih autentik jika dinikmati langsung di daerah asalnya. Anda bisa mencoba berbagai hidangan mulai dari nasi tiwul yang legendaris hingga sambal cabuk yang khas.
Untuk mewujudkannya, Anda dapat merencanakan perjalanan melalui Traveloka dengan memesan tiket kereta atau pesawat ke Solo atau Yogyakarta, lalu melanjutkan perjalanan ke Wonogiri. Anda juga bisa memesan hotel serta berbagai aktivitas wisata agar perjalanan lebih praktis dan nyaman.
Mon, 23 Nov 2026

Garuda Indonesia
Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 900.600
Sun, 15 Nov 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 684.400
Sun, 15 Nov 2026

Batik Air
Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 784.500






