Benteng Lodewijk, Reruntuhan Benteng Raksasa yang Perlahan Ditelan Laut Gresik

Mas Bellboy
Waktu baca 4 menit

Source Foto: disparekrafbudpora.gresikkab

Berbeda dari benteng-benteng bersejarah lain yang sudah rapi dipugar dan dikelola resmi, Benteng Lodewijk di Gresik menawarkan pengalaman yang jauh lebih mentah, dan jujur saja, agak menyedihkan. Dulunya diklaim sebagai salah satu benteng terbesar di Asia, kini yang tersisa hanya sekitar 10 persen dari bangunan aslinya, sisanya sudah hilang ditelan abrasi laut selama puluhan tahun.

Namun justru di situlah daya tariknya. Benteng Lodewijk bukan destinasi yang menawarkan kemegahan arsitektur utuh, melainkan pengalaman menjelajahi jejak sejarah yang perlahan menghilang, dikelilingi hutan mangrove dan suasana pesisir Pulau Mengare yang masih sangat alami. Kalau kamu mencari wisata sejarah yang benar-benar off the beaten path, ini salah satu kandidatnya.

Sejarah Singkat Benteng Lodewijk

Benteng ini dibangun atas perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels, dan rampung pada 1808. Namanya diambil sebagai penghormatan kepada Raja Belanda yang menunjuk Daendels sebagai Gubernur Jenderal, meski begitu ada pula versi sejarah lain yang menyebutnya Fort Louis, merujuk pada nama Raja Louis dari Prancis yang saat itu menguasai Kerajaan Belanda.

Fungsi utama benteng ini adalah mempertahankan pintu masuk barat laut menuju Selat Madura dari kemungkinan serangan pasukan Inggris. Pada masa jayanya, benteng ini memiliki tembok sepanjang 400 meter dan lebar 250 meter, mampu menampung hingga 800 prajurit, serta dilengkapi 102 meriam, skala yang membuatnya dijuluki salah satu benteng terbesar di Asia pada masanya. Ironisnya, benteng ini justru dihancurkan sendiri oleh Belanda pada 1857 setelah pusat pertahanan mereka dipindahkan ke Surabaya.

Kondisi Benteng Lodewijk Saat Ini

Ini bagian yang penting untuk kamu ketahui sebelum berkunjung: kondisi Benteng Lodewijk sekarang jauh dari kata utuh. Menurut keterangan aparat desa setempat, sekitar 90 persen dari luas benteng yang awalnya mencapai 1,5 hektare telah hancur akibat abrasi dan kini menjadi lautan. Yang tersisa hanya sekitar 10 persen, berupa dua bastion di sisi barat laut dan barat daya, sebagian dinding keliling di sisi selatan, barat, dan utara, serta dua sumur tua di dalam kompleks.

Meski sudah ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Kabupaten sejak 2020, upaya pelestarian di lapangan masih terbatas. Pada awal 2025, komunitas lokal bahkan harus turun tangan menanam ratusan pohon pantai untuk memperbaiki vegetasi yang rusak akibat intrusi air laut. Jadi, datanglah dengan ekspektasi yang realistis: ini adalah situs reruntuhan otentik, bukan taman sejarah yang sudah dipoles rapi.

Lokasi dan Cara Menuju Benteng Lodewijk

Benteng Lodewijk berada di kawasan Pulau Mengare, tepatnya di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, sekitar 17 kilometer di utara pusat Kota Gresik, menghadap langsung ke Selat Madura di dekat muara Sungai Cemara.

Perjalanan ke sini bukan yang paling mudah, jadi siapkan mental untuk sedikit petualangan. Jalur darat dimulai dari jalan kampung Dusun Sisir Barat, Desa Tanjungwidoro. Sekitar 150 meter dari jalan utama desa, kamu harus melewati jalan tambak beton sepanjang 500 meter yang lebarnya hanya sekitar 1,5 meter, sehingga hanya bisa dilalui sepeda motor. Setelah itu, kamu perlu menyeberangi Sungai Cemara menggunakan perahu penyeberangan dengan tarif sekitar Rp2.000 per orang plus motor. Alternatif lain untuk perjalanan adalah melalui jalur laut, menyewa perahu nelayan setempat langsung menuju kawasan benteng.

Jam Kunjungan, Tiket Masuk, dan Fasilitas

Jam Kunjungan

Karena dikelola secara swadaya oleh BUMDes dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat, tidak ada jam operasional baku yang ketat. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim kemarau, sebab jalan menuju lokasi lebih kering dan rerumputan di area benteng tidak tumbuh terlalu lebat, membuat reruntuhan lebih mudah dijelajahi.

Tiket Masuk

Berdasarkan data dari Sistem Cagar Budaya Jawa Timur, tiket masuk kawasan wisata benteng ini sekitar Rp15.000 per orang, berlaku baik di hari kerja maupun di akhir pekan. Karena pengelolaannya bersifat lokal, ada baiknya menyiapkan uang tunai secukupnya untuk tiket, biaya penyeberangan perahu, maupun sewa perahu nelayan.

Fasilitas

Jangan berharap fasilitas modern di sini. Sebagai kawasan konservasi mangrove sekaligus situs cagar budaya swadaya, fasilitas yang tersedia sangat sederhana, sebatas jalur penyeberangan perahu dan area untuk aktivitas dasar seperti memancing atau berkano. Bawa bekal makanan, air minum, dan tabir surya secukupnya sebelum berangkat.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

1. Menjelajahi Reruntuhan Bastion dan Sumur Tua

Meski hanya tersisa sebagian kecil, dua bastion dan dua sumur tua peninggalan Belanda tetap jadi daya tarik utama bagi pencinta sejarah dan fotografi.

2. Menanam dan Belajar tentang Mangrove

Kawasan sekitar benteng kini menjadi bagian dari Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove Mengare, cocok untuk kamu yang tertarik wisata edukasi sekaligus konservasi lingkungan.

3. Naik Perahu dan Bermain Kano

Karena akses menuju benteng melibatkan penyeberangan sungai, banyak wisatawan sekaligus menikmati suasana perahu dan aktivitas kano di sekitar Sungai Cemara dan pesisir Mengare.

4. Memancing dan Berenang

Bagi yang menyukai aktivitas santai, kawasan pesisir di sekitar benteng juga cocok untuk memancing maupun berenang di air yang masih relatif tenang.

Apa yang Harus Dicermati Sebelum Berkunjung

Kunjungi saat musim kemarau (April-September) agar jalan tambak dan area benteng lebih mudah dilalui.
Gunakan sepeda motor, bukan mobil, karena jalur menuju penyeberangan sangat sempit.
Siapkan uang tunai kecil untuk tiket masuk dan biaya penyeberangan perahu.
Kenakan alas kaki yang nyaman dan tahan air, mengingat medan berupa tambak dan area berumput yang bisa becek.
Datang berkelompok atau bersama pemandu lokal agar lebih mudah mengatur transportasi perahu.

Rekomendasi Hotel di Gresik

Karena tidak ada penginapan di kawasan Pulau Mengare, wisatawan disarankan menginap di pusat Kota Gresik yang berjarak sekitar 30 hingga 40 kilometer. Kamu bisa menikmati wisata dan kuliner di kota Gresik sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Benteng Lodewijk keesokan harinya.

1. ASTON Gresik Hotel & Conference Center

ASTON Gresik Hotel & Conference Center menjadi pilihan hotel bintang empat yang strategis karena terhubung langsung dengan mal terbesar di Gresik, lengkap dengan kolam renang dan restoran.

2. Hotel Santika Gresik

Hotel Santika Gresik berlokasi di kawasan Kebomas, berdekatan dengan mal dan berbagai tempat makan, cocok bagi kamu yang menginginkan kenyamanan dengan harga bersahabat.

3. KHAS Gresik Hotel

KHAS Gresik Hotel menawarkan fasilitas lengkap seperti kolam renang dan restoran di pusat kota, pilihan tepat untuk kamu yang ingin beristirahat nyaman sebelum melanjutkan petualangan ke Mengare.

*Perlu diketahui bahwa seluruh harga yang tertera dapat berubah sewaktu-waktu tergantung musim, ketersediaan kamar, dan kebijakan masing-masing hotel.

Rencanakan Petualanganmu ke Gresik Bersama Traveloka

Benteng Lodewijk mungkin bukan destinasi yang cocok untuk semua orang, tapi bagi kamu yang menyukai wisata sejarah otentik sekaligus petualangan ringan menyeberangi sungai dan menyusuri kawasan mangrove, tempat ini menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Datanglah dengan rasa penasaran, bukan ekspektasi kemegahan, dan kamu akan pulang dengan cerita yang berbeda dari kebanyakan wisatawan.

Rencanakan liburan mulai dari pesan hotel, pesan tiket kereta api, hingga cari aktivitas wisata budaya lainnya di Gresik, semuanya bisa dilakukan dalam satu aplikasi di Traveloka.

Nikmati juga berbagai promo menarik dan hemat lebih banyak dengan Kode Kupon Traveloka serta promo khusus dari berbagai bank di Promo Bank Traveloka dan Promo BCA. Manfaatkan Promo Tiket Pesawat. Untuk perjalanan darat, kamu bisa sewa mobil. Tersedia juga Promo Tiket Kereta Api, Promo Tiket Bus, serta Promo Tiket Travel & Shuttle yang siap membuat perjalanan kamu lebih hemat dan nyaman. 

Dalam Artikel Ini

• Sejarah Singkat Benteng Lodewijk
• Kondisi Benteng Lodewijk Saat Ini
• Lokasi dan Cara Menuju Benteng Lodewijk
• Jam Kunjungan, Tiket Masuk, dan Fasilitas
• Jam Kunjungan
• Tiket Masuk
• Fasilitas
• Aktivitas yang Bisa Dilakukan
• 1. Menjelajahi Reruntuhan Bastion dan Sumur Tua
• 2. Menanam dan Belajar tentang Mangrove
• 3. Naik Perahu dan Bermain Kano
• 4. Memancing dan Berenang
• Apa yang Harus Dicermati Sebelum Berkunjung
• Rekomendasi Hotel di Gresik
• 1. ASTON Gresik Hotel & Conference Center
• 2. Hotel Santika Gresik
• 3. KHAS Gresik Hotel
• Rencanakan Petualanganmu ke Gresik Bersama Traveloka

Jelajahi Keindahan Gresik

Gresik

Indonesia
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan