
Banyuwangi, ujung timur Pulau Jawa yang menjadi gerbang penyeberangan ke Bali, ternyata juga menyimpan kekayaan buah lokal yang tak kalah menarik dari destinasi wisatanya. Dari durian merah yang sempat nyaris punah hingga jeruk siam yang memenuhi kebun-kebun di pelosok Bumi Blambangan, buah-buah ini mencerminkan kesuburan tanah sekaligus sejarah panjang daerah ini.
Buah khas Banyuwangi yang paling menonjol antara lain durian merah, jeruk siam, buah naga, dan krai yang identik dengan bulan Ramadhan. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Banyuwangi lewat Traveloka, sempatkan mampir ke kebun atau pasar buah lokal sebelum melanjutkan perjalanan ke Kawah Ijen maupun menyeberang ke Bali.
Baca Juga: 10 Hotel Murah Banyuwangi Dekat Pantai
Berikut buah-buah yang menjadi identitas pertanian dan kuliner khas Banyuwangi.
Durian merah adalah buah paling ikonik dari Banyuwangi, hasil persilangan alami durian hutan Kalimantan dengan durian lokal Banyuwangi sejak masa Kerajaan Blambangan yang menghasilkan daging buah bergurat merah dengan rasa manis legit dan aroma kuat khas durian.
Buah ini sempat nyaris punah pada masa kolonial karena kayunya digunakan sebagai bahan bakar kereta lori perkebunan, namun kini justru menjadi kebanggaan daerah dengan enam varietas unggul nasional bernama Balqis, SOJ, Gandrung, Sayu Wiwit, Tawangalun, dan Madu Blambangan. Durian merah Banyuwangi bahkan telah resmi mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis, menjadikannya durian pertama di Indonesia yang meraih status perlindungan tersebut.
Banyuwangi merupakan penghasil jeruk siam terbesar di antara seluruh komoditas buahnya, dengan produksi mencapai lebih dari 3,8 juta kuintal per tahun dari kebun-kebun yang tersebar di berbagai kecamatan.
Jeruk siam Banyuwangi punya kulit tipis berwarna hijau kekuningan, daging buah yang berair, serta rasa manis dengan sedikit asam segar yang membuatnya digemari sebagai buah konsumsi maupun bahan minuman segar. Melimpahnya produksi jeruk ini juga menjadikannya salah satu komoditas ekonomi penting bagi petani di pelosok Banyuwangi.
Sebagai penghasil buah naga terbesar kedua di Banyuwangi dengan produksi lebih dari 2,7 juta kuintal per tahun, kebun-kebun buah naga banyak tersebar di kawasan pesisir selatan Banyuwangi yang berhawa panas dan berpasir.
Daging buahnya yang berwarna putih maupun merah dengan biji-biji hitam kecil punya rasa manis ringan dan menyegarkan, sering dikonsumsi langsung atau diolah menjadi jus dan smoothie bowl. Popularitas buah naga Banyuwangi turut didorong oleh iklim tropis kering yang sangat cocok untuk budidaya kaktus buah ini.
Krai adalah buah musiman yang selalu muncul menjelang dan selama bulan Ramadhan, bentuknya menyerupai timun suri namun dengan kulit kuning bersulur hijau dan daging buah oranye cerah yang lebih lembut dibanding blewah.
Rasanya segar dengan sedikit manis, menjadikannya bahan favorit untuk es buah maupun minuman berbuka puasa khas Banyuwangi. Karena hanya tersedia musiman, krai selalu diburu masyarakat begitu pedagang mulai menjajakannya di pasar-pasar tradisional menjelang Ramadhan.
Di antara buah khas Banyuwangi lainnya, durian merah punya cerita paling unik dan hampir hilang dari sejarah. Berikut alasan mengapa buah ini begitu istimewa.
Durian merah Banyuwangi menjadi durian pertama di Indonesia yang meraih sertifikat Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum, status yang melindungi buah ini sebagai produk asli yang hanya bisa diklaim berasal dari Banyuwangi.
Pada masa VOC dan pemerintahan Inggris, kayu pohon durian merah sempat digunakan sebagai bahan bakar kereta lori perkebunan kopi dan tebu, membuat populasinya nyaris habis sebelum akhirnya dilestarikan kembali oleh warga dan pemerintah daerah.
Penelitian mencatat ada sekitar 65 varietas durian merah Banyuwangi, enam diantaranya sudah terdaftar resmi sebagai varietas unggul nasional, masing-masing menawarkan perbedaan rasa, tekstur, dan aroma yang membuatnya menarik untuk dijelajahi pecinta durian.
Berikut lokasi yang bisa dituju untuk berburu buah-buah khas ini langsung dari sentra penghasilnya.
Kawasan lereng Gunung Ijen di Kecamatan Glagah dan Licin menjadi sentra utama budi daya durian merah, tempat wisatawan bisa mengunjungi kebun petani langsung terutama saat musim panen antara Desember hingga Maret.
Sentra perkebunan jeruk siam banyak ditemukan di Rogojampi dan Srono, tempat pengunjung bisa membeli langsung dari petani dengan harga lebih terjangkau dibanding pasar kota.
Kebun-kebun buah naga tersebar di kawasan pesisir selatan seperti Pesanggaran dan Purwoharjo, area yang juga dekat dengan destinasi wisata pantai selatan Banyuwangi.
Untuk berburu praktis semua buah musiman termasuk krai saat Ramadan, Pasar Banyuwangi di pusat kota dan Pasar Rogojampi jadi lokasi yang paling ramai dikunjungi pedagang buah lokal.
Buah khas Banyuwangi menunjukkan bagaimana daerah di ujung timur Jawa ini menyimpan kekayaan hayati yang jauh lebih dalam dari sekadar destinasi wisata alamnya, mulai dari durian merah yang nyaris punah dan kini dilindungi negara, hingga jeruk siam dan buah naga yang menopang ekonomi ribuan petani lokal.
Menjelajahi buah-buah ini adalah cara autentik mengenal Banyuwangi lebih dekat, apalagi jika kunjungan Anda bertepatan dengan musim panen durian merah atau bulan Ramadan saat krai mulai membanjiri pasar-pasar tradisional.
Traveloka adalah aplikasi travel ternama di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna untuk merencanakan perjalanan, mulai dari Tiket Pesawat ke Banyuwangi, Hotel di Banyuwangi, hingga Aktivitas di Banyuwangi yang bisa dipesan langsung dalam satu aplikasi yang sama. Berbagai kebutuhan perjalanan lain seperti sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan juga tersedia sekaligus, memudahkan perjalanan Anda menjelajahi kebun buah sekaligus Kawah Ijen tanpa ribet.
Nikmati kemudahan pembayaran lewat Traveloka PayLater atau metode lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO untuk transaksi yang lebih fleksibel. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan perjalanan Anda menjelajahi Banyuwangi, mengingat Traveloka juga dikenal sebagai salah satu aplikasi travel dengan rating tertinggi di Google Play Store dan App Store se-Asia Tenggara.










