
Kalimantan Selatan adalah salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki keragaman flora luar biasa, terutama buah-buahan endemik. Karena kondisi tanahnya yang didominasi rawa dan hutan tropis, buah yang dihasilkan di sini memiliki karakter rasa yang sangat kuat, mulai dari manis yang pekat hingga asam segar yang mampu meningkatkan nafsu makan.
Jika Anda berkunjung ke kota-kota seperti Banjarmasin atau Martapura saat musim buah, Anda akan melihat pemandangan unik di pinggir jalan maupun di atas perahu. Buah-buahan ini bukan sekadar camilan, melainkan bagian dari sejarah dan cara hidup masyarakat Banjar sejak zaman dahulu.

Indonesia

Harper Banjarmasin by ASTON

9.3/10
•




Banjarmasin
Rp 462.718
Berikut adalah 12 jenis buah pilihan yang akan membawa lidah Anda menjelajahi kekayaan hutan Borneo yang sesungguhnya.
Kasturi adalah primadona Kalimantan Selatan. Bentuknya kecil seukuran telur bebek dengan kulit hijau kehitaman. Namun, di balik kulitnya terdapat daging buah oranye cerah dengan aroma harum yang sangat tajam dan rasa manis yang tidak ada duanya di dunia mangga.
Ramania adalah buah sejuta umat di Kalsel. Warnanya kuning cerah saat matang dengan rasa asam manis yang pas. Selain dimakan segar, ramania muda sangat wajib ada di dalam sambal terasi masyarakat Banjar karena aromanya yang bisa membangkitkan selera.
Ini adalah buah paling unik secara cara makan. Kalangkala yang merah muda lembut biasanya direndam air hangat hingga teksturnya lembek, lalu dimakan bersama nasi sebagai lauk. Rasanya gurih mirip alpukat, apalagi jika ditambahkan sedikit garam.
Bentuknya bulat keras dengan kulit kasar. Karena rasanya yang sangat asam, Limpasu sering digunakan sebagai bumbu alami untuk memberikan rasa segar pada masakan sayur asam atau olahan ikan sungai khas Banjar.
Mundu memiliki kulit kuning mengkilap dengan daging buah yang juga kuning. Rasanya perpaduan manis-asam yang segar. Selain dimakan langsung, mundu sering dijadikan bahan pembuatan selai tradisional karena aromanya yang khas.
Kerabat mangga ini memiliki aroma yang sangat menusuk namun disukai banyak orang. Daging buahnya putih dan berserat. Binjai adalah bahan utama untuk membuat sambal paling ikonik di Kalimantan Selatan yang sangat cocok dinikmati dengan ikan bakar.
Rambai tumbuh bergelantungan dalam malai panjang. Kulitnya tipis berwarna kuning kecokelatan dengan isi yang bening. Rasanya manis-asam segar dan biasanya dijual dalam ikatan besar di pasar-pasar tradisional pinggir sungai.
Lahung adalah keajaiban hutan Kalimantan. Bentuknya persis durian, tapi kulitnya berwarna merah menyala. Daging buahnya sangat manis dan teksturnya lebih kental dari durian biasa, menjadikannya buruan utama bagi para pecinta buah ekstrim.
Berbeda dengan durian biasa yang putih, Pampakin (Layu) memiliki daging buah berwarna oranye atau kuning tua. Rasanya manis legit dengan aroma yang tidak terlalu menyengat, sangat cocok bagi Anda yang tidak terlalu suka bau durian yang tajam.
Kapul secara fisik sangat mirip dengan manggis, tetapi kulitnya berwarna cokelat muda. Di dalamnya terdapat daging buah putih yang tersusun rapi. Rasanya manis segar dan seringkali dianggap sebagai "manggisnya hutan Kalimantan".
Gumpia memiliki kulit yang unik karena bersisik halus. Buah ini adalah salah satu hasil hutan yang sangat langka. Rasanya manis unik dan daging buahnya memberikan sensasi tekstur yang berbeda dari buah tropis pada umumnya.
Dinamakan buah mentega karena daging buahnya yang padat namun sangat lembut dan lumer di mulut. Kulitnya berbulu halus seperti beludru. Aromanya sangat khas, mirip dengan aroma margarin atau keju, sangat unik dan menggoda.
Mencari buah-buah unik ini memerlukan sedikit usaha karena lokasinya yang musiman. Berikut adalah tempat-tempat terbaik untuk menemukannya.
Pasar ini adalah tempat terbaik untuk mendapatkan buah langsung dari tangan petani yang membawanya menggunakan perahu. Suasana subuh di pasar terapung sambil memilih kasturi segar adalah pengalaman yang wajib Anda coba.
Jika Anda mencari buah-buah hutan yang lebih langka seperti Lahung atau Pampakin, pasar-pasar di wilayah Martapura atau Hulu Sungai (Kandangan/Barabai) adalah pusatnya. Di sini pilihan buah hutannya jauh lebih lengkap dan harganya sangat bersahabat.
Sambil berwisata alam di Loksado, Anda bisa sering menemukan penduduk lokal yang menjual buah-buahan hasil hutan di depan rumah mereka. Kesegaran buah di sini tidak perlu diragukan karena biasanya baru dipetik di hari yang sama.
Menjelajahi 12 buah khas Kalimantan Selatan ini adalah perjalanan rasa yang akan mengubah cara Anda memandang buah tropis. Setiap buah memiliki cerita dan filosofi tersendiri bagi masyarakat lokal, menjadikannya harta karun hayati yang harus terus dijaga kelestariannya.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi keajaiban rasa dari hutan Kalimantan ini saat Anda berkunjung ke sana. Dukunglah para petani lokal dengan membeli hasil bumi mereka agar buah-buah langka ini tetap eksis hingga generasi mendatang.

Banjarbaru Utara

Timezone Q Mall Banjarbaru

9.9/10
Banjarbaru Utara
Rp 100.000
Rp 79.200
Perjalanan menuju pasar terapung atau menjelajahi daerah hulu sungai tentu akan lebih maksimal jika Anda menggunakan kendaraan yang nyaman. Anda bisa memanfaatkan layanan rental mobil dari Traveloka agar bisa membawa banyak belanjaan buah tanpa perlu repot dengan transportasi umum.
Di Traveloka, segala kebutuhan liburan Anda tersedia lengkap mulai dari tiket pesawat, tiket kereta, tiket hotel, tiket wisata, hingga rental mobil. Gunakan fitur Easy Reschedule untuk fleksibilitas jadwal, serta manfaatkan PayLater dan Promo Pengguna Baru agar rencana liburan kuliner Anda di Kalimantan Selatan jadi lebih hemat!
Sat, 16 May 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Banjarmasin (BDJ)
Mulai dari Rp 1.283.400
Tue, 19 May 2026

Citilink
Surabaya (SUB) ke Banjarmasin (BDJ)
Mulai dari Rp 753.600
Fri, 15 May 2026

Lion Air
Semarang (SRG) ke Banjarmasin (BDJ)
Mulai dari Rp 1.028.800



















