
Dataran tinggi Minahasa punya banyak bukit hijau, tapi hanya satu yang punya dua wajah raksasa yang dipahat di tebingnya. Itulah Bukit Kasih di Desa Kanonang. Bukit ini dikenal karena area panas buminya yang mengepul, ribuan anak tangga, dan tugu di puncaknya. Tempat ini juga sering disebut sebagai simbol kerukunan masyarakat Sulawesi Utara.
Bukit Kasih berada di Desa Kanonang, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, sekitar 50–55 km dari Kota Manado. Perjalanan daratnya sekitar 1 sampai 1,5 jam. Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Sulawesi Utara, pesan Tiket Pesawat ke Manado lalu masukkan Bukit Kasih ke rencana perjalanan sehari ke dataran tinggi Minahasa.
Bukit Kasih adalah bukit wisata di dataran tinggi Minahasa yang menggabungkan pemandangan alam, area panas bumi, dan monumen kerukunan. Kawasan ini mulai dibangun pada 2002. Di puncaknya ada bangunan ibadah dari lima agama yang dihubungkan dengan jalur tangga batu. Karena itu, Bukit Kasih dikenal sebagai simbol kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara.
Begitu sampai di area parkir, kamu langsung bisa melihat ciri khas Bukit Kasih, yaitu tanah berasap dan bau belerang dari celah-celah bukit. Area panas bumi ini aktif, dengan kolam air panas dan uap yang keluar dari tanah. Pemandangan inilah yang membuat Bukit Kasih berbeda dari bukit wisata lain di Minahasa.
Bagi kebanyakan pengunjung, daya tarik utamanya adalah pahatan wajah Toar dan Lumimuut, tugu di tengah kawasan, dan pemandangan perbukitan dari tangga menuju puncak. Kamu bisa sekadar berfoto di bawah atau mencoba naik ke puncak kalau fisikmu siap.
Baca Juga: 8 Bukit di Sulawesi yang Memanjakan Mata
Cara paling mudah ke Bukit Kasih adalah lewat jalan darat dari Manado ke arah Kawangkoan, dengan mobil pribadi, mobil sewaan, atau ikut tur. Jaraknya sekitar 50–55 km dan perjalanannya sekitar 1 sampai 1,5 jam. Banyak wisatawan menggabungkannya dengan kunjungan ke Tomohon dan Danau Linow dalam satu hari.
| Info | Keterangan |
| Alamat | Desa Kanonang, Kec. Kawangkoan, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara |
| Jarak dari Manado | Sekitar 50–55 km |
| Lama perjalanan | Sekitar 1–1,5 jam |
| Bandara terdekat | Bandara Internasional Sam Ratulangi (MDC), Manado |
| Tiket masuk | Sekitar Rp10.000 per orang |
| Parkir | Dibayar terpisah |
Catatan: Harga bisa berubah sewaktu-waktu, jadi siapkan uang tunai lebih saat berkunjung.
Berikut beberapa fakta yang membuat Bukit Kasih layak dikunjungi saat kamu ke Minahasa.
Dua wajah besar di tebing Bukit Kasih menggambarkan Toar dan Lumimuut, pasangan leluhur dalam cerita rakyat Minahasa. Pahatan ini dibuat pada 2003 oleh seniman asal Bali. Dari area parkir, kamu hanya perlu berjalan sekitar 5 menit untuk sampai ke bawah pahatan.
Karena ukurannya besar, wajah Toar dan Lumimuut menjadi spot foto paling populer di Bukit Kasih. Bagi kamu yang tidak sempat naik ke puncak, melihat pahatan ini dari dekat sudah cukup jadi alasan untuk mampir.
Bukit Kasih berada di kawasan panas bumi yang aktif. Di beberapa titik, kamu bisa melihat air panas yang mendidih, uap yang keluar dari tanah, dan bau belerang yang cukup kuat. Tanah di sekitar celah uap juga terasa panas.
Fenomena ini menarik untuk dilihat, tapi perlu hati-hati. Jangan berjalan terlalu dekat ke tanah yang berasap atau rapuh. Sebaiknya pakai sepatu, bukan sandal, karena permukaan tanah di sekitar celah uap bisa panas.
Di tengah kawasan berdiri tugu setinggi sekitar 20 meter dengan lima sisi. Setiap sisi memuat pesan tentang kasih sayang dari lima agama yang dianut masyarakat setempat. Di bagian atasnya ada patung bola dunia dengan burung merpati sebagai simbol perdamaian.
Tugu ini menjadi ikon visual Bukit Kasih selain pahatan wajah di tebing. Di sekitar tugu juga ada kolam, jadi area ini nyaman untuk beristirahat sebelum atau sesudah naik tangga.
Untuk mencapai puncak Bukit Kasih, kamu harus menaiki ribuan anak tangga batu. Sebagian pengunjung menyebut jumlahnya lebih dari 2.000 anak tangga. Tangga ini menghubungkan bangunan-bangunan di lereng hingga ke puncak bukit.
Perlu diketahui, sebagian anak tangga dilaporkan rusak karena longsor. Naiklah pelan-pelan dan perhatikan pijakanmu. Kalau tidak kuat sampai puncak, kamu bisa berhenti di titik mana pun dan tetap menikmati pemandangan dari tangga.
Fri, 30 Oct 2026

TransNusa
Ternate (TTE) ke Manado (MDC)
Mulai dari Rp 489.412
Fri, 30 Oct 2026

Lion Air
Sorong (SOQ) ke Manado (MDC)
Mulai dari Rp 1.201.500
Tue, 27 Oct 2026

Lion Air
Makassar (UPG) ke Manado (MDC)
Mulai dari Rp 1.464.100
Satu kunjungan ke Bukit Kasih biasanya memakan waktu satu sampai beberapa jam, tergantung seberapa jauh kamu naik.
Kegiatan pertama yang hampir selalu dilakukan pengunjung adalah berfoto dengan latar pahatan wajah Toar dan Lumimuut. Ambil posisi agak jauh supaya kedua wajah masuk ke dalam bingkai foto. Kalau ingin foto yang lebih rapi, ada jasa foto di lokasi.
Pagi hari biasanya lebih cerah sebelum kabut turun. Kalau datang saat musim hujan, kabut bisa menutupi bagian atas bukit, jadi atur waktumu.
Area panas bumi di Bukit Kasih adalah pengalaman yang jarang ada di tempat wisata lain. Kamu bisa melihat air yang mendidih dan uap yang naik dari tanah, sambil mencium bau belerang yang khas.
Tetap di jalur yang aman dan jangan menyentuh air atau tanah di sekitar sumber panas. Kalau membawa anak-anak, awasi mereka dengan ketat di area ini.
Bagi yang suka tantangan, menaiki tangga sampai ke puncak adalah kegiatan utama. Semakin tinggi, semakin luas pemandangan perbukitan dan desa-desa Minahasa di bawahnya. Di sepanjang jalan, kamu juga akan melewati bangunan-bangunan di lereng bukit.
Bawalah air minum dan istirahat secukupnya di tengah jalan. Naik tangga yang panjang bisa melelahkan, terutama saat siang hari.
Bukit Kasih bisa jadi bagian dari perjalanan sehari ke dataran tinggi Minahasa. Rute yang umum dipakai adalah Manado – Tomohon – Danau Linow – Kawangkoan – Bukit Kasih. Danau Linow terkenal dengan warna airnya yang bisa berubah-ubah, sementara Tomohon dikenal sebagai Kota Bunga.
Kalau mau lebih praktis, kamu bisa ikut tur dari Manado yang sudah mencakup beberapa tempat wisata di Minahasa dalam satu hari.
Berikut beberapa tips supaya kunjunganmu ke Bukit Kasih lebih nyaman dan aman.
Pagi adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Kasih. Udaranya masih segar, cahayanya pas untuk berfoto, dan naik tangga belum terlalu panas. Datang pagi juga memberimu cukup waktu untuk melanjutkan perjalanan ke tempat lain di Minahasa.
Saat musim hujan, kabut sering menutupi kawasan ini. Kalau ingin pemandangan yang jelas, pilih hari yang cerah.
Sepatu dengan sol yang tebal dan tidak licin sangat disarankan. Kamu akan berjalan di tangga batu yang sebagian sudah rusak, serta di sekitar area panas bumi yang tanahnya bisa panas. Sandal tipis kurang aman untuk dua kondisi ini.
Bawalah juga jaket tipis karena udara dataran tinggi bisa terasa sejuk, terutama saat kabut turun.
Area panas bumi di Bukit Kasih aktif dan tanahnya bisa rapuh. Tetap di jalur yang terlihat aman dan jangan mendekati celah uap. Gas belerang juga bisa membuat sebagian orang kurang nyaman, jadi jangan terlalu lama di dekat sumbernya.
Kalau kamu punya masalah pernapasan, sebaiknya bawa masker dan nikmati area ini dari jarak yang lebih jauh.
Bangunan di lereng dan puncak Bukit Kasih masih dipakai sebagai tempat ibadah. Berpakaianlah dengan sopan, jaga suara, dan jangan mengganggu orang yang sedang beribadah.
Jaga juga kebersihan dengan membawa pulang sampahmu. Kawasan ini dipakai bersama oleh warga dan wisatawan, jadi kebersihannya perlu dijaga bersama.
Bukit Kasih menawarkan pengalaman yang sulit dicari di tempat lain di Minahasa. Di satu kawasan, kamu bisa melihat pahatan wajah Toar dan Lumimuut, uap panas bumi yang mengepul dari tanah, tugu setinggi 20 meter, dan ribuan anak tangga dengan pemandangan perbukitan. Semuanya hanya sekitar satu jam lebih dari Manado.
Rencanakan kunjunganmu pada pagi yang cerah, pakai sepatu yang nyaman, dan sisakan waktu untuk mampir ke Tomohon atau Danau Linow. Dengan begitu, satu hari di dataran tinggi Minahasa bisa berakhir dengan cerita yang lengkap.
Sebagai platform travel terdepan di Asia Tenggara, Traveloka sudah dipercaya puluhan juta pengguna untuk merencanakan perjalanan. Mulai dengan memesan Tiket Pesawat ke Manado, lalu cari Hotel di Manado sebagai tempat menginap. Untuk tur ke Tomohon atau Bunaken, lihat pilihan Aktivitas di Manado. Kebutuhan lain seperti eSIM, sewa mobil, dan asuransi perjalanan juga ada di aplikasi yang sama.
Bayar dengan cara yang paling nyaman buatmu, misalnya Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti OVO dan GoPay. Unduh aplikasi Traveloka, yang termasuk aplikasi travel dengan rating terbaik di Google Play Store dan App Store, lalu mulai rencanakan perjalananmu ke Bukit Kasih dan Sulawesi Utara.










