2 Bunga Khas Gorontalo yang Sarat Makna Adat dan Tradisi

Mas Bellboy
Waktu baca 2 menit

Di banyak rumah warga Gorontalo, ada satu tanaman berdaun warna-warni yang selalu ditanam di halaman: bunga yang dalam bahasa lokal disebut Polohungo. Bukan sekadar hiasan, warga percaya tanaman ini menjadi penangkal kesialan, dan daunnya wajib hadir dalam ritual adat mulai dari mongubingo hingga tradisi Tumbilotohe menjelang Ramadan.

Berbeda dari daerah lain yang punya banyak jenis bunga khas, kekayaan flora simbolis Gorontalo justru terpusat pada dua tanaman yang menyatu erat dengan adat dan sulaman karawo. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Gorontalo, mengenal kedua bunga ini akan membuka pemahaman baru tentang budaya lokal yang jarang diketahui wisatawan.

2 Bunga Khas Gorontalo yang Sarat Makna Adat dan Tradisi

Berikut dua bunga khas Gorontalo yang paling melekat dengan kehidupan adat dan budaya masyarakatnya.

1. Bunga Puring (Polohungo)

Bunga Puring, dengan nama ilmiah Codiaeum variegatum, adalah tanaman hias berdaun beragam bentuk mulai dari oval hingga menyerupai pita, dengan corak warna yang sangat bervariasi. Keragaman bentuknya bahkan membuat para ahli botani kesulitan mengklasifikasikannya secara pasti.

Dalam bahasa Gorontalo, tanaman ini disebut Polohungo yang berarti "simbol gadis muda". Daunnya menjadi bahan wajib dalam berbagai ritual adat, mulai dari mongubingo (sunat perempuan), upacara akil balig, upacara kematian, hingga tradisi Tumbilotohe atau penyalaan lampu menjelang Idul Fitri.

Menurut penelitian yang dipublikasikan Jurnal Ilmu Budaya pada 2020, Polohungo dipercaya sebagai penangkal kesialan, sehingga banyak warga menanamnya di pekarangan rumah sebagai pelindung sekaligus pagar hidup. Di luar fungsi adatnya, tanaman ini juga dipakai sebagai obat tradisional untuk demam, flu, dan gangguan kulit, bahkan diketahui mampu menyerap emisi timbal dari asap kendaraan.

Indonesia

Arena Bermain KiDZiLLA Citimall Gorontalo

8.9/10

Kota Timur

Rp 99.000

2. Bunga Tatudi (Cana)

Bunga Tatudi, atau dikenal juga dengan nama Cana, tumbuh kokoh dengan kelopak besar yang mempesona dan warna-warni yang beragam. Masyarakat Gorontalo melambangkannya seperti putri raja, mencerminkan keanggunan dan kehormatan.

Keindahan bentuk dan warnanya menjadikan Bunga Tatudi motif favorit dalam sulaman karawo, kerajinan tangan khas Gorontalo yang dibuat dengan cara mencabut anyaman benang kain lalu menyulamnya kembali membentuk pola. Motif bunga ini bahkan pernah diangkat sebagai tema utama pada ajang Indonesia Fashion Week 2023 oleh perancang lokal Gorontalo.

Selain nilai estetikanya, umbi Bunga Tatudi juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional karena dipercaya memiliki khasiat kesehatan, menjadikannya tanaman yang punya fungsi ganda: keindahan visual sekaligus manfaat pengobatan bagi masyarakat setempat.

Discover Flights With Traveloka

Tue, 10 Nov 2026

Garuda Indonesia

Makassar (UPG) ke Gorontalo (GTO)

Mulai dari Rp 5.370.458

Sun, 15 Nov 2026

Garuda Indonesia

Jakarta (CGK) ke Gorontalo (GTO)

Mulai dari Rp 2.543.500

Thu, 12 Nov 2026

Susi Air

Luwuk (LUW) ke Gorontalo (GTO)

Mulai dari Rp 519.610

Mengapa Bunga Polohungo Ditanam di Setiap Pekarangan Rumah Gorontalo?

Bunga Polohungo ditanam di pekarangan rumah karena dipercaya sebagai penangkal kesialan dan pelindung bagi penghuninya, sebuah kepercayaan yang sudah diwariskan turun-temurun dalam masyarakat Gorontalo. Warga kerap saling meminta daun Polohungo dari tetangga saat membutuhkannya untuk keperluan adat.

Selain fungsi simbolisnya, menanam Polohungo dalam barisan juga menciptakan pagar hidup yang mempercantik pekarangan sekaligus praktis, menjadikan tanaman ini punya nilai budaya sekaligus fungsi nyata dalam kehidupan sehari-hari warga Gorontalo.

Di Mana Bisa Melihat Bunga Khas Gorontalo dalam Kebudayaan Lokal?

Untuk mengenal lebih dalam makna kedua bunga ini, berikut tempat yang paling direkomendasikan di Gorontalo.

1. Sentra Sulaman Karawo

Sentra kerajinan karawo di Kota Gorontalo memamerkan berbagai kain dengan motif Bunga Tatudi, sekaligus tempat terbaik menyaksikan langsung proses menyulam yang rumit dan detail.

2. Pekarangan Rumah Warga

Menyusuri kampung-kampung di Gorontalo, wisatawan bisa melihat langsung bagaimana Bunga Polohungo ditanam berjajar sebagai pagar hidup di hampir setiap rumah warga.

3. Gorontalo Karnaval Karawo

Festival tahunan ini kerap mengangkat tema flora khas daerah, termasuk Bunga Tatudi dan Puring, ditampilkan dalam kostum karnaval yang meriah dan penuh warna di sepanjang jalan utama kota.

Indonesia

Millinov Boutique Hotel

8.3/10

•

Kota Selatan

Rp 338.257

Dari Polohungo yang jadi penjaga pekarangan rumah hingga Tatudi yang menghiasi sulaman karawo, kedua bunga khas Gorontalo ini menunjukkan bagaimana flora bisa menyatu erat dengan identitas adat dan seni sebuah daerah. Meski jumlahnya tak sebanyak bunga khas daerah lain, kedalaman makna keduanya jauh lebih kaya dari sekadar keindahan visual.

Menjelajahi langsung sentra karawo atau menyaksikan Gorontalo Karnaval Karawo akan memberi pemahaman yang jauh lebih utuh tentang bagaimana masyarakat Gorontalo memaknai kedua bunga ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kenali Budaya Gorontalo Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara yang memudahkan perjalanan budaya Anda ke Gorontalo dari satu aplikasi saja. Pesan Tiket Pesawat ke Gorontalo, cari Hotel di Kota Gorontalo, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Gorontalo seperti snorkeling di Pulau Saronde atau berburu kain karawo langsung dari pengrajinnya.

Selain flight dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, sehingga perjalanan budaya ke Gorontalo bisa direncanakan tanpa ribet. Nikmati kemudahan membayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO, lewat aplikasi yang konsisten meraih rating tinggi di Google Play Store dan App Store.

Dalam Artikel Ini

• 2 Bunga Khas Gorontalo yang Sarat Makna Adat dan Tradisi
• 1. Bunga Puring (Polohungo)
• 2. Bunga Tatudi (Cana)
• Mengapa Bunga Polohungo Ditanam di Setiap Pekarangan Rumah Gorontalo?
• Di Mana Bisa Melihat Bunga Khas Gorontalo dalam Kebudayaan Lokal?
• 1. Sentra Sulaman Karawo
• 2. Pekarangan Rumah Warga
• 3. Gorontalo Karnaval Karawo
• Kenali Budaya Gorontalo Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan