
Di tengah hamparan sawah hijau Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berdiri sebuah bangunan bata merah yang dari kejauhan tampak begitu bersahaja. Situs ini menyajikan perjalanan singkat menyusuri pematang sawah sebelum sampai ke lokasinya, memberikan suasana tenang yang jarang ditemukan di destinasi wisata sejarah lainnya.
Candi Lemah Duwur merupakan bangunan sederhana dari bata merah besar yang diyakini kuat sebagai tempat peribadatan pada era Majapahit. Nama "Lemah Duwur" berasal dari bahasa Jawa (lemah berarti tanah, duwur berarti tinggi), mengacu pada posisinya yang berada di titik paling tinggi dibanding area persawahan sekitarnya. Ditemukan sejak zaman kolonial Hindia-Belanda, situs ini sempat tertutup semak belukar sebelum akhirnya dipelihara secara resmi mulai tahun 2016 oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI.
Secara struktur, bangunan candi berbentuk persegi empat ini telah mengalami banyak keruntuhan dan kini hanya menyisakan separuh strukturnya. Arah hadap candi yang membujur ke Gunung Penanggungan menegaskan fungsinya sebagai tempat peribadatan, mengingat Gunung Penanggungan dianggap sebagai kawasan sakral sejak era Jawa Kuno. Karena belum pernah dipugar total, situs ini menyajikan keaslian susunan bata merah berukuran jumbo khas teknologi era Majapahit.
Sisi spiritual situs ini dikuatkan oleh keberadaan batu lingga di bagian atas candi, tepat di bawah pohon tua yang rindang. Keterpencilan lokasinya membuat tempat ini kerap dikunjungi peziarah pada hari-hari tertentu untuk melakukan ritual sederhana atau bermeditasi.
Wed, 18 Nov 2026

TransNusa
Bali / Denpasar (DPS) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 645.000
Sat, 24 Oct 2026

Super Air Jet
Banjarmasin (BDJ) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 802.800
Sun, 25 Oct 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 876.800
Candi Lemah Duwur terletak di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Akses jalan menuju candi ini sebenarnya cukup baik dan tidak makadam, namun lebar jalannya memang sedikit menyempit karena berada di area perkampungan, sehingga kendaraan roda empat mungkin akan sedikit kesulitan.
Setelah tiba di kawasan perkampungan Desa Pamotan, kamu perlu berjalan kaki menyusuri pematang sawah sepanjang kurang lebih 100 meter untuk mencapai lokasi candi. Karena tidak ada area parkir yang disediakan, sebaiknya parkir kendaraan di tempat yang aman di pinggir jalan kampung sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Candi Lemah Duwur terbuka untuk dikunjungi setiap hari tanpa tiket masuk resmi, mengingat statusnya sebagai situs cagar budaya yang dijaga sederhana oleh juru pelihara setempat. Karena situs ini juga masih dikunjungi peziarah pada hari-hari tertentu, sebaiknya kamu tetap menghormati aktivitas spiritual yang mungkin sedang berlangsung.
Fasilitas di sekitar candi masih sangat terbatas, tidak ada toilet umum maupun warung permanen di dekat lokasi. Karena akses menuju candi harus ditempuh dengan berjalan kaki melewati pematang sawah, pastikan kamu mengenakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin.
Baca Juga: 5 Candi di Sidoarjo yang Wajib Dikunjungi
Bahan dasar bangunan candi ini berupa bata merah kuno berukuran jauh lebih besar dibanding bata zaman sekarang, memberikan gambaran tentang teknik konstruksi khas era Majapahit yang masih bisa kamu saksikan langsung karena belum pernah dipugar.
Salah satu elemen paling ikonik dari situs ini adalah batu lingga yang berada di bagian atas candi, tepat di bawah naungan pohon tua yang menambah kesan sakral dan mistis pada keseluruhan kawasan.
Arah hadap candi yang langsung mengarah ke Gunung Penanggungan memberikan latar belakang pemandangan yang megah sekaligus sarat makna spiritual, mengingat gunung ini telah dianggap sakral sejak masa Jawa Kuno.

Indonesia

Funworld Suncity Mall Sidoarjo

8.9/10
Kota Sidoarjo
Rp 200.000
● Siapkan tenaga untuk berjalan kaki sekitar 100 meter menyusuri pematang sawah menuju lokasi candi.
● Kenakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena medan berupa tanah persawahan.
● Hormati aktivitas ziarah atau ritual sederhana yang mungkin sedang berlangsung di area candi.
● Jangan melakukan hal-hal yang dianggap tabu oleh warga setempat terkait nuansa mistis situs ini.
● Bawa air minum dan kebutuhan pribadi karena fasilitas di sekitar candi masih sangat terbatas.
Karena Candi Lemah Duwur berada di Kecamatan Porong, kamu bisa memilih menginap di pusat Kota Sidoarjo yang jaraknya cukup dekat dan menawarkan lebih banyak pilihan akomodasi. Berikut beberapa rekomendasi hotel yang bisa kamu pesan lewat Traveloka.
Luminor Hotel Airport Sidoarjo banyak dipilih karena lokasinya yang dekat dengan Bandara Internasional Juanda. Ini cocok untuk kamu yang datang dari luar kota dan ingin akses cepat menuju berbagai destinasi Sidoarjo.

Indonesia

Luminor Hotel Airport Sidoarjo By WH

8.6/10
•



Kota Sidoarjo
Rp 593.129
Delta Sinar Mayang Hotel merupakan hotel dengan fasilitas ruang pertemuan di pusat Kota Sidoarjo. Penginapan ini cocok bagi kamu yang melakukan perjalanan dinas sekaligus ingin menjelajah situs sejarah setempat.

Indonesia

Delta Sinar Mayang Hotel and Convention Hall

7.7/10
•


Kota Sidoarjo
Rp 237.771
Sesuai namanya Chiaro Hotel Syariah menawarkan penginapan syariah dengan rating memuaskan di kawasan Kota Sidoarjo. Selain kenyamanan, hotel ini menawarkan akomodasi dengan harga yang cukup terjangkau.

Indonesia

Chiaro Hotel Syariah

8.0/10
•


Kota Sidoarjo
Rp 208.909
Zester Hotel By ZIRI memiliki keistimewaan tersendiri karena memiliki area bermain untuk anak. Penginapan ini cocok buat kamu yang traveling bersama keluarga sekaligus ingin menjelajah situs-situs sejarah Sidoarjo.

Indonesia

Zester Hotel By ZIRI

7.9/10
•


Kota Sidoarjo
Rp 153.751
Front One Inn Sidoarjo menjadi hotel populer yang nyaman dipilih para tamu. Lokasinya strategis yakni di tengah Kota Sidoarjo, dekat dengan berbagai pusat perbelanjaan dan kuliner lokal.

Indonesia

Front One Inn Sidoarjo

8.0/10
•


Kota Sidoarjo
Rp 238.890
*Perlu diketahui bahwa seluruh harga yang tertera di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung musim, ketersediaan kamar, dan kebijakan masing-masing hotel.
Candi Lemah Duwur mengingatkan kita bahwa jejak kebesaran Majapahit tidak selalu megah dan terawat, kadang justru tersembunyi di pematang sawah yang sunyi, menunggu untuk ditemukan kembali oleh mereka yang penasaran. Supaya perjalanan sejarahmu ke Sidoarjo makin lancar, rencanakan dari sekarang lewat Traveloka.
Langsung saja buka aplikasi Traveloka untuk mencari tiket kereta api menuju Stasiun Sidoarjo, pesan hotel di pusat kota, atau cek tiket pesawat menuju Bandara Internasional Juanda. Selalu cek dan gunakan Kode Kupon Traveloka agar liburan sejarahmu ke Sidoarjo makin hemat.






