Cara Membersihkan Radiator Mobil Agar Performa Mesin Tetap Stabil

Info Cara Membersihkan Radiator Mobil Agar Performa Mesin Tetap Stabil
Travel Bestie
25 Apr 2025 - Waktu baca 4 menit

Perawatan mobil tidak hanya tentang membersihkan interior dan exterior, tetapi juga pada bagian mesin. Selain perlu mengganti oli, radiator mobil juga harus diperhatikan dengan baik. Apalagi, radiator mobil berfungsi untuk menstabilkan dan menyerap suhu panas dari mesin yang membuatnya jadi menyala.

Pada mesin mobil, suhu panas dihasilkan akibat reaksi pembakaran yang akan timbul selama mobil menyala atau dikendarai. Jika kamu berkendaraan cukup lama, maka suhu mesin akan semakin tinggi. Bila dibiarkan, tentu akan terjadi overheat yang membuat mesin mudah terbakar. Untuk itulah, mesin mobil memerlukan sistem pendingin dalam mengontrol suhu yang bekerja dari radiator mobil.

Bagian ini akan mengalirkan air atau yang disebut coolant ke saluran pada mesin mobil. Komponen ini akan menyerap suhu dan membawanya kembali ke radiator. Nah, radiator akan mendinginkan kembali bagian coolant untuk membuang suhu panas ke udara. Siklus pertukaran panas ini yang akan mempertahankan suhu mesin tetap stabil. Tidak heran bila komponen radiator mobil cukup beragam.

Apa Saja Komponen-komponen Radiator Mobil?

Untuk memaksimalkan kinerja radiator, ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan, seperti berikut ini.

1. Radiator Core (Inti Radiator)

Komponen ini berbentuk pipa kecil dan sirip logam yang berfungsi untuk menyalurkan cairan pendingin (coolant). Cairan tersebut akan mengalir dari saluran pipa supaya menyerap panas. Sirip-sirip logam di core radiator juga bisa berfungsi untuk meningkatkan area permukaan agar proses pendinginan lebih efisien.

2. Upper Tank ( Tangki Atas)

Bagian yang sering disebut sebagai reservoir tank menjadi tempat penampungan air yang membawa suhu panas setelah mengitari mesin. Bentuknya memanjang dan terletak di bagian atas radiator.

3. Lower Tank ( Tangki Bawah)

Komponen ini terletak di bawah radiator. Jadi, air yang sudah berada di dalam lower tank siap dialirkan kembali melalui saluran yang mengelilingi mesin. Fungsi dari bagian ini adalah untuk menyerap panas.

4. Selang Radiator

Radiator hose adalah selang fleksibel yang menghubungkan berbagai komponen dalam sistem pendinginan, seperti radiator, mesin, dan pompa air. Ada dua jenis selang radiator, yaitu selang atas dan bawah.

Selang atas menghubungkan bagian atas radiator dengan mesin. Sedangkan selang bawah menjadi penghubung antara radiator dengan pompa air. Selang ini memungkinkan cairan pendingin mengalir dari mesin ke radiator dan sebaliknya.

5. Kipas Radiator

Kipas pendingin adalah komponen yang berfungsi untuk menurunkan suhu radiator. Kipas ini biasanya terpasang di belakang radiator dan bisa bekerja secara elektrik atau mekanis tergantung pada jenis mobil. Jadi, ketika kendaraan berjalan dengan kecepatan rendah atau berhenti, kipas otomatis akan menyala sehingga proses pendinginan dapat tetap optimal.

6. Thermostat

Komponen ini berfungsi untuk menjaga suhu mesin tetap normal. Jadi, thermostat akan bekerja ketika panas suhu mesin mulai tinggi. Namun, saat suhu mesin mencapai titik optimal, thermostat akan membuka dan memungkinkan cairan pendingin mengalir ke radiator untuk mendinginkan mesin.

7. Pompa Air

Bagian ini berfungsi untuk mengalirkan coolant ke saluran pendingin. Biasanya, pompa air terletak di dalam water jacket. Jadi, saat thermostat tertutup, pompa akan mengalirkan air ke water jacket. Inilah yang membuat panas mesin jadi turun.

8. Indikator Panas Mesin

Bagian ini berada di dalam dashboard mobil. Ada tanda huruf H, C, dan logo termometer. Jadi, kamu dapat melihat keadaan mesin mobil sedang overheat atau tidak.

Cara Membersihkan Radiator Mobil

Agar performa mesin mobil kamu maksimal, lakukan pembersihan radiator secara rutin. Berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan radiator mobil.

1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

Ada beberapa alat yang bisa memudahkan kamu dalam proses pembersihan, seperti wadah untuk menampung cairan radiator lama dan kunci pas buat membuka katup dan selang radiator. Selain itu, siapkan juga sikat lembut untuk membersihkan kisi-kisi serta cairan pembersih radiator. Kamu juga perlu menyiapkan coolant baru.

2. Matikan Mobil dan Dinginkan

Agar tidak terkena luka bakar, kamu perlu mematikan mesin terlebih dahulu. Lalu, tunggu sampai mesin benar-benar dingin. Radiator dalam kondisi panas akan mengeluarkan uap bertekanan tinggi. Jadi, akan berbahaya dan bisa melukai jika terkena.

3. Kuras Cairan Radiator

Bila sudah dingin, kamu dapat membuka baut atau tutup radiator. Lalu, kuras seluruh air radiator sampai habis atau selesai dikeluarkan. Kalau ada kesulitan, kamu bisa melepas selang dari aliran yang menuju mesin mobil.

4. Bersihkan Selang dan Kisi-Kisi Radiator

Copot selang air radiator dan bersihkan dengan menyemprotkan air agar kotoran tidak tersisa. Lalu, bersihkan juga inti radiator dengan mengisi air ke dalamnya. Pastikan selang yang menuju mesin mobil dapat mengalirkan air dengan lancar. Kamu bisa memakai air galon atau cairan coolant radiator.

5. Nyalakan Mesin

Tahapan berikutnya adalah menyalakan mesin. Kamu bisa memanaskan mesin mobil sekitar 15 menit sampai thermostat naik ke posisi tengah. Lalu, perhatikan air yang keluar dari radiator. Kalau air sudah habis, matikan mesin. Lakukan cara ini 2-3 kali sampai mesin benar-benar bersih. Cek juga kipas radiator mobil. Jika mati, bisa jadi ada kotoran yang masuk ke dalam radiator.

6. Cek Kembali Kondisi Radiator

Bila radiator sudah benar-benar bersih dengan melakukan beberapa cara di atas, maka kamu bisa menutup kran. Lalu, pasang selang menuju mesin mobil.

7. Isi Radiator dengan Coolant Baru

Jika sudah bersih, kamu dapat mengisi radiator dengan coolant baru. Periksa juga bagian sambungan dan katup untuk memastikan tidak ada kebocoran. Kamu dapat memakai cairan khusus untuk membersihkan radiator supaya tetap aman.

8. Cek Aliran Air di Dalam Radiator

Terakhir, nyalakan mobil untuk melihat sirkulasi air di dalamnya. Kalau sudah cukup, maka matikan mobil. Namun, kalau air berkurang, sebaiknya jangan tambahkan lagi. Lebih baik tambakan coolant radiator agar pengaturan suhu lebih optimal. Bila semua sudah dilakukan, kamu bisa menutup tangki radiator.

Tanda-Tanda Perlu Membersihkan Radiator Mobil

Radiator mobil yang kotor dan berdebu, biasanya akan membuat performa mobil jadi terhambat. Berikut ini beberapa ciri yang bisa menjadi penanda kamu perlu segera membersihkannya.

Mesin mobil sudah mulai atau mudah panas (overheat)
Sudah melewati 6 bulan atau satu tahun pemakaian tanpa kuras radiator
Warna air radiator mulai terlihat memudar

Kalau ketiga tanda ini sudah terlihat, segera cek radiator mobil. Proses pengolahan bahan bakar yang terganggu akan membuat mobil mudah mati secara tiba-tiba.

Tiket Bus & Shuttle keberbagai destinasi

Tiket Bus & Shuttle ke...

Lihat Harga

Pesan Sewa Mobil di Traveloka

Pesan Sewa Mobil di Traveloka

Mau jalan-jalan tanpa hambatan? Yuk sewa mobil saja di Traveloka. Jadi, kamu tidak perlu repot memikirkan kondisi mesin dan merawat mobil dengan rutin.

Kamu bisa memilih jenis mobil yang sesuai kebutuhan, mulai dari city car, SUV, hingga mobil mewah. Semua jenis kendaraan di sini sudah pasti terjamin kualitasnya karena Traveloka bekerjasama dengan mitra terpercaya.

Cara sewa mobil di Traveloka pun sangat mudah. Cukup buka aplikasi atau website Traveloka, lalu pilih pakai supir atau lepas kunci, jenis mobil yang diinginkan, serta durasinya.

Jangan lupa gunakan promo Traveloka dan kode kupon traveloka serta ikuti promo EPIC sale dan Travel Fair, atau gunakan kode diskon bank agar makin hemat. Yuk, sewa mobil hanya di Traveloka sekarang juga!

Dalam Artikel Ini

• Apa Saja Komponen-komponen Radiator Mobil?
• 1. Radiator Core (Inti Radiator)
• 2. Upper Tank ( Tangki Atas)
• 3. Lower Tank ( Tangki Bawah)
• 4. Selang Radiator
• 5. Kipas Radiator
• 6. Thermostat
• 7. Pompa Air
• 8. Indikator Panas Mesin
• Cara Membersihkan Radiator Mobil
• 1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan
• 2. Matikan Mobil dan Dinginkan
• 3. Kuras Cairan Radiator
• 4. Bersihkan Selang dan Kisi-Kisi Radiator
• 5. Nyalakan Mesin
• 6. Cek Kembali Kondisi Radiator
• 7. Isi Radiator dengan Coolant Baru
• 8. Cek Aliran Air di Dalam Radiator
• Tanda-Tanda Perlu Membersihkan Radiator Mobil
• Pesan Sewa Mobil di Traveloka
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan