KRL Blue Line Lewat Mana Saja? Cek Rute, Tarif, dan Cara Bayarnya

Traveloka Team
Waktu baca 7 menit

Bepergian dari Cikarang atau Bekasi menuju Jakarta kini bisa dilakukan dengan berbagai pilihan transportasi umum, termasuk KRL Commuter Line. Salah satu jalur yang perlu kamu kenali adalah KRL Blue Line, yang secara resmi dikenal sebagai Cikarang Line atau Lin Cikarang. Jalur ini menghubungkan kawasan Bekasi dan Cikarang dengan sejumlah stasiun penting di Jakarta.

Menariknya, perjalanan KRL Blue Line memiliki pola rute yang berbeda. Ada perjalanan yang melewati Manggarai, Sudirman, dan Tanah Abang sebelum menuju Jakarta Kota, serta pola perjalanan melalui kawasan Pasar Senen. 

Tidak perlu bingung jika baru pertama kali naik KRL. Simak panduan lengkap KRL Blue Line berikut sebelum berangkat.

Mengenal KRL Blue Line atau Cikarang Line

KRL Blue Line merupakan sebutan yang digunakan untuk merujuk pada Cikarang Line atau Lin Cikarang dalam jaringan KRL Commuter Line Jabodetabek. Jalur ini melayani perjalanan dari kawasan Cikarang dan Bekasi menuju berbagai stasiun di Jakarta, sehingga dapat dimanfaatkan untuk keperluan kerja, aktivitas sehari-hari, maupun perjalanan wisata.

Keunikan jalur ini terletak pada pola perjalanan yang dapat melewati kawasan pusat kota melalui Manggarai, Sudirman, Karet, Tanah Abang, Duri, hingga Jakarta Kota. Selain itu, terdapat pola perjalanan melalui Pasar Senen yang bisa menjadi pilihan bagi penumpang dengan tujuan di sekitar Jakarta Pusat.

Bagi wisatawan, KRL Blue Line dapat membantu menjangkau berbagai kawasan perkotaan tanpa harus sepenuhnya mengandalkan kendaraan pribadi. Tarif yang relatif terjangkau juga membuat kereta komuter menjadi alternatif untuk berpindah dari satu kawasan ke kawasan lain di Jabodetabek.

Rute KRL Blue Line

KRL Blue Line memiliki dua pola rute utama yang perlu dipahami sebelum melakukan perjalanan. Perbedaan pola ini penting diperhatikan karena kereta tidak selalu melewati stasiun yang sama dalam setiap perjalanan.

Sebelum naik, periksa informasi tujuan akhir kereta dan stasiun yang akan dilewati. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi C-Access untuk membantu memantau informasi perjalanan dan menentukan pilihan rute.

Discover Flights With Traveloka

Tue, 27 Oct 2026

AirAsia Indonesia

Bandar Lampung (TKG) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 456.000

Sun, 1 Nov 2026

Super Air Jet

Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 672.100

Mon, 26 Oct 2026

Super Air Jet

Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 895.700

Rute Lingkar melalui Manggarai dan Tanah Abang

Pola pertama merupakan jalur lingkar yang melewati kawasan Manggarai, Sudirman, dan Tanah Abang sebelum menuju Jakarta Kota. Rute ini dapat menjadi pilihan bagi penumpang yang ingin menjangkau sejumlah kawasan perkantoran dan pusat aktivitas di Jakarta.

Urutan rute yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

Cikarang → Bekasi → Jatinegara → Matraman → Manggarai → Sudirman → Karet → Tanah Abang → Duri → Angke → Kampung Bandan → Jakarta Kota.

Pola perjalanan ini melewati beberapa stasiun penting di pusat Jakarta. Kawasan Sudirman, misalnya, dikenal sebagai salah satu pusat perkantoran, sedangkan Tanah Abang menjadi area aktivitas perdagangan dan akses transportasi yang ramai.

Jika tujuanmu berada di sekitar kawasan tersebut, pastikan kereta yang dinaiki mengikuti pola perjalanan yang sesuai. Jangan hanya mengandalkan nama jalur karena pola perjalanan dan stasiun yang dilewati perlu disesuaikan dengan layanan yang beroperasi saat keberangkatan.

Rute Langsung melalui Pasar Senen

Pola kedua melewati kawasan Pasar Senen dan sejumlah stasiun di Jakarta Pusat. Jalur ini dapat menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin menuju kawasan Pasar Senen tanpa harus memutar melalui Sudirman dan Tanah Abang.

Urutan rute yang tercantum dalam panduan ini adalah sebagai berikut:

Cikarang → Bekasi → Jatinegara → Pondok Jati → Kramat → Gang Sentiong → Pasar Senen → Kemayoran → Rajawali → Matraman/Manggarai.

Rute melalui Pasar Senen dapat membantu penumpang merencanakan perjalanan menuju kawasan Jakarta Pusat. Stasiun Pasar Senen juga berada di kawasan yang dikenal sebagai salah satu titik penting untuk perjalanan kereta api jarak jauh.

Sebelum berangkat, periksa kembali rute dan stasiun pemberhentian melalui informasi resmi KAI Commuter. Dengan begitu, kamu bisa memastikan pola perjalanan kereta sesuai dengan tujuan dan mengurangi risiko salah naik kereta.

Tarif KRL Blue Line

Salah satu keunggulan KRL Blue Line adalah tarifnya yang relatif terjangkau untuk perjalanan di Jabodetabek. Biaya perjalanan dihitung berdasarkan jarak antara stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan.

Penumpang dikenakan tarif Rp3.000 untuk 25 kilometer pertama. Setelah itu, tarif bertambah Rp1.000 untuk setiap kelipatan 10 kilometer berikutnya.

Sebagai gambaran, perjalanan dari kawasan Cikarang atau Bekasi menuju sejumlah stasiun di Jakarta umumnya memerlukan biaya sekitar Rp4.000 hingga Rp7.000 sekali jalan. Besarnya tarif aktual bergantung pada jarak perjalanan dan ketentuan tarif yang berlaku.

Komponen TarifBiaya
Tarif untuk 25 kilometer pertamaRp3.000
Tambahan setiap 10 kilometer berikutnyaRp1.000
Perkiraan perjalanan Cikarang atau Bekasi menuju sejumlah stasiun di JakartaRp4.000–Rp7.000

Sebelum melakukan perjalanan, periksa kembali tarif yang berlaku melalui kanal resmi KAI Commuter, terutama jika kamu berencana menempuh perjalanan jauh atau berpindah stasiun beberapa kali.

Untuk perjalanan wisata, kamu juga bisa memperkirakan biaya transportasi sejak awal agar anggaran perjalanan lebih teratur. Jangan lupa menyiapkan saldo tambahan untuk perjalanan lanjutan menggunakan moda transportasi lain.

Cara Membayar Tiket KRL Blue Line

KRL Blue Line menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Penumpang dapat memilih metode pembayaran yang tersedia sesuai kebutuhan, mulai dari kartu uang elektronik perbankan hingga kartu khusus KAI Commuter.

Sebelum memasuki area stasiun, pastikan metode pembayaran yang digunakan dapat diterima di gerbang masuk dan keluar. Hal ini penting agar proses tap-in dan tap-out berjalan lancar.

Menggunakan Kartu Uang Elektronik Perbankan

Kartu uang elektronik menjadi salah satu pilihan praktis untuk naik KRL. Beberapa kartu yang dapat digunakan sesuai ketentuan layanan meliputi:

Mandiri e-Money
BCA Flazz
BNI TapCash
BRI BRIZZI

Pastikan kartu yang digunakan masih aktif dan memiliki saldo mencukupi. Untuk perjalanan yang cukup jauh, kamu dapat menyiapkan saldo minimal Rp15.000 sebagai langkah antisipasi, meskipun kebutuhan saldo sebenarnya mengikuti tarif perjalanan dan ketentuan yang berlaku.

Saat memasuki stasiun, tempelkan kartu pada gerbang pembayaran hingga transaksi berhasil. Gunakan kartu yang sama ketika keluar di stasiun tujuan agar perjalanan dapat tercatat dengan benar.

Menggunakan Kartu Multi Trip (KMT)

Kartu Multi Trip atau KMT merupakan kartu pembayaran yang diterbitkan untuk layanan KAI Commuter. Kartu ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang berencana menggunakan KRL beberapa kali selama berada di Jabodetabek.

KMT dapat dibeli di loket stasiun dengan harga Rp30.000 yang sudah termasuk saldo awal. Kartu tersebut juga dapat diisi ulang sehingga bisa digunakan kembali untuk perjalanan berikutnya.

Sebelum membeli, pastikan harga kartu, saldo awal, dan ketentuan pengisian ulang yang berlaku di stasiun. Jika kamu akan menggunakan KRL selama beberapa hari, KMT dapat membantu membuat pembayaran perjalanan lebih praktis.

Membayar dengan Dompet Digital atau QRIS

Sejumlah gerbang stasiun mendukung pembayaran digital melalui aplikasi dompet elektronik yang menyediakan fitur QRIS, termasuk GoPay pada layanan yang mendukungnya.

Namun, ketersediaan metode ini dapat berbeda sesuai fasilitas gerbang dan ketentuan operator. Karena itu, jangan mengandalkan QRIS sebagai satu-satunya pilihan pembayaran sebelum memastikan fasilitas tersebut tersedia di stasiun keberangkatan dan tujuanmu.

Jika ingin menggunakan metode digital, periksa petunjuk pembayaran di stasiun atau informasi resmi KAI Commuter. Sebaiknya tetap siapkan kartu uang elektronik atau KMT sebagai alternatif apabila metode pembayaran yang diinginkan tidak tersedia.

Memesan Tiket Kereta Api untuk Perjalanan Lanjutan

KRL Blue Line melayani perjalanan komuter di Jabodetabek, sedangkan perjalanan antarkota dapat memerlukan tiket kereta api jarak jauh tersendiri. Jika kamu datang dari luar Jakarta, sebaiknya rencanakan perjalanan lanjutan sebelum hari keberangkatan.

Dengan merencanakan perjalanan sejak awal, kamu dapat menyesuaikan jadwal kedatangan, waktu transit, dan transportasi lanjutan menuju tujuan akhir.

Tips Naik KRL Blue Line untuk Wisatawan

Menggunakan KRL dapat membuat perjalanan di Jabodetabek lebih praktis, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman. Berikut tips yang bisa kamu terapkan sebelum dan selama menggunakan KRL Blue Line.

1. Manfaatkan Aplikasi C-Access

C-Access merupakan aplikasi KAI Commuter yang dapat membantu penumpang memperoleh informasi perjalanan. Aplikasi ini dapat digunakan untuk memeriksa informasi kereta, jadwal, estimasi tarif, dan kepadatan stasiun sesuai fitur yang tersedia.

Sebelum berangkat, gunakan aplikasi tersebut untuk membantu menentukan waktu perjalanan dan memeriksa informasi layanan. Langkah ini juga berguna jika kamu belum terbiasa menggunakan KRL atau berencana berpindah kereta di stasiun transit.

2. Hindari Jam Sibuk

Jika tujuanmu adalah berwisata, usahakan menghindari perjalanan pada jam sibuk di hari kerja. Berdasarkan panduan ini, periode yang perlu diperhatikan adalah pukul 06.30–08.30 WIB pada pagi hari dan pukul 16.30–19.00 WIB pada sore hingga malam hari.

Pada jam tersebut, jumlah penumpang biasanya meningkat karena banyak pekerja melakukan perjalanan menuju atau pulang dari tempat kerja. Akibatnya, kereta dan area stasiun dapat terasa lebih padat.

3. Pahami Stasiun Manggarai sebagai Titik Transit

Stasiun Manggarai merupakan salah satu titik transit penting dalam jaringan KRL Jabodetabek. Penumpang yang ingin berpindah ke jalur lain, termasuk layanan menuju Bogor, Depok, atau Nambo, dapat menggunakan stasiun ini sesuai pola perjalanan yang tersedia.

Manggarai juga menjadi titik penting bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan menggunakan kereta bandara. Namun, jalur, peron, dan akses perpindahan dapat berbeda sesuai layanan yang dipilih.

Saat tiba di Manggarai, perhatikan papan petunjuk arah dan informasi keberangkatan. Jika belum yakin dengan peron yang harus dituju, tanyakan kepada petugas stasiun agar tidak salah naik kereta.

4. Pastikan Saldo Kartu Mencukupi

Saldo kartu yang tidak mencukupi dapat menghambat proses pembayaran saat masuk atau keluar stasiun. Karena itu, periksa saldo sebelum melakukan tap-in, terutama jika kamu berencana menempuh perjalanan jauh.

Untuk mengantisipasi kebutuhan perjalanan, siapkan saldo setidaknya Rp15.000 sebagai acuan awal. Jumlah yang dibutuhkan tetap bergantung pada tarif perjalanan dan metode pembayaran yang digunakan.

Jika saldo kurang, lakukan pengisian ulang melalui fasilitas yang tersedia di stasiun sebelum melanjutkan perjalanan. Mengisi saldo lebih awal juga dapat membantu menghindari antrean saat stasiun sedang ramai.

Patuhi Aturan di Dalam Kereta

Kenyamanan selama perjalanan menjadi tanggung jawab seluruh penumpang. Karena itu, pastikan kamu mematuhi aturan yang berlaku di dalam KRL dan mengikuti arahan petugas.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Tidak makan dan minum di dalam gerbong sesuai aturan layanan yang berlaku.
Hindari berbicara keras atau menelepon dengan suara yang mengganggu penumpang lain.
Berikan tempat duduk prioritas kepada lansia, ibu hamil, penumpang yang membawa anak, dan penyandang disabilitas.
Jangan menghalangi pintu kereta ketika penumpang naik atau turun.
Perhatikan pengumuman stasiun dan turun di tempat yang sesuai dengan tujuan.

Dengan mematuhi aturan tersebut, perjalanan menggunakan KRL Blue Line dapat terasa lebih nyaman bagi kamu maupun penumpang lainnya.

Merencanakan Perjalanan Menggunakan KRL Blue Line

Sebelum memulai perjalanan, tentukan stasiun tujuan dan pola rute yang paling sesuai. Perencanaan ini akan membantu kamu memperkirakan waktu tempuh, biaya transportasi, dan kebutuhan transit jika ingin melanjutkan perjalanan menggunakan moda lain.

Menentukan Rute Sesuai Tujuan

Jika ingin menuju kawasan Sudirman atau Tanah Abang, perhatikan pola perjalanan yang melewati Manggarai dan jalur lingkar. Sementara itu, jika tujuanmu berada di sekitar Pasar Senen, periksa apakah tersedia pola perjalanan melalui stasiun tersebut.

Jangan hanya mengandalkan nama jalur atau informasi dari perjalanan sebelumnya. Pola perjalanan yang tersedia dapat berubah mengikuti operasional kereta, sehingga penting untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat.

Menyiapkan Transportasi Lanjutan

Setelah tiba di stasiun tujuan, kamu mungkin perlu melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum lain, taksi, atau kendaraan online. Pilih moda lanjutan berdasarkan lokasi tujuan, waktu kedatangan, dan anggaran perjalanan.

Jika perlu berpindah kereta, sediakan waktu tambahan untuk berjalan menuju peron, membaca papan informasi, dan menunggu keberangkatan berikutnya. Hal ini penting terutama jika kamu belum terbiasa dengan stasiun transit yang ramai.

Menyiapkan Akomodasi dan Aktivitas

Jika kamu datang dari luar Jabodetabek atau berencana menghabiskan beberapa hari di Jakarta, sebaiknya siapkan kebutuhan perjalanan sejak awal. Pilih akomodasi yang sesuai dengan anggaran dan lokasi aktivitas agar waktu perjalanan tidak terlalu banyak tersita di jalan.

Dengan menyusun rencana yang sesuai, KRL Blue Line dapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan menjelajahi Jakarta dan kawasan sekitarnya. Pastikan rute, jadwal, serta pilihan transportasi lanjutan sudah diperiksa sebelum berangkat.

Jelajahi Jabodetabek dengan KRL Blue Line

KRL Blue Line atau Cikarang Line dapat menjadi pilihan transportasi bagi kamu yang ingin bepergian dari kawasan Cikarang dan Bekasi menuju Jakarta. Dengan memahami pola rute, tarif, metode pembayaran, dan titik transit seperti Manggarai, kamu bisa merencanakan perjalanan dengan lebih matang.

Jika perjalananmu dimulai dari luar Jabodetabek, kamu juga bisa menyiapkan kebutuhan transportasi dan akomodasi sejak awal. Cek informasi tiket kereta api melalui Traveloka, cari hotel untuk menginap, atau temukan aktivitas menarik di Jakarta untuk melengkapi rencana perjalanan.

Dengan persiapan yang tepat, perjalanan menggunakan KRL Blue Line bisa menjadi cara praktis untuk menjelajahi berbagai kawasan di Jabodetabek tanpa harus selalu mengandalkan kendaraan pribadi.

Dalam Artikel Ini

• Mengenal KRL Blue Line atau Cikarang Line
• Rute KRL Blue Line
• Rute Lingkar melalui Manggarai dan Tanah Abang
• Rute Langsung melalui Pasar Senen
• Tarif KRL Blue Line
• Cara Membayar Tiket KRL Blue Line
• Menggunakan Kartu Uang Elektronik Perbankan
• Menggunakan Kartu Multi Trip (KMT)
• Membayar dengan Dompet Digital atau QRIS
• Memesan Tiket Kereta Api untuk Perjalanan Lanjutan
• Tips Naik KRL Blue Line untuk Wisatawan
• 1. Manfaatkan Aplikasi C-Access
• 2. Hindari Jam Sibuk
• 3. Pahami Stasiun Manggarai sebagai Titik Transit
• 4. Pastikan Saldo Kartu Mencukupi
• Patuhi Aturan di Dalam Kereta
• Merencanakan Perjalanan Menggunakan KRL Blue Line
• Menentukan Rute Sesuai Tujuan
• Menyiapkan Transportasi Lanjutan
• Menyiapkan Akomodasi dan Aktivitas
• Jelajahi Jabodetabek dengan KRL Blue Line
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan