
Bagi para pencinta petualangan yang mendambakan suasana alam yang masih murni, Kabupaten Tasikmalaya menyimpan sebuah permata tersembunyi bernama Curug Candung. Terletak di kawasan perbatasan antara Tasikmalaya dan Garut, destinasi ini menawarkan pelarian sempurna dari hiruk-pikuk perkotaan dengan udara pegunungan yang sangat sejuk.
Curug Candung berada di bawah pengelolaan Perhutani dan dikenal karena keunikannya yang memiliki dua aliran air terjun berdampingan. Objek wisata alam Jawa Barat ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan visual yang memanjakan mata, tetapi juga atmosfer hutan pinus yang menenangkan, menjadikannya destinasi favorit untuk melepas penat di akhir pekan.

Indonesia

Cahaya Villa Garut

8.8/10
•



Garut
Lihat Harga
Nama "Candung" dalam bahasa Sunda memiliki kaitan dengan istilah "nyandung" atau beristri dua, yang merujuk pada formasi dua air terjun yang ada di lokasi ini. Berikut adalah 5 daya tarik utama yang membuat wisatawan tertarik mengunjungi Curug Candung:
Daya tarik utama tempat ini adalah keberadaan dua aliran air terjun yang jatuh berdampingan dalam satu area. Fenomena alam ini jarang ditemukan di tempat lain, memberikan kesan eksotis dan megah bagi siapa pun yang memandangnya dari dasar curug.
Sebelum mencapai titik air terjun, Anda akan melewati kawasan hutan pinus yang rimbun dan tertata rapi. Aroma khas pohon pinus dan kicauan burung liar menciptakan suasana relaksasi alami yang sangat efektif untuk meredakan stres.
Bagi yang ingin menikmati alam lebih lama, Curug Candung menyediakan area berkemah yang cukup luas. Menghabiskan malam di bawah tegakan pohon pinus dengan suara gemericik air terjun di kejauhan memberikan pengalaman outdoor yang tak terlupakan.
Setiap sudut di Curug Candung, mulai dari jembatan kayu, deretan pohon pinus, hingga bebatuan di bawah air terjun, merupakan spot foto yang estetik. Keasrian alamnya memastikan hasil foto Anda terlihat menawan untuk dibagikan di media sosial.
Sesuai namanya, terdapat mitos lokal yang menyebutkan bahwa pasangan yang datang ke sini hubungannya bisa terpengaruh oleh filosofi "nyandung". Meskipun hanya cerita rakyat, legenda ini menambah daya tarik bagi wisatawan yang penasaran dengan sisi mistis dan budaya setempat.
Berdasarkan data dari pengelolaan Perhutani, berikut adalah detail penting untuk rencana kunjungan Anda:
*Harga tiket, biaya parkir, dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola. Pastikan untuk mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung.
Perjalanan menuju titik pusat air terjun Curug Candung relatif bersahabat bagi wisatawan namun tetap membutuhkan persiapan fisik. Jalur trekking yang dilewati berupa jalan setapak di antara pepohonan dengan kontur yang sedikit menurun saat menuju lokasi air terjun.
Dibutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit berjalan kaki dari area parkir untuk mencapai dasar curug. Meski jaraknya tergolong dekat dibandingkan curug lain di Jawa Barat, jalur ini tetap bisa menjadi licin saat musim hujan, sehingga ketahanan fisik dan kehati-hatian tetap diperlukan selama melintasi area hutan.
Akses menuju Curug Candung bisa ditempuh melalui beberapa jalur utama dari arah kota besar:
Arahkan kendaraan Anda menuju Singaparna, kemudian lanjut ke wilayah Cigalontang. Ikuti jalan menuju Desa Sirnagalih. Meskipun jalannya sudah cukup baik, terdapat beberapa bagian yang sempit dan berkelok, sehingga konsentrasi tinggi sangat diperlukan.
Karena lokasinya berada di perbatasan, pengunjung dari arah Garut bisa melewati jalur Cilawu. Rute ini relatif lebih dekat bagi mereka yang datang dari arah Bandung. Anda akan melewati perkebunan teh yang indah sebelum masuk ke kawasan hutan Perhutani di Cigalontang.
Berwisata ke Curug Candung membutuhkan persiapan khusus agar pengalaman liburan Anda berjalan maksimal tanpa kendala teknis. Pastikan Anda memperhatikan panduan berikut ini sebelum berangkat ke lokasi:
Meskipun trekkingnya tergolong ringan, permukaan tanah di sekitar hutan pinus dan area curug bisa sangat lembap dan licin. Disarankan menggunakan sandal gunung atau sepatu dengan sol yang kuat agar tidak mudah tergelincir saat menuruni jalan setapak.
Fasilitas warung di sekitar titik air terjun mungkin tidak selalu lengkap atau buka setiap saat. Membawa air minum dan camilan sendiri akan sangat membantu menjaga stamina Anda selama berada di area wisata, terutama jika Anda berencana untuk berkemah.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari saat udara masih segar dan sinar matahari menembus celah pepohonan pinus. Hindari berada di lokasi hingga terlalu gelap karena minimnya penerangan di sepanjang jalur hutan menuju area parkir.
Sebagai kawasan yang dikelola Perhutani, menjaga keasrian hutan pinus adalah kewajiban pengunjung. Pastikan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak fasilitas alam yang ada agar keindahan Curug Candung tetap terjaga.
Fri, 5 Jun 2026

Susi Air
Surabaya (SUB) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 2.635.500
Wed, 27 May 2026

Susi Air
Bali / Denpasar (DPS) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 3.334.600
Wed, 17 Jun 2026

Citilink
Bali / Denpasar (DPS) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 5.283.400
Mengeksplorasi keindahan tersembunyi di Tasikmalaya menuju Curug Candung kini menjadi lebih praktis dan nyaman bersama Traveloka. Anda bisa memanfaatkan layanan Sewa Mobil Traveloka untuk menempuh perjalanan melalui jalur perbukitan Cigalontang yang berkelok dengan lebih aman dan fleksibel bersama keluarga atau rombongan teman.
Selain itu, pastikan istirahat Anda berkualitas dengan melakukan Booking Hotel melalui aplikasi Traveloka di pusat kota Tasikmalaya atau area Garut sebelum memulai petualangan. Nikmati berbagai promo eksklusif dan kemudahan fitur Easy Reschedule untuk memastikan rencana liburan Anda di wisata alam Jawa Barat selalu lancar dan terencana. Yuk, eksplorasi Curug Candung sekarang juga bersama Traveloka!

Cipedes

Trans Studio Mini Tasikmalaya Tickets

8.7/10
Cipedes
Rp 60.000
Rp 50.000







