
Cita Rasa Sekilas: Makanan Khas Meksiko
Bayangkan Anda melangkah ke tengah pasar tradisional yang riuh di Mexico City, di mana udara dipenuhi dengan aroma harum Jagung yang baru dipanggang di atas comal panas. Di sudut lain, tercium wangi tajam dari cabai yang dibakar dan aroma manis-gurih dari rempah-rempah yang sedang ditumbuk. Warna-warnanya begitu hidup: saus hijau zamrud dari tomatillo, merah membara dari cabai guajillo, hingga cokelat pekat dari saus mole yang legendaris. Inilah gerbang menuju makanan khas Meksiko, sebuah perayaan sensorik yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.
Secara geografis, Meksiko adalah negeri dengan kontras yang luar biasa. Dari wilayah utara yang gersang, pegunungan tengah yang subur, hingga pesisir pantai Yucatán yang tropis. Letak ini sangat memengaruhi makanan tradisional Meksiko. Di wilayah pesisir, Anda akan menemukan kesegaran makanan laut yang dipadukan dengan jeruk nipis. Di dataran tinggi, jagung dan kacang-kacangan menjadi raja, sementara di wilayah selatan seperti Oaxaca, penggunaan kakao dan rempah-rempah menciptakan saus paling kompleks di dunia. Tanah vulkanik yang kaya nutrisi menghasilkan varietas cabai yang tak terhitung jumlahnya, memberikan spektrum rasa pedas yang bukan sekadar membakar, tapi juga memberikan dimensi rasa buah dan asap.
Sejarah kuliner Meksiko adalah narasi tentang pertemuan dua dunia: peradaban kuno suku Aztec dan Maya dengan pengaruh kolonial Spanyol. Dasar makanannya adalah jagung, kacang, dan cabai yang sudah ada ribuan tahun lalu, yang kemudian diperkaya dengan teknik pengolahan daging sapi, babi, serta produk susu dari Eropa. Menjelajahi kuliner Meksiko bukan sekadar mengisi perut, melainkan sebuah perjalanan lintas waktu menyusuri warisan gastronomi yang menyatukan kearifan leluhur dengan inovasi modern.

Cuauhtémoc

LaiLa Hotel CDMX

8.8/10
•




Cuauhtémoc
Rp 2.249.340
Rp 2.143.305
Filosofi & Sejarah:
Tacos al Pastor adalah potret sejarah imigrasi di Meksiko. Terinspirasi oleh teknik shawarma yang dibawa oleh imigran Lebanon ke Meksiko pada awal abad ke-20, warga lokal mengadaptasinya dengan menggunakan daging babi dan bumbu tradisional Meksiko.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Rahasia kelezatannya terletak pada teknik memasak trompo (alat pemanggang vertikal). Daging babi direndam dalam marinate yang terdiri dari Cabai Achiote, rempah-rempah, dan sari nanas. Daging kemudian disusun bertumpuk dan dipanggang perlahan sambil terus berputar.
Profil Rasa:
Ledakan rasa gurih dari daging yang terkaramelisasi bertemu dengan manisnya potongan nanas segar yang biasanya diletakkan di atas tumpukan daging. Ada sentuhan asam dan pedas lembut dari bumbu achiote yang meresap hingga ke serat terdalam.
Cara Penyajian:
Disajikan di atas Tortilla Jagung kecil dengan taburan bawang bombay cincang, cilantro, perasan jeruk nipis, dan saus salsa pedas.
Filosofi & Sejarah:
Berasal dari wilayah Puebla, Mole (dari bahasa Nahuatl 'molli' yang berarti saus) dianggap sebagai hidangan nasional Meksiko. Legenda mengatakan mole diciptakan oleh para biarawati yang panik saat harus menjamu uskup, sehingga mencampurkan segala bahan yang ada di dapur.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Ini adalah salah satu saus paling rumit di dunia, terkadang menggunakan lebih dari 30 bahan. Komponen utamanya meliputi aneka Cabai Kering, kacang-kacangan, rempah, dan bahan yang paling ikonik: Cokelat Meksiko (Cacao) pahit. Dimasak perlahan selama berjam-jam hingga teksturnya kental dan berwarna gelap.
Profil Rasa:
Rasa yang sangat kaya, dalam, dan misterius. Ada rasa pahit cokelat, pedas cabai yang hangat (bukan menyengat), gurih kacang, dan sentuhan manis dari buah kering yang ditumbuk.
Cara Penyajian:
Biasanya disiramkan di atas potongan ayam atau kalkun, ditaburi biji wijen, dan dinikmati bersama nasi merah.
Filosofi & Sejarah:
Hidangan ini adalah simbol kemerdekaan Meksiko. Warnanya sengaja meniru bendera Meksiko: Hijau (cabai), Putih (saus kacang), dan Merah (buah delima). Biasanya hanya muncul di bulan September saat perayaan hari kemerdekaan.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Menggunakan Cabai Poblano besar yang dipanggang dan dikupas. Isiannya berupa picadillo (campuran daging cincang dengan buah-buahan seperti pir dan apel). Rahasianya ada pada saus nogada yang terbuat dari Kacang Walnut segar dan keju kambing.
Profil Rasa:
Kombinasi rasa yang sangat unik; gurihnya daging berpadu dengan manisnya buah, dibalut saus krim walnut yang lembut dan sedikit gurih-asin, diakhiri dengan ledakan segar dari butiran delima.
Cara Penyajian:
Disajikan pada suhu ruangan untuk menjaga tekstur saus krimnya tetap sempurna.
Filosofi & Sejarah:
Tamales telah menjadi makanan pokok sejak zaman pra-Columbus. Ini adalah makanan yang praktis, bergizi, dan sering digunakan sebagai persembahan dalam upacara adat.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Terbuat dari adonan masa (Tepung Jagung yang diproses dengan nixtamalization). Adonan ini diisi dengan daging, keju, atau cabai, lalu dibungkus dengan kulit jagung kering atau daun pisang, kemudian dikukus hingga padat.
Profil Rasa:
Teksturnya lembut dan padat dengan rasa jagung yang kuat. Isian di dalamnya memberikan kejutan rasa tergantung pada jenis saus (salsa) yang digunakan, bisa berupa pedas gurih atau bahkan manis.
Cara Penyajian:
Dibuka dari bungkus daunnya dan dinikmati selagi hangat, seringkali menjadi menu sarapan tradisional.
Filosofi & Sejarah:
Pozole adalah sup tradisional yang sudah ada sejak zaman Aztec. Dahulu, hidangan ini dianggap sakral dan dikaitkan dengan ritual dewa-dewa.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Bahan utamanya adalah Jagung Cacahuazintle (jagung dengan butiran besar yang pecah seperti bunga saat dimasak) dan daging. Kuahnya dibumbui dengan aneka cabai dan bawang putih. Proses perebusan dilakukan sangat lama hingga butiran jagung menjadi empuk dan kenyal.
Profil Rasa:
Gurih, segar, dan menenangkan. Kuahnya kaya akan rasa kaldu daging yang berpadu dengan aroma pedas rempah yang meresap ke dalam jagung.
Cara Penyajian:
Disajikan dengan berbagai garnish segar di atasnya seperti irisan lobak, selada, oregano, jeruk nipis, dan dimakan bersama tostadas (tortilla goreng renyah).
Filosofi & Sejarah:
Meskipun populer di seluruh Amerika Latin, Ceviche Meksiko memiliki karakter sendiri dengan penggunaan cabai serrano dan cilantro yang melimpah, mencerminkan kekayaan hasil laut di Baja California dan Yucatán.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Ikan laut segar yang tidak dimasak dengan api, melainkan "dimatangkan" oleh asam dari Jeruk Nipis (lime). Ditambah dengan potongan tomat, bawang bombay, dan alpukat segar.
Profil Rasa:
Sangat segar, asam, dan tajam. Ikan terasa kenyal dan manis, kontras dengan pedasnya cabai hijau dan lembutnya alpukat.
Cara Penyajian:
Disajikan dingin di atas kerupuk tortilla renyah sebagai makanan pembuka yang membangkitkan selera.
Filosofi & Sejarah:
Kata "enchilada" berarti "dibumbui dengan cabai". Ini adalah hidangan keluarga yang sangat populer di seluruh penjuru Meksiko, dari warung pinggir jalan hingga restoran bintang lima.
Rahasia Bahan Baku & Bumbu:
Tortilla jagung yang digulung mengelilingi isian (biasanya ayam atau keju), lalu disiram dengan saus cabai yang melimpah. Rahasianya adalah menggoreng sebentar tortilla sebelum digulung agar tidak hancur saat terkena saus.
Profil Rasa:
Sangat memuaskan; rasa pedas-gurih dari saus menyatu dengan lembutnya tortilla dan lelehan keju di atasnya.
Cara Penyajian:
Sering disajikan dengan taburan keju parut, krim asam (crema), dan irisan bawang bombay.
Budaya makan di Meksiko adalah tentang komunitas dan keluarga. Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah Comida, yaitu makan siang besar yang dilakukan antara pukul 14.00 hingga 16.00. Ini adalah waktu di mana pekerjaan berhenti sejenak, dan anggota keluarga berkumpul untuk menikmati hidangan lengkap mulai dari sup hingga pencuci mulut.
Ada juga tradisi Taquiza, yaitu pesta makan taco di mana berbagai macam isian diletakkan di tengah meja, dan setiap orang bebas meracik taco mereka sendiri. Tradisi ini menonjolkan semangat kesetaraan dan kegembiraan. Selain itu, makanan memainkan peran sentral dalam perayaan keagamaan dan adat. Misalnya, saat Día de Muertos (Hari Orang Mati), keluarga menyiapkan Ofrenda (altar) berisi makanan favorit mendiang, seperti Pan de Muerto (roti manis) dan tamales, sebagai cara untuk tetap terhubung dengan leluhur. Di Meksiko, makan bukan sekadar nutrisi, melainkan bentuk bahasa cinta dan penghormatan terhadap akar sejarah mereka.

Iztacalco

Formula 1 Gran Premio de la Ciudad de Mexico 2026
Iztacalco
Rp 11.466.550
Rp 10.328.480
Untuk merasakan pengalaman destinasi kuliner Meksiko yang otentik, pertimbangkan tips berikut:
Rencanakan Petualangan Kuliner Anda Bersama Traveloka!
Sudah terbayang aroma Tacos al Pastor yang menggoda atau kelezatan Mole yang legendaris? Wujudkan impian kuliner Anda ke Meksiko sekarang! Dengan Traveloka, memesan tiket pesawat menuju Mexico City atau Cancún menjadi sangat mudah dan transparan.
Gunakan Traveloka untuk memesan hotel di pusat kota Oaxaca agar dekat dengan pusat gastronomi, atau cari pengalaman unik melalui Traveloka Xperience seperti tur memasak kelas dunia di tengah kota tua. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengecap langsung keajaiban rempah dunia. Bersama Traveloka, perjalanan kuliner internasional Anda hanya berjarak satu klik saja!
Mon, 20 Apr 2026

Qatar Airways
Jakarta (CGK) ke Mexico City (MEX)
Mulai dari Rp 16.933.700
Mon, 20 Apr 2026

Emirates
Jakarta (CGK) ke Mexico City (MEX)
Mulai dari Rp 17.161.957
Mon, 20 Apr 2026

Korean Air
Jakarta (CGK) ke Mexico City (MEX)
Mulai dari Rp 20.510.054















