
Tasikmalaya dikenal sebagai kota kerajinan dan pintu menuju Gunung Galunggung. Di sisi kotanya, ada sebuah lahan bekas bukit yang kini menjadi tempat pembalap motor dari berbagai daerah beradu cepat. Warga dan komunitas otomotif mengenalnya sebagai Sirkuit Bukit Peusar.
Sirkuit Bukit Peusar adalah sirkuit balap permanen sepanjang sekitar 1,3 km di Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dipakai sejak 2008. Sirkuit ini pernah menjadi venue balap motor Pekan Olahraga Nasional XIX tahun 2016. Jika ingin bermalam, kamu bisa mencari Hotel di Tasikmalaya dan menggabungkan kunjungan dengan wisata alam di sekitar kota.
Sirkuit Bukit Peusar dibangun pada akhir 2000-an dan resmi dipakai sejak 2008 sebagai sirkuit permanen. Sejak itu, sirkuit ini menjadi tempat balap motor dari tingkat lokal sampai nasional. Panjang lintasannya ditambah menjelang PON 2016.
| Lokasi | Kel. Cipawitra, Kec. Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat |
| Mulai dipakai | 2008 |
| Panjang lintasan awal | 1.137 meter |
| Panjang setelah renovasi 2016 | Sekitar 1.300 meter |
| Karakter | Rolling speed, tikungan sempit, dan perubahan ketinggian |
| Fasilitas | Tribun penonton, paddock, musala, toilet |
Sirkuit ini dinamakan Bukit Peusar karena dibangun di lahan bekas sebuah bukit yang dulu dijadikan lokasi galian pasir. Setelah bahan galiannya habis, lahan itu tidak dibiarkan kosong. Pemerintah setempat mengubahnya menjadi sirkuit balap.
Latar belakang ini menjelaskan bentuk lintasannya yang tidak rata. Kontur bekas bukit membuat jalur sirkuit memiliki tanjakan dan turunan. Hal inilah yang membedakannya dari banyak sirkuit lokal lain yang datar.
Fri, 13 Nov 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 1.172.700
Mon, 23 Nov 2026

Citilink
Surabaya (SUB) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 1.175.300
Thu, 29 Oct 2026

Super Air Jet
Medan (KNO) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 1.225.000
Sirkuit ini punya karakter yang cukup dikenal di kalangan pembalap nasional. Berikut tiga hal yang menonjol.
Karena berdiri di bekas bukit, lintasan Bukit Peusar memiliki perubahan ketinggian. Pembalap harus mengatur kecepatan saat menanjak dan menurun. Bagi penonton, kontur ini membuat sebagian lintasan terlihat dari tempat yang lebih tinggi.
Lintasannya memadukan tikungan rolling speed dengan tikungan sempit. Di tikungan cepat, pembalap menjaga laju motor. Di tikungan sempit, kemampuan mengerem dan memilih jalur benar-benar diuji.
Bukit Peusar pernah menjadi lokasi cabang balap motor PON XIX Jawa Barat 2016. Untuk keperluan itu, lintasannya diperpanjang menjadi sekitar 1.300 meter. Sirkuit ini juga rutin dipakai untuk kejuaraan tingkat daerah dan nasional.
Ada dua kegiatan utama yang bisa dilihat pengunjung di sini.
Sirkuit ini memiliki tribun yang mampu menampung ribuan penonton. Dari tribun, penonton bisa melihat pembalap melewati beberapa tikungan sekaligus. Pada hari lomba, pedagang dan pelaku usaha kecil juga meramaikan kawasan sirkuit.
Di hari biasa, sirkuit dipakai pembalap dan penggemar otomotif setempat untuk berlatih. Suasananya lebih santai dibanding hari lomba. Pengunjung bisa melihat cara pembalap mempelajari lintasan dari dekat.
Tasikmalaya punya beberapa tempat wisata yang mudah dijangkau dari kota. Berikut tiga yang paling dikenal.
Gunung berapi ini menawarkan pemandangan kawah yang luas. Pengunjung bisa naik ke bibir kawah untuk melihatnya dari atas. Tempat ini adalah ikon wisata Tasikmalaya.
Situ Gede adalah danau dengan suasana tenang di wilayah kota. Pengunjung bisa naik perahu, memancing, atau duduk santai di tepinya. Tempat ini cocok untuk sore hari.
Kampung Naga adalah kampung adat yang masih menjaga tradisi Sunda. Di sini pengunjung bisa melihat rumah-rumah tradisional dan cara hidup warganya. Kunjungan ke kampung ini memberi sisi budaya dalam perjalananmu.
Sirkuit berada di wilayah Kota Tasikmalaya, sehingga aksesnya tidak sulit. Berikut gambarannya.
Arahkan perjalanan ke Kecamatan Mangkubumi, lalu ke Kelurahan Cipawitra. Jalan menuju lokasi dikenal dengan nama Jalan Sirkuit Bukit Peusar. Kendaraan pribadi atau taksi daring adalah pilihan paling praktis.
Tasikmalaya bisa dicapai dengan bus dan kereta dari berbagai kota di Jawa. Setelah tiba di kota, lanjutkan perjalanan darat ke Mangkubumi. Menginap di pusat kota memudahkan kamu berpindah ke tempat wisata lain.
Beberapa hal berikut membuat kunjunganmu lebih nyaman.
Sirkuit paling hidup saat ada kegiatan di lintasan. Cari tahu jadwalnya lewat komunitas balap setempat. Datang lebih awal agar mendapat tempat duduk yang baik di tribun.
Kawasan sirkuit terbuka dan terik pada siang hari. Bawa topi, kacamata hitam, dan air minum. Payung juga berguna saat hujan turun mendadak.
Jangan masuk ke lintasan saat kendaraan sedang melaju. Ikuti arahan petugas di lokasi. Awasi anak-anak agar tetap berada di tribun.
Sirkuit Bukit Peusar adalah sirkuit balap permanen sepanjang sekitar 1,3 km di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, yang dipakai sejak 2008. Sirkuit ini dibangun di lahan bekas bukit galian, sehingga lintasannya naik turun dengan perpaduan tikungan cepat dan sempit. Pada 2016, sirkuit ini menjadi venue balap motor PON XIX Jawa Barat.
Pengunjung bisa menonton balap motor dari tribun atau melihat pembalap berlatih di hari biasa. Setelah itu, perjalanan bisa dilanjutkan ke Gunung Galunggung, Situ Gede, atau Kampung Naga.
Tasikmalaya menawarkan paduan olahraga otomotif, alam, dan budaya Sunda. Di Traveloka, kamu bisa memilih Hotel di Tasikmalaya dan mencari Aktivitas di Tasikmalaya untuk mengisi perjalananmu. Traveloka adalah platform travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan layanan tiket pesawat, hotel, aktivitas, sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Kamu bisa membayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, GoPay, OVO, atau dompet digital lainnya. Aplikasi Traveloka tersedia di Google Play Store dan Apple App Store. Susun rencanamu, lalu mampirlah ke bekas bukit yang kini menjadi lintasan balap ini.










