
New York City adalah salah satu kota paling dinamis di dunia, dan kawasan sekitar Madison Square Garden menjadi pusat dari semua itu. Dalam radius beberapa blok saja, wisatawan dapat menemukan taman bersejarah, gedung pencakar langit ikonik, museum seni bertaraf dunia, hingga pasar kuliner yang terkenal hingga mancanegara. Artikel ini mengulas 10 destinasi terbaik yang dapat dikunjungi ketika berada di kawasan ini, lengkap dengan fakta dan tips praktis untuk merencanakan perjalanan yang efisien.
Kawasan Midtown Manhattan yang mengelilingi Madison Square Garden dikenal sebagai salah satu area paling padat aktivitas di New York. Hampir semua destinasi dalam daftar ini dapat dicapai dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum kota setelah mendarat di New York dengan tiket pesawat dari Indonesia.
Madison Square Park adalah taman kota seluas 6,2 hektar yang terletak di persimpangan Fifth Avenue, Broadway, dan 23rd Street, tepat di jantung distrik Flatiron. Taman ini secara resmi dibuka untuk umum pada 10 Mei 1847 dan dinamai berdasarkan nama Presiden Amerika keempat, James Madison. Setiap harinya, taman ini dikunjungi sekitar 60.000 orang yang datang untuk bersantai, berolahraga, atau sekadar menikmati suasana kota di tengah gedung-gedung pencakar langit.
Di dalam taman ini, pengunjung akan menemukan instalasi seni publik yang berganti secara berkala, area bermain anak, dog run, dan hamparan rumput yang nyaman untuk berpiknik. Taman ini dikelola oleh Madison Square Park Conservancy, organisasi nirlaba yang bertanggung jawab atas seluruh operasional taman sejak tahun 2002. Pemandangan gedung-gedung bersejarah di sekitarnya, termasuk bangunan Flatiron yang ikonik berdiri persis di hadapannya, menjadikan taman ini latar foto yang dramatis dan populer bagi wisatawan dari seluruh dunia.
The High Line adalah taman elevasi sepanjang 2,33 km yang dibangun di atas bekas jalur kereta barang di sisi barat Manhattan. Jalur ini membentang dari Gansevoort Street hingga West 34th Street, menawarkan perspektif unik dari ketinggian dengan pemandangan Hudson River dan deretan bangunan kota yang memukau. Taman ini dibuka pada tahun 2009 dan kini menjadi salah satu ruang publik paling dicintai di New York City.
Lebih dari 500 spesies tanaman tumbuh di sepanjang jalur ini, dirancang oleh arsitek lansekap Belanda Piet Oudolf dengan pendekatan penanaman alami yang terinspirasi dari tumbuhan liar yang tumbuh secara spontan di bekas rel. Selain keindahan alam, The High Line juga menampilkan instalasi seni publik yang berganti secara rutin dan memiliki akses langsung ke Chelsea Market di bawahnya. Berjalan menyusuri seluruh jalur membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 60 menit, menjadikannya aktivitas walking tour yang menyenangkan sekaligus gratis di tengah kota.
Tersedia ribuan pilihan hotel di New York dari berbagai segmen harga, mulai dari akomodasi terjangkau hingga properti bintang lima di jantung Manhattan. Berikut beberapa pilihan terbaik untuk menjadi basis eksplorasi kawasan Madison Square Garden.
Bryant Park adalah ruang publik hijau yang terletak di Midtown Manhattan, berbatasan langsung dengan New York Public Library yang megah. Taman ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 23.00 dan menawarkan berbagai aktivitas gratis sepanjang tahun yang menarik ribuan pengunjung setiap harinya. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuatnya mudah dicapai dari hampir semua titik wisata utama di Midtown.
Di musim panas, Bryant Park menjadi tuan rumah festival film outdoor gratis yang menayangkan berbagai film dari genre berbeda setiap Senin malam mulai Juli hingga September, dengan area rumput terbuka untuk pengunjung mulai pukul 17.00. Di musim dingin, taman ini bertransformasi menjadi Winter Village dengan arena seluncur es gratis seluas 17.000 kaki persegi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Sepanjang tahun, tersedia kelas olahraga gratis seperti yoga, tai chi, dan dansa, serta berbagai permainan seperti catur dan ping pong.
Empire State Building adalah gedung pencakar langit setinggi 443,2 meter yang berdiri di 350 Fifth Avenue, Manhattan, dan telah menjadi simbol New York City sejak selesai dibangun pada tahun 1931. Gedung bergaya Art Deco ini dibangun dalam waktu hanya 410 hari selama era Depresi Besar Amerika, sebuah pencapaian rekayasa yang luar biasa pada masanya. Status Landmark Bersejarah Nasional disandangnya sejak tahun 1986, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon arsitektur terpenting di dunia.
Tersedia dua dek observasi yang dapat dikunjungi wisatawan: lantai 86 dengan pemandangan 360 derajat ke seluruh kota, dan lantai 102 yang menawarkan pemandangan dari puncak gedung. Tiket untuk dek observasi lantai 86 mulai dari USD 44 per orang, sementara paket kombo untuk kedua lantai tersedia dengan harga USD 79. Dari atas, wisatawan dapat menikmati pemandangan Manhattan yang membentang dari Central Park di utara hingga Pelabuhan New York di selatan, terutama saat matahari terbenam ketika seluruh kota bersinar keemasan.
New York menawarkan banyak pengalaman wisata kelas dunia yang dapat dipesan langsung sebelum berangkat. Berikut pilihan tempat wisata terbaik di New York untuk merencanakan itinerari yang optimal.
Museum of Modern Art, yang lebih dikenal dengan singkatan MoMA, adalah salah satu museum seni paling berpengaruh di dunia, berlokasi di 11 West 53rd Street, Manhattan. Didirikan pada tahun 1929, museum ini kini menyimpan lebih dari 200.000 karya seni dari berbagai medium termasuk lukisan, patung, fotografi, desain, film, dan pertunjukan. Koleksi masterpiece yang tersimpan di sini mencakup karya ikonik seperti "The Starry Night" karya Vincent van Gogh, "The Persistence of Memory" karya Salvador Dalí, dan "Campbell's Soup Cans" karya Andy Warhol.
Harga tiket masuk reguler untuk dewasa adalah USD 25, sementara anak-anak di bawah 16 tahun masuk gratis. Setiap Jumat malam antara pukul 17.30 hingga 20.30, museum membuka pintu secara gratis bagi warga negara bagian New York. Taman patung di dalam kompleks museum juga menjadi salah satu ruang paling tenang dan menawan di tengah hiruk-pikuk Midtown Manhattan, cocok untuk beristirahat sejenak di antara kunjungan galeri.
Chelsea Market adalah pusat kuliner dan perbelanjaan ikonik yang menempati satu blok penuh di antara 9th dan 10th Avenue, Manhattan Barat. Bangunan ini awalnya dibangun pada tahun 1890-an sebagai kompleks pabrik biskuit Nabisco, tempat di mana kue Oreo pertama kali diproduksi dan dijual. Kini, gedung bersejarah tersebut telah bertransformasi menjadi salah satu tujuan wisata kuliner paling populer di New York City dengan lebih dari 55 pedagang yang menawarkan beragam sajian dari seluruh dunia.
Chelsea Market menarik lebih dari 6 juta pengunjung setiap tahunnya, menjadikannya salah satu destinasi dalam ruangan paling ramai di seluruh kota. Di sini wisatawan dapat menemukan hidangan dari berbagai penjuru dunia, mulai dari makanan laut segar, pasta gourmet, cokelat artisanal, hingga roti dari toko-toko roti legendaris New York. Lokasi pasar ini juga terhubung langsung dengan The High Line melalui pintu masuk khusus, sehingga kedua destinasi ini mudah dikunjungi secara bersamaan dalam satu putaran perjalanan.
Macy's Herald Square di 151 West 34th Street adalah department store terbesar di Amerika Serikat, dengan total luas bangunan mencapai 2,5 juta kaki persegi dan area ritel seluas 1,25 juta kaki persegi yang tersebar di sembilan lantai. Gedung bergaya Beaux-Arts ini dibangun pada tahun 1902 dan telah menjadi salah satu landmark perbelanjaan paling terkenal di dunia selama lebih dari satu abad. Tempatnya yang strategis, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Madison Square Garden, menjadikannya pemberhentian yang logis bagi siapa pun yang menjelajahi kawasan ini.
Di dalamnya tersedia berbagai merek ternama dari segmen mid-range hingga high-end, termasuk merek busana dan kecantikan internasional dari berbagai belahan dunia. Tampilan jendela toko saat musim liburan akhir tahun menjadi salah satu atraksi visual paling dinantikan di New York, dengan dekorasi yang rumit dan penuh cerita. Pada hari Thanksgiving setiap tahunnya, Macy's menjadi tuan rumah parade akbar yang telah berlangsung hampir satu abad dan disiarkan secara nasional di seluruh Amerika Serikat.
Flatiron Building adalah salah satu gedung paling ikonik di New York City, berdiri di persimpangan Fifth Avenue, Broadway, dan 23rd Street tepat di ujung selatan Madison Square Park. Gedung setinggi 87 meter ini dibangun pada tahun 1902 dengan bentuk segitiga yang unik mengikuti tapak kavling berbentuk baji, menjadikannya salah satu contoh arsitektur Neo-Renaissance paling dikenal di dunia. Nama "Flatiron" sendiri berasal dari kemiripan bentuk bangunannya dengan setrika besi datar yang umum digunakan pada era tersebut.
Gedung ini telah menjalani renovasi besar dan kini difungsikan sebagai properti campuran dengan ruang komersial dan residensial premium. Kehadirannya di pojok Flatiron District menjadikan kawasan ini salah satu lokasi dengan latar foto paling dramatis di Manhattan, terutama ketika diabadikan dari sudut Fifth Avenue saat cahaya sore menerangi fasadnya. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai Landmark Kota New York sejak tahun 1966 dan terdaftar dalam National Register of Historic Places.
Koreatown New York, yang dikenal dengan sebutan K-Town, terletak di sepanjang West 32nd Street antara Fifth Avenue dan Broadway, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Madison Square Garden. Kawasan ini adalah pusat kuliner dan hiburan Korea yang aktif 24 jam sehari, dengan deretan restoran, toko, dan tempat hiburan yang buka hingga larut malam. Tidak seperti Koreatown di kota lain, kawasan ini terkonsentrasi hanya dalam satu blok namun sangat padat dan penuh kehidupan.
Di sini wisatawan dapat menikmati hidangan Korea autentik seperti Korean barbecue, bibimbap, tteokbokki, hingga berbagai jenis jjigae di puluhan restoran yang berjejer di sepanjang jalan. Kawasan ini juga menjadi pilihan wisatawan yang mencari sajian halal, karena beberapa restoran di area ini menyediakan pilihan menu tanpa daging babi. Dengan suasana yang meriah sepanjang malam, K-Town menjadi destinasi kuliner yang sangat populer setelah menyaksikan pertandingan atau konser di Madison Square Garden.
Meskipun sedikit lebih jauh dari inti kawasan Madison Square Garden, One World Trade Center di Downtown Manhattan adalah destinasi yang layak dimasukkan dalam rencana kunjungan ke New York. Menara setinggi 541 meter ini adalah gedung tertinggi di Amerika Serikat dan salah satu yang tertinggi di dunia, berdiri sebagai simbol ketangguhan dan harapan kota New York. Dek observasi One World Observatory di lantai 100 hingga 102 menawarkan pemandangan kota yang merentang hingga sejauh 80 kilometer pada hari yang cerah.
Di sekitar menara terdapat National September 11 Memorial & Museum yang berdiri di lokasi bekas menara kembar, lengkap dengan dua kolam refleksi berbentuk persegi yang dalam dan mengesankan. Kawasan ini juga kini berkembang menjadi area perkantoran, perbelanjaan, dan hunian premium yang dikenal sebagai World Trade Center campus. Perjalanan dari kawasan Madison Square Garden ke Downtown dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan kereta bawah tanah.
Merencanakan kunjungan yang efisien ke kawasan ini memerlukan pertimbangan waktu dan transportasi yang tepat. Sebagian besar destinasi dalam daftar ini terletak dalam jarak berjalan kaki satu sama lain, sehingga wisatawan dapat mengunjungi beberapa tempat dalam satu hari tanpa biaya transportasi yang besar.
Musim semi (Maret hingga Mei) dan musim gugur (September hingga November) adalah waktu paling ideal untuk mengunjungi New York City. Pada periode ini, suhu udara lebih nyaman untuk berjalan kaki, kerumunan wisatawan lebih sedikit dibandingkan musim panas, dan harga tiket pesawat serta hotel umumnya lebih terjangkau. Musim dingin menawarkan pengalaman unik seperti seluncur es gratis di Bryant Park, namun diperlukan persiapan pakaian hangat yang memadai mengingat suhu bisa turun di bawah titik beku.
Jaringan kereta bawah tanah New York adalah cara paling efisien untuk berpindah antardestinasi, dengan stasiun yang tersebar di seluruh Manhattan dan beroperasi 24 jam sehari. Dari Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), wisatawan dapat menggunakan layanan Airport transfer langsung menuju hotel di Midtown Manhattan. Untuk menjelajahi Manhattan dan sekitarnya secara lebih fleksibel, opsi sewa mobil juga tersedia bagi wisatawan yang ingin menjangkau destinasi di luar jalur kereta bawah tanah.
Untuk destinasi populer seperti Empire State Building dan MoMA, disarankan memesan tiket jauh hari sebelum kunjungan agar terhindar dari antrean panjang terutama pada musim puncak. Banyak atraksi menawarkan harga lebih hemat ketika dipesan secara daring dibandingkan membeli langsung di lokasi. Manfaatkan juga berbagai promo Traveloka untuk mendapatkan penawaran terbaik pada tiket pesawat, hotel, dan aktivitas wisata di New York.
Bagi wisatawan yang berencana menjelajahi lebih dari satu kota di Amerika Serikat, stasiun Penn Station yang terletak tepat di bawah Madison Square Garden menjadi titik keberangkatan yang strategis. Dari sini, tersedia layanan tiket bus antarkota menuju berbagai kota di pantai timur, serta layanan tiket kereta Amtrak yang menghubungkan New York dengan Boston, Washington D.C., Philadelphia, dan kota-kota lainnya.
New York dapat dijangkau dari berbagai kota di Indonesia dengan penerbangan internasional melalui Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), pintu masuk utama bagi wisatawan dari Asia.
Tue, 8 Sep 2026

JetBlue Airways
Jakarta (CGK) ke New York (JFK)
Mulai dari Rp 7.818.290
Mon, 14 Sep 2026

JetBlue Airways
Los Angeles (LAX) ke New York (JFK)
Mulai dari Rp 2.458.016
Mon, 17 Aug 2026

China Airlines
Bali / Denpasar (DPS) ke New York (JFK)
Mulai dari Rp 11.420.194
Traveloka adalah aplikasi perjalanan terpercaya di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna untuk merencanakan setiap perjalanan mereka. Sebagai aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara, Traveloka hadir di seluruh Asia dan berbagai negara lainnya, menyediakan semua yang dibutuhkan wisatawan Indonesia untuk mengunjungi New York dalam satu genggaman, mulai dari pencarian tiket pesawat dengan harga terbaik, pemilihan hotel dari lebih dari 1.900 pilihan di area New York City, hingga pemesanan aktivitas wisata seperti tiket Empire State Building dan MoMA.
Untuk perjalanan jauh seperti ke Amerika Serikat, fitur Traveloka PayLater memungkinkan wisatawan memesan sekarang dan membayar nanti, sehingga perjalanan impian tidak perlu ditunda hanya karena pertimbangan anggaran jangka pendek. Semua pembayaran dapat dilakukan dengan berbagai metode lokal termasuk GoPay, OVO, transfer bank, dan dompet digital lainnya yang sudah dikenal oleh pengguna di Indonesia, tanpa perlu khawatir soal metode pembayaran asing.
Selain tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan layanan eSIM internasional yang memungkinkan wisatawan tetap terhubung selama berada di Amerika Serikat tanpa perlu membeli kartu SIM lokal setibanya di sana. Tersedia pula asuransi perjalanan untuk memberikan ketenangan selama berada di luar negeri, serta layanan airport transfer dan car rental untuk kemudahan mobilitas sejak hari pertama tiba. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan perjalananmu ke New York untuk menjelajahi semua keajaiban yang ditawarkan kawasan Madison Square Garden dan sekitarnya.









