
Kalau kamu sedang mencari tempat healing yang tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, lereng barat Gunung Merapi punya satu pilihan menarik.
Namanya Embung Mranggen, telaga buatan di Kabupaten Magelang yang menghadirkan pemandangan pegunungan, udara sejuk, dan suasana desa yang tenang.
Embung ini awalnya dibangun untuk mengairi lahan pertanian warga, tetapi kini berkembang menjadi destinasi wisata yang ramah untuk keluarga.
Peresmiannya dilakukan pada 23 Januari 2023 setelah pembangunan yang dimulai sejak 2020 di atas tanah kas desa seluas satu hektare. Air embung bersumber dari Kali Putih di Gunung Merapi dan mampu mengaliri sekitar 28 hektare lahan pertanian dan perkebunan warga.
Berikut panduan lengkap seputar lokasi, daya tarik, fasilitas, tiket masuk, hingga tips berkunjung ke Embung Mranggen.
Embung Mranggen terletak di Desa Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya berada di lereng barat Gunung Merapi, sekitar 13 kilometer dari puncak gunung tersebut.
Embung ini berada di kawasan Desa Wisata Surya Buana atau Dewi Suba, yang juga dikenal dengan nama Mranggen Village.
Dari Jalan Raya Magelang–Yogyakarta, jaraknya sekitar 4 kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 15 menit.
Jalannya sudah beraspal sehingga mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kamu bisa memanfaatkan peta digital dengan kata kunci “Embung Mranggen” atau “Dewi Suba” untuk menuju lokasi.
Karena kawasan ini berada di lereng gunung, sebaiknya isi bahan bakar dan cek kondisi kendaraan lebih dulu sebelum menyusuri jalur menuju Srumbung.
Sun, 22 Nov 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 764.300
Wed, 18 Nov 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 914.700
Sat, 24 Oct 2026

Citilink
Balikpapan (BPN) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 1.101.100
Ada banyak alasan mengapa tempat ini layak dikunjungi. Berikut beberapa daya tariknya:
Hamparan air embung yang tenang berpadu dengan lanskap pegunungan di sekitarnya. Saat pagi hari dan cuaca cerah, kamu bisa menikmati pemandangan pegunungan hingga puncak Merapi dari tepi embung.
Kawasan Dewi Suba mengusung nuansa Jawa–Bali, yang terlihat dari gapura masuknya. Bentuk gapura ini menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung sebelum melanjutkan perjalanan menuju embung.
Sore hari menjadi waktu favorit untuk berkunjung. Kamu bisa duduk santai di tepi embung sambil menikmati langit yang berubah warna saat matahari terbenam.
Di sekitar embung kamu bisa berjalan-jalan, jogging, bermain di taman, atau bersantai di gazebo. Pengunjung juga dapat mencoba bersepeda atau bermain skuter listrik, sehingga cocok untuk liburan bersama anak maupun rombongan teman.
Pengelola menyediakan beberapa fasilitas yang menunjang kenyamanan pengunjung. Beberapa di antaranya:
1. Area parkir kendaraan
2. Taman bermain anak
3. Gazebo untuk bersantai
4. Foodcourt dan pedagang kaki lima di kompleks Dewi Suba
5. Penyewaan sepeda atau skuter listrik
6. Fasilitas pertemuan, wedding, dan outbond di Mranggen Village
Kegiatan seperti pertemuan atau outbond bisa dilakukan di Mranggen Village dengan tarif yang ditentukan pengelola. Jika hanya ingin berkunjung santai, kamu tinggal menikmati area embung dan membeli makanan ringan di sekitar kompleks.
Harga makanan dan minuman di sana disebut cukup terjangkau, sehingga kamu tidak perlu khawatir kantong terkuras.
Salah satu kelebihan Embung Mranggen adalah tidak adanya tiket masuk alias gratis
Pengunjung hanya dikenai biaya parkir yang disebutkan sekitar Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil. Biaya ini belum termasuk sewa sepeda atau skuter listrik jika kamu ingin mencobanya.
Beberapa sumber menyebut embung ini dapat dikunjungi setiap hari selama 24 jam. Karena kebijakan pengelola bisa berubah, sebaiknya kamu konfirmasi jam buka dan tarif terbaru kepada petugas atau pengelola Dewi Suba sebelum datang.
Agar kunjunganmu lebih nyaman dan menyenangkan, simak beberapa tips berikut:
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi dan sore, ketika cuaca lebih mendukung. Pagi hari memberimu peluang menikmati pemandangan pegunungan dan puncak Merapi, sedangkan sore hari cocok untuk menunggu senja.
Jika cuaca mendung atau berkabut, pemandangan gunung mungkin tidak terlihat, jadi pantau kondisi cuaca sebelum berangkat.
Meski siang hari bisa terasa hangat, udara di lereng gunung biasanya lebih sejuk menjelang sore. Siapkan jaket tipis agar tetap nyaman, terutama jika kamu berencana tinggal hingga matahari terbenam.
Karena sebagian transaksi dilakukan dengan pedagang kecil di kompleks Dewi Suba, sebaiknya bawa uang tunai pecahan kecil untuk parkir, jajan, atau sewa kendaraan listrik.
Embung berfungsi sebagai sumber air untuk pertanian warga, jadi jangan membuang sampah ke dalam air. Jika membawa anak-anak, selalu awasi mereka saat bermain di dekat tepi embung.
Setelah menikmati embung, kamu bisa melanjutkan petualangan ke beberapa tempat berikut:
Mranggen Village berada satu kawasan dengan embung dan mengusung konsep Jawa–Bali. Tempat ini bisa menjadi pilihan untuk bersantai, menikmati makanan di foodcourt, atau mencoba berbagai kegiatan yang disediakan pengelola.
Telaga Bleder di Ngasinan, Magelang, menyimpan keindahan alam yang masih terpendam. Tempat ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang menyukai suasana telaga yang tenang.
Jika waktumu cukup panjang, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur, ikon wisata Magelang yang dikenal luas. Beberapa penginapan di kawasan Muntilan berada sekitar 14 kilometer dari candi tersebut.
Di sekitar Srumbung dan Muntilan tersedia beberapa pilihan penginapan yang cocok dijadikan basis menjelajahi lereng Merapi. Berikut beberapa rekomendasinya:
Front One Inn Muntilan berada di Muntilan dengan kamar ber-AC, WiFi gratis, restoran, dan parkir gratis. Resepsionis 24 jam serta adanya kamar yang saling terhubung membuatnya praktis untuk perjalanan keluarga. Hotel ini sekitar 14 kilometer dari Candi Borobudur dan 21 kilometer dari Gunung Merapi.
Prime House Muntilan berlokasi di Muntilan, sekitar 15 kilometer dari Candi Borobudur. Penginapan ini memiliki taman dan teras yang nyaman untuk bersantai. Resepsionis 24 jam juga memudahkan kamu yang tiba larut malam.
Sevilla Resort Magelang berada di Magelang dan masuk dalam daftar penginapan di sekitar Srumbung. Sejumlah tamu memuji lokasi, lingkungan, dan pelayanan stafnya. Cocok untuk kamu yang ingin menginap lebih nyaman setelah seharian berwisata di lereng Merapi.
Embung Mranggen adalah pilihan tepat bagi kamu yang ingin menikmati alam lereng Merapi tanpa biaya tiket masuk.
Dengan telaga yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang hangat, tempat ini cocok untuk liburan singkat bersama keluarga maupun teman.
Atur perjalananmu lewat Traveloka, mulai dari tiket pesawat, tiket kereta api, pesan hotel, hingga aktivitas wisata di Magelang dan sekitarnya.
Manfaatkan Promo Traveloka agar anggaran liburan lebih hemat, dan gunakan layanan sewa mobil untuk perjalanan darat yang lebih fleksibel.
Ajak orang-orang tersayang, siapkan kamera, lalu nikmati sore yang tenang di tepi Embung Mranggen!










