
Jauh dari hiruk-pikuk destinasi wisata populer, Gunung Gandang Dewata menyimpan pesona alam yang masih terasa liar dan alami. Berada di kawasan Pegunungan Quarles, Sulawesi Barat, gunung ini menawarkan lanskap hutan pegunungan yang lebat, punggungan berkabut, serta kekayaan flora dan fauna yang menjadikannya istimewa bagi pencinta alam.
Dengan ketinggian yang kerap disebut mencapai sekitar 3.074 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Gandang Dewata dikenal sebagai salah satu puncak tertinggi di Sulawesi Barat.
Kawasan ini juga menjadi bagian dari Taman Nasional Gandang Dewata, kawasan konservasi yang ditetapkan pada 2016 untuk melindungi ekosistem dan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.
Salah satu daya tarik utama Gunung Gandang Dewata adalah kawasan hutannya yang lebat dan relatif terpencil. Pepohonan besar, tumbuhan merambat, paku-pakuan, hingga vegetasi yang tumbuh di batang pohon membentuk lanskap khas hutan pegunungan tropis.
Sepanjang perjalanan, pendaki dapat merasakan perubahan suasana ketika jalur mulai menanjak dan udara terasa semakin sejuk. Hutan yang diselimuti kabut menghadirkan nuansa petualangan tersendiri, terutama bagi mereka yang terbiasa menjelajahi jalur pegunungan dengan kondisi alam yang masih dominan.
Gunung Gandang Dewata dikenal dengan medan pendakiannya yang menuntut stamina dan ketahanan fisik. Beberapa bagian jalur memiliki tanjakan curam, sementara vegetasi yang rapat dan kondisi tanah yang lembap dapat membuat perjalanan semakin menantang.
Bagi pendaki berpengalaman, karakter jalur seperti ini menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan pengalaman ekspedisi yang berbeda dari gunung dengan akses wisata lebih mudah. Meski demikian, pendakian sebaiknya dilakukan dengan persiapan yang memadai, didampingi pemandu lokal yang memahami medan, serta mengikuti prosedur dan ketentuan pengelola.
Taman Nasional Gandang Dewata menyimpan keanekaragaman hayati yang menjadi salah satu alasan penting kawasan ini dilindungi. Berbagai jenis tumbuhan dapat ditemukan di kawasan hutan, termasuk anggrek, kantung semar, serta sejumlah jenis pohon asli Sulawesi.
Kawasan ini juga menjadi habitat bagi satwa liar, termasuk anoa dan berbagai jenis burung. Jika beruntung, kamu dapat mengamati kehidupan alam tersebut selama perjalanan. Namun, pengamatan perlu dilakukan dari jarak aman tanpa memberi makan, menyentuh, atau mengganggu
Jika kamu mencari pengalaman perjalanan yang jauh dari keramaian, Gandang Dewata menawarkan suasana yang berbeda. Kawasan pegunungannya memiliki bentang alam luas dengan hutan lebat, punggungan tinggi, serta kabut yang dapat menyelimuti jalur sewaktu-waktu.
Suasana ini cocok bagi pencinta alam yang ingin menikmati perjalanan secara lebih mendalam, bukan sekadar mengejar foto di puncak. Meski begitu, kondisi yang terpencil juga berarti pendaki harus lebih mandiri dalam mempersiapkan kebutuhan, mengelola waktu, dan mengantisipasi perubahan cuaca.
Daya tarik Gandang Dewata tidak hanya terletak pada puncaknya. Kawasan taman nasional ini juga memiliki fungsi ekologis penting, termasuk sebagai kawasan hulu sejumlah sungai besar di Sulawesi Barat dan sekitarnya, seperti Sungai Lariang, Mamasa, Karama, dan Kalumpang.
Keberadaan hutan pegunungan dan sumber air tersebut memperlihatkan pentingnya menjaga kelestarian kawasan. Karena itu, perjalanan ke Gandang Dewata sebaiknya dilakukan dengan prinsip wisata bertanggung jawab, mulai dari tidak meninggalkan sampah hingga menghormati aturan konservasi yang berlaku
Wed, 28 Oct 2026

Wings Air
Makassar (UPG) ke Mamuju (MJU)
Mulai dari Rp 1.142.700
Mon, 23 Nov 2026

Wings Air
Balikpapan (BPN) ke Mamuju (MJU)
Mulai dari Rp 1.305.500
Tue, 27 Oct 2026

Lion Air
Kendari (KDI) ke Mamuju (MJU)
Mulai dari Rp 1.990.700
Gunung Gandang Dewata berada di kawasan Pegunungan Quarles, Sulawesi Barat. Wilayah taman nasionalnya mencakup area yang berhubungan dengan Kabupaten Mamasa, Mamuju, dan Mamuju Tengah.
Untuk mencapai kawasan pendakian, pengunjung dapat mempertimbangkan untuk melalui dua jalur, yaitu wilayah Mamasa dan Mamuju, tergantung pada pintu masuk yang diizinkan dan kondisi akses.
Berikut gambaran rute yang bisa dijadikan titik awal perencanaan perjalanan, yaitu:
Untuk kamu yang ingin melalui wilayah Mamasa, kamu bisa memulai perjalanan dari Makassar menuju ke Kabupaten Mamasa, yang kemudian dilanjutkan dengan menuju ke Desa Rante Pongko.
Alternatif lainnya adalah perjalanan dari Makassar menuju Mamuju, kemudian dilanjutkan ke Desa Lakahan, Desa Tabulahan, dan Dusun Paku. Rute ini berkaitan dengan akses pendakian melalui wilayah Tabulahan.
Sebelum memilih jalur, pastikan akses desa, kondisi jalan, dan status pendakian telah dikonfirmasi kepada pengelola atau pihak setempat. Jalur yang tercantum pada peta maupun sumber perjalanan tidak otomatis berarti dapat dilalui publik setiap saat.
Jika berangkat dari luar Sulawesi, kamu bisa mencari penerbangan menuju bandara yang melayani wilayah Sulawesi Barat atau Makassar, kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur darat. Pilihan bandara dan sambungan transportasi sebaiknya disesuaikan dengan jadwal penerbangan, lokasi pintu masuk, serta ketersediaan kendaraan lokal.
Karena kawasan ini relatif terpencil, jangan mengandalkan transportasi spontan saat tiba. Koordinasikan penjemputan, kebutuhan logistik, dan perjalanan menuju desa titik awal sebelum hari pendakian.
Berada di kawasan pegunungan yang alami membuat aktivitas di Gandang Dewata lebih berfokus pada petualangan, eksplorasi, dan pengamatan lingkungan. Berikut beberapa kegiatan seru yang bisa kamu lakukan selama berada di kawasan gunung, yaitu:
Perlu diingat, aktivitas tersebut harus mengikuti aturan kawasan konservasi. Jangan memasuki jalur yang belum diizinkan atau menganggap semua lokasi dalam peta dapat diakses bebas.
Mengingat karakter Gunung Gandang Dewata yang terpencil dan memiliki medan yang cukup menantang, persiapan perlu dilakukan dengan lebih matang dan serius, jika dibandingkan dengan wisata alam lainnya dengan akses yang mudah.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti, yaitu:
Hubungi pengelola dan pemandu lokal untuk memeriksa status jalur, perizinan, prosedur registrasi, serta kemungkinan penutupan sementara. Jangan berangkat hanya berdasarkan informasi dari peta atau unggahan lama.
Jalur yang panjang dan kondisi hutan yang rapat membuat pengetahuan lokal sangat penting. Diskusikan rute, titik istirahat, sumber air, serta rencana darurat sebelum memulai pendakian.
Biasakan berjalan jauh, latihan kardio, dan latihan kekuatan kaki beberapa minggu sebelum perjalanan. Sesuaikan target pendakian dengan kemampuan seluruh anggota rombongan.
Bawa makanan, air, perlengkapan memasak yang sesuai aturan, pakaian ganti, jas hujan, dan perlengkapan tidur. Pastikan kebutuhan air dan titik pengisian ulang telah dikonfirmasi dengan pemandu.
Kawasan ini dikenal memiliki curah hujan tinggi. Gunakan pakaian berlapis dan perlengkapan tahan air untuk melindungi tubuh serta menjaga barang penting tetap kering.
Jangan mengandalkan sinyal ponsel di seluruh jalur. Ikuti rencana komunikasi yang disepakati bersama pemandu dan tinggalkan informasi rencana perjalanan kepada orang yang dapat dihubungi.
Patuhi arahan masyarakat setempat, jangan mengambil tumbuhan atau satwa, dan bawa kembali seluruh sampah.
Gunung Gandang Dewata memperlihatkan sisi lain keindahan Sulawesi Barat melalui hutan pegunungan yang lebat, kekayaan hayati, dan jalur pendakian yang menantang. Destinasi ini lebih cocok bagi pencinta alam yang siap melakukan persiapan serius dan ingin merasakan petualangan di kawasan yang belum ramai dikunjungi.
Agar perjalanan lebih terencana, mulailah dengan menyusun transportasi menuju Sulawesi Barat, mencari penginapan untuk transit, serta mengatur kebutuhan perjalanan darat bersama pemandu lokal.
Kamu dapat memanfaatkan Traveloka untuk menelusuri tiket pesawat dan membandingkan pilihan akomodasi di kota-kota yang relevan dengan rute perjalanan. Periksa juga promo atau kupon Traveloka yang tersedia untuk membantu mengatur anggaran.










