Gunung Rajabasa: Keindahan Gunung di Sumatra Selatan yang Masih Asri

Mas Bellboy
Waktu baca 4 menit

Kalau sedang menjelajahi Lampung, jangan hanya terpaku pada pantai atau pulau-pulau cantiknya. Di bagian paling selatan provinsi ini, berdiri sebuah gunung yang kerap menjadi penunjuk arah alami bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda, yaitu Gunung Rajabasa.

Dengan ketinggian sekitar 1.281 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Rajabasa memang tidak termasuk gunung tertinggi di Indonesia. Namun, pesonanya justru terletak pada perpaduan hutan hujan tropis yang lebat, kawasan konservasi yang asri, serta panorama laut Selat Sunda yang spektakuler.

Bagi pencinta alam, Gunung Rajabasa menawarkan pengalaman pendakian yang berbeda. Jalur pendakiannya cukup menantang dengan tanjakan yang konsisten, tetapi pemandangan yang tersaji sepanjang perjalanan membuat setiap langkah terasa sepadan.

Daya Tarik Gunung Rajabasa

Gunung Rajabasa bukan sekadar tujuan pendakian. Kawasan ini memiliki nilai ekologis penting sekaligus menjadi salah satu ikon bentang alam utama di Kabupaten Lampung Selatan.

1. Kawasan Hutan Lindung yang Kaya Ekosistem

Gunung Rajabasa merupakan kawasan hutan lindung yang berfungsi vital sebagai daerah resapan air utama bagi Lampung Selatan. Selama perjalanan, kamu akan membelah hutan hujan tropis alami yang masih cukup rapat, lengkap dengan pepohonan besar yang membentuk kanopi alami dan suara burung liar yang menenangkan.

2. Panorama Selat Sunda dari Ketinggian

Salah satu keunikan Gunung Rajabasa dibanding gunung lain di Pulau Sumatra adalah lokasinya yang sangat dekat dengan garis pantai.

Dari beberapa titik terbuka di sepanjang jalur pendakian dan puncak, kamu dapat menyaksikan lanskap hamparan laut Selat Sunda, garis pantai Kalianda, hingga gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya saat cuaca cerah.

3. Memiliki Kawah Tertutup dan Sumber Air Panas Alami

Gunung Rajabasa merupakan gunung api bertipe stratovolcano yang saat ini berstatus tidak aktif (tidak memiliki catatan erupsi historis dalam masa modern).

Di dekat kawasan puncaknya terdapat bekas kawah mati yang kini membentuk rawa/danau kecil tertutup vegetasi. Selain itu, aktivitas geotermal alami memunculkan beberapa titik sumber air panas di kaki gunung, seperti kawasan Pemandian Air Panas Way Belerang Kalianda yang cukup populer di kalangan wisatawan.

Terbang Bersama Traveloka

Sun, 2 Aug 2026

AirAsia Indonesia

Jakarta (CGK) ke Bandar Lampung (TKG)

Mulai dari Rp 480.100

Tue, 28 Jul 2026

Lion Air

Batam (BTH) ke Bandar Lampung (TKG)

Mulai dari Rp 1.506.100

Tue, 28 Jul 2026

Lion Air

Surabaya (SUB) ke Bandar Lampung (TKG)

Mulai dari Rp 1.424.700

4. Jalur Pendakian yang Menantang

Meski ketinggiannya terbilang ramah (~1.281 mdpl), pendakian Gunung Rajabasa tetap memerlukan stamina fisik yang prima. Medannya didominasi tanjakan tanah dan kerapatan akar pohon yang bisa menjadi sangat licin saat musim hujan. Jalurnya yang masih alami dan belum terlalu ramai memberikan ketenangan tersendiri bagi pendaki.

Lokasi dan Akses Menuju Gunung Rajabasa

Gunung Rajabasa berada di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mencakup wilayah Kecamatan Kalianda dan Rajabasa.

Dari Pelabuhan Bakauheni: Hanya membutuhkan waktu sekitar 30–40 menit menggunakan kendaraan darat menuju basecamp pendakian.
Dari Pusat Kota Bandar Lampung: Perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam via Jalan Lintas Sumatera atau Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Indonesia

Krakatau Park Lampung

8.8/10

Bakauheni

Rp 120.000

Rp 60.000

Jalur Pendakian Gunung Rajabasa

Terdapat beberapa jalur pendakian yang dikelola oleh komunitas dan masyarakat setempat. Jalur yang paling populer dan umum digunakan antara lain:

Jalur Sumur Kumbang (Kalianda): Jalur paling favorit dengan akses registrasi dan basecamp yang sudah terkelola rapi.
Jalur Kecapi & Jalur Kunjir: Jalur alternatif dengan tantangan pemandangan pesisir yang indah.

Pendakian menuju puncak umumnya memerlukan waktu sekitar 4–6 jam naik dan 3–4 jam untuk perjalanan turun, tergantung pada kondisi fisik dan cuaca.

Kapan Waktu Terbaik untuk Mendaki?

Waktu paling ideal untuk berkunjung adalah pada musim kemarau (Mei hingga September). Pada periode ini, jalur pendakian relatif lebih kering dan tidak licin, serta peluang untuk mendapatkan panorama langit cerah Selat Sunda jauh lebih besar.

Disarankan untuk memulai pendakian sejak pagi hari agar memiliki estimasi waktu yang cukup untuk mencapai puncak sebelum sore atau malam tiba.

Fasilitas dan Tips Sebelum Mendaki

Fasilitas di sekitar jalur pendakian Gunung Rajabasa masih tergolong alami dan dikelola oleh warga lokal (basecamp/pos perizinan, area parkir, toilet sederhana, serta warung makan warga).

Tips penting sebelum memulai perjalanan:

1.
Bawa Pasokan Air Minum yang Cukup: Sumber air di sepanjang jalur pendakian Gunung Rajabasa terbilang sangat terbatas (hanya ada di pos-pos awal pada jalur tertentu). Wajib membawa air minum yang cukup dari basecamp.
2.
Gunakan Sepatu Trekking Berulir: Jalur hutan tropisnya memiliki kelembapan tinggi dan didominasi tanah berakar.
3.
Bawa Lotion Anti Serangga: Mengingat vegetasi hutannya masih sangat asri dan lebat.
4.
Lakukan Registrasi Resmi: Selalu melapor di pos registrasi basecamp setempat dan hindari mendaki sendirian demi keselamatan.
5.
Jaga Kelestarian Hutan: Selalu kantongi dan bawa turun sampah plastik milikmu.

Rekomendasi Hotel Dekat Gunung Rajabasa

Berikut beberapa rekomendasi hotel dekat Gunung Rajabasa yang bisa jadi pilihan kamu dan menemani momen liburan nanti!

1. Grand Elty Krakatoa Lampung

Buat yang punya rencana liburan ke kawasan Gunung Rajabasa, Kalianda, Lampung Selatan, Grand Elty Krakatoa Lampung bisa jadi pilihan menginap yang menarik. Tarif menginap per malam mulai dari Rp1 jutaan.

Dari sisi fasilitas, Grand Elty Krakatoa cukup lengkap untuk ukuran tempat liburan keluarga maupun grup. Ada kolam renang outdoor, restoran, area parkir, Wi-Fi, resepsionis 24 jam, serta berbagai aktivitas rekreasi seperti snorkeling, kano, banana boat, area bermain anak, sampai aktivitas outdoor lainnya.

Indonesia

Grand Elty Krakatoa Lampung

8.2/10

Kalianda

Rp 786.411

2. Krakatau Kahai Beach Hotel

Konsep Krakatau Kahai Beach Hotel lebih terasa seperti resort tepi pantai dibanding hotel kota. Suasananya tenang, area cukup luas, dan pemandangan alam menjadi salah satu daya tarik utamanya. Untuk tarif menginapnya dimulai dari Rp400 ribuan.

Dari sisi fasilitas, Krakatau Kahai Beach Hotel sudah menyediakan fasilitas utama yang cukup lengkap seperti kamar ber-AC, restoran, kolam renang, area parkir, WiFi, dan resepsionis 24 jam. Ada juga fasilitas pendukung seperti area taman, aktivitas olahraga air, snorkeling, karaoke, serta area rekreasi yang membuat tamu tidak harus selalu keluar hotel untuk mencari hiburan.

Indonesia

Krakatau Kahai Beach Hotel

7.9/10

Rajabasa

Rp 459.050

Rp 416.315

3. Cam Almira Hotel

Berbeda dengan resort yang menawarkan suasana pantai atau area rekreasi, Cam Almira Hotel lebih cocok untuk traveler yang mencari tempat istirahat yang strategis setelah perjalanan, trekking, atau eksplor destinasi sekitar Gunung Rajabasa. Untuk tarifnya, per malam dikenakan biaya sekitar Rp500 ribuan.

Untuk fasilitasnya, hotel ini menyediakan kebutuhan utama untuk perjalanan seperti kamar ber-AC, WiFi gratis, restoran, area parkir, resepsionis 24 jam, layanan kamar, serta fasilitas sarapan.

Indonesia

Cam Almira hotel

8.8/10

Kalianda

Rp 598.760

Rp 499.763

Destinasi Menarik di Sekitar Gunung Rajabasa

Selesaikan petualangan mendakimu dengan mengunjungi beberapa tempat wisata populer terdekat di Lampung Selatan:

1. Pemandian Air Panas Way Belerang

Berada tepat di kaki Gunung Rajabasa (Kalianda). Tempat ini sangat pas untuk berendam merilekskan otot-otot tubuh yang pegal setelah seharian mendaki.

2. Pantai Kalianda & Pantai Canti

Menawarkan garis pantai yang cantik dengan latar belakang Gunung Rajabasa yang berdiri megah di belakangnya. Lokasi favorit untuk berburu sunset.

3. Menara Siger

Ikon kebanggaan Provinsi Lampung di dekat Pelabuhan Bakauheni. Dari titik ini, kamu bisa melihat pemandangan Selat Sunda serta lanskap perbukitan Lampung Selatan secara memukau.

Jelajahi Sisi Selatan Lampung Bersama Traveloka

Gunung Rajabasa membuktikan bahwa Lampung bukan hanya tentang wisata pantai. Di balik rindangnya hutan tropis di ujung selatan Sumatra ini, tersimpan pengalaman pendakian yang otentik dan panorama Selat Sunda yang memanjakan mata.

Supaya perjalananmu semakin praktis dan nyaman, rencanakan seluruh kebutuhan liburanmu lewat Traveloka. Mulai dari memesan transportasi menuju Bandar Lampung, pesan hotel di kawasan Kalianda, pesan tiket kereta api hingga sewa mobil untuk menemani aktivitas, semuanya bisa dilakukan dalam satu aplikasi. 

Pakai Kode Kupon Traveloka hingga Promo Bank Traveloka dan Promo BCA untuk dapatkan potongan harga terbaik. Ada juga pilihan kode Promo Tiket Pesawat, Promo sewa mobil, Promo Tiket Kereta Api, Promo Tiket Bus, sampai Promo Tiket Travel & Shuttle yang siap digunakan sesuai kebutuhan. 

Dalam Artikel Ini

• Daya Tarik Gunung Rajabasa
• 1. Kawasan Hutan Lindung yang Kaya Ekosistem
• 2. Panorama Selat Sunda dari Ketinggian
• 3. Memiliki Kawah Tertutup dan Sumber Air Panas Alami
• 4. Jalur Pendakian yang Menantang
• Lokasi dan Akses Menuju Gunung Rajabasa
• Jalur Pendakian Gunung Rajabasa
• Kapan Waktu Terbaik untuk Mendaki?
• Fasilitas dan Tips Sebelum Mendaki
• Rekomendasi Hotel Dekat Gunung Rajabasa
• 1. Grand Elty Krakatoa Lampung
• 2. Krakatau Kahai Beach Hotel
• 3. Cam Almira Hotel
• Destinasi Menarik di Sekitar Gunung Rajabasa
• 1. Pemandian Air Panas Way Belerang
• 2. Pantai Kalianda & Pantai Canti
• 3. Menara Siger
• Jelajahi Sisi Selatan Lampung Bersama Traveloka
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan