6 Kerajinan Khas Garut yang Mendunia dari Kulit hingga Akar Wangi

Mas Bellboy
Waktu baca 3 menit

Di lorong-lorong sempit Sukaregang, bau khas kulit yang baru disamak bercampur dengan suara mesin jahit yang tak pernah berhenti sejak tahun 1930-an. Dari kawasan inilah lahir jaket kulit yang kini jadi rebutan pembeli dari seluruh Indonesia, menjadikan Garut lebih dari sekadar kota dodol dan udara sejuk pegunungan.

Selain kulit, Garut juga menyimpan kerajinan batik Garutan, tenun sutra, hingga akar wangi yang masing-masing punya cerita panjang di baliknya. Jika Anda memesan Tiket Kereta ke Garut, sisihkan waktu untuk mampir ke sentra-sentra kerajinan ini karena setiap produknya dibuat dengan proses yang jauh lebih rumit dari yang terlihat di etalase toko oleh-oleh.

6 Kerajinan Khas Garut yang Mendunia dari Kulit hingga Akar Wangi

Berikut enam kerajinan khas Garut yang paling dikenal, dari kulit domba hingga akar rumput yang harum.

1. Kerajinan Kulit Sukaregang

Sukaregang sudah menjadi sentra penyamakan kulit sejak 1930-an, awalnya memproduksi sol sandal tarumpah sebelum berkembang menjadi jaket kulit. Bahan utamanya adalah kulit domba Garut yang dikenal punya tekstur lebih lembut dan mewah dibanding kulit domba daerah lain.

Kini Sukaregang dikenal sebagai sentra jaket kulit terbesar di Indonesia, dengan produk yang meluas ke sepatu, topi, dompet, hingga aksesoris kulit lainnya.

2. Batik Garutan

Batik Garutan punya ciri khas warna dasar gumading (krem gading), biru, dan soga kemerahan, dengan motif geometris yang terinspirasi alam. Motif Bulu Hayam menggambarkan susunan bulu ayam yang rapi sebagai simbol ketelitian, sementara motif Cupat Mangu terinspirasi bentuk buah manggis dari kawasan Cikajang.

Motif lain seperti Lereng melambangkan keseimbangan hidup, dan Merak Ngibing menggambarkan keindahan alam serta kegembiraan masyarakat Priangan lewat gerak burung merak yang menari.

3. Tenun Sutra Garut

Kerajinan ini punya sejarah unik: dibawa oleh mantan tentara Jepang bernama Naito yang memilih menetap di Wanaraja setelah Perang Dunia II usai pada 1945, lalu mengajarkan keahlian menenun sutra kepada warga setempat. Kini tenun sutra Garut tersedia dalam beberapa jenis seperti tenun bulu, tenun bulu teknik songket, tenun ikat, dan tenun sulam.

Keunikan tenun sutra Garut terletak pada motif dan warnanya yang disusun sedemikian rupa hingga memunculkan kesan permukaan tiga dimensi, semuanya masih dikerjakan dengan alat tenun bukan mesin (ATBM).

Terbang Bersama Traveloka

Wed, 23 Sep 2026

Citilink

Bali / Denpasar (DPS) ke Bandung (BDO)

Mulai dari Rp 1.384.600

Sun, 20 Sep 2026

Super Air Jet

Bali / Denpasar (DPS) ke Bandung (BDO)

Mulai dari Rp 1.503.200

Wed, 26 Aug 2026

Susi Air

Pangandaran (CJN) ke Bandung (BDO)

Mulai dari Rp 1.213.433

4. Kerajinan Akar Wangi

Akar wangi adalah rumput asal India yang tumbuh subur di Garut dan sejak lama dimanfaatkan sebagai bahan pewangi alami. Di tangan pengrajin lokal, akar ini diolah menjadi hiasan dinding, tempat tisu, hingga sejadah dan peci yang dipadukan dengan motif batik Garutan.

Berkat aromanya yang tahan lama, produk sejadah dan peci akar wangi bahkan sempat menembus pasar ekspor ke Timur Tengah sebagai suvenir khas yang unik dan fungsional.

5. Anyaman Bambu Selaawi

Kecamatan Selaawi dikenal sebagai sentra anyaman bambu Garut, dengan produk andalan berupa sangkar burung berkualitas tinggi yang sudah dipasarkan hingga mancanegara. Selain sangkar burung, pengrajin Selaawi juga membuat topi, tas, tikar, dan berbagai dekorasi rumah dari bambu.

Prestasi anyaman bambu Selaawi bahkan tercatat dalam rekor MURI sebagai pembuat sangkar burung terpanjang dan terbesar di dunia, bukti keahlian turun-temurun para pengrajinnya.

6. Wayang Golek Garut

Berbeda dari wayang golek Bandung yang lebih dikenal luas, wayang golek buatan pengrajin Garut punya ciri ukiran tangan yang detail dengan kayu pilihan sebagai bahan dasarnya. Setiap boneka diukir dan dicat manual, membuat setiap karakter tampak khas dan tidak identik satu sama lain.

Wayang golek ini sering dijadikan suvenir koleksi seni bagi wisatawan yang menghargai nilai kerajinan tangan tradisional Sunda dibanding sekadar oleh-oleh biasa.

Mengapa Kulit Domba Garut Dianggap Berkualitas untuk Kerajinan?

Kulit domba Garut, atau domba Priangan, berasal dari hasil persilangan domba lokal Indonesia dengan domba merino dan domba ekor gemuk, menghasilkan bulu dan kulit yang tebal namun lembut. Tekstur inilah yang membuat kulitnya lebih mudah dibentuk dan menghasilkan produk akhir yang halus.

Kualitas kulit domba Garut bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia, menjadikannya bahan baku favorit untuk jaket, tas, dompet, dan sarung tangan yang tahan lama serta bernilai jual tinggi di pasar lokal maupun internasional.

Di Mana Bisa Membeli Kerajinan Khas Garut Langsung dari Pengrajinnya?

Untuk mendapatkan kualitas terbaik sekaligus melihat langsung proses pembuatannya, berikut sentra-sentra kerajinan yang wajib dikunjungi di Garut.

1. Sukaregang

Kawasan ini adalah pusat kerajinan kulit Garut, dipadati toko dan bengkel produksi jaket kulit yang bisa dikunjungi langsung untuk melihat proses penyamakan hingga penjahitan produk jadi.

2. Selaawi

Sebagai sentra anyaman bambu, Selaawi menawarkan pengalaman melihat langsung proses pembuatan sangkar burung raksasa yang sudah mendunia, sekaligus berburu produk anyaman lain dengan harga langsung dari pengrajin.

3. Wanaraja

Kecamatan ini adalah rumah bagi tenun sutra khas Garut, tempat wisatawan bisa menyaksikan proses menenun dengan ATBM sekaligus membeli kain tenun langsung dari sanggar-sanggar kecil setempat.

Indonesia

Hotel Bintang Redannte

8.7/10

Tarogong Kidul

Rp 360.360

Rp 347.657

Dari kulit domba Priangan yang mendunia hingga akar wangi yang mengharumkan sejadah ekspor, keenam kerajinan khas Garut ini menunjukkan betapa kayanya keterampilan tangan masyarakat Sunda di kaki gunung. Setiap produk membawa cerita panjang, mulai dari sentra kolonial hingga warisan seorang tentara Jepang yang memilih menetap dan berbagi ilmu.

Mengunjungi langsung sentra-sentra ini di Sukaregang, Selaawi, atau Wanaraja akan memberi pengalaman belanja yang jauh lebih bermakna dibanding sekadar mampir ke toko oleh-oleh di pinggir jalan.

Berburu Kerajinan Garut Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara yang memudahkan perjalanan Anda ke Garut dari satu aplikasi saja. Pesan Tiket Kereta ke Garut, cari Hotel di Garut, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Garut, seperti berendam air panas Cipanas atau menikmati panorama Kawah Kamojang.

Selain tiket kereta dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, sehingga seluruh persiapan trip berburu kerajinan bisa diurus tanpa ribet. Nikmati kemudahan membayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO, lewat aplikasi yang konsisten meraih rating tinggi di Google Play Store dan App Store.

Dalam Artikel Ini

• 6 Kerajinan Khas Garut yang Mendunia dari Kulit hingga Akar Wangi
• 1. Kerajinan Kulit Sukaregang
• 2. Batik Garutan
• 3. Tenun Sutra Garut
• 4. Kerajinan Akar Wangi
• 5. Anyaman Bambu Selaawi
• 6. Wayang Golek Garut
• Mengapa Kulit Domba Garut Dianggap Berkualitas untuk Kerajinan?
• Di Mana Bisa Membeli Kerajinan Khas Garut Langsung dari Pengrajinnya?
• 1. Sukaregang
• 2. Selaawi
• 3. Wanaraja
• Berburu Kerajinan Garut Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Jelajahi Keindahan Garut

Garut

Indonesia
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan