
Keindahan alam Banyuwangi kini membuatnya menjadi destinasi wisata yang ramai pengunjung. Selain pesona kawah Ijen dan pantainya, kekayaan budaya suku Osing juga tercermin dalam kulinernya. Hal ini terlihat pada kue khas Banyuwangi yang menggunakan bahan-bahan lokal sederhana namun menghasilkan cita rasa yang unik dan legendaris.
Kue-kue tradisional ini tidak hanya hadir sebagai camilan harian, tetapi juga menjadi buruan wisatawan untuk dijadikan buah tangan. Berikut adalah daftar jajanan yang wajib masuk dalam daftar buruan Anda saat berkunjung ke "The Sunrise of Java".

Pusat Kota Banyuwangi

Tur Djawatan & Baluran

9.2/10
Pusat Kota Banyuwangi
Rp 600.000
Rp 525.000
Banyuwangi memiliki berbagai kue tradisional dengan karakter rasa yang beragam, mulai dari camilan kering yang renyah hingga kue basah yang manis dan lembut.
Bagiak adalah primadona oleh-oleh dari Banyuwangi. Jajanan kering ini terbuat dari tepung sagu dengan tekstur yang sangat lembut dan mudah hancur saat digigit. Anda bisa menemukan berbagai varian rasa mulai dari susu, jahe, kacang, hingga kayu manis. Sangat cocok dinikmati bersama secangkir teh hangat di sore hari.
Sekilas bentuknya menyerupai kura-kura atau bola rugby mini. Klemben adalah bolu kering jadul berbahan dasar tepung terigu, gula, dan telur. Rasanya manis sederhana dan memiliki daya tahan yang lama, sehingga Anda tidak perlu khawatir kue ini rusak saat dibawa menempuh perjalanan jauh sebagai oleh-oleh.
Dinamakan untir-untir karena bentuknya yang berulir mirip jalinan tali tambang. Kue kering ini terbuat dari tepung terigu dengan tekstur yang renyah dan gurih. Sekali mencoba, Anda dijamin akan ketagihan dengan sensasi renyahnya yang membuat lidah sulit berhenti mengunyah.
Meski rengginang bisa ditemukan di daerah lain, Gerit khas Banyuwangi memiliki keunikan tersendiri. Para pengrajin lokal di sini memproduksi gerit dengan variasi rasa yang lebih kaya, mulai dari rasa original, terasi, hingga rasa ikan dan cumi yang memberikan aroma laut yang khas.
Sesuai namanya, kue ini berasal dari Kecamatan Glenmore. Mirip dengan bakpia, namun Pia Glenmore terkenal dengan kulitnya yang tipis dan isian yang sangat beragam. Anda bisa mencicipi rasa kacang hijau, pisang keju, nanas, strawberry, hingga cappucino dengan harga yang relatif terjangkau.
Ladrang adalah camilan renyah yang terbuat dari ubi ungu (sabrang). Selain warnanya yang menarik, ladrang kini hadir dengan kemasan yang lebih modern. Anda bisa menemukan pilihan rasa yang unik seperti keju hingga telur asin yang sangat pas dengan kegemaran lidah masa kini.
Banyuwangi adalah salah satu penghasil pisang terbesar, maka tak heran jika sale pisang di sini memiliki rasa yang lebih legit. Tersedia dalam berbagai versi, mulai dari sale lidah yang digoreng tepung, sale gulung, hingga sale basah yang sangat manis dan kenyal.
Melimpahnya budidaya rumput laut di pesisir Banyuwangi menghasilkan camilan sehat berupa kerupuk rumput laut. Rasanya yang gurih khas laut menjadikan kerupuk ini sebagai buah tangan favorit bagi Anda yang menyukai camilan dengan tekstur ringan namun kaya nutrisi.
Kudapan khas suku Osing ini sangat unik karena dibungkus dengan daun jati yang tangkainya dibiarkan menjuntai seperti ekor atau buntut. Terbuat dari campuran fermentasi ketan dan singkong, Tape Buntut memiliki aroma yang harum dan rasa manis yang meresap sempurna.
Jika Anda berkunjung saat bulan Ramadan, Anda akan mudah menemukan kue basah bernama Patola. Kue dari tepung beras ini disajikan dengan kuah santan dan gula merah. Bentuknya yang berwarna-warni menyerupai mie yang digulung memberikan tekstur kenyal dan rasa manis gurih yang menenangkan.
Jika biasanya dodol terbuat dari ketan, di Banyuwangi Anda bisa menemukan Dodol Salak. Bahan baku utamanya adalah buah salak segar yang diolah hingga menjadi dodol yang legit dan kenyal. Ini adalah pilihan oleh-oleh yang jarang Anda temukan di wilayah lain selain Banyuwangi.
Untuk Anda yang ingin membawa pulang oleh-oleh tersebut, berikut adalah beberapa lokasi yang bisa Anda kunjungi:
Pasar induk di pusat kota adalah tempat terbaik jika Anda ingin mencari kue basah seperti Patola atau Tape Buntut dengan harga lokal. Di sini, Anda bisa berinteraksi langsung dengan pedagang tradisional dan mencicipi aneka jajanan pasar yang masih hangat.
Di sepanjang jalur protokol menuju arah Situbondo atau Jember, Anda akan menemukan banyak pusat oleh-oleh modern yang menyediakan Bagiak, Pia Glenmore, dan Sale Pisang dalam kemasan rapi. Tempat ini sangat praktis bagi Anda yang ingin belanja banyak dalam satu waktu.
Khusus bagi Anda penggemar Pia, mampir langsung ke kawasan Glenmore adalah pengalaman yang seru. Anda bisa melihat proses pembuatan pia secara langsung dan membelinya dalam keadaan masih hangat dari oven, sehingga aromanya jauh lebih menggoda.

Kalipuro

Ketapang Indah Hotel

8.7/10
•




Kalipuro
Rp 671.434
Melalui Traveloka, Anda dapat merencanakan perjalanan ke "Bumi Blambangan" dengan lebih mudah, mulai dari pemesanan tiket kereta, pesawat hingga hotel dalam satu platform. Hal ini memudahkan Anda untuk langsung menikmati pengalaman wisata kuliner dan mencicipi kue khas Banyuwangi di tempat asalnya.
Dengan fitur seperti Easy Reschedule dan PayLater, perjalanan Anda menjadi lebih fleksibel dan nyaman. Ditambah berbagai promo pengguna baru, Anda bisa menjelajahi kuliner Banyuwangi dengan lebih hemat dan praktis tanpa repot mengatur banyak hal secara terpisah.
Tue, 15 Sep 2026

AirAsia Indonesia
Jakarta (CGK) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.183.100
Sat, 5 Sep 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 726.300
Sat, 5 Sep 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.341.800










