
Lokasinya hanya sekitar 10 menit berkendara dari pusat Ubud, dan air terjunnya terlihat langsung dari area warung yang berada di atasnya.
Karena itu, tempat ini sering disebut sebagai air terjun yang paling mudah diakses di kawasan Ubud. Berikut ulasan lengkap tentang lokasi, daya tarik, fasilitas, tiket masuk, hingga tips berkunjung ke Layana Waterfall.
Layana Waterfall berada di Kabupaten Gianyar, Bali, tepat di sisi timur Ubud. Dari pusat kota Ubud, perjalanan memakan waktu sekitar 10 menit.
Tue, 17 Nov 2026

Citilink
Bandung (BDO) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.360.500
Fri, 13 Nov 2026

Batik Air
Labuan Bajo (LBJ) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 818.800
Sat, 28 Nov 2026

NAM Air
Labuan Bajo (LBJ) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 965.946
Air terjun ini terlihat langsung dari belakang Layana Warung, jadi kamu tidak perlu mencari jalur khusus.
Kendaraan bisa diparkir di area warung, lalu kamu tinggal berjalan kaki 27 meter menuruni tangga ke arah air terjun. Jalur bagian bawah bisa licin dan berlumpur, jadi tetap berhati-hati.
Walau sederhana, tempat ini punya beberapa hal yang membuatnya menarik:
Air mengalir turun dalam dua tingkatan di antara tebing berdaun lebat. Ada sumber yang menyebut tingginya sekitar 25 meter. Tebing yang diselimuti pepohonan membuatnya terlihat tersembunyi.
Kamu bisa duduk di gazebo atau meja warung sambil memandangi air terjun dari atas. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati alam sambil makan atau minum tanpa perlu trekking.
Tidak ada jalur panjang atau tangga curam yang menguras tenaga. Dari tempat parkir, air terjun hanya beberapa langkah, sehingga mudah dikunjungi keluarga dan pengunjung dengan beragam usia.
Dikelilingi pepohonan rindang, area ini terasa sejuk dan tenang meski dekat dari Ubud. Banyak pengunjung menyebut suasananya damai dan stafnya ramah.
Fasilitasnya sederhana, tetapi cukup untuk kunjungan singkat. Beberapa yang bisa kamu temukan:
Debit air bisa berubah mengikuti musim. Sebagian pengunjung melaporkan aliran sungai di bawahnya menyusut pada musim kering, jadi tampilannya bisa berbeda dari foto.
Tidak ada biaya masuk untuk melihat Layana Waterfall, dan pengunjung juga tidak diwajibkan membeli makanan di warung.
Walau begitu, memesan minuman atau camilan adalah cara yang sopan untuk berterima kasih kepada pengelola.
Jam buka tidak tercantum jelas di beberapa sumber, jadi sebaiknya datang di siang hari atau tanyakan langsung ke warung. Siapkan uang tunai untuk membeli makanan dan minuman.
Supaya kunjunganmu nyaman, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan:
Cuaca cerah membuat tangga lebih kering dan pemandangan lebih jelas. Hindari datang setelah hujan deras karena jalur bawah bisa licin.
Meski dekat, bagian bawah jalur bisa berlumpur. Sandal atau sepatu dengan cengkeraman baik akan lebih aman dibanding sandal jepit tipis.
Karena kunjungannya singkat, Layana cocok digabung dengan tujuan lain di sekitar Ubud. Sisakan sekitar satu jam untuk menikmati pemandangan sambil makan.
Pada musim kering, aliran air bisa lebih kecil. Kalau ingin air terjun yang lebih deras, datang setelah musim hujan.
Karena berada di Ubud, kamu bisa menggabungkan kunjungan ini dengan beberapa tempat berikut:
Tegenungan Waterfall adalah salah satu air terjun paling populer di sekitar Ubud, berada di Desa Kemenuh, Gianyar. Pengunjung dapat menikmatinya dari area bawah dengan tiket masuk sekitar Rp20.000. Cocok untuk kamu yang ingin air terjun yang lebih besar dan ramai.
Tibumana Waterfall berada di wilayah Bangli, sekitar 20 kilometer atau 40 menit dari pusat Ubud. Air terjun ini dikenal dengan alirannya yang rapi dan kolam yang bisa dipakai berenang. Jalur jalan kakinya mudah sehingga cocok sebagai tambahan di rute air terjun.
Pusat Ubud menawarkan kombinasi sejarah dan belanja. Kamu bisa melihat Puri Ubud lalu berjalan ke pasar seni untuk membeli suvenir. Jaraknya dekat dari Layana sehingga mudah dijadikan penutup perjalanan.
Pilihan penginapan di Ubud cukup banyak. Berikut beberapa yang bisa kamu pertimbangkan:
Resor berkonsep butik ini berada di tepi Sungai Petanu dengan 23 kamar yang menghadap lembah dan hutan. The Kayon Resort menyediakan kolam renang, spa, restoran Kepitu, serta shuttle gratis ke pusat Ubud.
Lokasinya hanya sekitar 10 menit berkendara dari pusat Ubud, tetapi perlu diingat properti ini berkonsep dewasa.
Hotel bintang 5 ini berada di Suweta, sekitar 5 menit berkendara dari Puri Ubud dan Pasar Seni Ubud. Ada 28 kamar ber-AC dengan kolam renang infinity, pusat kebugaran, spa, dan restoran Ely’s Kitchen.
Adiwana Unagi Suites juga shuttle gratis ke area sekitar dan pusat perbelanjaan.
Ary House Ubud merupakan penginapan tipe bed and breakfast di kawasan Peliatan, Ubud. Tersedia kamar dengan WiFi gratis, teras, area taman, serta sarapan untuk pilihan kamar tertentu.
Penginapan ini juga menyediakan penyewaan sepeda dan layanan pemesanan tur.
Layana Waterfall bukan tujuan untuk kamu yang mengejar petualangan berat. Justru kelebihannya ada pada kesederhanaannya: air terjun yang terlihat dari tempat duduk, minuman dingin di tangan, dan jarak yang dekat dari pusat Ubud.
Rencanakan liburan mulai dari pesan hotel, pesan tiket kereta api, hingga cari aktivitas wisata air terjun lainnya di Bali, semuanya bisa dilakukan dalam satu aplikasi di Traveloka.
Untuk perjalanan darat, kamu bisa sewa mobil atau beli tiket bus & travel. Manfaatkan Promo Traveloka agar biaya liburan ke Bali lebih hemat dan perjalananmu terasa lebih nyaman dari awal sampai akhir.
Siapkan waktu satu jam di Layana, duduk santai di warung, dan nikmati air terjun ini dengan caramu sendiri!






