
Stasiun Gubeng adalah salah satu stasiun kereta api tersibuk di Surabaya dan seluruh Jawa Timur. Sebagai hub transportasi utama bagi jutaan penumpang setiap tahunnya, stasiun ini dilengkapi fasilitas parkir yang modern dan sistematis — mendukung sistem pembayaran non-tunai, CCTV 24 jam, serta pembagian area yang jelas berdasarkan jenis kendaraan. Sebelum berkunjung, simak informasi lengkap tarif dan lokasi parkir Stasiun Gubeng berikut agar perjalananmu makin lancar. Pesan tiket kereta ke Stasiun Gubeng dengan mudah melalui Traveloka.
Tarif parkir mobil di Stasiun Gubeng dihitung berdasarkan durasi parkir maupun jenis kendaraannya. Untuk mobil biasa, tarif regulernya dihitung dari Rp 6.000 pada satu jam pertama. Lalu biayanya akan bertambah secara progresif yaitu sekitar Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per jam. Apabila durasi parkir tidak melebihi 24 jam, maka tarif maksimalnya berkisar Rp 20.000 hingga Rp 25.000 tergantung sistem pengelolaan di Gubeng Baru atau Gubeng Lama.
Namun jika kamu berniat untuk menitipkan kendaraan dalam beberapa hari, kamu bisa memanfaatkan layanan parkir inap. Saat ini, biaya parkir inap di Stasiun Gubeng sekitar Rp 50.000 per 24 jam setelah tarif reguler awal. Artinya jika kamu memarkir selama satu hari penuh, maka total biayanya bisa berkisar Rp 70.000 hingga Rp 75.000.
Sistem parkir inap ini cocok bagi penumpang kereta yang meninggalkan kendaraan selama perjalanan luar kota, dan tersedia di area parkir yang terpantau petugas serta CCTV selama 24 jam.
Selain menyediakan area parkir roda empat, Stasiun Gubeng juga menyediakan area parkir untuk kendaraan besar seperti minibus, Elf, HiAce atau mobil travel dengan biaya lebih tinggi. Biayanya berkisar Rp 15.000 untuk satu jam pertama, dan akan bertambah Rp 5.000 setiap jam berikutnya.
Jika durasinya mencapai 24 jam, tarif maksimal bisa mencapai Rp35.000, belum termasuk biaya inap. Sedangkan untuk kendaraan yang lebih besar seperti bus, tarif pada jam pertama bisa mencapai Rp30.000, dan jika digunakan untuk inap, total biaya untuk 24 jam pertama bisa menembus angka Rp100.000.
Selain menyediakan area parkir mobil, Stasiun Gubeng juga menyediakan area parkir untuk sepeda motor. Ketika pertama kali masuk, pengendara motor biaya Rp 3.000 untuk satu jam pertama. Lalu setiap jam berikutnya, biaya akan bertambah Rp 2.000 per jam hingga mencapai tarif maksimal Rp 12.000 untuk 24 jam penuh.
Apabila kamu memarkir motor selama 4 jam misalnya, maka totalnya adalah Rp 3.000 + (3 × Rp 2.000) = Rp 9.000 .
Sama dengan parkiran mobil, pengunjung juga bisa menggunakan layanan parkir inap dengan tarif tambahan harian sebesar Rp 12.000 per hari. Secara rinci, biaya untuk 24 jam pertama adalah tarif maksimal reguler (Rp 12.000) ditambah tarif inap (Rp 12.000) sehingga totalnya menjadi Rp 24.000. Lalu di hari berikutnya, kamu hanya perlu membayar Rp 12.000 per 24 jam.
Secara keseluruhan, tarif parkir motor di Stasiun Gubeng cukup terjangkau untuk penggunaan sesaat maupun inap. Kombinasi tarif reguler dan inap memberikan opsi fleksibel, mulai dari Rp 3.000 sekali masuk hingga sekitar Rp 24.000 jika ditinggal lebih dari sehari penuh.
Stasiun Gubeng memiliki dua area parkir utama yang berada sangat strategis untuk berbagai jenis kendaraan. Area parkir mobil berada di sisi selatan Stasiun Gubeng Baru, tepat di area depan gedung barunya. Akses masuk dan keluarnya dirancang satu arah sehingga memudahkan pengunjung untuk parkir dekat pintu masuk peron.
Sedangkan pada Stasiun Gubeng Lama, parkir mobil berada di lokasi dekat Grand City Mall, sehingga memudahkan pengemudi khususnya yang dari arah barat stasiun. Sedangkan untuk area parkir sepeda motor, tersedia parkiran khusus yang berada di sisi utara Stasiun Gubeng Baru, berderetan dengan jalan ‘gerbong’. Lokasi parkir motor ini berada di dekat pintu keluar penumpang sehingga praktis untuk pejalan kaki maupun penjemput.
.Akses masing‑masing area diberikan pintu masuk satu arah (one-gate), dan dilengkapi sistem elektronik non-tunai untuk tap-in dan tap-out kendaraan, meningkatkan keamanan dan kelancaran arus keluar-masuk.
Khusus untuk kendaraan besar seperti minibus, Elf, HiAce, maupun bus/travel, terdapat area parkir khusus dengan lahan terbuka luas, baik itu di Gubeng Baru maupun Gubeng Lama. Area ini punya jalur masuk yang memadai untuk kendaraan besar, dilengkapi dengan pengawasan CCTV selama 24 jam dan staf keamanan yang profesional. Pintu masuknya pun sudah diarahkan sehingga tidak menghalangi kendaraan kecil lainnya atau pejalan kaki.
Secara keseluruhan, struktur parkir di Stasiun Gubeng sudah cukup sistematis dan disesuaikan dengan tipe kendaraan. Area parkir mobil berada dekat peron dan akses masuk difasilitasi satu jalur. Kemudian parkir motor ditempatkan pada jalur khusus yang memudahkan jemputan atau akses pejalan kaki.
Untuk kendaraan besar juga mendapatkan ruang khusus terpisah untuk menghindari kemacetan. Ditambah penerapan sistem tiket elektronik, tata letak ini membuat layanan parkir di Stasiun Gubeng lebih aman, efisien, dan ramah untuk semua jenis kendaraan.
Berikut ini ada 3 tips sederhana sebelum kamu hendak parkir di Stasiun Gubeng:
Area parkir di Stasiun Gubeng, meskipun luas, sering kali penuh pada pagi dan sore hari, apalagi menjelang akhir pekan atau musim mudik. Jika kamu berencana membawa kendaraan sendiri, sebaiknya datang 30–60 menit lebih awal dari jadwal keberangkatan kereta untuk menghindari stres saat mencari parkir dan proses saat masuk ke peron.
Sistem parkir di Stasiun Gubeng sudah mendukung pembayaran non-tunai menggunakan kartu e-money seperti Flazz, e-Toll, TapCash, dan BRIZZI. Pastikan kartu kamu sudah aktif dan memiliki saldo cukup.
Untuk keamanan dan kenyamanan, usahakan memarkir kendaraan di area yang terpantau CCTV atau dekat pos keamanan. Jika kamu memarkir dalam jangka waktu lama atau menginap, pilih tempat yang tidak langsung terkena panas atau hujan, seperti di bawah kanopi atau area semi tertutup yang ada di sebagian sisi Gubeng Baru.
Stasiun Gubeng Surabaya menyediakan fasilitas parkir yang cukup lengkap untuk mobil, motor, hingga kendaraan besar seperti travel atau bus. Sistem tarif parkirnya pun bersifat progresif dan berbeda untuk parkir reguler maupun inap. Jika kendaraan ditinggal dalam waktu lebih dari 24 jam, biaya bisa bertambah cukup signifikan karena ada tambahan tarif inap harian. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan perjalanan dengan matang agar tidak perlu mengeluarkan biaya parkir berlebih.
Untuk menghindari antrean dan memastikan kursi tersedia, pesan tiket kereta ke atau dari Stasiun Gubeng langsung melalui Traveloka. Pilih jadwal, kelas, dan nomor kursi sesuai preferensi dari genggaman tanganmu. Selain tiket kereta, Traveloka juga menyediakan pilihan hotel terbaik di Surabaya, tempat wisata seru, serta promo Traveloka untuk perjalanan yang lebih hemat.






